Pola Komunikasi Seimbang Terpisah (Balance Split Pattern)

Apa itu pola komunikasi seimbang terpisah? Pola ini mudah di contohkan dalam sebuah keluarga. Hal ini dikarenakan ada kaitan dengan 4 pola komunikasi keluarga sebagaimana penjabaran Irman fsp pada artikel sebelumnya. Sebagai contoh, pola komunikasi seimbang terpisah (Balance Split Pattern) merupakan kesetaraan hubungan tetap terjaga, namun dalam pola ini tiap orang memiliki daerah kekuasaan yang berbeda dari yang lainnya. Tiap individu dilihat sebagai ahli dalam bidang yang berbeda. Sebagai contoh, dalam keluarga normal/ tradisional, suami dipercaya dalam urusan bisnis atau politik. Istri dipercaya untuk urusan perawatan anak dan memasak. Inilah yang dimaksud dengan teori komunikasi dalam keluarga.

Pola ini merupakan teori komunikasi keluarga

Namun demikian, pembagian peran berdasarkan jenis kelamin ini masih bersifat fleksibel. Konflik yang terjadi dalam keluarga tidak dipandang sebagai ancaman, karena tiap individu memiliki area masing masing dan memiliki keahlian tersendiri. Pola komunikasi yang diterapkan dalam sebuah keluarga ini tentu lebih kepada kepribadian individu dalam mengatur rumah tangga. Ke 4 teori komunikasi dalam sebuah keluarga ini tentu memiliki kecocokan yang bisa diterapkan untuk membangun komunikasi yang baik dan efektif.

Memang tidak semua individu yang sudah berumah tangga, cocok dengan pola yang ada. Namun, setidaknya ke empat pola komunikasi tersebut tentu ada kecocokan dalam hal membangun komunikasi yang menurut masing masing individu merasa baik dan efektif. Perlu anda ketahui, komunikasi yang efektif menurut Irman fsp merupakan interaksi sosial (komunikasi) atau pesan yang disampaikan baik secara langsung maupun tidak, terlihat saling mengerti satu sama lainnya. Artinya, apa pun pola yang digunakan tentu pencapaian pesan atau informasi itu berjalan dan saling mengerti.

Komunikasi yang berjalan dalam sebuah keluarga tunggal, yang terdiri dari suami, istri, dan anak. Maka, memiliki peranan khusus yang lebih berpegang pada keahlian masing masing individu. Sebagai contoh contoh yang mudah dimengerti adalah peran istri dalam keluarga. Ia lebih ke mengatur rumah tangga seperti mengurus anak dan persiapan sarapan untuk keluarga. Sementara suami lebih ke mencari nafkah untuk kebutuhan rumah tangga.

Ke duanya memiliki keahlian untuk tujuan saling mencukupi kebutuhan dalam keluarga. Walaupun perannya beda, namun tujuannya tentu sama. Maka dari itu, pola komunikasi ini disebut memiliki keseimbangan dalam urusan keluarga akan tetapi lebih fokus pada keahlian masing masing individu yang juga disebut terpisah.

Baca Juga: Pola Komunikasi Persamaan (Equality Pattern)

Dampak Pola Komunikasi Seimbang Terpisah
Adapun dampak positif dan negatif terlihat jelas pada pola komunikasi seimbang terpisah yakni di bawah ini.

Pola komunikasi seimbang terpisah dalam keluarga yang berdampak positif sebagai berikut:
  1. Memiliki peranan penting dan saling percaya satu sama lain dalam mengurus keluarga walaupun tugasnya beda.
  2. Fokus pada tugas masing masing untuk membangun komunikasi yang baik dalam sebuah keluarga walaupun tugasnya berbeda.
  3. Dalam pekerjaan yang berbeda, namun kasih saya yang diberikan tidak pilih kasih. Artinya, sebagai istri selain fokus pada anak juga fokus kepada suami.
  4. Sebagai istri yang mengurus perlengkapan rumah tangga mampu menyesuaikan kebutuhan dengan pendapatan yang ada.

Pola komunikasi seimbang terpisah dalam keluarga yang berdampak negatif sebagai berikut:
  1. Tidak boleh ikut campur dalam urusan tugas pokok sesuai dengan keahlian yang ada. seperti mengurus perlengkapan lebih berperan pada istri yang tidak boleh ikut campur suami.
  2. Dalam hal pekerjaan bisnis lebih berperan suami untuk mencari kebutuhan rumah tangga tanpa melibatkan istri.
  3. Istri lebih menunggu dan mengharapkan hasil yang diberikan oleh suami guna untuk kebutuhan dan mencukupi perlengkapan keluarga.
  4. Suami dan istri saling fokus pada urusan masing masing sesuai tugas pokok dalam urusan keluarga yang tentunya tidak boleh campur tangan.

Demikian penjelasan terkait dengan pola komunikasi seimbang terpisah dalam sebuah keluarga. Pola ini juga, tentu ada kekurangan dan kelebihan saat diterapkan dalam hal membangun komunikasi yang baik untuk sebuah keluarga. Untuk itu, kecocokan teori komunikasi keluarga ini tentu kembali pada individu masing masing agar komunikasi yang dibangun menjadi efektif dan  memiliki kecocokan pada masing masing keluarga.

Semua pola komunikasi keluarga tentu ada baiknya dan juga memiliki kekurangan saat diterapkan. Namun, hal ini bisa dipertimbangkan agar komunikasi dalam keluarga bisa berjalan sebagaimana diharapkan. Tujuannya tetap satu, yakni dapat membangun komunikasi yang baik dan efektif dalam sebuah keluarga besar. Dengan demikian, hubungan harmonis dalam keluarga dapat meningkat.

0 Response to "Pola Komunikasi Seimbang Terpisah (Balance Split Pattern)"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel