Tuesday, 27 November 2018

Ucapan Adalah Do'a. So, Hati Hati Dengan Perkataan

Tanpa disadari, bahwa kita sering mengucapkan tidak mampu melakukan sesuatu yang jarang dikerjaan, bahkan sama sekali tidak pernah. Misalnya; mengetik surat menggunaka  komputer. Bila ada yang suruh, maka langsung berkata "saya tidak bisa" atau "itu belum pernah saya lakukan". Nah, kapan bisa kalau tidak mau mencoba? Itu ucapan yang sering kita dengar di masyarakat awam bukan?.

Kadang kita tidak sadar yang bahwa, ucapan itu adalah do'a. Bahkan kita sering berkata "kita tidak mampu" atau "itu bukan pekerjaan saya". Lalu apa juga yang bisa kita kerjakan? Sawah ladangkah? Atau karena merasa keterbatasan sehingga merasa tidak mampu untuk melakukan sesuatu yang lebih baik bahkan bisa berdampak baik juga buat hidup sendiri?

Perkataan buruk maka hasilnya juga buruk

Mengapa tidak bisa? Apa karena tidak miliki wawasan atau kurang pengetahuan? Perlu kita sadari, pengalaman dan wawasan berawal dari kemauan dan ingin melakukan. Selain itu juga percaya diri atas apa yang ingin kita kerjakan. Bukan tidak bisa melainkan tidak mau melakukan.

Sebagai contoh, dalam kehidupan bermasyarakat. Sangat nampak jelas dimana orang yang berpendidikan dengan orang yang tidak berilmu pengetahuan. Terlepas meraka lulusan atau tamatan jenjang pendidikan apa. Yang pasti dalam masyarakat desa bisa kita bedakan antara orang yang berwawasan dengan mereka yang tidak berpengetahuan.

Tidak Berpengetahuan
Kebanyakan dalam masyarakat desa, hidupnya serba paspasan. Mulai dari keuangan, wawasan, pengetahuan dan juga karakter kepribadian. Mereka kebanyak hidup monoton dan tidak ada daya pikir untuk merubah nasip mereka menjadi lebih baik. Hal ini banyak penyebab salah satunya adalah diserang penyakit kehidupan.

Mengapa demikian? Karena kebanyakan sering yakin dengan apa yang dialaminya adalah takdir. Padahal, semua itu bisa kita rubah yang terpenting adalah kemauan dan terus berusaha. Ucapan atau sebuah perkataan yang sering terdengar adalah tidak mampu dan cuma mereka yang bisa. Sementara ia merasa yakin bahwa tidak bisa. Bahkan sering mengulang kata kata bahwa "saya tidak bisa".

Percayalah, bila kamu sering mengulang kata kata "tidak mampu" maka kamu akan menerima kenyataan yang sebenarnya. Hasilnya adalah kamu ya tidak akan mampu melakukan sesuatu yang terbaik untuk diri sendiri. Alasannya kamu tidak mau mencoba dan tidak pernah melakukannya.

Baca Juga: Belajar Dari Kegagalan Adalah Soluai Terbaik Mengembangkan Diri

Hal ini dikarenakan kamu merasa yakin dengan apa yang ada dipikiran kamu sendiri. Sebagai contoh, kamu sering ucapkan "saya tidak ada bakat, saya ceroboh, bodoh, miskin, dan saya tidak bisa, kurang pengetahun". Maka, suka tidak suka senang tidak senang itu akan menjadi kenyataan.

Namun, bila kamu sering berkata dengan ucapan yang positif misal "saya berbakat, bisa, mampu, dan senang melakukan hal hal yang positif. Maka, hasilnya juga akan menjadi kenyataan. Kenapa, karena itu sudah menyatu dengan pikiran dan hati kamu sendiri. Jadi, apapun yang ingin kita impikan, pilihan tentu ada didiri sendiri.

Oleh karena itu, apapun yang ingin kamu lakukan maka yakinlah itu akan mendapatkan hasil yang baik. Yang penting adalah usaha, yakin, dan teruslah melakukan sesuatu yang baik untuk kamu sendiri dan jangan lupa berdoa. Karena doa adalah dukungan yang besar.

Parcaya tidak percaya, hidup kita hanya satu orang yang mampu merubah. Siapa dia? Ia adalah kamu sendiri. Orang lain hanya memberi jalan dan dukungan. Namun, yang bisa merubah segala sesuatu adalah diri sendiri. Jadi mulai sekarang mari kita rubah cara pikir yang baik untuk mendapatkan hasil yang terbaik.

Kesimpulan
Jangan banyak mengeluh apa lagi suka menilai orang lain sisi negatif, sementara kita belum berbuat sama sekali. Lakukan yang terbaik untuk diri kamu sendiri dan coba berpikir positif dan dewasa agar usaha kamu mendapatkan hasil yang maksimal.

This Is The Newest Post


EmoticonEmoticon