Saturday, 16 February 2019

Dianggap Lupa Bapak, CEO Bukalapak Minta Maaf

Tidak dapat disalahkan begitu saja terkait dengan pendapat. Sama halnya dengan kicauan CEO sekaligus founder Bukalapak Achmad Zaky yakni "Presiden Baru". Bahkan ia merasa terkejut saat bangun tidur melihat tweetnya jadi viral.

Dihari yang sama, Achmad Zaky memperjelas dari apa yang dia maksud terkait dengan tweetnya. Tujuan CEO Bukalapak ini sebenarnya ingin menyampaikan fakta bahwa menurutnya perlu melakukan investasi di riset dan SDM kelas tinggi agar kedepan negara indonesia lebih maju bahkan tidak kalah dengan negara lain.

Achmad Zaky meluruskan mispersepsi terkait dengan Presiden Baru

Tidak hanya itu, founder bukalapak pun berharap agar industri teknologi atau industri berbasis pengetahuan kedepannya semakin maju. Dikarenakan cuitan CEO dan juga Founder Bukalapak ini berujung banyak yang salah paham. Maka, Achmad Zaky pun melontarkan kata maaf melalui akun twitter pribadinya.

Achmad Zaky juga ingin meluruskan atas terjadinya mispersepsi terkait dengan tweetnya yakni "Presiden Baru" yang sehingga banyak sekali lahir hashtag2 seperti #UninstallJokowi, #ShutDownJokowi, dan juga #InstallPrabowo yang juga ikut viral saat ini.

Karena dianggap lupa bapak, CEO beserta Founder Bukalapak pun ikut meluruskan mispersepsi ini dengan cara menulis beberapa tweet melalui akun twitternya. Berikut beberapa pesan yang disampaikan oleh Achmad Zaky yakni, di bawah ini.

dianggap lupa bapak, Achmad Zaky CEO Bukalapak minta maaf

Thursday, 14 February 2019

Monyet Pakai Mahkota, Tetap Monyet! Jangan Sampai Jadi Monyet

Wah.... menurut saya ini sangat menarik dibahas, mengapa? Karena kita harus sadar yang namanya monyet, walaupun sudah pakai mahkota sekalipun, tetap monyet. Sebagaimana yang disampaikan oleh Deddy Corbuzier melalui channel youtubenya. "MONYET PAKAI MAHKOTA, TETAP MONYET.. JANGAN JADI MONYET". Dalam video tersebut, Deddy menyampaikan banyak hal positif yang dapat kita ambil.

Pakai mahkota pun tetap aja monyet

Kita tetap harus menjadi diri kita sendiri karena orang menilai diri kita bukan karena banyak harta, pakaian kita, kemewahan kita, melainkan sikap dan juga cara kita yang bisa menghargai satu sama lain. Percuma kamu menampakkan seakan kamu mampu segala hal, menampakkan seakan kamu bisa melakukan yang terbaik dari orang lain sementara kamu sendiri belum pernah melakukan itu.

Apa lagi mengatakan orang lain yang tidak sesuai dengan kenyataan, bahkan melakukan sesuatu yang yang buruk dengan tujuan menjatuhkan. Nah, ini sangat tidak diperlukan karena perbuatan itu sangat dibenci dan kita akan merasakan hal yang terburuk dalam hidup kita sendiri. Jadilah diri sendiri yang bisa melakukan sesuatu yang baik dan juga bermanfaat buat diri sendiri.

Dimanapun kita berada, apapun yang kita miliki! Tetap harus menjadi pribadi yang baik. Karena sikap dan cara kita itulah yang akan dinilai oleh orang lain, bukan gaya kita yang hanya mampu menampakkan sesuatu yang tidak bermakna bahkan membuat orang lain tersakiti. Sebagai contoh, presiden, walaupun dia gunakan kaos biasa tetap aja presiden. Begitu juga dengan monyet, walaupun menggunakan jas tetap aja monyet kan?

Kesimpulannya adalah bagaimana pun keadaan kita, tetap lah jadi diri sendiri karena menjadi diri sendiri merupakan hal yang terbaik dalam hidup. Apa lagi kita sendiri mampu membuat orang lain tersenyum tentu akan lebih bermakna bukan. Simak video Deddy Corbuzier yang satu ini https://youtu.be/QWsbnC14X_I

Sekolah Itu Penting! Namun, Ada Yang Lebih Penting Lagi

Menurut kamu seberapa penting sekolah itu dan setelah selesai, kamu jadi apaan? Menurut saya sekolah itu tidak penting bila selama kamu disana hanya ingin memperoleh nilai yang tinggi. Sekolah itu juga tidak penting sama sekali bila kamu hanya mengharapkan ijazah semata. Memang, tujuan dari sekolah hingga ke perguruan tinggi itu sangat bervariasi. Mulai hanya sebatas mencari teman, jodoh, ijazah, nilai tinggi, hingga mendulang ilmu sebanyak mungkin.

Perlu kamu ketahui, sekolah itu tidak menjamin sebuah pekerjaan impian. Bahkan, sekolah juga tidak menjamin sebagai tempat yang bikin kamu berwawasan serta berilmu pengetahuan. Walau, perguruan tinggi itu sebagai tempat menuntut ilmu sekalipun. Karena, semua itu kembali kepada masing masing kita. Ya, kembali ke kalian semua apakah sekolah itu penting atau benar ada yang lebih penting lagi dari itu!

Perlu anda ketahui, ada yang lebih penting dari sekolah

Ada yang bilang, kuliah itu tidak penting dan saya juga setuju itu, bila setelah mereka lulus nantinya menjadi sarjana yang gagal bahkan menjadi sesuatu yang sama sekali tidak ada manfaatnya buat orang banyak bahkan buat diri sendiri. Kalau menurut saya, kuliah itu penting dimana kita bisa mendulang ilmu pengetahuan selama kita menjadi mahasiswa. Namun, setelah saya pikir pikir dan ternyata benar ada yang lebih penting lagi selain itu.

Hal yang terpenting adalah setelah selesai kuliah, kamu mampu melakukan sesuatu yang bisa bermanfaat untuk orang banyak paling tidak buat kamu sendiri. Terlepas apa yang kamu lakukan, namun bisa bermanfaat buat orang lain. Inilah yang sangat penting setelah menyelesaikan kuliah. Jadi, jangan hanya mengandalkan ijazah sarjana. Namun, kamu sendiri belum pernah berbuat sesuatu yang bermakna.

Berwawasan dan Berilmu Pengetahuan
Terkadang jauh dari apa yang diharapkan setelah menyelesaikan sekolah hingga ke perguruan tinggi. Bahkan banyak juga yang merasa kecewa sendiri karena tidak bisa menggapai cita cita itu. Perlu anda ketahui, sekolah itu bukan untuk menjadikan jalan pintas merubah hidup menjadi lebih baik, namun sebuah jembatan agar kamu bisa mendapatkan sesuatu yang berharga dengan mudah.

Kalau kamu hanya sebatas mengejar nilai tinggi dan ijazah semata, nama kamu akan kecewa ketika tidak sesuai dengan harapan setelah menyelesaikan sekolah hingga ke perguruan tinggi. Namun kamu akan merasakan sesuatu yang lebih dan dapat memudahkan kamu sendiri bila selesai sekolah mendapatkan ilmu pengetahuan yang banyak.

Wawasan dan pengetahuan lah yang bisa bikin kita lebih mudah dalam menentukan hidup hingga mendapatkan pekerjaan yang layak. Karena yang terpenting setelah dapat menyelesaikan sekolah hingga ke perguruan tinggi adalah ilmu pengetahuan. Tanpa itu kamu akan lelah menentukan hidup, dikarenakan sekolah tidak menjamin sebuah pekerjaan impian kita.

Namun, dengan pengetahuan dan juga wawasan yang luas dapat menentukan sesuatu yang lebih bermakna dalam hidup bahkan dapat menyesuaikan diri dengan keadaan yang ada. Jadi, dalam hal ini teruslah mendulang ilmu sebanyak mungkin agar kamu sendiri bisa merubah hidup yang lebih baik dan juga bisa bermanfaat buat orang banyak.

Sunday, 10 February 2019

3 Virus Kehidupan Paling Bahaya dan Dampaknya

Virus kehidupan merupakan penyakit yang muncul dari perbuatan atau kelakuan kita sehari hari. Virus ini juga akan berdampak buruk bagi diri sendiri hingga lingkungan masing masing. Sadar atau tidak, semua individu akan mengalami penyakit yang satu ini bila mereka tidak mampu merubah cara pikir positif dalam kehidipan bermasyarakat.

Nah, perlu diketahui bersama bahwa virus kehidupan ini pada masa nabi pun sudah ada. Dan hingga saat ini terus berkembang dalam kehidupan bermasyarakat. Sebagai contoh, salah satu dampak buruk dari virus kehidupan ini adalah miskin. Masih untung kalau hanya sebatas miskin harta, namun yang lebih parah adalah miskin ilmu dikarekan tidak mau belajar.

Dampak buruk virus kehidupan

Virus kehidupan ini diawali dengan saling tidak percaya, egois, bahkan sering zouzon kepada orang orang lain. Yang paling bahayanya adalah sakit mata melihat keberhasilan orang lain dalam berbagai hal. Sebagai contoh, orang lain hidup rukun miliki keuangan yang cukup dan juga miliki kendaraan seadanya, tentu bikin sakit mata bagi mereka yang mengendap virus tersebut.

Virus Kehidupan
Perlu anda ketahui, yang pertama kita lah yang membentuk kebiasaan, maka lama kelamaan kebiasaan itu yang membentuk kita sendiri. Artinya, sangat tergantung apa yang biasa kita lakukan.

Nah, berikut ini terdapat 3 virus kehidupan yang dapat anda ketahui yakni, di bawah ini:
1. Malas
Bagi mereka yang mengendap virus kehidupan tentu akan menjadi penalas. Maunya adalah uang ada namun tak usah bekerja, bahkan menganggap rezeki ini datang sendiri tanpa harus bekerja.

2. Munafik
Merupakan orang yang miliki sifat nifak yang artinya sering menampakan sifatnya yang baik, namun menutupi sifat yang buruk. Nah, bagi mereka yang bersifat demikian. Maka sudah mengendap virus kehidupan.

3. Maling
Nah, sifat yang terakhir adalah sebagai maling. Karena bagi yang mengendap virus kehidupan tentu susah untuk keluar. Hal ini disebabkan oleh kebiasaan seperti uraian di atas tadi.

Nah itu di atas penjelasan singkat dari virus kehidupan. Kami berharap kita dijauhkan dari virus ini agar hidup kita lebih bermakna serta bisa bermanfaat bagi orang banyak. Simak dampak dari virus kehidupan di bawah ini.

Dampak Dari Virus Kehidupan
Hal yang perlu anda ketahui dari virus kehidupan sebagaimana penjelasan di atas juga memiliki dampak buruk paling berbahaya. Khususnya bagi kehidupan dalam masyarakat seperti.
1. Bodoh
2. Penyakit
3. Kemiskinan

Bodoh
Kebodohan ini sering berdampak dari virus yang satu ini. Sebagai contoh malas membaca sehingga membuat kita minim pengetahuan. Dengan demikian tentu akan merujung pada hidup yang miskin juga. Artinya miskin ilmu pengetahuan.

