Tampilkan postingan dengan label komunikasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label komunikasi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 20 Mei 2017

Komunikasi Pemasaran dan Penjelasannya

Irman fsp | Sebelumnya sudah kami paparkan materi yang ada kaitannya dengan komunikasi pemasaran yakni tujuan dan juga bentuk dari komunikasi pemasaran. Namun, kami juga belum merasa terperinci sebelum memberikan sedikit penjelasan terkait dengan pengertian komunikasi pemasaran (marketing communication). Maka dari itu, artikel ini memberikan penjelasan komunikasi pemasaran secara lebih terperinci.

Komunikasi pemasaran (marketing communication) adalah proses penyampaian informasi yang dilakukan oleh agen atau marketing (sales promosi) dengan tujuan memperkenalkan suatu produk atau merek dari sebuah perusahaan kepada khalayak ramai. Komunikasi pemasaran ini juga hampir sama dengan komunikasi bisnis. Artinya sama sama ada tujuan dalam hal mempromosikan suatu merek maupun produk.

Penjelasan komunikasi pemasaran menurut ahli

Dalam komunikasi pemasaran terdapat dua (2) unsur pokok yang perlu anda ketahui yakni sebagai berikut:
  1. Komunikasi.
    Proses di mana pemikiran dan pemahaman disampaikan antar individu, atau antar organisasi dengan individu. Komunikasi sebagai proses penyampaian pesan yang merupakan gagasan atau informasi pengirim melalui suatu media kepada penerima agar mampu memahami maksud pengirim.
  2. Pemasaran.
    Sekumpulan kegiatan di mana perusahaan atau organisasi lainnya mentransfer nilai-nilai (pertukaran) tentang informasi produk, jasa dan ide antara mereka dengan pelanggannya (https://id.wikipedia.org).

Komunikasi pemasaran (marketing communication) menurut para ahli
Di atas merupakan uraian terkait dengan pengertian komunikasi pemasaran yang dapat di paparkan oleh Irman fsp. Namun, sebelum memberikan gambaran dari penjelasan para ahli terasa belum lengkap sebagai materi komunikasi pemasaran.

Untuk itu, ketahuilah penjelasan terkait dengan komunikasi pemasaran dari pendapat para ahli sebagai berikut:
  • Terence A. Shimp (2003: 4) berpendapat bahwa komunikasi pemasaran atau marketing communication merupakan aspek penting pada keseluruhan kegiatan pemasaran serta dapat menentukan kesuksesan pemasaran.
  • Sutisna (2006: 126 - 127) berpendapat bahwa komunikasi pemasaran merupakan usaha untuk meyampaikan pesan kepada publik terutama konsumen saran mengenai perbedaan produk di pasar. Kegiatan komunikasi pemasaran merupakan rangkaian kegiatan untuk mewujudkan suatu produk, jasa, ide, dengan menggunakan bauran pemasaran (marketing mix) yaitu iklan (advertising), penjualan tatap muka (personal selling), promosi penjualan (sales promotion), hubungan masyarakat dan publisitas (public relation and publicity) serta pemasaran langsung (direct marketing).
  • Menurut Stanton yang dikutip oleh Djaslim Saladin dan Yevis Marti Oesman (1991; 194) Komunikasi pemasaran adalah kombinasi dari penjualan tatap muka, periklanan, promosi penjualan, publisitas, dan hubungan masyarakat yang membantu pencapaian tujuan perusahaan.
  • Djasmin Saladin (2001; 123) Komunikasi pemasaran adalah aktivitas yang berusaha menyebarkan informasi, mempengaruhi dan membujuk atau mengingatkan pesan sasaran atas perusahaan dan produknya agar bersedia menerima, membeli loyal pada produk yang ditawarkan perusahaan yang bersangkutan.
  • Sofyan Assauri (1996; 243) juga berpendapat bahwa komunikasi pemasaran adalah kombinasi strategi yang paling baik dari unsur-unsur promosi tersebut, maka untuk dapat efektifnya promosi dilakukan suatu perusahaan, perlu ditentukan terlebih dahulu peralatan atau unsur promosi apa saja yang sebaiknya digunakan dan bagaimana pengkombinasian unsur unsur tersebut agar hasilnya optimal.
  • Menurut Schultz, komunikasi pemasaran adalah proses manajemen seluruh sumber informasi tentang sebuah produk atau jasa yang ditunjukkan kepada pelanggan atau prospek yang diekspos dengan tujuan untuk membawa pelanggan pada penjualan dan memelihara loyalitas pelanggan.
  • Sedangkan menurut Duncan dan Moriaty dalam Morissan (2007; 8) dalam bukunya yang berjudul Periklanan Komunikasi Pemasaran Terpadu adalah, pendekatan pemasaran 'generasi baru' yang digunakan perusahaan untuk lebih memfokuskan upaya mereka dalam memperoleh, mempertahankan dan mengembangkan hubungan perusahaan dengan para pelanggan serta pihak-pihak terkait lainnya..
  • Menurut Nickles (Dharmmesta, 1990 : 56), komunikasi pemasaran merupakan kegiatan komunikasi yang dilakukan oleh pembeli dan penjual yang sangat membantu dalam pengambilan keputusan di bidang pemasaran, serta mengarahkan pertukaran agar lebih memuaskan dengan cara menyadarkan semua pihak untuk berbuat lebih baik.
  • Menurut Kotler dan Keller, komunikasi pemasaran adalah sarana yang digunakan perusahaan dalam upaya untuk menginformasikan, membujuk, dan mengingatkan konsumen langsung atau tidak langsung tentang produk dan merek.

Bauran komunikasi pemasaran, menurut Kotller (2005: 249) merupakan penggabungan dari lima model komunikasi dalam pemasaran, yaitu:
  1. Iklan.
    Setiap bentuk presentasi yang bukan dilakukan orang dan promosi gagasan, barang, atau jasa oleh sponsor yang telah ditentukan
  2. Promosi Penjualan.
    Berbagai jenis insentif jangka pendek untuk mendorong orang mencoba atau membeli produk atau jasa.
  3. Hubungan masyarakat dan pemberitaan.
    Berbagai program yang dirancang untuk mempromosikan atau melindungi citra perusahaan atau masing-masing produknya
  4. Penjualan pribadi.
    Interaksi tatap muka dengan satu atau beberapa calon pembeli dengan maksud untuk melakukan presentasi, menjawab pertanyaan, dan memperoleh pemesanan.
  5. Pemasaran langsung dan interaktif.
    Penggunaan surat, telepon , faksimili,e-mail, atau internet untuk berkomunikasi langsung atau meminta tanggapan atau berdialog dengan pelanggan tertentu dan calon pelanggan.

Demikian penjelasan terkait dengan pengertian komunikasi pemasaran, baik itu dari pendapat Irman fsp maupun pendapat para ahli persembahan Irman fsp. Semoga dengan adanya materi komunikasi pemasaran (marketing communication) menjadi informasi untuk pengunjung nusantara.

Kamis, 20 April 2017

Dampak Positif dan Negatif Komunikasi Berantai

Irman fsp | Komunikasi berantai merupakan informasi yang disampaikan secara berantai. Artinya, pesan yang disampai oleh komunikator kepada komunikan atau penerima pesan merupakan cara yang bertahap dilakukan oleh komunikator yang bergantian. Berbicara dampak komunikasi berantai, sebenarnya tentu sangat jelas sekali bila pesan yang disampaikan itu tidak sampai secara sempurna.

Untuk pengertian komunikasi berantai, dapat anda baca pada artikel sebelumnya. Karena informasi ini sudah saya jelaskan terkait dengan pengertian. Namun, pada artikel kali ini, saya paparkan dampak dari komunikasi berantai itu sendiri. Baik itu secara positif maupun dampak negatif. Komunikasi berantai ini sering dilakukan, namun karena belum mengerti dari maksud yang dilakukan. Maka, tidak tahu komunikasi apa yang sedang dilakukan.

Contoh komunikasi berantai

Contoh Komunikasi (pesan) berantai
Sebagai contoh komunikasi atau pesan berantai dapat dilakukan oleh semua kalangan. Biasanya dalam perusahaan atau organisasi juga sering dilakukan seperti sikap kebijakan ketua atau pimpinan perusahaan kepada bawahannya. Tugas pimpinan memberi perintah atau kebijakan dengan cara berkomunikasi antara dua atau lebih. Maka, pesan yang disampaikan itu, harus disampaikan kepada anggota lainnya.

Cara ini juga dapat anda lakukan untuk menyempaikan suatuhal. Sebagai contoh, anda perlu memberitahukan suatu informasi kepada si muhammad. Namun, pada saat kesempatan itu, orang tersebut tidak ada. Maka, tugas anda cukup memberi informasi kepada orang lain guna untuk menyempaikan pesan dari anda sendiri kepada si muhammad tadi.

Berikut ini informasi dampak negatif dan positif dari komunikasi berantai persembahan Irman fsp dapat anda ketahui di bawah ini:
Dampak Positif
Adapun dampak positif dari komunikasi berantai yang sangat jelas terjadi dalam kehidupan sosial sebagai berikut:
  1. Anda tidak harus menyampaikan informasi kepada khalayak secara langsung
  2. Cukup menyampaikan informasi kepada satu orang, dan informasi tersebut akan disampaikan oleh orang tersebut kepada orang lain lagi.
  3. Informasi dapat disampaikan secara rahasia.
  4. Anda bisa memposisikan diri sebagai atasan dalam hal menyampaikan informasi.
  5. Memberikan pemahaman kepada satu orang saja dengan tujuan pemahaman tersebut bisa sampai kepada orang lain.

Baca Juga: Maknai Dulu Informasi Yang Ada, Sebelum Terjadi Konflik

Mungkin masih banyak lagi dampak positif terkait dengan komunikasi berantai. Cara ini juga bisa menghematkan waktu anda sendiri dalam hal berkomunikasi. Bagaimana tidak, cukup memberi pemahaman pada satu orang. Dan tujuan anda akan disampaikan oleh orang yang sudah menjadi kepercayaan anda sendiri. Lalu bagaimana bila komunikasi yang anda sampaikan pada satu orang, dan tidak disampaikan kepada orang yang menjadi tujuan anda? Itulah yang menjadi dampak negatif dari komunikasi berantai.

Dampak Negatif
Lalu apa saja dampak negatif dari komunikasi berantai itu sendiri? Berikut penjelasannya.
  1. Pesan yang anda titipkan pada orang yang sudah anda percayai terkadang tidak sesuai disampaikan pada orang yang dimaksud.
  2. Mudah terjadi konflik komunikasi bila pemahaman informasi salah diartikan.
  3. Nada pesan yang anda sampaikan tentu jauh berbeda dengan nada pesan yang disampaikan kepada orang lain.
  4. Mudah berburuk sangka kepada komunikator pertama dalam hal komunikasi.
  5. Tujuan komunikasi terkadang tidak tepat sasaran sebagaimana tujuan awal.

Perlu anda ketahui, komunikasi berantai sebenar sangat efektif bila komunikan yang akan menjadi komunikator atau individu yang akan menyampaikan informasi sebagai pengganti anda dari komunikator pertama, bisa memberikan informasi yang sama kepada komunikan lainnya atau individu yang lain. Dan bila tidak, maka anda sebagai komunikator pertama tentu akan menerima dampak negatif terkait dengan pesan anda sendiri.

Untuk itu, dalam hal proses interaksi sangat diperlukan memahami maksud dari komunikasi efektif. Tujuannya adalah pesan yang anda sampaikan bisa berjalan dengan lancar tanpa ada resiko dan juga dampak negatif dari komunikasi berantai itu sendiri. Maka, untuk menghindari konflik komunikasi saya rasa juga diperlukan dapat memahami pesan atau informasi secara efektif, agar tidak ada dampak buruk.

Komunikasi berantai sama halnya dengan komunikasi yang biasa dilakukan. Namun, komunikasi ini hanya menggunakan satu teknik dengan tujuan informasi (pesan) yang disampaikan berjalan sebagaimana diharapkan, tanpa harus menyampaikan sendiri. Hal ini cukup memberi pemahaman kepada satu orang saja.

Rabu, 12 April 2017

Apa Saja Jenis Komunikasi Online?

Irman fsp | Pada artikel sebelumnya sudah kami paparkan terkait dengan pengertian komunikasi online atau sering juga disebut komunikasi jaringan (dering), dan saya rasa anda sudah mengerti. Namun, terkait dengan jenis jenis komunikasi online atau komunikasi jaringan (dering) belum pernah kami paparkan. Untuk itu, pada kesempatan kali ini melalui blog Irman fsp berbagi materi terkait dengan jenis komunikasi jaringan sebagaimana yang dimaksud.

Sedikit saya ulangi terkait dengan pengertian komunikasi jaringan atau online yakni, komunikasi yang menggunakan fasilitas yang berhubungan dengan jaringan secara online. