Tampilkan postingan dengan label informasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label informasi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 29 Juni 2017

Alasan Mengapa Anak Didik Harus Diajari Oleh Guru Cerdas

Irman fsp | Kita tahu, bahwa anak di usia dini sangat mudah menyerapkan apa yang mereka ketahui. Anak seusia 5 hingga 12 tahun merupakan memori yang masih kosong. Hal ini tentu memudahkan mereka untuk menampung berbagai informasi yang ada. Begitu juga dengan halnya pendidikan dipangkuan sekolah dasar (SD).

guru cerdas dan berwawasan
Poto: sekolahdasar.net

Anak di usia 5 hingga 12 tahun sangat cepat menangkap apa saja yang diterima dari orang terdekatnya. Dari orang tua hingga dari guru di sekolah. Dalam artikel ini, admin hanya menjelaskan alasan anak didik harus dibimbing oleh guru yang cerdas dan berilmu pengetahuan, dengan tujuan anak didik juga bisa mengikuti jejak sukses gurunya.

Bayangkan apa jadinya bila anak Anda dididik oleh guru guru yang sangat sedikit menguasai materi dan berlatar belakang jauh dengan ilmu pendidikan? Tentu anak didik tersebut tidak akan menerima ilmu pengetahuan dasar sebagaimana diharapkan. Maka dari itu, sebagai wali murid juga perlu mengetahui siapa guru yang mendidik anak Anda.

Sangat memperihatinkan, bila seorang guru tidak mampu menguasai ilmu pengetahuan dimana mereka harus menyalurkan ilmu yang sudah ia peroleh kepada anak didiknya. Apa lagi di sekolah dasar, sangat tidak wajar bila ada lulusan dari SD belum mampu membaca dan menulis. Walaupun banyak faktor lain yang bisa menyebabkan anak didik tidak bisa membaca dan menulis, namun disitu juga sangat berperan tugas guru agar anak didik bisa membaca dan menuli.

Sosok guru yang mampu menguasai materi kelas, tentu bisa membawa anak didiknya kea rah yang lebih baik. Apa lagi guru ini berwawasan luas, tentu akan mempengaruhi jiwa belajar serta dapat memotivasikan anak didik yang ada. Untuk itu, sangat diperlukan kualitas guru yang mendidik agar memperoleh anak yang pintar.

Berikut ini kami sampaikan alasan yang mengharuskan guru SD harus cerdas dan berwawasan luas yakni sebagai berikut:
  1. Bisa meningkatkan kualitas pembelajaran
  2. Cepat mengembangkan daya pikir anak didik
  3. Anak lebih mudah mendapatkan ilmu pengetahuan
  4. Termotivasi untuk belajar mambaca
  5. Termotivasi untuk belajar menulis
  6. Sekolah lebih bermutu
  7. Sekolah akan sangat dibanggakan oleh berbagai kalangan
  8. Akan menjadi contoh yang terbaik untuk sekolah lainnya
  9. Dapat meningkatkan mutu pembelajaran
  10. Anak didik semangat untuk belajar

Dengan adanya guru guru yang mampu memberikan ilmu untuk anak didik di pangkuan sekolah dasar, tentu akan memudahkan mereka saat melanjutkan ke sekolah lanjutan seperti SMP/ MTsN dan juga SMA. Dengan ilmu yang ada, anak akan lebih cepat mendapatkan hal hal yang baru. Karena apa pun yang diterima oleh murid SD, tentu akan dibawakan ke sekolah lanjutan. Paling tidak, dengan ilmu yang mereka dapatkan mereka sudah mampu menguasai sedikit ilmu pengetahuan dasar.

Itulah hal yang perlu diperhatikan oleh pihak sekolah dan juga wali murid yang mendaftarkan anak ke sekolah. Karena dengan adanya guru yang berilmu pengetahuan, tentu akan diperolehkan oleh anak didik nantinya. Demikian alasan mulai anak SD sangat perlu di didik oleh guru guru yang cerdas, berwawasan, dan berilmu pengetahuan. Semoga dengan adanya artikel ini bisa bermanfaat.

Rabu, 28 Juni 2017

Haruskah Memarahi Anak Ketika Berbuat Salah?

Anak yang berbuat saah merupakan suatuhal yang biasa. Anak yang salah perlu diajari dan dibimbing agar anak bisa berubah dan tidak mengulanginya lagi kesalahan yang mereka buat. Untuk itu, Anda sebagai orang tuanya, tidak harus marah marah saat anak anak salah. Anak yang baru berumur 2 sampai dengan 5 tahun memang tidak ada pedoman saat mereka melakukan sesuatu.

Nah, kami rasa masih bisa dimaklumi ketika anak berbuat kesalahan. Hanya butuh bimbingan dan perlu diajarkan agar si anak tidak mengulangi lagi perbuatan yang salah. Anak perlu bimbingan yang tepat dan dengan cara yang lembut. Karena bila si mom mengajari anak dengan cara yang salah, maka anak buka berkurang sifat buruknya melainkan akan bertambah.

anak bandel
Permainan anak yang bisa membuat ibu marah
Cara Anda melakukan sesuatu dihadapan anak, itu secara tidak langsung, maka anak akan mengikutinya seiring dia meranjak berumur. Anak yang masih umur 3 tahun perlu memperlihatkan hal hal positif, karena anak akan mudah merekamnya. Lalu bagaimana bila Anda sebagai ibunya sering sekali menampakkan emosi Anda ke anak? Tentu juga akan merekamnya mom. Anak buka menjadi baik bila si ibu sering memarahinya.

Untuk itu, ingat baik baik.. sesuatu yang Anda nampakkan ke anak, maka akan menjadi pelajaran baginya. Sangat disarankan bagi kaum ibu, tidak harus memarahi si anak yang sedang berbuat kesalahan. Melainkan memberi pemahaman untuknya agar menjadi pelajaran bagi si anak. Hal yang paling mudah Anda pahami, bila si anak suka dengan permainan yang tentunya membahayakan dia, maka perlu cara menegurnya tanpa memarahinya.

Anda sebagai ibunya bisa memberikan sedikit ilustrasi ke anak tentang dampak buruk dari permainan yang dia sukai. Dan Anda pun harus bisa menggantukan permainan itu dengan permainan lainnya, agar anak tetap bisa bermain dan melanjutkan kegembiraannya. Begitu juga dengan hal lainnya, Anda tidak harus memarahinya dengan tingkah si anak. Karena apapun yang anak lakukan, itu merupakan tahap belajar bagi si anak.

Bagi anak Anda yang sering berbuat kesalahan hingga berdampak pada emosi Anda sebagai ibu, maka perlu mengikuti tips mengatasi anak yang suka buat salah sebagai berikut:
  1. Anda tidak perlu memarahi anak, walaupun mereka berbuat salah, karena tentu ada cara yang bisa mengatasinya dengan cara yang mudah. Tentu Anda harus mempersiapkan sesuatu yang anak sukai, agar si anak tidak bermain yang bisa membuat Anda marah.
  2. Perlu membimbing anak serta memberi sesuatu yang menurut Anda anak menyukainya.
  3. Berikan gambaran atau ilustrasi ke anak bila berbuat kesalahan. Misalkan anak Anda suka lempar batu. Itu merupakan perbuatan yang beresiko, namun Anda perlu memberi pemahaman dan gambaran ke anak, dampak dari permainan yang dia sukai, seperti lempar batu.
  4. Begitu juga dengan anak yang suka main kotor, Anda juga tidak harus memarahinya. Karena hanya perlu pemahaman saja ke anak dampak dari bermain kotor itu, agar anak mengerti dengan dampak buruk dari permainan itu.

Intinya, sebagai orang tua tidak harus memarahi mereka walaupun anak berbuat salah. Karena anak belum tahu apa yang sedang mereka lakukan, yang tahu hanya permainan itu bisa menyenangkan saja habis perkara. Maka dari itulah, apapun yang anak lakukan tentu perlu diberikan pemahaman dari orang tua masing masing anak.

Apa lagi dengan kelakuan anak sangat tergantung pada lingkungan, bila lingkungan Anda banyak dengan permainan yang membahayakan si anak. Maka sudah tentu anak hanya itu yang dapat dia mainkan. Coba berikan mereka permainan yang bisa terhindar dari bahaya tentu anak juga akan terhindar dari itu. Demikian cara mengatasi anak yang suka berbuat salah. Dan bagi Anda yang terlanjur memarahinya, maka untuk sekarang cobalah mengintrospeksi kembali, semoga bermanfaat.

Tips Memilih Permainan Untuk Anak Secara Online

Irman fsp | Memilih permainan untuk si buah hati tentu perlu peran Anda sebagai orang tua, agar anak tidak salah dalam memilih permainan online. Pada dunia internet cukup banyak permainan permainan yang tentunya menjadi pilihan bagi anak sesuai keinginan mereka. Harus Anda ketahui, bahwa permainan yang ada di internet juga ada batasan batasan usia.

Didunia internet memang tidak dapat dipungkiri bahwa saking banyaknya permainan online sehingga anak terbuai dengan permainan yang ada. Disini Anda sebagai orang tua juga harus hati hati memberi gadget untuk anak, apa lagi mereka bebas memain gadget yang ada. Ini dapat berbahaya bagi anak Anda. Mengapa demikian, karena permainan di internet juga bisa merusak moral anak bila orang tua terlalu bebas memanjakan anak dengan fasilitas yang ada.

Cara memilih permainan anak
Permainan anak secara online
Poto: Cantikcraft,com
Oleh karenanya, perlu peran orang tua dalam memilih permainan yang ada di internet agar anak tidak terjebak dengan game online. Alangkah baiknya, Anda sebagai orang tua bisa memilih game online yang bisa terhindar dari permainan yang terkadang tidak seharusnya anak tonton. Jadi memberi kebebasan untuk anak dalam hal bermain itu tidak salah, akan tetapi, bila orang tua salah cara maka anak juga ikut salah.

Berikut beberapa cara memilih permainan anak secara online yakni sebagai berikut:
  1. Memahami karakter
    Anak tentu sangat suka dengan game apa saja. Yang terpenting permainan yang ada bisa membuat anak tertawa dari reaksi game yang ada. Namun demikian, memilih permainan anak juga harus sesuai karakter anak, agar anak tidak cepat puasa dengan permainan yang ada.
  2. Game yang bisa offline
    Perlu Anda ketahui, memilih game tidak hanya bisa bermain secara online, namun game juga ada yang bisa dimainkan secara offline. Untuk itu, carilah game yang bisa dimainkan anak secara offline dengan tujuan anak tidak terlibat dengan sesuatu yang tidak seharusnya anak ketahui.
  3. Banyak Permainan yang dapat dimainkan anak
    Untuk melihat anak ceria serta bisa tertawa dengan permainan yang ada. Maka Anda sebagai orang tua bisa mendownload game game yang ada di internet sebagai permainan anak untuk selanjutnya. Dengan banyak permaianan, maka anak tidak mudah bosan dengan apa yang sedang mereka lakukan.
  4. Saat memilih permainan, usahakan tidak didepan anak
    Tujuan memilih permainan tidak didepan anak, supaya anak tidak bisa mengkotak katik gadget seenaknya. Harus Anda ketahui, anak sangat tajam daya ingat dibandingkan dengan Anda. Untuk itu, harus berhati hati saat memilih game.
  5. Berikan gadget kepada anak sudah lengkap dengan permainan
    Memberi gadget agar anak lalai dengan permainan, baiknya gadget yang sudah lengkap dengan permainan yang sudah Anda siapkan di gadget.

Orang tua tentu sangat sayang sama anaknya. Namun jangan kesayangan itu menjadi salah cara. Seperti memilih permainan di internet atau main game online, ini memerlukan peran Anda dalam memilih permaian secara online. Tujuannya bukan mempersempit wawasan anak, melainkan membatasi sesuatu yang ada di dunia maya. Demikian peran orang tua untuk anak saat memilih permainan secara online untuk anak.

Sumber Belajar Yang Patut Anda Manfaatkan

Belajar terkadang tidak harus mululu di kampus atau di sekolah melainkan ada tempat lain yang bisa menunjang pembelajaran Anda. Sumber belajar ini juga bisa Anda manfaatkan guna untuk meningkatkan mutu ilmu yang sudah Anda pelajarai. Untuk meningkatkan mutu pendidikan dengan tentu dengan cara belajar dan membaca informasi yang ada. Namun, untuk memperbanyak ilmu pengetahuan sebenarnya sungguh banyak sekali cara yang bisa Anda ketahui yakni dengan sumber pembelajaran yang ada.

Cara ini bisa dimanfaatkan oleh siswa, mahasiswa, maupun guru pendidikan agar bisa meningkatkan wawasan pembelajaran. Dulu mungkin hanya sebagian besar saja yang bisa memanfaatkan sumber pembelajaran yang ada dan banyak sekali dari mereka yang ketinggalan ilmu pengetahuan hanya karena minimnya ilmu pengetahuan yang ada. Dulu mulai dari murid, siswa, dan juga mahasiswa hanya menyerap ilmu sebatas penyampaian informasi yang disampaikan guru atau dosen.

Tempat belajar ini menjadi sumber pembelajaran
Poto: pustakabersama.net

Untuk era sekarang ini kami rasa banyak sekali cara untuk meningkatkan mutu pembelajaran dengan cara memanfaatkan sumber yang ada. Banyak sekali sumber yang bisa anda ketahui hingga dapat meningkatkan mutu pembelajaran. Apa saja sumber belajar yang tentunya bisa dimanfaatkan oleh berbagai kalangan?

Berikut ini sumber belajar yang dapat meningkatkan mutu pembelajaran baik itu murid/ siswa maupun guru yakni sebagai berikut:
  1. Internet.
    Internet merupakan media online yang sangat efektif dan efesien untuk menambahkan referensi dari sisi pembelajaran. Mengapa tidak, di dunia internet bisa Anda ketahui berbagai informasi yang Anda perlukan. Untuk kalangan remaja, kami rasa perlu panduan seorang guru saat belajar ilmu pengetahuan dengan jaringan internet. Hal ini tujuan bisa menimalisir kesalahgunaan informasi yang ada. Internet juga salah satu sumber atau referensi pembelajaran guna untuk meningkatkan mutu pengetahuan.
  2. Perpustakaan.
    Selanjutnya adalah pustaka. Tahukah Anda, bahwa perpustakaan itu merupakan gudang ilmu pengetahuan. Mengapa tidak, dalam pustaka Anda bisa mendapatkan berbagai buku yang bisa Anda baca. Hal ini sudah tentu dapat meningkatkan wawasan pengetahuan dengan memanfaatkan sumber belajar melalui pustaka.
  3. Lingkungan.
    Lingkungan juga merupakan sumber belajar yang sangat efektif dan tentunya juga dapat meningkatkan wawasan. Lingkungan yang kami maksud disini tentu yang berhubungan dengan dunia pendidikan. Anda juga bisa membedakan anak yang berbeda lingkungan hidup. Disitu sangat terlihat dengan jelas yang mana anak lebih berpengetahuan. Ini tentu juga berpengaruh pada lingkungan. Maka dari itu, lingkungan juga merupakan sumber belajar yang bisa bermanfaat.
  4. Narasumber.
    Tahukah Anda, narasumber merupakan personal yang tentunya ilmu pengetahuannya lebih dari kita. Walaupun ada batasan batasan yang narasumber tahu, namun narasumber juga merupakan sumber pembelajaran yang bisa Anda manfaatkan untuk meningkatkan mutu pendidikan dan wawasan pengetahuan.
  5. Museum.
    Yang terakhir adalah museum juga merupakan sumber belajar yang baik. Disini lebih ke wawasan sejarah atau sebagai sumber pembelajaran wawasan nasional. Untuk meningkatkan wawasan pengetahuan, museum juga salah satu sumber pembelajaran yang baik untuk meningkatkan mutu pendidikan dan pengetahuan seperti sejarah.

Demikian sumber sumber belajar yang bisa Anda manfaatkan agar bisa meningkatkan wawasan dan juga mutu pengetahuan berdasarkan sumber yang ada. Kelima sumber ini juga sangat kuat untuk menjadi pegangan Anda saat berdiskusi dengan kawan lainnya. Seperti guru, sumber pembelajaran ini bisa diceritakan pada murid saat memberi pelajaran yang sesuai mata pelajaran masing masing. Begitu juga dengan siswa, dengan banyak sumber yang diketahui, maka memudahkan Anda saat belajar di sekolah masing masing.

Ciri ciri Anak Bandel Yang Perlu Perhatian Khusus

Irman fsp | Anak pada dasarnya identik dengan sifat ibu dan ayahnya. Namun seiring meranjak besar anak juga dapat berubah dengan pengaruh faktor lingkungan. Anak juga tidak akan bandel bila kita bisa mendidiknya dengan sempurna. Namun demikian anak juga mempunyai sifat sifat yang tidak bisa ditebak. Artinya belum tentu anak yang pendiam tidak bandel, karena ini bisa saja terjadi.

Ciri ciri anak bandel dan keras kepala
Poto: mengatasianakhiperaktif.com

Untuk itu, dalam artikel ini bisa diketahui ciri ciri yang bisa Anda lihat pada anak yang akan mengarah membandel. Memang tidak bisa kita tebak secara lansung melainkan, dapat dilihatpada pergaulannya di lingkungan yang ada. Misalnya, anak Anda dirumah sopan dan santun, tapi belum tentu anak diluar rumah akan demikian, untuk itu perlu perhatian khusus agar Anda bisa mengetahui sifat anak Anda yang sebenarnya.

Mengapa dikatakan perlu perhatian khusus untuk anak yang memiliki ciri ciri bandel? Tujuannya adalah agar Anda bisa mengatasi kenakalan yang ada. Berikut ini ciri ciri yang dapat Anda ketahui pada anak yang mengarah bandel yakni di bawah ini:
  1. Pergaulan anak.
    Pergaulan anak yang harus dipantau oleh orang tua agar bisa melihat kelakuan anak dalam pergaulan itu sendiri. Mengapa harus dipantau saat anak bergaul dengan sahabatnya, agar Anda tahu siapa temannya dan dimana mereka tinggal.
  2. Kesukaan dalam bermain.
    Dalam pergaulan tentu ada permainan yang bisa menyenangkan anak. Namun ada permainan permainan yang tidak bagus Anda biarkan karena bisa berdampak buruk untuk anak. Anak yang bandel tentu menyukai permainan yang beresiko, hal inilah yang perlu perhatian Anda.
  3. Tingkah laku anak.
    Lagak dan tingkah laku juga harus diperhatikan, karena didepan Anda tentu berbeda saat anak berada diluar rumah. Tujuan memantau anak agar bisa melihat supaya tidak melakukan hal hal yang mengarah negatif.
  4. Keras kepala.
    Anak yang keras kepala secara langsung tentu memudahkan Anda saat mengaturnya, karena Anda sudah duluan tahu. Anak yang keras kepala juga sangat identik dengan kenakalan mereka.

Terkadang ada anak yang mudah kita tepak kondisi mereka. Namun ada juga yang sangat sulit untuk ditebak dengan gaya mereka masing masing. Untuk itu, perlu perhatian khusus pada anak agar bisa mengetahui ciri ciri anak Anda sendiri. Berbeda dengan anak yang keras kepala dan susah diatur, itu sudah jelas bahwa anak ini termasuk anak yang nakal.

Senin, 26 Juni 2017

Manfaat Mengerjakan PR Untuk Anak Didik

Irman fsp | Pekerjaan rumah (PR) merupakan tugas yang diberikan guru saat belajar di sekolah agar anak bisa mengerjakannya di rumah. Tugas dari sekolah bukan beban yang diberikan untuk anak oleh guru kelas, melainkan tugas belajar yang harus didiskusikannya dengan orang tua mereka masing masing. PR sangat penting sekali untuk anak didik agar mereka bisa belajar bersama orang tuanya di rumah.

Hai mom, jangan salah yaa, guru memberikan tugas atau PR untuk anak Anda bukan tidak bisa diselesaikan di sekolah, melainkan agar anak Anda bisa belajar bersama orang tua mereka saat berada di rumah. Untuk itu, dalam artikel ini kami sampaikan manfaat PR atau tugas sekolah untuk anak didik mereka yang perlu Anda ketahui disini.

Kegunaan PR untuk anak didik atau siswa

Sebelum kami sampaikan manfaat PR, maka baiknya ketahui dulu tujuan guru memberikan PR untuk anak didik mereka. Tujuan diberikan PR adalah agar anak didik bisa belajar dirumah dan dapat belajar bersama dengan orang tua mereka. Tujuan lainnya juga dapat diketahui guru apakah orang tua didik benar benar peduli terhadap pendidikan anak. Hal ini bisa dilihat hasil tugas anak didik atau PR saat dikumpulkan di sekolah.

Nah, dari tujuan ini juga dapat Anda ketahui, bahwa PR dari sekolah memang sangat bermanfaat sekali untuk anak didik. Selain mereka tidak lalai dengan lingkungan juga bisa meningkatkan mutu pembelajaran untuk anak didik itu sendiri.

Untuk itu, yuk kita ketahui manfaat mengerjakan PR untuk anak didik sebagai tugas sekolah yang harus dikerjakan di rumah yakni sebagai berikut:
  1. Dapat meningkatkan mutu pembelajaran anak.
    Dengan adanya tugas dari sekolah yakni PR, maka anak bisa berdiskusi dengan keluarganya untuk bisa menyelesaikan PR yang ada. Jadi dengan bekerjasama dengan anak didik maka si anak tentu lebih memahaminya.
  2. Anak lebih luas wawasan pelajaran.
    Mengerjakan PR di rumah tentu dapat membuka wawasan bagi anak didik pada bidang pelajaran yang ada. Apa lagi didukung oleh keluarga yang cerdas.
  3. Bisa fokus pada mata pelajaran.
    Dengan adanya tugas dari sekolah, maka anak lebih paham dengan pembelajaran yang akan diikutinya.
  4. Anak bisa lebih pintar.
    Yang terakhir tentu dapat membuat anak didik terlihat lebih pintar. Karena didukung dengan kemauan belajar dan mau mengerjakan tugas sekolah.
  5. Mempertajam Kemampuan anak didik.
    Mengerjakan PR sama dengan mengasah kemampuan bagi anak agar lebih mencapai pembelajaran. Selain itu anak juga bisa lebih cerdas dengan apa yang dia ketahui selama giat mengerjakan tugas sekolah di rumah (PR).
  6. Melatih percaya diri dan bertanggung jawab
    Sangat jauh berbeda dengan anak anak lainnya yang malas mengerjakan PR di rumah. Anak yang rajin dan suka dengan tugas diberikan gurunya akan lebih meningkatkan kemampuan dalam sisi pembelajarannya. Selain itu, dengan adanya PR anak bisa melatih diri untuk bertanggung jawab dengan tugas yang ada. Dengan demikian, maka anak lebih percaya diri saat ada diskusi di sekolah untuk menjawab pertanyaan dari guru atau murid sekelas dengannya.

