Nilai Ujian Anak Jelek Buk? Ini Penyebab dan Alasannya

Irman fsp | Banyak sekali faktor yang dapat berpengaruh pada hasil ujian yang diikuti oleh murid/ siswa/ pelajar. Hal ini terbukti saat menerima hasil ujian mereka terlihat kurang bagus. Tidak membuat mereka kecewa dengan apa yang mereka dapatkan. Bahkan bisa sangat kecewa dengan apa yang mereka dapatkan. Baik dan buruk nilai ujian yang mereka peroleh tentu semua ada penyebab dan juga disertai dengan solusi. Yang terpenting adalah mau mengoreksi dan introspeksi.

Kekecewaan anak didik terhadap nilai ujian yang mereka peroleh tentu bisa bertolak belakang dengan apa yang mereka pelajari dan mereka dapatkan. Artinya, secara ujian ulangan bahkan tugas sekolah yang mereka buat bisa dikatakan hasilnya bagus dan dapat dipertanggungjawabkan. Lalu mengapa juga dengan hasil ujian akhir bisa jelek dan berdampak pada kelulusan anak didik?

Alasan anak didik tidak lulus karena nilai ujiannya jelek
Poto: timestechnet.com
Harus diketahui secara seksama, bahwa hasil ujian yang diperoleh anak didik tentu sangat berpengaruh pada saat mengikuti ujian akhir. Hal ini tidak dapat disamakan dengan ujian ujian dimana mereka bisa menyelesaikan dengan mudah dan bisa mendapatkan nilai yang tinggi. Mengapa demikian? Karena disinilah letak perbedaan antara ujian ulangan dengan ujian akhir yang bisa menentukan mereka lulus atau tidak.

Alasan anak didik tidak lulus dengan jumlah nilai yang rendah
Alasan utama bagi siswa/i mendapatkan nilai yang sangat rendah dan bisa berdampak pada kelulusan mereka, terkadang ada pada diri sendiri. Mengapa demikian? Hal ini bisa ditanyakan pada anak didik masing masing sejauh mana semangat belajar mereka untuk mendapatkan nilai yang bagus. Selanjutnya, melihat tingkat kecerdasan dan kepandaian anak didik terhadap apa yang sudah mereka pelajari.

Selama sekolah tentu banyak sekali pelajaran pelajaran yang sudah mereka pelajari, yang menjadi pertanyaan, apakah anak didik sudah memahami semua materi yang diberikan guru. Bila itu belum mengerti, tentu masih ada kesempatan untuk ditanyakan ke guru terkait pelajaran yang mereka belum paham.

Selebihnya tentu menjadi review terhadap anak didik yang sudah diberikan guru. Artinya semua pelajaran yang sudah mereka pelajari mengharuskan mereka untuk mengulanginya dengan tujuan agar pelajaran pelajaran itu bisa tersimpan di kepala dan dapat memudahkan mereka dengan apa yang sudah dipelajari.

Alasan selanjutnya, ada pada guru kelas yang selama ini mendidik anak Anda. Mengapa? Bagi guru yang tidak paham dengan apa yang sudah dipelajari tentu sangat berpengaruh terhadap anak didik. Alasannya sangatlah mudah, masak guru yang tidak paham dengan materi ikut mendidik anak? Apa jadinya nanti?

Hal ini tentu menjadi alasan mengapa anak didik mendapatkan nilai yang rendah bahkan bisa berdampak pada kelulusan saat mengikuti ujian akhir sekolah. Kelulusan dengan nilai yang baik tentu sangat berkaitan dengan kecerdasan murid/ siswa/i serta sosok guru yang memberikan pelajaran kepada anak didik.

Selebihnya tentu, memerlukan banyak membaca serta mengulangi apa saja materi pembelajaran yang sudah pernah Anda pelajari di sekolah. Belajar juga sangat berpengaruh pada kelulusan dan mendapatkan nilai yang baik. Dengan giat belajar, maka Anda tidak akan mendapatkan nilai yang rendah.

Penyebab anak didik mendapatkan nilai rendah bahkan bisa berdampak pada kelulusan
Penyebab utama yang bisa membuat anak didik miliki nilai rendah, tentu sangat berpengaruh pada kecerdasan anak. Anak yang miliki nilai rendah sangat identik dengan kebodohan mereka, walaupun hal itu tidak semua, namun secara umum itu nyata. Hal ini tentu ada faktor yang membuat anak didik miliki nilai rendah.

Anak didik yang mendapatkan nilai rendah, dapat dikatakan tidak belajar dan kurang semangat dengan yang namanya belajar. Untuk lebih terperinci penyebab anak didik mendapatkan nilai ujian jelek bisa Anda ketahui disini yakni sebagai berikut:
  1. Malas sekolah
  2. Malas belajar
  3. Kurang aktif dalam belajar kelompok
  4. Tidak mau bertanya dimana ada yang kurang mengerti
  5. Malas menyelesaikan PR
  6. Anak bandel dan  keras kepala
  7. Kurang perhatian orang tua
  8. Lalai dengan permainan
  9. Asik nonton yang tidak ada manfaat untuk anak

Walaupun di atas sudah lumayan lengkap faktor yang bisa membuat anak didik mendapatkan nilai yang rendah, namun ada juga faktor lainnya yang bisa bikin anak didik Anda mendapatkan nilai rendah. Harus Anda ketahui, anak didik tentu memiliki sifat dan karakter yang berbeda. Artinya, ada alasan tersendiri mengapa anak didik tidak pandai dan malas membaca.

Terkadang, ada anak yang mau belajar mengharuskan didampingi dan harus diberikan perhatian khusus. Agar anak didik tersebut mau belajar dan membaca. Oleh karena itu, ini juga merupakan faktor lainnya yang bisa bikin anak didik Anda tidak mampu mendapatkan nilai yang bagus, bahkan bisa berdampak pada kelulusan mereka.

Hal ini juga memerlukan perhatian khusus oleh guru kelas terhadap anak didik masing masing, agar semangat belajar mereka bisa bertambah. Begitu juga dengan orang tua, harus memperkenalkan sifat anak ke guru agar tipe anak didik yang beginian bisa teratasi dan misa meraih nilai yang bagus dengan semangat belajar mereka.

Demikian alasan serta yang dapat menyebabkan anak didik mendapatkan nilai yang rendah. Dengan adanya artikel ini, semoga guru dan juga orang tua, bisa memberi perhatian khusus untuk anak agar bisa termotivasi untuk belajar dan bisa meraih nilai yang bagus. Dengan demikian mereka juga tidak mendapatkan nilai ujian yang rendah.

0 Response to "Nilai Ujian Anak Jelek Buk? Ini Penyebab dan Alasannya"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel