Showing posts with label komunikasi publik. Show all posts
Showing posts with label komunikasi publik. Show all posts

Sunday, 31 March 2019

Uraian Proses Komunikasi Bisnis

Apa itu komunikasi bisnis? Menurut salah seorang pakar yakni, Djoko Purwanto komunikasi bisnis merupakan komunikasi yang digunakan dalam dunia bisnis yang mencangkup berbagai macam bentuk komunikasi, baik itu verbal maupun non-verbal guna mencapai suatu tujuan tertentu.

Tahapan komunikasi bisnis

Lalu apa sih tujuan dari komunikasi bisnis? Pada dasarnya ada 3 tujuan utama dalam komunikasi bisnis, selain memberi informasi, persuasi, dan juga melakukan kolaborasi dengan pelanggan. Nah, untuk lebih jelas maka anda boleh membaca artikel sebelumnya yang sudah pernah irmanfsp.com paparkan yakni, tujuan dan unsur unsur komunikasi bisnis.

Saya harap kalian sudah membaca artikel sebelumnya agar lebih paham kontek komunikasi bisnis. Dan untuk selanjutnya, maka kita akan lanjut ke proses komunikasi bisnis agar kamu juga tahu bagaimana terjadinya komunikasi dalam kontek bisnis. Perlu anda ketahui, biasanya komunikasi ini sering digunakan oleh perusahaan atau organisasi yang bertujuan untuk melancarkan projek bisnis.

Dalam hal ini kamu juga harus mampu membangun komunikasi yang baik agar tujuan bisnis anda lancar. Hal ini tentu perlu belajar cara berkomunikasi dengan pelanggan bisnis anda sendiri. Kamu juga harus memahami karakter dan kemauan pelanggan agar projek bisnis yang akan dusepakati bisa sukses.

Proses Komunikasi Bisnis
Pada hakikatnya, proses komunikasi ini yakni, bagaimana komunikator menyampaikan suatu pesan kepada komunikannya, sehingga dapat menciptakan sebuah persamaan makna antara komunikan dengan komunikatornya. Hal ini bertujuan guna untuk bisa terciptanya komunikasi yang efektif (sesuai dengan tujuan dari komunikasi pada umumnya).

Baca Juga: 7 Prinsip Dasar Komunikasi Bisnis

Proses komunikasi dapat terjadi apabila ada interaksi antarmanusia dan ada penyampaian pesan untuk mewujudkan motif komunikasi. Artinya komunikasi ini terjadi bila ada dua unsur yakni komunikasi dan komunikator itu sendiri. Bila kita kaitkan dengan komunikasi bisnis, maka prosesnya akan terjadi bila terlibat unsur beserta tujuan yang ada.

Sebagai contoh, kamu akan mengembangkan bisnis kerupuk. Maka, yang akan kamu perlukan adalah media dan juga marketing sebagai unsur melancarkan bisnis itu sendiri. Jadi prosesnya adalah kamu berkomunikasi dengan mereka dalam kontek bisnis untuk melancarkan bisnis tersebut.

Proses komunikasi bisnis sama halnya juga dengan proses komunikasi pada umumnya. Komunikasi bisnis diawali dengan adanya ide atau gagasan yang dimiliki oleh pengirim pesan. Selain itu juga memikirkan sebuah tujuan dari keberhasilan bisnis yang ada. Seperti yang kita ketahui bahwa pengiriman pesan baik secara personal maupun publik. Dalam kontek bisnis, proses komunikasi ini akan melibatkan semua kategori komunikasi yang ada.

Saturday, 16 February 2019

Dianggap Lupa Bapak, CEO Bukalapak Minta Maaf

Tidak dapat disalahkan begitu saja terkait dengan pendapat. Sama halnya dengan kicauan CEO sekaligus founder Bukalapak Achmad Zaky yakni "Presiden Baru". Bahkan ia merasa terkejut saat bangun tidur melihat tweetnya jadi viral.

Dihari yang sama, Achmad Zaky memperjelas dari apa yang dia maksud terkait dengan tweetnya. Tujuan CEO Bukalapak ini sebenarnya ingin menyampaikan fakta bahwa menurutnya perlu melakukan investasi di riset dan SDM kelas tinggi agar kedepan negara indonesia lebih maju bahkan tidak kalah dengan negara lain.

Achmad Zaky meluruskan mispersepsi terkait dengan Presiden Baru

Tidak hanya itu, founder bukalapak pun berharap agar industri teknologi atau industri berbasis pengetahuan kedepannya semakin maju. Dikarenakan cuitan CEO dan juga Founder Bukalapak ini berujung banyak yang salah paham. Maka, Achmad Zaky pun melontarkan kata maaf melalui akun twitter pribadinya.