Tidak heran bagi murid atau siswa yang giat dalam mengerjakan tugas sekolah di rumah (PR). Bagi mereka yang berhasil menyelesaikan PR dengan kemampuannya sendiri dan juga didukung oleh orang tuanya, maka dapat meningkatkan kemampuan akademisnya. Hal ini tentu bisa kita bedakan yang mana murid/ siswa suka akan mengerjakan PR atau siswa yang malas.

Dengan adanya sistem pembelajaran ini, maka dapat dikatakan anak didik tentu bisa dibedakan yang mana anak semangat untuk belajar dan yang mana anak kurang semangat dalam belajar. Walaupun semangat belajar anak banyak faktor lainnya, namun sekilas dapat kita lihat dengan sistem pembelajaran yang ada.

Itulah sekilas informasi manfaat mengerjakan PR atau tugas sekolah yang dikerjakan di rumah. Kami rasa juga masih banyak lagi manfaat yang benar benar berdampak baik untuk anak didik selama ada tugas sekolah seperti PR. Semoga bermanfaat dan bisa berguna untuk nusantara.

Waktu Yang Tepat Mendidik Anak Di luar Jam Sekolah

Irman fsp | Diluar jam sekolah tentu anak Anda akan sibuk dengan teman teman untuk melakukan kegiatan mereka. Hal ini sudah hampir semua anak yang masih kedudukan jenjang SD, karena pola pikir mereka hanya ke permainan. Lalu bagaimana cara agar mereka tidak lupa dengan mata pelajaran untuk keesokan harinya? Untuk itu, sebagai orang tua perlu mengatur waktu yang tepat untuk mendidik anak agar tetap fokus pada belajar.

Anak usia 6 hingga dengan 12 sangat identik dengan permainan, baik itu bermain bersama teman maupun lalai dengan game yang ada. Nah, hal ini jangan Anda biarkan. Perlu Anda perhatikan serta perhatian lebih untuk mereka agar anak tetap ingat dengan waktu belajar mereka. Tanpa ada yang mengingatkan, maka anak lupa dengan itu, karena lebih fokus pada bermain.

Waktu yang baik mengajarkan anak
Waktu yang tepat untuk mendidik anak dalam keluarga

Jadi bagaimana untuk memilih waktu yang tepat untuk mendidik mereka? Tenang, waktu yang sangat efesien untuk mendidik anak diluar jam sekolah adalah pada jam 08.00 di malam hari. Mengapa demikian? Karena waktu tersebut merupakan segala kesibukan Anda sebagai orang tua bisa fokus pada mereka. Dan anak pun ada disamping Anda sendiri.

Bila memilih waktu yang lain seperti pada siang hari, maka anak tidak akan fokus apa yang Anda bicarakan. Mereka lebih fokus pada permainan mereka. Maka dari itu, waktu yang efektif untuk mendidik anak adalah pada malam hari. Selain Anda tidak ada kesibukan rumah tangga, juga bisa berkumpul dengan keluarga Anda sendiri. Nah, waktu inilah sangat baik untuk fokus mendidik anak diluar jam sekolah.

Alasan lain, mengapa harus memilih pada malam hari sebagai waktu yang tepat untuk mendidik anak, berikut informasinya:
  1. Pada malam hari tentu Anda sebagai orang tua tidak ada kesibukan seperti pada siang hari
  2. Malam hari pikiran Anda lebih fress dan fokus apa yang akan Anda lakukan
  3. Anak Anda juga tidak jauh dengan keluarga, berbeda pada siang hari mereka lebih disibukkan dengan bermain
  4. Daya ingat anak lebih baik pada malam dibandingkan dengan siang hari
  5. Anda juga dapat mengajarnya bersama suami Anda.
  6. Anak lebih patuh bila Anda sebagai ibunya juga berada disamping suami sebagai ayahnya.

Itulah waktu yang tepat untuk mendidik anak diluar jam sekolah. Penting Anda manfaatkan waktu ini agar anak menjadi fokus pada pendidikan dan juga lebih dekat dengan kedua orang tuanya. Semoga cara ini bisa memberi informasi yang bermanfaat untuk keluarga kita semua.