Wednesday, 14 February 2018

Membangun Politik Cerdas Demi Kemajuan Bangsa

Musim pemilu masih jauh, namun terasa dekat. Hal ini dikarenakan tim pendukung calon idamanan masing masing dijadikan topik viral di tiap wilayah. Tidak menyoalkan beda pandangan sisi politik. Namun lebih ke arah pemilih yang bisa memposisikan diri sebagai pemilih cerdas.

Membangun politik cerdas

Lalu bagaimana dengan anda melihat keadaan politik kedepan. Dalam artikel ini saya sebagai admin mengajak anda untuk menjadi pemilih cerdas tanpa mempengaruhi apa lagi melakukan intimidasi. Saya juga sama dengan anda artinya sebagai pemilih yang mampu memberikan satu suara tidak lebih.

Bingung Terlalu Banyak Calon Legislatif 
Sebagai calon tidak ada yang salah, itu telah menjadi hak mereka untuk mencalonkan diri. Apa lagi calon yang dimaksud sudah diusung oleh partai atau masyaratat sebagai pendukung.

Perlu anda ketahui, terkadang banyak juga caleg yang merasa dirinya yang benar bahkan paling pantas maju sebagai caleg. Tanpa menyoalkan kemampuan dan dukungan yang akan didapatkan. Disini lah terkadang melakukan hal hal yang terkadang melanggar kode etik demi mendapatkan dukungan penuh.

Berbicara banyak caleg di sebuah dapil atau di kecamatan masing masing. Hal ini tentu sudah bisa anda nilai diantara semua caleg yang ada. Tentu ada nilai lebih dan juga nilai kurang pada masing masing calon legislatif yang ada bukan.

Bagi anda yang belum mampu menilai kriteria caleg yang tepat untuk dijadikan sebagai calon legislatif sebagai wakil rakyat untuk masing masing dapil atau wilayah. Maka, anda perlu memposisikan diri sebagai pendengar yang baik. Apa sih maksud dari pendengar yang baik?

Baca Juga: Menjaga Hubungan Baik Dengan Lawan Politik

Pendengar yang baik adalah individu yang mampu menelaah apa pun informasi yang disampaikan. Artinya anda tidak menelan mentah mentah terkait penyampaian informasi yang ada. Hal yang paling sering kita dengar pada berbagai calon yakni, "memuji diri sendiri".

Untuk itu, sebagai pemilih cerdas juga perlu memposisikan sebagai pendengar yang baik bukan? Tentu dong, karena tidak semua individu mampu memposisikan diri sebagai pemberi info yang baik. Oleh karenanya kita sebagai pimilih cerdas perlu menjadi pendengar yang baik agar bisa menentukan pilihan yang terbaik pada musim pemilu mendatang.

Membangun Demi Kemajuan
Tidak ada calon yang berorasi didepan khalayak untuk tidak membangun, semua untuk membangun demi lebih maju. Lalu coba perhatikan, apakah itu benar atau salah. Disini saya juga tidak mengatakan siapa benar dan siapa yang salah. Namun, saya lebih ke kontek memilih calon yang layak untuk kemajuan dalam berbagai versi.

Menurut hemat saya, calon legislatif bahkan eksekutif yang layak untuk didukung secara penuh, tentu berlatar belakang pendidikan yang tinggi dan juga berwawasan yang luas. Apa lagi didukung dengan pengalaman baik secara akademis dan juga politis. Ditambah dengan wawasan agama yang mapan dan juga tipe individu yang disegan, tentu dapat memperkuat sebagai calon pemimpin yang layak untuk didukung penuh bukan?

Baca Juga: Politik Itu Kejam Atau?

Kembali ke kontek pilihan saat musim pemilu nantinya. Satu pertanyaan, sudahkah menentukan pilihan sebagai pemimpin masa depan? Apakah sudah termasuk kriteria di atas? Atau hanya sebatas memberi dukungan? Sulit dijawab ya. Harapan tentu dapat menentukan pilihan yang tepat untuk kemajuan serta perkembangan secara pemerataan.

Hitungan Waktu Memberi Suara
Tidak memakan waktu yang lama. Cukup 5 menit sudah menentukan pilihan yang tepat. Nah, disini terkadang banyak yang tidak tepat bahkan mengesampingkan kecerdasan. Ntah karena emosi semata atau jangan jangan.. Namun, 5 menit itu untuk masa 5 tahun ke depan.

Ingat, sebagai pemilih perlu memikirkan generasi yang bisa meneruskan cita cita. Bila anda memposisikan sebagai pemilih cerdas, maka genarasi mendatang tentu akan lebih mudah dan dapat tercapai dengan mudah cita cita mereka. Untuk itu perlu melihat latar belakang caleg yang dipilih sebagai pimpinan rakyak ke depan.

Membangun SDM dan SDA
SDM tentu sangat penting sebagai generasi mendatang. Bayangkan setiap wilayah banyak terdapat SDM namum tidak memiliki kesempatan untuk melanjutkan cita cita mereka. Mengapa? Hal ini tentu sangat berhubungan dengan pilihan anda dimusim pemilu nantinya.

Tidak lepas juga dengan SDA yang ada. Terdapat SDA di tiap wilayah, namun kurang maksimal dimanfaatkan, mengapa? Saya rasa anda juga paham dan mengerti mengapa terkadang banyak SDM dan juga SDA terabaikan dan juga tidak dimanfaatkan dengan maksimal. Maka dari itu, perlu memilih pemimpin yang cerdas dan berkriteria sebagaimana disebut di atas.

Jadi, untuk semua itu tidak hanya perlu calon yang layak dijadikan sebagai pemimpin. Namun, juga diperlukan pemilih cerdas yang tentunya dapat menentukan calon yang layak dijadikan pemimpin untuk masa depan. Jadi jangan sia siakan suara anda pada musim pemilu. Baiknya sebelum memilih, maka tentukan pilihan mu yang layak dan juga amanah.

Demikian artikel ini yang dapat saya uraikan tanpa bermaksud menyamiti apa lagi intimidasi. Saya juga sebagai pemilih yang mampu memerikan satu suara untuk para colon nantinya. Mungkin terdapat kata kata yang salah saya juga memohon maaf. Dan bila ada kata yang layak ditambahkan silahkan meninggalkan komentar anda di bawah ini.


EmoticonEmoticon