Tampilkan postingan dengan label komunikasi politik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label komunikasi politik. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 17 Desember 2016

6 Tips Menjaga Hubungan Baik Dengan Lawan Politik

Irman fsp | Sebelumnya admin sudah berbagi informasi membangun komunikasi politik yang baik dan juga beretika dalam sosialisasi politik. Nah, pada kesempatan ini akan Anda ketahui cara menjaga hubungan baik dengan lawan politik agar tetap harmonis tanpa harus bermusuhan. Mengapa harus demikian? Perlu Anda ketahui, tidak semua lawan politik itu adalah orang orang yang belum pernah Anda kenal. Nyatanya, banyak juga kan kawan Anda sendiri lebih memilih partai yang berlawanan dengan pilihan Anda.

Hal ini wajar terjadi, karena politik itu pilihan. Tidak ada paksaan sedikitpun yang mengharuskan seseorang mendukung pasangan AB dan CD. Maka dari itu, dengan adanya kawan bahkan saudara yang tentunya duluan Anda kenal mereka dengan partai politik, maka harus saling menjaga hubungan yang baik. Namun demikian, tidak sedikit juga yang sudah bermusuhan hanya karena kepentingan politik. Wah, ini parah, seharusnya ia sadar dengan hubungan mereka.

Cara menjalankan komunikasi yang baik dengan lawan politik

Nah, di atas hanya kronologis politik yang berjalan. Akan tetapi dalam artikel ini admin mengajak semua kalangan baik itu yang terlibat dalam partai politik, simpatisan politik dan sebagainya untuk bisa membuka pola pikir yang lebih cerdas agar tahu memilah yang mana lawan politik dan yang mana kawan politik pada sebuah partai politik. Bila lawan politik Anda tidak ada satu orang pun yang Anda kenal, oke lah, namun bagaimana bila lawan politik itu semua Anda kenal bahkan pernah akrap?

Baca Juga: Membangun Komunikasi Politik Yang Baik dan Beretika

Apa lagi pernah bersama sama dimasa dulu, bahkan tinggal sekamar. Secara kebetulan sudah menjadi lawan politik untuk pemilihan umum atau pilihan wakil rakyat. Haruskah bermusuhan, haruskah saling caci maki, dan sebagainya. Kami rasa itu cara orang yang tidak bisa memandang politik dengan cerdas.

Untuk itu, berikut ini ada beberapa gambaran untuk Anda yang memiliki lawan politik sementara ai adalah kawan Anda sendiri yakni di bawah ini:
  1. Membangun komunikasi yang baik
    Tidak mesti dengan relasi bahkan dengan kalangan yang satu tujuan politik dengan kita yang menjadi fokus, melainkan bisa membangun komunikasi yang baik dengan lawan sendiri.
  2. Saling Menjaga
    Selama menjalankan tugas sebagai agen politik, maka harus saling menjaga satu sama lainnya. Artinya tidak saling menjelekkan lawan politik. Selalu fokus pada tujuan walaupun kawan sendiri menjadi lawan.
  3. Berfikir Positif
    Terbuka dan transparan saat membangun hubungan politik dengan masyarakat tanpa harus menyudutkan lawan politik. Selama menjalankan tugas, sebagai agen politik harus berfikir positif.
  4. Menjalankan tujuan masing masing
    Tidak menyoalkan apa yang dilakukan lawan politik, melainkan fokus pada pekerjaan masing masing sebagai agen politik.
  5. Tidak mempengaruhi massa di lingkungan lawan
    Tidak mencari massa bahkan suara pada lingkungan lawan politik. Artinya di dusun bahkan di desa yang mempunyai kawan sebagai lawan politik tidak mempengaruhinya dengan cara cara yang tidak sehat.
  6. Sikap dewasa
    Lawan politik bukan berarti ia musuh kita, melainkan dia belum sepakat bahkan belum sejalan dengan tujuan yang sedang Anda jalani. Sebagai agen politik yang hendak mencari kawan, maka dia tentu akan menjaga sikapnya agar hubungan persahabatan tidak retak.

Terlepas dari lawan politik itu merupakan kawan kita sendiri, bahkan orang yang belum kita kenal, maka untuk menjaga hubungan baik dengan lawan politik harus memiliki sikap dewasa serta berfikir cerdas. Apa lagi lawan politik itu kawan yang dulunya pernah sebantal dengan Anda. Hal ini tentu harus dijaga betul agar hubungan tidak retak hanya gara gara politik semata.

Agar lebih langgeng lagi hubungan dengan lawan politik, maka sesekali juga bisa makan semeja bahkan minum kopi bersama. Dan cara ini juga sering kita lihat di media sosial, yang nyatanya, satu pendukung AB, sementara satunya pendukung CD. Akan tetapi mereka terlihat kompak seakan mereka satu misi dan tujuan. Padahal, mereka beda pandangan, namun bisa semeja.

Cara ini perlu diterapkan untuk Anda yang sejalan dengan tujuan artikel yang kami tuliskan ini. Artinya, walaupun kawan Anda menjadi lawan politik dalam pemilu nantinya, namun Anda juga bisa membangun komunikasi yang baik dengan kawan tersebut, yang nyatanya dia merupakan lawan politik Anda sendiri. Inilah tips yang efektif untuk menjaga hubungan baik dengan lawan politik Anda sendiri.

Senin, 05 Desember 2016

Membangun Komunikasi Politik Yang Baik dan Beretika

Irman fsp | Komunikasi politik pada dasarnya sudah menjadi pembahasan pada blog irman fsp. Dan artikel ini sudah kami jelaskan baik itu pengertian komunikasi politik, saluran politik, fungsi dan juga tujuan komunikasi politik. Nah, pada artikel kali ini, kami akan membagikan kepada pengunjung setia kami yaitu cara membangun komunikasi politik itu sendiri dengan baik dan beretika. Sedikit kami singgung terkait pengertiannya, komunikasi politik adalah pesan pesan yang melibatkan informasi politik oleh aktor politik itu sendiri.

Berbicara komunikasi politik, tentu sangat berhubungan dengan kekuasaan, suatu kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah atau komunikator politik. Hal ini tentu ada tujuan dalam pesan pesan yang disampaikan oleh komunikator atau pimpinan politik dalam sebuah organisasi. Nah, dengan sudah paham apa itu komunikasi politik, maka selanjutnya akan menjadi aplikasi lapangan yang biasa dilakukan oleh komunikator politik yaitu membangun komunikasi politik yang beretika dan baik.

Cara efektif membangun komunikasi politik

Walaupun secara umum tujuannya tepat, artinya pesan yang disampaikan oleh komunikator politik bisa diterima dengan mudah dan paham oleh khalayak. Namun cara itu belum tentu baik dan benar. Hal ini terkait dengan system politik yang berkembang. Artinya berbagai cara dilakukan yang penting pesan politik dari komunikator diterima oleh masyarakat luas.

Untuk itu, apa pun cara yang ditempuh kami bukan menyalahkan atau mengecam yang bahwa itu salah dan benar. Namun demikian, pada artikel kami juga memaparkan cara yang baik membangun komunikasi politik dan beretika menjadi satu pedoman untuk agensi (marketing) politik agar lebih bisa mendalami bagaimana yang dimaksud dengan komunikasi politik yang baik dan benar.

Untuk fungsi komunikasi politik itu dapat Anda baca pada artikel sebelumnya. Karena kami juga sudah membagikannya. Yang menjadi bacaan dalam artikel ini adalah bagaimana cara membangun komunikasi politik yang baik dan benar dengan khalayak ramai, kelompok, bahkan dengan individu itu sendiri yang beretika.

Baca Juga: Bedakan Komunikasi Dengan Komunikasi Politik

Untuk itu, dalam artikel ini irman fsp kembali membagikan cara membangun komunikasi politik yang baik dengan masyarakat luas, organisasi, dan juga individual dapat Anda ketahui di bawah ini:
  1. Efektivitas Komunikasi Politik
  2. Keberadaan Pimpinan Politik Dalam Masyarakat Jelas
  3. Memilih Agen Politik Yang Bisa Menjaga Sikap Politik
  4. Sebagai Organisasi Politik Perlu Mendirikan Sekretariat di Daerah Sebagai Pusat Layanan Publik
  5. Perlu Merekrut Tenaga Profesional Yang Mampu Meningkatkan Kinerja Politik

Tujuan dan penjelasan
Perlu Anda ketahui, peran komunikasi politik yang dibangun oleh parpol sebagai organisasi politik perlu diupayakan keefektivan dalam langkah langkah yang konkrit. Artinya komunikasi yang efektif perlu diterapkan selain dalam organisasi politik juga dapat diaplikasikan ke daerah dimana daerah tersebut menjadi prioritas pemilihan wakil rakyat bahkan wilayah kabupaten/kota.

Secara etika politik juga perlu kesadaran baik dari organisasi politik maupun wakil rakyat, serta elit politik untuk dapat membangun komunikasi politik yang baik, serta benar benar adanya keinginan kuat untuk menyerap aspirasi masyarakat. Dengan demikian, hubungan organisasi politik ini bisa terjaga dengan baik dan efektif.

Sebagai pimpinan politik juga perlu adanya ditengah tengah masyarakat tidak hanya pada saat membutuhkan masyarakat, melainkan pada sisi lainnya sebagai pimpinan juga harus bisa meluangkan waktu dan ada di tengah tengah masyarakat. Banyak yang berkembang isu, calon yang diusung oleh salah satu organisasi politik hanya bisa berada di tengah masyarakat ketika mereka perlu. Dan sesudah selesainya pemilihan hilang bagai ditelan angin.

Untuk membangun komunikasi politik yang baik dan juga beretika perlu mendidik dan menjelaskan kepada agen agen politik sebagai komunikator politik untuk menjalankan tugas organisasi politik. Hal ini juga sangat berpengruh pada sebuah organisasi politi terkait citra partai. Untuk itu, perlu adanya ciri ciri individu yang mampu membangun komunikasi politik dengan kalangan masyarakat, organisasi bahkan dengan individu lainnya.

Baca Juga: Unsur unsur Komunikasi Politik

Untuk itu, hal ini perlu adanya rekrutmen orang orang yang bisa menjalankan tugas politik secara baik dan benar dengan memberikan peluang untuk orang orang professional dalam organisasi politik dengan cara menarik mereka untuk bisa bekerja sebagai agen politik. Terlepas dari bagaimana kebijakan sebuah organisasi politik, untuk meningkatnya kinerja politik yang baik, maka perlu adanya individu yang mampu menjalankan tugas politik baik itu dari kalangan bawah menengah, dan juga untuk kalangan atas.

Yang terakhir adalah perlu adanya posko, sekretariat, atau kantor untuk perwilayah sebagai pusat pelayanan. Hal ini sangat penting agar masyarakat dapat berpartisipasi serta sebagai agen politik pun bisa dengan mudah merangkul masyarakat untuk bisa berpartisipasi dengan organisasi politik yang ada.

Hal yang terpenting adalah, sebagai komunikator politik mampu membangun komunikasi yang efektif dengan kalangan yang menjadi target. Arinya, komunikator selain mampu menjaga hubungan baik dengan relasi, juga bisa meningkatkat komitmen politiknya dengan relasi yang ada. Dengan demikian komunikasi politik akan berjalan lancar sebagaimana diharapkan.

Minggu, 04 Desember 2016

Pengertian dan Penjelasan Komunikator Politik

Irman fsp | Informasi yang disampaikan oleh individu atau kelompok yang ada tujuannya untuk kepentingan suatu organisasi dapat disebut komunikator politik. Pesan (informasi) ini biasanya ada hubungan bahkan kaitannya dengan kekuasaan pemerintah, kebijakan pemerintah, kewenangan, serta aturan pemerintahan yang bertujuan untuk mempengaruhi masyarakat ramai baik itu melalui pesan verbal maupun non verbal. Sebagai contoh komunikator politik adalah orang bahkan kelompok yang menyampaikan suatu informasi politik kepada publik, baik itu secara langsung maupun menggunakan media massa.

Individu atau orang yang mampu mempengaruhi khalayak atau masyarakat ramai, biasanya dalam suatu organisasi sangatlah penting. Bahkan bagi pimpinan organisasi tentu akan menyiapkan sosok individu yang akan diposisikan sebagai komunikator yang mampu memberikan informasi kepada khalayak serta dapat mempengaruhinya. Dengan demikian, tujuan suatu organisasi politik dapat berkembang serta cepat dan dikenal oleh khalayak. Hal ini merupakan salah satu tugas komunikator politik.

Penjelasan komunikator politik dan contohnya

Komunikator juga merupakan pihak yang menggunakan media massa dengan teknologi modern yang bertujuan untuk menyebarluaskan suatu informasi yang dapat ditangkap dengan cepat oleh publik. Komunikator politik ini juga bisa berperan sebagai penyampaian informasi secara langsung terhadap publik serta bisa menggunakan alat media massa dengan tujuannya adalah menyebarkan informasi, pemahaman, wawasan, serta solusi kepada masyarakat luas tanpa diketahui keberadaannya.

Secara identitas individu sebagai komunikator politik ini jelas. Artinya ia terdaftar dan bekerja untuk sebuah organisasi politik. Ia pun dibayar dan tugasnya khusus untuk mempengaruhi massa agar suatu yang Ia targetkan bisa berhasil. Sebagai contoh dapat Anda ketahui seperti timses atau tim pemenangan suatu pasangan calon kandidat partai politik. Sebagai komunikator politik, tentu ia akan bekerja semaksimal mungkin agar pasangan yang ai promosikan terpilih dan menang dalam pemilihan umum (Pemilu).