Achmad Zaky juga ingin meluruskan atas terjadinya mispersepsi terkait dengan tweetnya yakni "Presiden Baru" yang sehingga banyak sekali lahir hashtag2 seperti #UninstallJokowi, #ShutDownJokowi, dan juga #InstallPrabowo yang juga ikut viral saat ini.

Karena dianggap lupa bapak, CEO beserta Founder Bukalapak pun ikut meluruskan mispersepsi ini dengan cara menulis beberapa tweet melalui akun twitternya. Berikut beberapa pesan yang disampaikan oleh Achmad Zaky yakni, di bawah ini.

dianggap lupa bapak, Achmad Zaky CEO Bukalapak minta maaf

Saturday, 20 May 2017

Tujuan dan Bentuk Komunikasi Pemasaran

Irman fsp | Komunikasi pemasaran (marketing communication) merupakan proses dimana komunikasi yang dilakukan oleh komunikator dengan komunikan baik itu secara langsung maupun tidak langsung guna untuk memperkenalkan suatu produk atau merek yang diperdagangkan oleh perusahaan. Komunikasi pemasaran ini juga sering dilakukan oleh agen atau sering disebut dengan marketing atau sales.

Komunikasi pemasaran juga dapat dikatakan suatu kegiatan komunikasi yang dilakukan oleh pembeli dan penjual dan merupakan kegiatan yang membantu dalam pengambilan keputusan di bidang pemasaran serta mengarahkan pertukaran agar lebih memuaskan dengan cara menyadarkan semua pihak untuk berbuat lebih baik.

Komunikasi pemasaran adalah aspek penting dalam keseluruhan misi pemasaran serta penentu suksesnya pemasaran. Komunikasi pemasaran dapat dipahami dengan menguraikan dua unsur pokoknya yaitu komunikasi dan pemasaran, komunikasi adalah proses dimana pemikiran dan pemahaman disampaikan antar individu, atau antar organisasi dengan individu.

Tujuan dan Bentuk Komunikasi pemasaran

Pemasaran adalah sekumpulan kegiatan dimana perusahaan dan organisasi lainnya mentranfer nilai nilai (pertukaran) antara mereka dengan pelanggannya. Sedangkan komunikasi pemasaran mempresentasikan gabungan semua unsur dalam bauran pemasaran merek yang memfasilitasi terjadinya pertukaran dengan menciptakan suatu arti yang disebarluaskan kepada pelanggan atau kliennya.

Tujuan Komunikasi Pemasaran
Tujuan dari komunikasi pemasaran adalah Menyebarkan informasi dari suatu produk, Mempengaruhi untuk melakukan pembelian atau menarik konsuman pesaing untuk beralih merk (Komunikasi persuasif), Mengingatkan audien untuk melakukan pembelian ulang (Komunikasi mengingatkan kembali).

Secara garis besar, tujuan dari komunikasi pemasaran ini sudah sangat jelas. Artinya bisa memperoleh keuntugan (profit) dari proses pemasaran itu sendiri. Namun tujuan lain dari komunikasi pemasaran juga dapat anda ketahui di bawah ini:
  1. Informasi.
    Memberikan informasi melalui media yang tersedia kepada khalayak,  sehingga khlayak mengetahui. Contoh iklan-iklan di media massa, baik media televisi, media cetak seperti koran maupun media baru seperti facebook, twitter, hingga media outdoor seperi baliho, dan poster, kesemua iklan tersebut pada intinya memberikan informasi kepada khalayak atau pun konsumen.
  2. Persuasi (mempengaruhi).
    Setelah tujuan komunikasi pemasaran itu sebagai informasi namun ternyata pesan yang di sampaikan melalui iklan tersebut sifatnya mempengaruhi atau pun Mengajak khalayak untuk membeli, produk yang di iklankan tersebut. Seperti contoh dalam iklan
  3. Menjaga Kesetiaan.
    Tujuan dari komunikasi pemasaran disini yaitu, menjaga kesetiaan, dalam artian produk yang kita tawarkan betul-betul berkualitas, dan menjaga kualitas produk yang kita pasarkan, artinya setelah produk kita diminati banyak orang lantas kita mengurangi, item-item yang penting dalam produk, sehingga mengurangi kualitas sehingga konsumen tidak lagi tertarik terhadap produk kita.

Seluruh usaha komunikasi pemasaran diarahkan kepada pencapaian satu atau lebih tujuan. Adapun menurut Terence A. Shimp (2003: 160) terkait dengan tujuan dari komunikasi pemasaran antara lain sebagai berikut:
1. Membangkitkan keinginan terhadap kategori produk.
Pada akhirnya, setiap organisasi pemasaran bertujuan untuk meraih konsumen agar memilih produknya dan bukan produk pesaingnya.

2. Menciptakan kesadaran akan merek.
Setelah keinginan akan suatu kategori produk tercipta, para pemasar bersaing satu sama lain untuk mendapatkan bagian dari jumlah total pengeluaran konsumen, setiap pemasar berusaha menciptakan permintaan sekunder untuk merek tertentu mereka.

3. Mendorong sikap positif dan mempengaruhi niat membeli.
Setiap pemasaran perlu mengarahkan usaha mereka pada penciptaan kesadaran akan merek dan mempengaruhi sikap serta niat positif akan merek.

4. Memfasilitasi Pembelian.
Iklan yang efektif, dispay yang menarik di dalam toko, serta variabel pemasaran lainnya berfungsi untuk memfasilitasi pembelian dan memberikan solusi atas persoalan yang ditimbulkan oleh variabel bauran pemasaran non promosi (produk, harga, dan distribusi).

Di atas merupakan beberapa tujuan dari komunikasi pemasaran. Hal ini juga merupakan salah satu strategi promosi bisnis yang dapat dilakukan oleh marketing itu sendiri. Lalu bagaimana bentuk dari komunikasi pemasaran? Simak penjelasan selanjutnya terkait bentuk komunikasi pemasaran persembahan Irman fsp.

Bentuk Komunikasi Pemasaran
Komunikasi pemasaran meliputi tiga tujuan utama, yaitu untuk menyebarkan informasi (komunikasi informatif), mempengaruhi untuk melakukan pembelian atau menarik konsumen (komunikasi persuasif), dan mengingatkan khalayak untuk melakukan pembelian ulang (komunikasi mengingatkan kembali). Selain memiliki tujuan, maka anda juga perlu mengetahui bentuk komunikasi pemasaran sebagaimana yang di jelaskan di bawah ini.

Baca Juga: Pemasaran dan Perilaku Konsumen

Adapu menurut Terence A. Shimp (2003) terkait dengan bentuk utama dari komunikasi pemasaran antara lain sebagai berikut:
  1. Penjualan perorangan (personal selling).
    Personal selling adalah bentuk komunikasi pemasaran antar individu dimana tenaga penjual/ wiraniaga menginformasikan, mendidik dan melakukan persuasi kepada calon pembeli untuk membeli produk/ jasa perusahaan. Usaha penjualan ini disederhanakan dengan memberikan diskon perkenalan kepada pengecer dan meyakinkan mereka melalui iklan, pemberian contoh produk secara cuma-cuma dan kupon yang dapat mendongkrak penjualan.
  2. Periklanan (advertising).
    Iklan merupakan komunikasi massa melalui surat kabar, majalah, radio, televisi dan media lain (billboard, internet, dan sebagainya), atau komunikasi langsung yang didesain khusus untuk pelanggan antar bisnis (business-to-business) maupun pemakai akhir. Kedua bentuk komunikasi ini dibiayai oleh sponsor tertentu (si pengiklan), tetapi dikategorikan sebagai komunikasi massa (non personal) karena perusahaan sponsor tersebut secara simultan berkomunikasi dengan penerima pesan yang beraneka ragam, bukan kepada individu tertentu/ personal atau kelompok kecil. Iklan langsung (direct advertising), biasa disebut pemasaran berdasarkan data base marketing, telah mengalami pertumbuhan pesat akibat efektifitas komunikasi yang terarah serta teknologi komputer yang memungkinkan hal itu terjadi.
  3. Promosi penjualan (sales promotional).
    Promosi penjualan terdiri dari semua kegiatan pemasaran yang mencoba merangsang terjadinya pembelian dalam waktu yang singkat. Promosi penjualan yang berorientasi perdagangan memberikan berbagai jenis bonus untuk meningkatkan respon dari pedagang besar dan pengecer. Promosi penjualan berorientasi konsumen menggunakan kupon, kontes/ undian, potongan harga setelah pembelian dan lain-lain.
  4. Pemasaran sponsorship (sponsorship marketing).
    Pemasaran sponsorship adalah aplikasi dalam mempromosikan perusahaan dan merek mereka dengan mengasosiasikan perusahaan atau salah satu dari merek dengan kegiatan tertentu.
  5. Publisitas (publicity).
    Publisitas biasanya dilakukan dalam bentuk berita atau komentar editorial mengenai produk atau jasa dari perusahaan. Bentuk-bentuk ini dimuat dalam media cetak atau televisi secara gratis karena perwakilan media menganggap informasi tersebut penting dan layak disampaikan kepada khalayak mereka. Dengan demikian publisitas tidak dibiayai oleh perusahaan yang mendapatkan manfaatnya.
  6. Komunikasi di tempat pembelian (point-of-purchase communication).
    Komunikasi di tempat pembelian melibatkan peraga, poster, tanda dan berbagai materi lain yang didesain untuk mempengaruhi keputusan untuk membeli di tempat pembelian. Secara ringkas manajer komunikasi pemasaran mempunyai berbagai alat komunikasi yang dapat mereka gunakan. Pentingnya alat-alat ini dan aplikasinya secara spesifik tergantung kepada situasi yang harus dihadapi suatu perusahaan dalam suatu perusahaan.

Demikian tujuan dan bentuk bentuk komunikasi pemasaran yang dapat kami paparkan melalui blog Irman fsp. Semoga dengan adanya materi komunikasi pemasaran kali ini menjadi referensi untuk pengunjung nusantara sebagai informasi guna dapat memudahkan dalam penyajian informasi.

Saturday, 29 April 2017

Tujuan dan Unsur Unsur Komunikasi Bisnis

Irman fsp | Secara umum "komunikasi bisnis" merupakan pertukaran gagasan, informasi, pendapat, serta instruksi yang mempunyai tujuan tertentu yang disajikan secara personal atau impersonal melalui simbol simbol atau berupa sinyal sinyal. Menurut pendapat ahli yakni, Wayne Murlyn Batty dan Willam C.H. Imstreet dalam buku "Business Communication; Principles and Method", Komunikasi bisnis adalah komunikasi yang dilaksanakan dalam dunia bisnis yang meliputi berbagai bentuk komunikasi baik itu komunikasi verbal maupun komunikasi non verbal.

Kegiatan yang dilakukan oleh komunikator bisnis seperti "marketing", itu merupakan kegiatan pemasaran yang tentunya terjadi komunikasi pemasaran guna untuk memasarkan suatu produk bisnis. Sebagai komunikator dalam hal memasarkan atau melakukan penjualan, maka sangat diperlukan untuk memahami yang dimaksud dengan komunikasi yang baik dan efektif. Tujuannya adalah sebagai marketing (komunikator bisnis) dapat memberikan ketertarikan terkait dengan tujuan bisnis perusahaan.

Penjelasan komunikasi bisnis

Adapun beberapa hal efektivitas komunikasi bisnis yang dapat anda ketahui yakni sebagai berikut:
  1. Persepsi.
    Sebagai komunikator harus bisa memprediksi apakah pesan yang disampaikan itu bisa diterima oleh komunikan.
  2. Ketepatan.
    Sebagai komunikan diperlukan kerangka berpikir. Tujuannya adalah komunikasi yang terjadi tepat sasaran. Hal ini, sebagai komunikator perlu untuk mengapresiasikan sesuatu yang ingin disampaikan agar, komunikan bisa lebih memahami.
  3. Kredibilitas.
    Dalam berkomunikasi, sebagai komunikator diperlukan sebuah keyakinan dan bisa menyakinkan pada komunikan supaya dapat melahirkan sebuah kepercayaan antara keduabelah pihak antara komunikator dan komunikan.
  4. Pengendalian.
    Nah, dalam proses komunikasi, tentu komunikan akan terjadi sebuah reaksi atau disebut dengan umpan balik terkait dengan pesan yang disampaikan. Tugas komunikator harus bisa mengontrol atau mengandalikan agar kesepakatan dari tujuan komunikasi tidak melenceng.
  5. Kecocokan.
    Sebagai komunikator dalam pencapaian bisnis, tentu tidak hanya fokus pada pemasaran. Artinya, hanya berhubungan selama menjalin kmunikasi bisnis semata, melainkan dapat menjaga hubungan baik dan menyenangkan dengan komunikan itu sendiri.

Baca Juga: 7 Prinsip Dasar Komunikasi Bisnis

Tujuan Komunikasi Bisnis
Secara umum, terdapat 3 tujuan komunikasi bisnis yang menjadi bahasan Irman fsp. Tujuan tersebut meliputi yakni, memberi informasi (Informing) persuasi (persuading) dan melakukan kolaborasi, (collaborating).

Berikut informasi persembahan Irman fsp terkait dengan tujuan komunikasi bisnis yakni di bawah ini:
1. Informing (menginformasikan).
Dalam hal ini memberikan informasi yang berkaitan dengan dunia bisnis bagi pihak lain, misalnya seorang pemimpin perusahaan ingin mendapatkan pegawai atau karyawan yang diharapkan, maka ia memasang iklan melalui media massa, menggunakan websitus atau media sosial via internet. Tiap-tiap media memiliki kelebihan dan kekurangan dilihat dari jangkauan dan biayanya, untuk itu harus memilih media mana yang akan dipilih sesuai kebijakan perusahaan dan kemampuan internal perusahaan tersebut.

2. Persuading (melakukan persuasi).
Tujuan komunikasi bisnis yang kedua adalah melakukan atau memberikan persuasi kepada pihak lain agar yang disampaikan dapat dipahami dengan baik dan benar, hal ini sering dilakukan terutama yang berhubungan dengan penegasan konfirmasi pesanan pelanggan atau negoisasi, agar masing-masing pihak mendapatkan manfaat secara tanpa ada yang dirugikan.

3. Collaborating (berkolaborasi).
Tujuan komunikasi bisnis yang ketiga ini adalah melakukan kolaborasi atau kerja sama bisnis dengan orang lain. Dengan terciptanya jalinan komunikasi bisnis tersebut kerja sama bisnis dapat dengan mudah dilakukan. Pesatnya kemajuan teknologi komunikasi saat ini, tiap orang dapat menggunakan berbagai media telekomunikasi seperti telpon, faksimile, internet, e-mail, dan teleconference. Teknologi komunikasi tersebut amat penting untuk mempererat kerja sama bisnis.

Selain itu, tujuan komunikasi bisnis dapat dibagi menjadi tujuan umum dan tujuan khusus. Berikut informasi yang dapat anda ketahui:
  • Tujuan umum komunikasi bisnis yakni mendukung tujuan bisnis agar lebih efektif dan efisien dalam rangka memperbaiki pengelolaan bisnis.
  • Tujuan khusus komunikasi bisnis yakni menciptakan interaksi atau hubungan dalam perusahaan, hubungan antara perusahaan dengan konsumen, perusahaan dengan lembaga pemerintah, sesama dunia usaha, serta dengan lingkungan sehingga tercipta hubungan harmonis yang akan makin meningkatnya pertumbuhan bisnis.

Unsur unsur komunikasi bisnis
Komunikasi bisnis melibatkan pertukaran informasi yang terus-menerus. Lebih banyak bisnis diperluas, lebih besar tekanannya pada bisnis tersebut untuk menemukan cara komunikasi yang lebih efektif – bersama para pekerja dan dengan dunia di luar. Dengan demikian, bisnis dan komunikasi berjalan bergandengan tangan.

Dalam komunikasi bisnis terdapat enam (6) unsur pokok, yakni sebagai berikut:
  1. Memiliki tujuan, artinya komunikasi bisnis harus memiliki tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya sejalan dengan tujuan organisasi.
  2. Pertukaran, dalam hal ini melibatkan paling tidak dua orang atau lebih yakni komunikator dan komunikan.
  3. Gagasan, opini, informasi, dan instruksi, merupakan isi dari pesan yang bentuknya beragam tergantung tujuan, situasi, dan kondisinya.
  4. Menggunakan saluran personal atau impersonal yang mungkin bersifat tatap muka. Menggunakan media tertentu atau melalui media yang menjangkau jutaan orang secara bersamaan.
  5. Menggunakan simbol atau sinyal yang merupakan alat atau metode yang dapat dimengerti atau dipahami oleh penerima untuk menyampaikan pesan.
  6. Pencapaian tujuan organisasi: salah satu karakteristik yang membedakan organisasi atau lembaga formal dari informasi adalah adanya tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya oleh manajemen.

Demikian penjelasan terkait dengan komunikasi bisnis. Dalam artikel di atas sudah kami uraikan tujuan dari komunikasi bisnis serta unsur unsur dari komunikasi bisnis itu sendiri. Harapan, dengan adanya penjelasan di atas mendapatkan sumber referensi untuk pengunjung setia blog Irman fsp.

Thursday, 13 April 2017

Tugus Pokok Public Relation atau PR

Irman fsp | Public relation (PR) merupakan interaksi serta menciptakan opini publik sebagai input yang menguntungkan untuk kedua belah pihak, dan juga merupakan profesi yang profesional dalam bidangnya, karena merupakan faktor yang sangat penting dalam pencapaian tujuan organisasi dengan tepat dan juga secara terus menerus karena public relation merupakan kelangsungan hidup organisasi yang bersangkutan (Maria, 2002). Ini merupakan sebuah pengertian Public Relation yang disampaikan oleh para ahli. Namun, pada kesempatan ini Irman fsp hanya menjelaskan sekilas terkait dengan tugas pokok public relation atau humas dalam sebuah perusahaan.

Tanggung jawab seorang public relation dalam perusahaan

Dalam buku dasar-dasar public relation (Wilcox dan Cameron, 2006) juga mengemukakan bahwa “Public relations is a management function, of a continuing and planned character, through which public and private organizations and institutions seek to win and retain the understanding, sympathy, and support of those with whom there are or maybe concerned by evaluating public opinion about themselves, in order to correlate, as far as possible their own policies and procedures, to achieve by planned and widespread information more productive corporation and more efficient fulfillment of their common interests”.

Tugas Pokok Public Relation  (PR)
Beberapa konsep Public Relations tersebut mengarahkan pada tugas-tugas  PR yang cukup signifikan dalam sebuah organisasi. Berkaitan dengan hal tersebut, Rumanti (2005: 39) mengelompokkan tugas Public Relations menjadi lima bagian yakni di bawah ini:
  1. Menyelenggarakan dan bertanggungjawab atas penyampaian informasi secara lisan, tertulis, melalui gambar (visual) kepada publik, supaya publik mempunyai pengertian yang benar tentang organisasi atau perusahaan, tujuan, serta kegiatan yang dilakukan.
  2. Memonitor, merekam, dan mengevaluasi tanggapan serta pendapat umum atau masyarakat. Di samping itu, menjalankan dan bertanggungjawab terhadap kehidupan kita bersama dengan lingkungan.
  3. Memperbaiki citra organisasi. Bagi Public Relations, menyadari citra yang baik tidak hanya terletak pada bentuk gedung, presentasi, publikasi, dan seterusnya, tetapi terletak pada:
    (a). Bagaimana organisasi bisa mencerminkan organisasi yang dipercayai, memiliki kekuatan, mengadakan perkembangan secara berkesinambungan yang selalu terbuka untuk di kontrol, dievaluasi.
    (b). Dapat dikatakan bahwa citra tersebut merupakan gambaran komponen yang kompleks.
  4. Tanggung jawab sosial. Public Relations merupakan instrumen untuk bertanggung jawab terhadap semua kelompok yang berhak terhadap tanggung jawab tersebut. Terutama kelompok publik sendiri, publik internal, dan pers.
  5. Komunikasi. Public Relations mempunyai bentuk komunikasi yang khusus, komunikasi timbal-balik, maka pengetahuan komunikasi menjadi modalnya. Dalam fungsinya, komunikasi itu sentral. Perlu juga untuk dimiliki adalah pengetahuan manajemen dan kepemimpinan, struktur organisasi.

Baca Juga: Tujuan Public Relation atau PR

Sementara itu menurut (Cutlip 2009: 40) ada 10 kategori yang meringkaskan apa saja yang dilakukan oleh spesialis Public Relations di tempat kerja yang juga merupakan tugas PR dapat anda ketahui di bawah ini:
  1. Menulis dan mengedit.
    Menyusun rilis berita dalam bentuk cetak atau siaran, cerita feature, newsletter untuk karyawan dan stakeholder eksternal, korespondensi, pesan website dan pesan media online lainnya, laporan tahunan dan shareholder, pidato, brosur, film dan script slide-show, artikel publikasi perdagangan, iklan institusional, dan  materi-materi pendukung teknis lainnya.
  2. Hubungan Media dan Penempatan Media.
    Mengontak media koran, majalah, suplemen mingguan, penulis freelance, dan publikasi perdagangan agar mereka mempublikasikan atau menyiarkan berita dan feature tentang organisasi yang ditulis oleh organisasi itu sendiri atau oleh orang lain.
  3. Riset.
    Mengumpulkan informasi tentang opini publik, tren, isu yang sedang muncul, iklim politik dan peraturan perundangan, liputan media, opini kelompok kepentingan dan pandangan-pandangan lain berkenaan dengan stakeholder organisasi.
  4. Manajemen dan Administrasi.
    Pemrograman dan perencanaan dengan bekerjasama dengan manajer lain; menentukan prioritas, mendefinisikan publik, setting dan tujuan, dan mengembangkan strategi dan taktik. Menata personel, anggaran, dan jadwal program.
  5. Konseling.
    Memberi saran kepada manajemen dalam masalah sosial, politik, dan peraturan; berkonsultasi dengan tim manajemen mengenai cara menghindari atau merespon krisis; dan bekerja bersama pembuat keputusan kunci untuk menyusun strategi untuk mengelola atau merespon isu-isu yang ssensitif dan kritis.
  6. Acara Spesial.
    Mengatur dan mengelola konferensi pers, lomba lari 10K, konvensi, open house, pemotongan pita dan grand opening, perayaan ulang tahun, acara pengumpulan dana, mengunjungi tokoh terkemuka, mengadakan kontes, program penghargaan, dan kegiatan khusus lainnya.
  7. Pidato.
    Tampil di depan kelompok, melatih orang untuk memberikan kata sambutan dan mengelola biro juru bicara untuk menjelaskan platform organisasi di depan audien penting.
  8. Produksi.
    Membuat saluran komunikasi dengan menggunakan keahlian dan pengetahuan multimedia, termasuk seni, tipografi, fotografi, tata letak, dan computer desktop publishing; perekaman audio dan video dan editing; dan menyiapkan presentasi audiovisual.
  9. Training.
    Mempersiapkan eksekutif dan juru bicara lain untuk menghadapi media dan tampil di hadapan publik. Memberi petunjuk kepada orang lain di dalam organisasi untuk meningkatkan keahlian menulis dan berkomunikasi. Membantu memperkenalkan perubahan dalam kultur, kebijakan, struktur, dan proses organisasional.
  10. Kontak.
    Bertugas sebagai penghubung (liaison) dengan media, komunitas, dan kelompok internal dan eksternal lainnya. Sebagai mediator antara organisasi dan stakeholder penting dengan bertugas untuk mendengarkan pandangan, menegosiasikan, mengelola konflik dan menjalin kesepakatan.

Demikian tugas pokok sebagai public relation yang dapat kami sampaikan. Hal ini juga berhubungan dengan tujuan serta fungsi utama public relation pada sebuah perusahaan guna untuk menjaga citra serta dapat menjalin komunikasi yang baik dengan perusahaan lainnya.

Monday, 4 April 2016

Cara Berkomunikasi Yang Harus Anda Lakukan Bila Ingin Sukses

Tips Membangun Komunikasi Bisnis Dengan Relasi | Komunikasi pada dasarnya merupakan proses penyampaian pesan dari komunikator kepada komunikan atau pesan maupun informasi yang disampaikan dari seseorang kepada orang lain. Cara berkomunikasi terkadang sangat bervariasi, ada yang lemah lembut maupun ada yang agak kasar, dan itu juga tergantung latar belakang seseorang.

Nah, bagaimana cara anda berkomunikasi agar agar bisnis yang anda kembangkan berjalan lancar? Tentu butuh proses beserta trik anda sendiri agar relasi bisnis anda nyaman dalam hal berkomunikasi dengan anda sendiri. Dalam artikel ini kami hanya sedikit menyampaikan proses atau cara berkomunikasi yang baik sehingga dapat berjalan lancar bisnis yang anda kembangkan.

Tips komunikasi dalam membangun bisnis

Berbisnis tentu memerlukan komunikasi bisnis yang baik hingga relasi yang anda bangun tetap nyaman bekerja sama dengan anda. Artinya ini tidak terlepas dengan komunikasi bisnis yang anda lakukan. Tanpa kemampuan berkomunikasi yang baik, kamu tidak mungkin bisa membangun bisnis dan juga kemitraan. Maka dalam hal ini perlu anda pelajari cara membangun bisnis yang baik dengan cara berkomunikasi tentunya anda juga harus membangun komunikasi yang baik dan efektif.


Untuk membangun bisnis dengan kemitraan agar kamu tercapai target, maka lakukan 3 cara berkomunikasi dan ini penting anda lakukan:
  1. Menjalin Komunikasi Secara Personal.
    Tidak semua orang bisa menjalin hubungan dengan orang lain. Mereka mungkin saja bisa berbicara di depan umum. Tapi, tidak menjalin komunikasi secara personal. Padahal, berkomunikasi dan menjalin hubungan secara personal sangat penting kaitannya buat kelancaran bisnismu.
  2. Mampu Menanggapi Serta Mendengar.
    Berkomunikasi tak selamanya kamu harus berbicara. Mendengarkan dengan seksama juga bagian dari komunikasi. Artinya, kamu juga harus mendengarkan pendapat orang lain. Perkara tidak setuju, kamu bisa menjelaskan setelah dia selesai berbicara.
  3. Membangun Hubungan Secara Emosional.
    Berbicara kepada orang lain bukan hanya menyampaikan pesan dan menerima feed baack. Tapi juga mengikutsertakan intonasi, nada, raut wajah, dan emosi. Menjalin hubungan yang baik dan kuat tak mungkin hanya bermodal kerja sama dan saling tukar pikiran. Tapi ada empati dan simpati.

Ke tiga tips di atas tentu akan merubah arah bisnis anda menjadi lebih baik. Untuk itu, penting anda lakukan cara berkomunikasi yang baik dengan mitra bisnis. Apa lagi saat melobi atau sedang mencari mitra untuk kerja sama. Membangun hubungan kerja sama mungkin gampang, namun untuk mempertahankan itu lah yang menjadi kendala bagi mereka yang baru merintis bisnis. Maka dari itu, 3 cara di atas, sudah mewakili untuk mengembangkan bisnis hingga mencapai ketitik akhir/ sukses.

Demikian cara komunikasi yang harus anda jalani agar mencapai kesuksesan pada saat membangun bisnis dengan kemitraan. Mungkin masih banyak cara yang dapat anda lakukan agar bisnis anda lebih maksimal. Namun demikian cukup tiga poin dulu yang dapat kami sampaikan kepada pengunjung irman fsp, semoga dengan informasi ini dapat meningkatkan kecerdasan anda dalam membangun relasi bisnis

Monday, 29 February 2016

Pengertian dan Fungsi Komunikasi Internasional

Irman fsp – Komunikasi internasional merupakan komunikasi yang dilakukan antar negara. Pesan yang disampaikan oleh komunikator kepada komunikan melalui lintas kenegaraan. Biasanya komunikasi ini hanya kepentingan bisnis atau kerja sama antara negara satu dengan negara lainnya. Contohnya komunikasi atara negara Indonesia dengan negara Amerika. Dapat dilakukan dengan pesan tek atau menggunakan media cetak maupun elektonik dan juga dapat dilakukan secara langsung dengan menggunakan alat komunikasi seperti HP.

fungsi komunikasi internasional
Komunikasi internasional

Mengenai pengertian pada dasarnya sama, artinya proses penyampaian pesan yang dilakukan oleh komunikator kepada komunikan. Namun yang membedakan adalah komunikasi internasional lebih ke lintas atau antar negara. Itu lah sedikit pengertian dari komunikasi internasional yang dapat anda ketahui.

Dapat anda ketahui mengenai fungsi komunikasi interpersonal yakni, sebagai berikut:
  1. Mendinamisasikan hubungan internasioanl yang terjalin antara dua negara atau lebih serta hubungan di berbagai bidang antara kelompok-kelompok masyarakat yang berbeda negara/kebangsaan.
  2. Membantu/menunjang upaya-upaya pencapaian tujuan hubungan internasioanl dengan meningkatkan kerjasama internasional serta menghindari terjadinya konflik atau kesalahpahaman baik antara pemerintah dengan pemerintah maupun antar penduduk .
  3. Merupakan teknik untuk mendukung pelaksanaan politik luar negeri bagi masing-masing negara untuk memperjuangkan pencapaian kepentingan di negara lain.


Komunikasi internasional dapat dipelajari dari tiga perspektif: diplomatik, jurnalistik, dan propagandistik.
  1. Perspektif Diplomatik.
    Lazim dilakukan secara interpersonal atau kelompok kecil (small group) lewat jalur diplomatik; komunikasi langsung antara pejabat tinggi negara untuk bekerjasama atau menyelesaikan konflik, memelihara hubungan bilateral atau multilateral, memperkuat posisi ataupun meningkatkan reputasi negara di tengah pergaulan internasional. Dilakukan pada konferensi pers, pertemuan politik, forum internasional di tingkat PBB atau forum regional, atau bahkan pada pertemuan diplomatik seperti jamuan makan malam (kenegaraan).
  2. Perspektif Jurnalistik.
    Dilakukan melalui saluran media massa. Karena arus informasi didominasi negara maju, ada penilaian komunikasi internasional dalam perspektif ini didominasi negara maju, juga dijadikan negara maju sebagai alat kontrol terhadap kekuatan sosial yang dikendalikan kekuatan politik dalam percaturan politik internasional. Penguasa arus informasi menjadi gatekeeper yang mengontrol arus komunikasi. Jalur jurnalistik ini juga sering digunakan untuk tujuan propaganda dengan tujuan mengubah kebijakan dan kepentingan suatu negara atau memperlemah posisi negara lawan.
  3. Perspektif Propagandistik.
    Umumnya dilakukan melalui media massa, ditujukan untuk menanamkan gagasan ke dalam benak masyarakat negara lain dan dipacu sedemikian kuat agar mempengaruhi pemikiran, perasaan, serta tindakan; perolehan atau perluasan dukungan, penajaman atau pengubahan sikap dan cara pandang terhadap suatu gagasan atau peristiwa atau kebijakan luar negeri negara tertentu. Propaganda merupakan instrumen sangat ampuh untuk memberikan pengaruh.

Demikian pengertian dan fungsi komunikasi internasional yang dapat kami uraikan, semoga dengan adanya penjelasan terkait dengan pengertian dan fungsi komunikasi internasional dapat bermanfaat dan berguna bagi kita semua