Minggu, 30 Juli 2017

Cita Cita Berawal Dari Mimpi. Benar Ga Sih?

Irman fsp - Terkadang pada saat kita melihat kawan yang banyak bermimpi, maka kita berfikir yang bahwa sifat dari orang yang banyak bermimpi itu karena kurang kerjaan. Memang banyak yang paham demikian melihat kondisi dan hari harinya yang tidak ada kerjaan sama sekali. Namun demikian, orang bermimpi itu juga berharap apa yang dia impikan itu nyata, sebagaimana yang diharapkan.

Mimpi yang sukses

Namun terkadang mimpi itu juga membawa kita kedalam yang salah, kenapa demikian? Karena kita sudah terlalu berlebihan untuk bermimpi sehingga tersesat di alam mimpi itu sendiri. Mimpi merupakan pengalaman bawah sadar yang melibatkan penglihatan,pendengaran, pikiran, perasaan, atau indra lainnya dalam tidur, terutama saat tidur yang disertai gerakan mata yang cepat (rapid eye movement/REM sleep).

Kejadian dalam mimpi biasanya mustahil terjadi dalam dunia nyata, dan di luar kuasa pemimpi. Pengecualiannya adalah dalam mimpi yang disebut lucid dreaming. Dalam mimpi demikian, pemimpi menyadari bahwa dia sedang bermimpi saat mimpi tersebut masih berlangsung, dan kadang-kadang mampu mengubah lingkungan dalam mimpinya serta mengendalikan beberapa aspek dalam mimpi tersebut.

Cita-cita menurut definisi adalah keinginan, harapan, atau tujuan yang selalu ada dalam pikiran. Tidak ada orang yang hidup tanpa sebuah cita-cita, tanpa berbuat kebajikan, dan tanpa sikap hidup. Cita-cita itu perasaan hati yang merupakan suatu keinginan yang ada dalam hati. Cita-cita yang merupakan bagian atau salah satu unsur dari pandangan hidup manusia, atau sesuatu yang ingin digapai oleh seseorang melalui usaha. Sesuatu bisa disebut dengan cita-cita apabila telah terjadi usaha untuk mewujudkan sesuatu yang dianggap cita-cita itu.

Nah, dari penjelasan diantara mimpi dan cita cita, maka dapat kita garis bawahi yang bahwa kedua kata itu tujuannya hampir bersamaan, artinya mewujudkan impian nyata. Cita cita itu berawal dari sebuah impian dan impian itu terwujud bila usaha yang dilakukan sesuai yang sebagaimana diharapkan. Bermimpi itu tidah salah, asal sesuai dengan usahanya masing masing. Karena terwujudnya cita cita berawal dari sebuah mimpi yang didukung dengan usaha serta kerja kerasnya masing masing.

Bila dilihat dari penjelasan mimpi di atas terkadang sesuatu yang susah terwujud, karena itu semua hanya kejadian di alam bawah sadar, namun penjelasan dalam artikel ini bahwa mimpi di alam sadar, yakni berhayal yang kurang kerjaan, bukan mimpi di bawah alam sadar. Banyak yang bermimpi dengan tujuan membangkitkan motivasi pada diri sendiri, sehingga lahirlah sebuah cita cita. Dan untuk mewujudkan sebuah cita cita itu tentu butuh proses serta usaha yang maksimal sehingga tercapainya sebuah harapan yang sebagaimana di impikan.

8 komentar

Cita-cita adalah keinginan dan harapan, sementara keinginan dan harapan, tidak akan timbul tanpa adanya motivasi, sedangkan motivasi terbagi menjadi dua, motivasi ekstrinsik dan intrinsik. betul gan? hehe

Nah, harapan itu bagaikan mimpi yaa.. teekadang bisa terkabul dan kadang kala juga nihil. Heheee...

cita cita tanpa target juga NOL om hehehehe

Tepatnya berusaha om yaa.. Tentu harus, karena tanpa berusaha dengan target yang tekat, cita cita pun menjadi gagal juga hehehwe

Saya setuju kalau Cita cita itu berawal dari sebuah impian, berdasar pengalaman saya, karena memiliki impian untuk keluarga dan masa depan, maka saya berusaha mewujudkannya dengan memulai segala macam usaha agar kelak bisa mewujudkan impian atau cita-cita saya tersebut.

Mantep mas artikelnya... Lanjutkan

Waw.. super sekali untuk mas Maman. Yang terpenting adalah usaha dan kerja keras mas ya. Tanpa itu, maka mimpi yang tanpa hasil. Semoga usaha mas bisa terwujud secepatnya amin..

anak-anak saya terlahir dari hasil mimpi basah saya tuh....jdi emng bener kalau cita-cita yang besar berawal dari mimpi teh bener

Wah,,, antrian paling depan pada nikah siri nongol ne yaa hehheeee... Bikin gagal paham lagi si mang. Di pertajam juga dengan hayalan kali mas yaa..


EmoticonEmoticon