Saturday, 17 December 2016

6 Tips Menjaga Hubungan Baik Dengan Lawan Politik

Irman fsp | Sebelumnya admin sudah berbagi informasi membangun komunikasi politik yang baik dan juga beretika dalam sosialisasi politik. Nah, pada kesempatan ini akan Anda ketahui cara menjaga hubungan baik dengan lawan politik agar tetap harmonis tanpa harus bermusuhan. Mengapa harus demikian? Perlu Anda ketahui, tidak semua lawan politik itu adalah orang orang yang belum pernah Anda kenal. Nyatanya, banyak juga kan kawan Anda sendiri lebih memilih partai yang berlawanan dengan pilihan Anda.

Hal ini wajar terjadi, karena politik itu pilihan. Tidak ada paksaan sedikitpun yang mengharuskan seseorang mendukung pasangan AB dan CD. Maka dari itu, dengan adanya kawan bahkan saudara yang tentunya duluan Anda kenal mereka dengan partai politik, maka harus saling menjaga hubungan yang baik. Namun demikian, tidak sedikit juga yang sudah bermusuhan hanya karena kepentingan politik. Wah, ini parah, seharusnya ia sadar dengan hubungan mereka.

Cara menjalankan komunikasi yang baik dengan lawan politik

Nah, di atas hanya kronologis politik yang berjalan. Akan tetapi dalam artikel ini admin mengajak semua kalangan baik itu yang terlibat dalam partai politik, simpatisan politik dan sebagainya untuk bisa membuka pola pikir yang lebih cerdas agar tahu memilah yang mana lawan politik dan yang mana kawan politik pada sebuah partai politik. Bila lawan politik Anda tidak ada satu orang pun yang Anda kenal, oke lah, namun bagaimana bila lawan politik itu semua Anda kenal bahkan pernah akrap?

Baca Juga: Membangun Komunikasi Politik Yang Baik dan Beretika

Apa lagi pernah bersama sama dimasa dulu, bahkan tinggal sekamar. Secara kebetulan sudah menjadi lawan politik untuk pemilihan umum atau pilihan wakil rakyat. Haruskah bermusuhan, haruskah saling caci maki, dan sebagainya. Kami rasa itu cara orang yang tidak bisa memandang politik dengan cerdas.

Untuk itu, berikut ini ada beberapa gambaran untuk Anda yang memiliki lawan politik sementara ai adalah kawan Anda sendiri yakni di bawah ini:
  1. Membangun komunikasi yang baik
    Tidak mesti dengan relasi bahkan dengan kalangan yang satu tujuan politik dengan kita yang menjadi fokus, melainkan bisa membangun komunikasi yang baik dengan lawan sendiri.
  2. Saling Menjaga
    Selama menjalankan tugas sebagai agen politik, maka harus saling menjaga satu sama lainnya. Artinya tidak saling menjelekkan lawan politik. Selalu fokus pada tujuan walaupun kawan sendiri menjadi lawan.
  3. Berfikir Positif
    Terbuka dan transparan saat membangun hubungan politik dengan masyarakat tanpa harus menyudutkan lawan politik. Selama menjalankan tugas, sebagai agen politik harus berfikir positif.
  4. Menjalankan tujuan masing masing
    Tidak menyoalkan apa yang dilakukan lawan politik, melainkan fokus pada pekerjaan masing masing sebagai agen politik.
  5. Tidak mempengaruhi massa di lingkungan lawan
    Tidak mencari massa bahkan suara pada lingkungan lawan politik. Artinya di dusun bahkan di desa yang mempunyai kawan sebagai lawan politik tidak mempengaruhinya dengan cara cara yang tidak sehat.
  6. Sikap dewasa
    Lawan politik bukan berarti ia musuh kita, melainkan dia belum sepakat bahkan belum sejalan dengan tujuan yang sedang Anda jalani. Sebagai agen politik yang hendak mencari kawan, maka dia tentu akan menjaga sikapnya agar hubungan persahabatan tidak retak.

Terlepas dari lawan politik itu merupakan kawan kita sendiri, bahkan orang yang belum kita kenal, maka untuk menjaga hubungan baik dengan lawan politik harus memiliki sikap dewasa serta berfikir cerdas. Apa lagi lawan politik itu kawan yang dulunya pernah sebantal dengan Anda. Hal ini tentu harus dijaga betul agar hubungan tidak retak hanya gara gara politik semata.

Agar lebih langgeng lagi hubungan dengan lawan politik, maka sesekali juga bisa makan semeja bahkan minum kopi bersama. Dan cara ini juga sering kita lihat di media sosial, yang nyatanya, satu pendukung AB, sementara satunya pendukung CD. Akan tetapi mereka terlihat kompak seakan mereka satu misi dan tujuan. Padahal, mereka beda pandangan, namun bisa semeja.

Cara ini perlu diterapkan untuk Anda yang sejalan dengan tujuan artikel yang kami tuliskan ini. Artinya, walaupun kawan Anda menjadi lawan politik dalam pemilu nantinya, namun Anda juga bisa membangun komunikasi yang baik dengan kawan tersebut, yang nyatanya dia merupakan lawan politik Anda sendiri. Inilah tips yang efektif untuk menjaga hubungan baik dengan lawan politik Anda sendiri.


EmoticonEmoticon