Penyakit
Bagi mereka yang mengendap virus kehidupan tentu akan menjadi penyakit dalam kehidupan bermasyarakat. Mereka tidak mengerti apa yang dapat dilakukan untuk bisa bermanfaat minimal sekali untuk diri sendiri. Apa lagi manfaat untuk orang banyak. Penyakit ini tentu bisa merusak lingkungan salah satunya persaudaraan dikarenakan dari sifat munafik.

Kemiskinan
Nah, yang terakhir adalah hidup miskin. Tentu arah dari virus kehidupan ini bisa berdampak pada kemiskinan dikarenakam sudah membiasakan malas. Yang paling memprihatinkan adalah menjadi maling dikarenakan tidak tau melakukan sesuatu yang berdampak baik bagi diri sendiri.

Sebenarnya dari 3 virus kehidupan ini tentu banyak sekali dampak buruk yang jelas kita ketahui. Namun, beberapa dampak di atas tentu sering terjadi dilingkungan masyarakat disebabkan dari virus itu sendiri. Nah, kembali ke kita sendiri, apakah kita tetap membiasakan perbuatan buruk atau hal yang baik buat kita sendiri. Jangan lupa senyum dan semoga kita bisa menjadi orang yang bermanfaat buat orang banyak.

Saturday, 9 February 2019

Cara Menghitung Jumlah Bantuan PKH Berdasarkan Komponen

Bantuan program keluarga harapan (PKH) merupakan uang non tunai yang disalurkan melalui buku tabungan yang telah berhasil dibuka melalui Bank Indonesia, baik itu bank mandiri, BRI, BNI dan lain sebagainya. Dan bantuan ini bersifat langsung kepada keluarga penerima manfaat yang sering disebut KPM. Dalam artikel ini, saya jelaskan terkait dengan cara menghitung jumlah bantuan yang berhak anda dapat sesuai dengan komponen yang ada.

Pada tahun 2019, penerima manfaat melalui bantuan program keluarga harapan (PKH) kebanyak tersenyum. Berbeda dengan tahap 4 di tahun 2018 lalu. Tahap satu untuk tahun anggaran 2019 ini KPM PKH merasa senang dan sangat bersyukur atas kenaikan bantuan PKH yang diberikan oleh pemerintahan Jokowi - JK. Akan tetapi, terkait dengan besaran bantuan yang diterima, terdapat beberapa pertanyaan dari KPM yakni, mengapa jumlahnya tidak sama.

Jumlah bantuan pkh berdasarkan komponen

Nah, oleh karena itu melalui informasi ini kami sampaikan terkait cara menghitung jumlah bantuan yang berhak diterima oleh KPM PKH berdasarkan jumlah komponen. Sebelum kami jelaskan cara menghitung hak KPM. Baiknya, pahami dulu apa sih komponen yang sering dimaksud oleh pendamping PKH? Simak apa dan pengertian dari komponen PKH itu sendiri.

Pengertian Komponen PKH
Komponen yang dimaksud dalam program keluarga harapan (PKH) adalah tanggungan dalam keluarga yang telah ditentukan berdasarkan peraturan program PKH. Tanggungan ini yakni, ibu hamil/ nifas, balita, disabilitas, dan juga bagi usia lanjut. Komponen ini tergolong dalam bantuan kesehatan untuk KPM. Nah, selanjutnya tanggungan usia anak sekolah, mulai dari usia SD/MI, SMP/MTsN, dan juga jenjang SMA/MA. Dan ini termasuk kedalam tanggungan bantuan pendidikan.

Dari penjelasan komponen di atas, maka jumlah bantuan juga berbeda beda. Mungkin, untuk ibu hamil/ nifas atau balita sudah sangat jelas sekali. Karena sudah pernah saja jelaskan pada artikel sebelumnya. Kalau belum sempat baca, silahkan simak Khusus Ibu Hamil, PKH Berikan Tunjangan 2.400.000 per tahun. Namun, untuk komponen lainnya tentu berbeda beda.

Berikut index dan komponen bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) berdasarkan keputusan direktur jenderal perlindungan dan jaminan sosial yakni:

menghitung besaran bantuan yang berhak diterima kpm

Di atas merupakan index dan komponen bantuan sosial PKH di tahun 2019. Nah, bagi KPM yang memiliki anak dalam usia sekolah baik itu SD, SMP, atau jenjang SMA. Maka, jumlahnya tentu berbeda. Ada yang bilang banyak anak banyak bantuan, dan itu benar. Namun, bagi anak yang termasuk kedalam komponen tersebut.

Baca Juga: Alasan Tidak Mendapatkan Bantuan PKH

Menghitung Jumlah Bantuan PKH Berdasarkan Komponen
Berikut cara menghitung jumlah bantuan PKH yang berhak KPM dapatkan berdasarkan jumlah komponen yakni:

Nah, cara menghitung bantuan PKH, bagi anda yang miliki anak usia SD dan SMP serta sedang hamil. Maka jumlah bantuan yang berhak anda dapat adalah sebesar Rp. 1.750.000 di tahap pertama, dan jumlah ini tentu berbeda lagi dengan tahap selanjutnya. Sebagai contoh: untuk usia SD/MI = 900.000, dan untuk usia SPM/MTsN = 1.500.000, dan selanjutnya untuk ibu hamil/nifas dan juga miliki balita = 2.400.000.

Bila kita jumlahkan dalam satu tahun, KPM ini mendapatkan hak berdasarkan komponen yakni Rp. 4.800.000. Nah, karena dalam satu tahun diberikan 4 tahap. Maka, jumlah bantuan ini perlu dibagikan menjadi 4. Jadi, setelah kita bagikan, maka per tahap adalah 1.200.000. Karena untuk tahap pertama, maka KPM PKH berhak mendapatkan bantuan tetap berjumlah Rp. 550.000.

Jadi, untuk tahap pertama jumlah bantuan yang berhak didapatkan oleh KPM PKH berdasarkan komponen, maka 1.200.000 ditambah dengan 550.000 sama dengan Rp. 1.750.000. Namun, untuk tahap selanjutnya adalah sebesar Rp. 1.200.000. Karena bantuan tetap reguler hanya pada tahap pertama saja disalurkan.

Nah, di atas merupakan contoh dan cara menghitung jumlah bantuan PKH berdasarkan komponen yang ada. Namun, bagi KPM yang memiliki banyak komponen akan tetapi mendapatkan bantuan tidak sesuai dengan penjelasan di atas., juga jangan dipersoalkan. Mungkin, anak KPM PKH tersebut belum terupdate ke dalam data aplikasi e-pkh.

Untuk permasalahan ini, khusus bagi KPM PKH diharapkan agar dapat melapor kepada pendamping masing masing agar anak mereka dapat diupdate kedalam aplikasi e-pkh nantinya. Dengan diperbaharui komponen, maka jumlah bantuan KPM juga ikut berubah sesuai dengan komponen yang ada. Jadi, setiap ada pertemuan maka perlu menyampaikan kepada pendamping PKH agar setiap komponen bisa diperbaharui.

Thursday, 7 February 2019

Menikah Itu Indah Tepat Pada Waktunya! Kapan Ya?

Benar ga ya? Bagi kamu yang belum merasakan indahnya menikah, maka boleh bertanya pada sahabat atau kerabat yang telah berkeluarga duluan. Mengapa saya bilang waktu yang tepat dan kapan waktu itu ada agar kamu bisa merencanakan pernikahan? Hemm saya rasa ini menarik kita kupas tuntas agar generasi muda bisa memilih atau merencanakan waktu yang cocok untuk berumah tangga.

Perlu anda ketahui, menikah bukanlah sebuah permainan yang dapat kita lakukan setelah puas maka kita tinggalkan. Namun, menikah itu sebuah perencanaan yang matang dan ingin hidup yang tenang serta memiliki keturunan yang baik. Nah, oleh karena itu, maka saya katakan menikah itu sangat lah inda bila kamu bisa merencanakan waktu yang tepat.

Menikah itu indah pada waktu yang cocok

Banyak yang bilang, kalau merencanakan waktu yang tepat. Maka kapan waktu itu ada, apakah harus menunggu sampai umur kita jadi om om atau nenek nenek? Tidak juga! Lalu kapan yaa? Perlu kita ketahui secara bersama, waktu itu tentu ada dan pasti kita akan mendapatkan keindahan setelah menikah nanti.

Dan maksud dari waktu itu bukanlah tahun atau bukan cantik menurut kalender, melainkan ketika kalian itu benar benar sudah siap. Baik itu secara lahiriah maupun batiniah. Inilah yang perlu dipertimbangkan. Jangan melihat kawan sudah duluan menikah, maka kamu juga menentukan waktu untuk menikah. Akan tetapi, buatlah perencanaan yang matang, karena menikah itu juga bukan balapan ya.

Waktu Yang Baik Untuk Menikah
Nah, berbicara waktu yang tepat. Maka, kita perlu merencanakan dan miliki beberapa hal yakni, sebagai berikut:
  1. Tanggung Jawab
    Tanggung jawab ini tentu perlu kita tingkatkan. Mulai dari tanggung jawab untuk diri sendiri, keluarga inti, dan juga untuk keluarga yang akan kamu bentuk nantinya. Tidak hanya mencukupi sisi biologis saja, namun sisi lahir batin harus siap setelah menikah. Nah, itu salah satu perencanaan yang perlu kita siapkan.
  2. Keuangan Yang Cukup
    Memang uang tidak menjamin keindahan setelah menikah. Namun, uang ini lebih kepada dukungan untuk merencanakan segala keinginan dan juga kebutuhan. Nah, berbicara waktu yang tepat maka, keuangan yang cukup juga perlu kami pikirkan kembali.
  3. Hubungan Baik Dengan Kedua Keluarga
    Nah, yang ketiga adalah dapat membangun hubungan baik dengan kedua keluarga. Salah satu rencana yang baik sebelum menikah adalah hubungan baik ini. Oleh karena itu, perlu dipertimbangkan sebelum menikah.
  4. Bahagia Sebelum Menikah
    Nah yang terakhir adalah kebahagiaan sebelum menikah. Mengapa demikian? Bahagia itu merupakan salah satu semangat dalam kelakukan berbagai hal. Tanpa bahagia maka kita juga akan merasakan beban dalam merencanakan sesuatu. Jangan mudah terpengaruh belum bahagia sudah merencanakan bahagia kedepan. Setelah merasakan itu, maka kamu akan mendapatkan keindahan yang sebenarnya setelah menikah nanti.
Jadi, saya rasa 4 poin penting di atas sudah mewakili waktu yang tepat untuk menggapai kebahagiaan dan juga keindahan sebenarnya setelah menikah nanti. Jadi, bagi kamu yang masih bimbang dan belum kengetahui kapan waktu yang cocok untuk menikah. Maka, perlu mempersiapkan empat hal di atas.

Kesimpulan
Setelah kamu miliki semua yang sudah saya paparkan di atas. Maka insyaallah setelah menikah kamu akan merasakan benar benar indah dan bahagiapun akan datang dengan sendirinya. Ingat menikah bukan sebuah permainan, namun lebih ke tanggung jawab kamu setelah berkeluarga.

Nikah Dulu, Soal Rezeki Sama Sama Dicari! Benarkah?

Memang Allah sudah menjanjikan itu. Rezeki tentu lebih mudah setelah menikah bila kita bandingkan dengan rezeki sebulum menikah. Akan tetapi, jangan kalian main main dengan perkataan ini. Perlu pikir lebih detail lagi bagi kamu yang ingin menikahi perempuan yang kamu sayang. Tujuan semua untuk kebaikan.

Boleh saja berpendapat dan menganalisa tentang rezeki setelah berkeluarga. Namun, tidak lah mudah dengan apa yang dipikirkan. Karena rezeki itu perlu dicari dan direncanakan secara matang. Kalau modal menikah hanya sebatas sama sama suka dan saling cinta. Maka, menikah itu perlu dipertimbangkan lagi.

Rezeki setelah menikah

Logika saja, kamu menikah belum mendapatkan pekerjaan yang jelas, dan keuangan yang ada juga serba terbatas. Sementara kamu sudah merasa mampu untuk melanjutkan hubungan asmara ke pentas pelaminan. Apakah kamu yakin dengan putusan itu?

Perlu kamu ketahui, menikah itu sungguh lah indah dan tidak ada bandingan dengan apa yang kamu rasakan sebelum menikah. Dan keindahan itu tentu ada bagi setiap insan yang baru menghalalkan perempuan yang kamu cinta. Namun juga perlu kamu ketahui, keindahan itu akan cepat pudar bila beberapa dukungan tidak bisa terpenuhi dengan cukup.

Jadi, terkait dengan judul "Nikah dulu dan soal rezeki sama sama di cari" saya rasa perlu dipertimbangkan. Sungguh bisa berbalik 180 derajat bila kamu tidak bisa membahagiakan orang yang kamu cinta setelah menikah. Banyak hal yang perlu dilakukan setelah kamu menikah. Mulai dari tanggung jawab lahir batin hingga dapat membangun keharmonisan keluarga kamu sendiri.

Keuangan dan Kebahagiaan
Memang uang tidak menjamin kebahagiaan dalam keluarga. Namun, uang merupakan dukungan dari kebahagiaan itu sendiri. Walaupun rezeki itu sangat mudah setelah menikah. Namun, kita perlu meningkatkan keharmonisan dalam keluarga agar mendapatkam kebahagiaan.

Baca Juga: Menikah Itu Indah Tepat Pada Waktunya! Menurut Kamu Kapan?

Dengan begitu, semangat dalam mencari nafkah juga meningkat dan tanggung jawab kamu sebagai suamipun tarjaga. Oleh karena itu, keuangan adalah hal yang pertama sebelum kamu menikah agar setelah menjadi keluarga benar benar samawa sebagaimana harapan bersama.

Uang merupakan dukungan kebutuhan bahkan keingin bagi setiap insan. Jadi, jangan berpikir setelah menikah uang itu datang sendiri tanpa kerja. Nah, bisa kita lihat keluarga baru yang miliki pekerjaan dengan pendapatan cukup setelah menikah, maka hidup mereka adem dan santai.

Hal ini tentu dapat kita bedakan dengan keluarga yang baru menikah, namun pendapatkan mereka paspasan bahkah tidak mencukupi. Apa yang terjadi? Mereka terlihat tidak santai dan juga jarang tersenyum dikarenakan lelah tanpa batas dalam hal mencari nafkah. Bukan tidak boleh kita menikah sebelum mapan, namun alangkah baiknya setelah mendapatkan penghasilan yang cukup baru mikirin nikah.

Percaya atau tidak, dalam keluarga uang merupakan dukungan berbagai kebutuhan dan juga keinginan untuk mencapai sesuatu itu. Tentu bisa dibayangkan, bagi kamu yang banyak inginnya atau kebutuhan yang belum tercapai. Maka, bagaimana untuk mencapai itu tanpa keuangan yang cukup? Hemmm tentu sudah bisa dibanyangkan bukan!?

So... salah atau tidak, iya atau bukan, mapan itu penting! Kalau kamu ingin kebahagiaan itu benar benar ada dan senyum manis indanhnya setelah menikah itu benar benar tercapai. Maka, kembali pada kalian yang hendak menikah sebelum keuangannya cukup. Menikah itu bukan paksaan dan juga bukan mainan. Namun, menikah lah hanya karena Allah yang telah cukup dan mampu bertanggung jawab atas apa yang kita lakukan.