Baca Juga: Ciri ciri Agen Politik Yang Bisa Merusak Citra Partai

Adapun enam (6) aspek komunikator sebagai pemimpin politik yakni sebagai berikut:
  1. Karakteristik kepemimpinan politik
  2. Komunikor dalam kepemimpinan politik
  3. Ikatan komunikasi antar kepemimpinan politik
  4. Citra rakyat sebagai komunikator dalam kepemimpinan politik
  5. Karakteristik sosial dalam kepemimpinan politik
  6. Pemilihan pemimpin politik

Menurut Nimmo (1989) mengklasifikasikan ada tiga (3) komunikator utama dalam politik yakni sebagai berikut:
  1. Politikus.
    Merupakan seseorang yang terlibat dalam politik, dan kadang juga termasuk para ahli politik. Politikus juga termasuk figur politik yang ikut serta dalam pemerintahan atau orang orang yang memegang jabatan pada pemerintah, baik itu jabatan dipilih, ditunjuk atau karir politik. Sebagai contoh ia adalah pejabat eksekutif, legislative, atau yudikatif.
  2. Profesional.
    Merupakan individu yang menjalankan tugas sebagai komunikator atau dengan keahlian mereka bisa mencari rezeki. Sebagai contoh mereka adalah jurnalis yang merupakan karyawan pada perusahaan berita dan juga promotor yang merupakan individu dibayar untuk mengajukan kepentingan langganan tertentu. Seperti agen publisitan tokoh masyarakat, personil hubungan masyarakat dengan suatu organisasi atau pemerintah.
  3. Aktivis.
    Merupakan sebagai komunikator politik utama yang bertindak sebagai saluran organisasi bahkan individual. Sebagai aktivis cukup terlibat baik dalam politik dan semiprofesional dalam komunikasi politik. Mewakili tuntutan keanggotaan pada suatu organisasi, serta melaporkan keputusan dan juga kebijakan pemerintah kepada anggota sebuah organisasi.

Demikian pengertian komunikator politik beserta penjelasan singkat dari irman fsp pada artikel kali ini. Semoga dengan adanya informasi komunikasi politik dapat memberi pemahaman untuk pengunjung setia kami. Dan untuk mengetahui materi lainnya dapat Anda baca diartikel lainnya yang ada pada blog irman fsp ini, terima kasih.

Selasa, 01 November 2016

Ciri Ciri Agen Sosialisasi Yang Bisa Merusakkan Citra Partai

Irman fsp | Hello sahabat pengunjung setia, dimanapun Anda berada kami mengucapkan banyak terima kasih terhadap kontribusi yang sudah Anda berikan ke irman fsp. Apa kontribusinya? Yaitu senantiasa dan selalu betah berada pada blog sederhana ini. Untuk itu, kami pun semangat dalam berbagi informasi terbaru dan terupdate.

Dalam artikel ini tentu kami paparkan informasi yang sedang hangat ciri ciri agen sosialisasi politik yang bisa merusak nama partai. Mengapa artikel ini hangat kita perbincangkan? Kita tahu Indonesia akan menghadapi pemilihan umum secara serentak pada tahun 2017 mendatang. Untuk itulah kami rasa informasi ini penting Anda ketahui, apa lagi untuk partai besar yang tentunya tidak mau citra partainya rusak.

Tipe agen sosialisasi politik perusak nama partai politik
Poto: https://sihalohoisme.files.wordpress.com

Harus Anda ketahui, bahwa membangun citra partai tidak semudah menelan air liur. Hal ini tentu membutuhkan proses beserta kerja keras agar partai yang sedang dibangun dikenal oleh khalayak secara baik. Selanjutnya, bila nama partai sudah dikenal oleh masyarakat luas dan sangat melekat dalam benak masyarakat, tentu harus dijaga bukan.

Maka dari itulah, penting kami sampaikan melalui media sosial ini agar nama partai atau citra partai tidak rusak hanya karena oknum agen sosialisasi politik yang kurang profesional. Setujukah Anda citra partai mudah rusak hanya karena dengan arogansi oknum agen agen sosialisasi politik tersebut? Kami rasa setuju aja ya.

Baca Juga: Bedakan Komunikasi Dengan Komunikasi politik

Bila Anda sepakat dengan apa yang disampaikan di atas, terkait oknum agen politik yang bisa merusak nama bahkan citra partai. Maka mari kita simak ciri ciri agen politik yang bisa merusak nama partai yakni sebagai berikut:
  1. Agen politik sombong dan angkuh.
    Sikap yang beginian tentu tidak akan sukses dalam menjalankan tugas politiknya dalam merangkul masa. Apa lagi dengan tingkah sombong dan keangkuhannya bisa membuat nama partai rusak. Tipe agen politik yang sombong dan angkuh tidak akan pernah bisa bersatu dengan masyarakat, hal ini tentu bisa kita lihat di lapangan oknum agen politik yang miliki gaya demikian.
  2. Agen politik tidak bisa bermasyarakat.
    Agen yang tidak bisa bersahabat dengan kalangan masyarakat tentu akan sangat susah saat melakukan kegiatan politik. Salah satunya saat melakukan kampanye politik, hal ini sangat sulit sekali dalam menyampaikan informasi politik.
  3. Agen politik egois.
    Agar politik yang miliki tipe egois juga demikian. Karena hanya penyampaian informasi dari agen saja yang diterima, sementara dari kalangan masyarakat tidak ditanggapi. Apa lagi dengan sifat egoisnya yang tinggi, hal ini tentu akan berdampak buruk pada citra partai politik.
  4. Agen politik lebih mementingkan kepentingan.
    Selanjutnya tentu pernah kita dapatkan terkait dengan kepentingan agen politik saja. Tipe yang beginian biasanya mau berdiskusi atau berinteraksi dengan masyarakat saat ada kepentingan saja. Lebih dari itu akan menghilang seakan tidak ada keperluan lagi dengan masyarakat.
  5. Agen politik tidak paham politik.
    Terakhir adalah agen politik yang tidak paham dengan politik. Ini sungguh lucu sekali ya, bagaimana tidak, agen politik yang melakukan kegiatan politik namun kurang bahkan tidak paham yang dilakukannya. Apalagi tujuan politik kedepan, bila ini terjadi maka sudah dapat dipastikan nama serta citra partai akan tenggelam.

Perlu kita pahami secara seksama, akan sangat kacau bila pimpinan partai politik kurang jeli dalam memberikan suatu tugas saat menjalankan aktivitas politik. Apalagi sudah dia ketahui, namun tetap mempertahankannya sebab sudah terlanjur dekat atau ada jaringan saudara. Hello bos, ini politik bukan permainan.

Untuk itu, sebagai ketua atau pimpinan partai perlu mengkaji kembali, mungkin selama ini partai yang sedang Anda pimpin sangat jelek di mata masyarakat. Kita sadar partai tidak salah dan tidak akan pernah salah, hanya oknum yang menjalankan aktivitas partai yang bisa menyebabkan citra partai rusak bahkan sangat sensi di mata khalayak.

Rabu, 18 Mei 2016

Bedakan Komunikasi dengan Komunikasi Politik

Irman fsp – Dalam artikel kali ini kami hanya memberi pandangan serta pemahaman proses penyampaian informasi. Baik itu komunikasi maupun komunikasi politik. Komunikasi pada dasarnya interaksi kita dengan masyarakat, kelompok masyarakat, bahkan personal lainnya. Begitu juga dengan komunikasi politik. Yang membedakan komunikasi dengan komunikasi politik hanya tujuan dari apa yang disampaikan komunikator (pusat informasi) kepada komunikan (penerima informasi).

komunikasi politik
Perbedaan komunikasi dan komunikasi politik

Mengapa kami menyajikan informasi ini? Penting Anda ketahui serta dipahami karena di Indonesia khususnya Aceh akan menghadapai pemilu kada. Maka dengan itu, dengan adanya artikel yang kami bagikan ini, dapat menjadi pedoman bagi Anda dalam menanggapi proses komunikasi itu sendiri.

Komunikasi politik sangat impossible tanpa ada tujuan dalam proses penyampaian informasi. Terlepas dari apa tujuan komunikasi itu sendiri. Ini tentu ada tujuan dan harapan apa saja yang sudah disampaikan atau pada saat berorasi dihadapan masyarakat ramai (komunikasi publik) dan juga secara personal. Komunikasi politik biasanya digunakan pada saat menjelang pemilu saja, dan ada juga pada saat membangun relasi dengan tujuan politik.


Nah, bila hanya berkomunikasi tanpa ada politiknya, maka dapat dikatakan komunikasi non politik. Artinya komunikasi yang disampaikan tanpa ada tujuan politik. Komunikasi yang akan berjalan tanpa politik biasanya hanya sebatas basa basi bahkan berdiskusi. Komunikasi ini pula tanpa ada tujuan kekuasaan dalam kontek politik.

Harus dapat Anda pahami, supaya tidak menjadi kesalahpahaman dalam menanggapi informasi yang ada. Dan ini sangat penting untuk Anda pelajari guna mengetahui yang mana komunikasi tanpa ada tujuan kekuasaan atau kepentingan serta komunikasi dalam membangun tujuan politik itu sendiri.

Demikian informasi perbedaan komunikasi dengan komunikasi politik yang dapat kami sampaikan. Ini hanya sebatas pemahaman dasar supaya dapat memilah milah informasi yang Anda dapatkan dari komunikator itu sendiri. Semoga bermanfaat dan berguna.

Minggu, 06 Maret 2016

Fungsi Komunikasi Politik dan Penjelasannya

Irman fsp | Pada artikel ini kami juga mengutarakan fungsi komunikasi politik dan penjelasannya. Pada artikel sebelumnya kami juga sudah menjelaskan terkait pengertian komunikasi politik. Maka, dalam artikel ini juga menjelaskan apa saja fungsi komunikasi politik, tujuannya untuk memudahkan anda dalam mencari informasi komunikasi politik. Komunikasi politik merupakan jalan mengalirnya informasi melalui masyarakat serta melalui berbagai struktur yang ada dalam sistem politik.

Fungsi komunikasi politik merupakan struktur politik yang menyerap berbagai aspirasi, pandangan dan gagasan yang berkembang dalam masyarakat dan menyalurkan sebagai bahan dalam penentuan kebijakan. Dalam demikian fungsi membawakan arus informasi timbal balik seperti dari masyarakat kepada pemerintahan dan dari pemerintahan ke masyarakat.

penjelasan komunikasi politik
Poto: komunikasipraktis com

Fungsi komunikasi politik secara teoritis yaitu mewujudkan kondisi negara yang stabil dengan  terhindar dari faktor faktor negatif. Fungsi komunikasi politik dalam hubungan antara supra dengan infrastruktur politik, berfungsi sebagai jembatan penghubung antara dua suasana tersebut dalam totalitas nasional. Fungsi komunikasi politik itu terutama dijalankan oleh media massa, baik itu media cetak maupun media elektronik. Dengan demikian media massa memiliki peranan yang strategis dalam sistem politik.


Adapun yang dimaksud dengan fungsi komunikasi politik sebagaimana yang di paparkan pada (academia.edu) komunikasi politik, ialah suatu bidang atau disiplin yang menelaah perilaku dan kegiatan komunikasi yang bersifat politik, mempunyai akibat politik, atau berpengaruh terhadap perilaku politik.

Dengan demikian, pengertian komunikasi politik dapat dirumuskan sebagai suatu proses pengoperasian lambang-lambang atau simbol-simbol komunikasi yang berisi pesan-pesan politik dari seseorang atau kelompok kepada orang lain dengan tujuan untuk membuka wawasan dan cara berfikir serta memengaruhi sikap dan tingkah laku khalayak yang menjadi target politik

Fungsi komunikasi politik dapat dibedakan kepada dua bagian “Pertama, fungsi komunikasi politik yang berada pada struktur pemerintah (Suprastruktur Politik) atau disebut pula dengan istilah the governmental political sphere, berisikan informasi yang menyangkut kepada seluruh kebijakan yang dilaksanakan oleh pemerintah, isi komunikasi ditujukan kepada upaya untuk mewujudkan loyalitas dan integritas nasional untuk mencapai tujuan negara yang lebih luas”.

Kedua, fungsi yang berada pada struktur masyarakat (infrastruktur politik) yang disebut pula dengan istilah the socio political sphere, yaitu sebagai agredasi kepentingandan artikulasi kepentingan, dimana kedua fungsi tersebut sebagai proseskomunikasi yang berlangsung diantara kelompok asosiasi dan proses penyampaianatau penyaluran isi komunikasi terhadap pemerintah dari hasil agredasi danartikulasi tersebut


Sebagaimana dijelaskan di atas terkait fungsi komunikasi politik, maka mengutip dari (academia/6/3/2016) juga menguraikan fungsi komunikasi politik di bawah ini sebagai berikut:
  1. Memberikan informasi kepada masyarakat terhadap usaha-usaha yang dilakukan lembaga politik maupun dalam hubungannya dengan pemerintah dan masyarakat.
  2. Melakukan sosialisasi tentang kebijakan, program, dan tujuan lembaga politik.
  3. Memberi motivasi kepada politisi, fungsionaris, dan para pendukung partai.
  4. Menjadi platform yang bisa menampung ide-ide masyarakat, sehingga menjadi bahan pembicaraan dalam bentuk opini publik.
  5. Mendidik masyarakat dengan pemberian informasi, sosialisasi tentang cara-cara pemilihan umum dan penggunaan hak mereka sebagai pemberi suara.
  6. Menjadi hiburan masyarakat sebagai “pesta demokrasi” dengan menampilkan para juru kampanye, artis, dan para komentator atau pengamat politik.
  7. Memupuk integrasi dengan  mempertinggi rasa kebangsaan guna menghindari konflik dan ancaman berupa tindakan separatis yang mengancam persatuan nasional.
  8. Menciptakan iklim perubahan dengan mengubah struktur kekuasaan melalui informasi untuk mencari dukungan masyarakat luas terhadap gerakan reformasi dan demokratisasi.
  9. Meningkatkan aktivitas politik masyarakat melalui siaran berita, agenda setting, maupun komentar-komentar politik.
  10. Menjadi watchdog atau anjing penjaga dalam membantu terciptanya good governance yang transparansi dan akuntabilitas

Demikian penjelasan fungsi komunikasi politik yang  dapat kami uraikan. Semoga dengan adanya penjelasan fungsi komunikasi politik pada artikel kali ini dapat membantu anda dalam mencari informasi atau bahan perkuliahan anda

Pengertian Komunikasi Politik dan Penjelasannya

Irman fsp | Para pakar teoritis ilmu politik dan ilmu komunikasi berupaya untuk memberikan suatu pengertian tentang komunikasi politik. Sulit kiranya untuk memunculkan suatu pengertian yang dapat memenuhi semua disiplin ilmu. Namun demikian, upaya memaksimalkan para pakar telah memberi kontribusi yang sangat berharga di dalam memperkaya rujukan ilmu pengetahuan, yang khususnya ilmu komunikasi. Untuk itu, dalam artikel ini kami juga memberi sedikit gambaran serta penjelasan mengenai pengertian komunikasi politik.

Komunikasi Politik merupakan komunikasi yang melibatkan pesan pesan politik dan aktor-aktor politik, atau berkaitan dengan kekuasaan, pemerintahan, dan kebijakan pemerintah. Komunikasi politik itu juga lebih ke arah kepentingan politik yang tentunya melibatkan aktor atau agen politik dalam hal penyempaian informasi politik. Menurut pendapat Roelofs mengangkat buah pikirannya tentang komunikasi politik dalam kalimat sederhana yang menyatakan bahwa komunikasi politik adalah pembicaraan tentang politik atau kegiatan politik adalah berbicara.

Komunikasi politik menurut ahli
Poto: okezone com

Pengertian lain yang disampaikan oleh Rusadi Kantaprawira seorang pakar hukum, melihat komunikasi politik dari sisi kegunaannya. Dan ia berpendapat bahwa pengertian komunikasi politik adalah untuk menghubungkan pikiran politik yang hidup dalam masyarakat, baik itu pikiran intern golongan, instansi, asosiasi, dan juga sektor kehidupan politik pemerintah.

Pengertian Komunikasi Politik
Komunikasi Politik adalah suatu proses dan kegiatan-kegiatan membentuk sikap dan perilaku politik yang terintegrasi ke dalam suatu sistem politik dengan menggunakan simbol-simbol yang berarti. Komunikasi politik bukan membahas suatu proses yang bersifat temporer atau situasional tertentu, akan tetapi pembahasan komunikasi politik akan menampakkan karakter sebagai identitas keilmuan

Beberapa ilmuan melihat Komunikasi Politik sebagai suatu pendekatan dalam pembangunan politik. Komunikasi Politik meletakkan basis untuk menganalisis permasalahan yang muncul dan berkembang dalam keseluruhan proses dan perubahan politik suatu bangsa.
  • Fagen, (1966) Communicatory activity considered political by virtue of its consequences, actual, and potential, that it has for the funcioning of political systems.
  • Meadow, (1980) Political communication refers to any exchange of symbols or messages that to a significant extent have been shaped by or have consequences for the political system.

Berdasarkan pemikiran pemikiran para pakar yang sudah diutarakan di atas, maka dapat kita simpulkan serta mencoba memberikan sedikit penjelasan terkait pengertian komunikasi politik yakni suatu proses dan kegiatan kegiatan membentuk sikap dan perilaku politik yang terintegrasi ke dalam suatu sistem politik dengan menggunakan simbol simbol yang bermakna atau berarti.

Komunikasi politik adalah pesan pesan yang disampaikan oleh komunikator politik baik itu secara langsung maupun tidak langsung kepada komunikan atau kepada masyarakat luas, atau menyampaikan pesan politik kepada khalayak umum baik itu secara tatap mata maupun melalui media massa.
Pengertian tersebut menunjukkan kepada sikap dan perilaku individu yang berada dalam lingkungan sistem politik yang mencerminkan suatu bangunan kehidupan negara dengan segala kompleksitasnya untuk mencapai ideal negara sehingga akan tampak jelas perpaduan seluruh unsur yang ada dalam lingkup negara merupakan produk komunikasi politik.

Komunikasi Politik Menurut Pendapat Ahli
Adapun terkait dengan pengertian komunikasi politik sebagaimana dijelaskan di atas. Maka, para ahli pun juga berpendapat tentang komunikasi politik itu sendiri. Berikut penjelasannya:
  • Menurut Maswadi Rauf, Pengertian Komunikasi Politik adalah sebagai objek kajian ilmu politik, karena pesan-pesan yang diungkapkan dalam proses komunikasi bercirikan politik yaitu berkaitan dengan kekuasaan politik negara, pemerintahan dan juga aktivitas komunikator dalam kedudukan sebagai pelaku kegiatan politik. Maswadi Rauf melihat komunikasi politik dari dua dimensi, yaitu komunikasi politik sebagai kegiatan pollitik dan sebagai kegiatan ilmiah.
  •  Astrid S. Soesanto juga berpendapat bahwa, pengertian komunikasi politik yang hampir diwarnai kajian ilmu hukum. Pengertian Komunikasi Politik ialah komunikasi yang diarahkan pada pencapaian suatu pengaruh sedemikian rupa, sehingga pada masalah yang dibahas oleh jenis kegiatan komunikasi ini dapat mengikat semua warganya melalui suatu sanksi yang ditentukan bersama oleh lembaga-lembaga politik.
  •  Menurut Roelofs dan Barn Lund, Pengertian Komunikasi Politik adalah politik yang berbicara atau untuk menempatkan masalah ini, lebih tepatnya aktivitas politik (politisasi) berbicara. Dari pengertian komunikasi politik yang diungkapkan Roelofs dan Barn, walaupun sangat sederhana, namun cukup memberi isyarat bahwa komunikasi politik lebih memusatkan kajiannya pada bobot materi muatan yang berisi pesan-pesan politik (isu politik, peristiwa dan perilaku politik individu-individu baik sebagai penguasa maupun yang berada dalam asosiasi-asosiasi kemasyarakatan atau asosiasi politik.
  • Mueller (1973) mengetengahkan bahwa Komunikasi Politik didefinisikan sebagai hasil yang bersifat politik apabila menekankan pada hasil. Sedangkan definisi Komunikasi Politik jika menekankan pada fungsi komunikasi politik dalam sistem politik, adalah komunikasi yang terjadi dalam suatu sistem politik dan antara sistem tersebut dengan lingkungannya.
  • Almond dan Powell mendefinisikan Komunikasi Politik sebagai fungsi politik bersama-sama  fungsi artikulasi, agregasi, sosialisasi dan rekruitmen yang terdapat di dalam suatu sistem politik dan komunikasi politik merupakan prasyarat (prerequisite) bagi berfungsinya fungsi-fungsi politik yang lain.
  • Gabriel Almond (1960) menyatakan bahwa komunikasi politik adalah salah satu fungsi yang selalu ada dalam setiap sistem politik. “All of the functions performed in the political system, political socialization and recruitment, interest articulation, interest aggregation, rule making, rule application, and rule adjudication, are performed by means of communication.”
  • Miriam Budiardjo - Komunikasi politik merupakan salah satu fungsi partai politik, yakni menyalurkan aneka ragam pendapat dan aspirasi masyarakat dan mengaturnya sedemikian rupa "penggabungan kepentingan" (interest aggregation” dan “perumusan kepentingan” (interest articulation) untuk diperjuangkan menjadi public policy.

Demikian penjelasan pengertian komunikasi politik yang  dapat kami uraikan. Proses penyampaian pesan atau informasi dari pihak komunikator politik kepada komunikan atau kepada khalayak ramai yang bersifat kepentingan politik, dan itu lah yang dimaksud dengan komunikasi politik. Semoga bermanfaat dan berguna bagi kami sendiri beserta untuk kita semua.

Sumber:
Rochhajat Harun dan Sumarno AP, 2006. Judul Buku : Komunikasi Politik sebagai Suatu Pengantar. Penerbit CV Mandar Maju : Bandung.