Pengertian Dan Fungsi Komunikasi Keluarga

Keluarga merupakan kumpulan sekelompok orang yang terdiri dari ayah, ibu, anak dan anak. Atau keluarga merupakan unit terkecil dalam suatu masyarakat yang hidup bersama dari beberapa orang yang mempunyai asal usul yang sama yang bertempat kediaman sama. Keluarga juga dapat diartiken kelompok sosial pertama dalam kehidupan manusia dimana ia belajar dan menyatakan diri sebagai manusia sosial, dalam interaksi dengan kelompoknya. (Kurniadi, 2001: 271)

Fungsi komunikasi dalam keluarga

Dalam keluarga yang sesungguhnya, komunikasi merupakan sesuatu yang harus dibina, sehingga anggota keluarga merasakan ikatan yang dalam serta saling membutuhkan. Keluarga merupakan kelompok primer paling penting dalam masyarakat, yang terbentuk dari hubungan laki-laki dan perempuan, perhubungan ini yang paling sedikit berlangsung lama untuk menciptakan dan membesarkan anak-anak. Keluarga dalam bentuk yang murni merupakan kesatuan sosial yang terdiri dari ayah, ibu dan anak-anak (Murdok 1949 dikutip oleh Dloyana, 1995: 11).

Pengertian komunikasi keluarga menurut ahli
Menurut pendapat Rae Sedwig (1985), Komunikasi Keluarga merupakan suatu pengorganisasian yang menggunakan kata-kata, sikap tubuh (gesture), intonasi suara, tindakan untuk menciptakan harapan image, ungkapan perasaan serta saling membagi pengertian (Dikutip dari Achdiat, 1997: 30).

Komunikasi dalam keluarga juga dapat diartikan sebagai kesiapan membicarakan dengan terbuka setiap hal dalam keluarga baik yang menyenangkan maupun yang kurang menyenangkan. Selain itu juga siap menyelesaikan masalah masalah dalam keluarga dengan pembicaraan yang dijalani penuh kesabaran dan kejujuran serta keterbukaan (Friendly: 2002; 1).

Menurut Irman fsp terkait dengan pengertian komunikasi dalam keluarga adalah komunikasi yang terjadi antara suami dan istri, dan juga melibatkan anggota keluarga lainnya. Hal ini juga mencakup anak dan juga orang tua. Proses penyampaian informasi dan atau interaksi yang terjadi dalam sebuah keluarga dapat disebut komunikasi dalam keluarga. Komunikasi ini juga akan berdampak pada seluruh anggota keluarga yang ada.

Fungsi Komunikasi Keluarga
Perlu anda ketahui, komunikasi keluarga tentu sangatlah penting. Hal ini akan berperan kepada perkembangan dalam sebuah keluarga. Begitu juga dengan fungsi komunikasi dalam keluarga, selain bisa berdampak pada keharmonisan keluarga, juga akan berdampak pada suatu hal yang sangat baik dan ini juga tergantung pada komunikasi yang efektif.

Secara teori, fungsi pokok komunikasi dalam keluarga tentu sulit rubah, akan tetapi dikarenakan masyarakat sekarang telah mengalami perubahan. Maka, tidak menutup kemungkinan sebagian dari fungsi sosial keluarga juga akan mengalami perubahan.

Adapun fungsi komunikasi dalam keluarga menurut Gunarsa (Dasrun hidayat, 2012 : 154) yang dijelaskan dalam buku “Psikologi untuk keluarga” terdapat  8 fungsi pokok, yakni sebagai berikut:
  1. Fungsi Edukatif.
    Sebagai suatu unsur dari tingkat pusat pendidikan, merupakan lingkungan pendidikan yang pertama bagi anak. Dalam kedudukan ini, adalah suatu kewajaran apabila kehidupan keluarga sehari-hari, pada saat-saat tertentu terjadi situasi pendidikan yang dihayati oleh anak dan diarahkan pada perbuatan-perbuatan yang sesuai dengan tujuan pendidikan.
  2. Fungsi Sosialisasi.
    Melalui interaksi dalam keluarga anak mempelajari pola-pola tingkah laku, sikap, keyakinan, cita-cita serta nilai-nilai dalam masyarakat dalam rangka pengembangan kepribadiannya. Dalam rangka melaksanakan fungsi sosialisasi ini, keluarga mempunyai kedudukan sebagai penghubung antara anak dengan kehidupan sosial dan norma-norma sosial yang meliputi penerangan, penyaringan dan penafsiran ke dalam bahasa yang dimengerti oleh anak.
  3. Fungsi Protektif.
    Fungsi ini lebih menitik beratkan dan menekankan kepada rasa aman dan terlindungi apabila anak merasa aman dan terlindungi barulah anak dapat bebas melakukan penjagaan terhadap lingkungan.
  4. Fungsi Afeksional.
    Yang dimaksud dengan fungsi afeksi adalah adanya hubungan sosial yang penuh dengan kemesraan dan afeksi. Anak biasanya mempunyai kepekaan tersendiri akan iklim-iklim emosional yang terdapat dalam keluarga kehangatan yang terpenting bagi perkembangan kepribadian anak.
  5. Fungsi Religius.
    Keluarga berkewajiban memperkenalkan dan mengajak anak serta keluarga pada kehidupan beragama. Sehingga melalui pengenalan ini diharapkan keluarga dapat mendidik anak serta anggotanya menjadi manusia yang beragama sesuai dengan keyakinan keluarga tersebut.
  6. Fungsi Ekonomis.
    Fungsi keluarga ini meliputi pencarian nafkah, perencanaan dan pembelanjaannya. Pelaksanaanya dilakukan oleh dan untuk semua anggota keluarga, sehingga akan menambah saling mengerti, solidaritas dan tanggung jawab bersama.
  7. Fungsi Rekreatif.
    Suasana keluarga yang tenteram dan damai diperlukan guna mengembalikan tenaga yang telah dikeluarkan dalam kehidupan sehari-hari
  8. Fungsi Biologis.
    Fungsi ini berhubungan dengan pemenuhan kebutuhan-kebutuhan biologis keluarga, diantaranya kebutuhan seksual. Kebutuhan ini berhubungan dengan pengembangan keturunan atau keinginan untuk mendapatkan keturunan. Selain itu juga yang termasuk dalam fungsi biologis ini yaitu perlindungan fisik seperti kesehatan jasmani dan kebutuhan jasmani yaitu dengan terpenuhinya kebutuhan sandang, pangan dan papan akan mempengaruhi jasmani setiap anggota keluarga.

Demikian informasi persembahan Irman fsp terkait dengan pengertian beserta fungsi komunikasi dalam keluarga sebagai materi kampus ilmu komunikasi pada pembelajaran teori komunikasi. Semoga menjadi artikel yang berguna dan juga bermanfaat untuk pengunjung nusantara. Bagi anda yang merasa artikel ini belum lengkap, maka silahkan meninggalkan komentar di bawah ini sebagai masukan yang positif untuk artikel ini.

0 Response to "Pengertian Dan Fungsi Komunikasi Keluarga"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel