Tampilkan postingan dengan label komunikasi intrapersonal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label komunikasi intrapersonal. Tampilkan semua postingan

Kamis, 03 Desember 2015

Berbicara Dengan Diri Sendiri, Gila Kah?

Irman fsp - Pernahkah anda melihat orang yang berbicara sendiri?? Atau banyak merenungkan sesuatu. Berbicara sendiri atau berkomunikasi dengan diri sendiri, banyak yang berpendapat bahwa mereka depresi atau mengarah gila. Namun bagi mereka yang berbicara sendiri bila kita lihat secara kasat mata, pasti bisa membedakannya yang mana orang gila dan yang mana orang yang normal. Orang gila memang berbicara sendiri dan itu terbukti bila kita jumpai mereka baik di RSJ maupun di pinggir jalan. Namun berbeda dengan orang yang normal dalam hal berkomunikasi atau berbicara sendiri.

materi kampus ilmu komunikasi
Contoh komunikasi intrapersonal

Berbicara sendiri merupakan hal yang normal dan tidak mengarah ke depresi atau tergolong orang gila. Karena anda juga sering melakukannya tanpa anda sadari. Berbicara sendiri biasanya terdapat pada saat merencanakan sesuatu dengan posisi sendiri. Dan itu bila di lihat sama orang lain pastinya mirip dengan orang gila.

Berbicara atau berkomunikasi sendiri sering didapatkan pada perempuan saat dan dan alias mempercantik diri. Mereka mengaca dan melihat dirinya sudah cantik apa belum sambil berbisik sendiri. Dan ini juga dilakukan oleh kaum lelaki, namun bukan saat dan dan, akan tetapi pada saat menyendiri. Berkomunikasi sendiri juga dapat kita lihat pada saat saat senang, bahkan lagi dalam keadaan susah.


Berbicara atau berkomunikasi dengan diri sendiri merupakan komunikasi intrapersonal. Tahukah anda pengertian dari komunikasi intrapersonal? Ya.. komunikasi intrapersonal merupakan komunikasi dengan diri sendiri, atau pesan yang disampaikan kepada diri mereka sendiri. Jadi melihat kawan anda nantinya di kamar atau ditempat lain lagi merenung dan berbicara sendiri, jangan mengecam bahwa kawan anda gila. Mungkin dia lagi merencanakan suatu hal yang lebih baik atau berkesan nantinya.

Berbicara sendiri atau komunikasi intrapersonal merupakan perbuatan yang normal dilakukan oleh setiap manusia. Dan ini sering terjadi tanpa anda sadari. Komunikasi intrapersonal memang sering terjadi disaat anda sendiri. Seperti memikirkan sesuatu, mempersiapkan sesuatu, bahkan merenungkan sesuatu, itulah komunikasi intrapersonal atau berkomunikasi dengan diri sendiri.

Sejauh penjelasan diatas sudah mengerti apa itu berbicara dengan diri sendiri, apa misih menganggap mereka gila? Harus dapat membedakan yang mana orang gila dan yang mana orang normal, walaupun terkadang tingkahnya hampir sama hehee..

Demikian informasi dari Irman fsp, semoga bermanfaat dan dapat berguna bagi kita semua. Sebarkan informasi ini bila bermanfaat, mungkin ada kawan kita yang belum paham apa itu termasuk orang gila yang berkomunikasi sendiri atau orang yang normal. Thx..

Kamis, 20 Agustus 2015

3 Teori Komunikasi Intrapersonal

Irman fsp – Komunikasi intrapersonal adalah komunikasi antar diri sendiri. Artinya Anda berbicara dengan diri sendiri. Bukan karena up-normal, melainkan berinteraksi dengan diri sendiri. Untuk contohnya, seperti sedang memikirkan sesuatau atau merencanakan sesuatu saat Anda sedang sendirian, itulah yang dimaksud dengan komunikasi intrapersonal. Dalam komunikasi intrapersonal juga memiliki teori yang perlu Anda pahami.

Aktivitas dari komunikasi intrapersonal yang kita lakukan sehari-hari dalam upaya memahami diri pribadi diantaranya adalah: berpikir, mengambil keputusan, melamun, instrospeksi diri dengan meninjau perbuatan kita dan reaksi hati nurani kita, mendayagunakan kehendak bebas, dan berimajinasi secara kreatif.

Komunikasi Intrapersonal
Teori Komunikasi Intrapersonal

Pemahaman diri pribadi ini berkembang sejalan dengan perubahan perubahan yang terjadi dalam hidup kita. Adapun yang menjadi pembahasan dalam artikel ini adalah teori komunikasi intrapersonal itu sendiri. Ada tiga teori komunikasi intrapersonal yang bisa Anda pahami, yaitu berikut ini:

1. Psikologi Sosial
Psikologi social adalah suatu studi ilmiah tentang pengalaman dan tingkah laku individu-individu dalma hubungan denagn situasi social. Latar belakang timbulnya psikologi sosial berasaldari beberapa pandapat, misalnya Gabriel Tarde mengatakan, pokok-pokok teori psikologi sosial berpangkal pada proses imitasi sebagai dasar dari pada interaksi social antar manusia.

Gustave Le Bon berpendapat bahwa pada manusia terdapat dua macam jiwa yaitu jiwa individu dan jiwa massa yang masing-masing berlainan sifatnya. Sigmund Freud berbeda dengan Le Bon, ia berpendapat bahwa jiwa massa itu sebenarnya sudah terdapat dan tercakup oleh jiwa individu, hanya saja tidak disadari oleh manusia itu sendiri karena memang dalam keadaan terpendam.

Pada tahun 1950 dan 1960 psikologi social tumbuh secara aktif dan program gelar dalam psikologi dimulai disebagian besar universitas. Dasar mempelajari psikologi social berdasarkan potensi-potensi manusia dimana potensi ini mengalami proses perkembangan setelah individu ituhidup dalam lingkungan. Potensi-potensi itu antara lain:
  1. Kemampuan menggunakan bahasa.
  2. Adanya sikap etik.
  3. Hidup dalam 3 dimensi


2. Teori Pengolahan Informasi (Information Processing Theory)
Teori ini menyatakan bahwa informasi mula-mula disimpan pada sensory storage (gudanginderawi), kemudian masuk short-term-memory (STM) lalu dilupakan atau dikoding untukdimasukkan ke dalam long-term-memory (LTM). Otak manusia dianalogikan dengan komputer.

Terdapat dua macam memori: memori ikonis untuk materi yang kita peroleh secara visual, danmemori ekosis untuk materi yang masuk secara auditif (melalui pendengaran). Penyimpanandisini berlangsung cepat, hanya berlangsung sepersepuluh sampai seperempat detik.Supaya dapat diingat, informasi harus dapat disandi (encoded) dan masuk pada STM.

STM hanya mampu mengingat tujuh (plus atau minus dua) bit informasi. Jumlah bit informasi disebut rintangan memori (memori span). Untuk meningkatkan kemampuan STM, para psikologi menganjurkan kita untuk mengelompokkan informasi; kelompoknya disebut chunk.

Bila informasi dapat dipertahankan pada STM, ia akan masuk pada LTM. Inilah yang umumnya disebut sebagai ingatan. LTM meliputi periode penyimpanan informasi sejak semenit sampaiseumur hidup. Kita dapat memasukkan informasi dari STM ke LTM dengan chunking, rehearsals, clustering, atau method of loci.

3. Teori Interferensi (Interference Theory)
Teori interferensi adalah sebuah teori yang menyatakan bahwa manusia lupa bukan karena kehilangan memori tetapi karena  informasi lainnya menghalangi hal yang ingin diingat. Ini menyatakan gangguan yang terjadi ketika belajar sesuatu yang baru menyebabkan lupa dari bahan yang lebih tua, atas dasar persaingan antara keduanya. Teori ini, bersama dengan teori kemerosotan (decay theory), diajukan sebagai sebab-sebab mengapa manusia dapat melupakan sesuatu.

Bergstrom, seorang psikolog Jerman, adalah orang yang melakukan studi pertama tentang interferensi pada tahun 1892. Eksperimennya itu mirip dengan tugas Stroop dan mata pelajaran yang diperlukan untuk memilah dua deck kartu dengan kata-kata menjadi dua tumpukan. Ketika lokasi itu berubah menjadi tumpukan kedua, pengurutan lebih lambat. Ini menunjukkan bahwa aturan pemilahan pertama mengganggu pembelajaran aturan pemilahan baru.

Bergstrom bersama Georg Muller Elias dan Pilzeker pada tahun 1900 mempelajari Interferensi retroaktif. Menurut teori interferensi, memori merupakan meja lilin atau kanvas. Pengalaman adalah lukisan pada meja lilin atau kanvas itu. Misalkan pada kanvas pertama sudah terlukis suatu teori, segera setelah itu kita mencoba merekam teori lainnya. Yang kedua akan menyebabkan terhapusnya rekaman pertama atau mengaburkannya.

Demikian penjelasan teori komunikasi intrapersonal. Komunikasi intrapersonal perlu Anda pahami agar tidak salah persepsi ketika ada lawan bicara Anda sedang melakukannya.

Pengertian Komunikasi Intrapersonal

Irman fsp - Komunikasi intrapersonal adalah penggunaan bahasa atau pikiran yang terjadi di dalam diri komunikator sendiri. Komunikasi intrapersonal merupakan keterlibatan internal secara aktif dariindividu dalam pemrosesan simbolik dari pesan-pesan. Seorang individu menjadi pengirimsekaligus penerima pesan, memberikan umpan balik bagi dirinya sendiri dalam proses internalyang berkelanjutan.

Komunikasi intrapersonal dapat menjadi pemicu bentuk komunikasi yanglainnya. Pengetahuan mengenai diri pribadi melalui proses-proses psikologis seperti persepsi dankesadaran (awareness) terjadi saat berlangsungnya komunikasi intrapribadi oleh komunikator.Untuk memahami apa yang terjadi ketika orang saling berkomunikasi, maka seseorang perluuntuk mengenal diri mereka sendiri dan orang lain.

komunikasi diri sendiri
contoh komunikasi intrapersonal

Karena pemahaman ini diperoleh melalui proses persepsi. Maka pada dasarnya letak persepsi adalah pada orang yang mempersepsik, bukan pada suatu ungkapan ataupun obyek. Aktivitas atau contoh dari komunikasi intrapribadi yang kita lakukan sehari-hari dalam upaya memahami diri pribadi diantaranya adalah; berdo’a, bersyukur, instrospeksi diri dengan meninjau perbuatan kitadan reaksi hati nurani kita, mendayagunakan kehendak bebas, dan berimajinasi secarakreatif.

Pemahaman diri pribadi ini berkembang sejalan dengan perubahan perubahan yang terjadidalam hidup kita. Kita tidak terlahir dengan pemahaman akan siapa diri kita, tetapi prilaku kitaselama ini memainkan peranan penting bagaimana kita membangun pemahaman diri pribadi ini. Kesadaran pribadi (self awareness) memiliki beberapa elemen yang mengacu pada identitasspesifik dari individu (Fisher 1987:134).


Elemen dari kesadaran diri adalah konsep diri, prosesmenghargai diri sendiri (self esteem), dan identitas diri kita yang berbeda beda (multiple selves). Namun, pada tahun 1992, sebuah bab dalam komunikasi, berpendapat bahwa “komunikasi intrapersonal” adalah sebuah konsep yang cacat. Bab ini pertama diperinci berbagai definisi. Komunikasi intrapersonal, tampak, muncul dari serangkaian kejanggalan logis dan linguistik.

Pengertian tentang “communicaton intrapersonal” itu sendiri adalah ambigu: banyak definisi tampak melingkar karena mereka meminjam, menerapkan dan dengan demikianmendistorsi fitur konseptual (misalnya, pengirim, penerima, pesan, dialog) ditarik darikomunikasi antar-orang normal, tidak diketahui entitas atau orang -bagian yang diduga melakukan “intrapersonal” tukar, dalam banyak kasus, sebuah bahasa yang sangat pribadi yang mengemukakan, setelah analisis, ternyata benar-benar dapat diakses dan akhirnya tidak dapat dipertahankan.

Secara umum, komunikasi intrapersonal tampaknya timbul dari kecenderungan untuk menafsirkan proses mental batin yang mendahului dan menyertai perilaku komunikatif kita seolah-olah mereka juga jenis lain proses komunikasi. Demikian pengertian komunikasi interpersonal yang dapat kami utarakan dalam artikel ini, semoga bermanfaat dan dapat berguna bagi anda.
Sumber: academia.edu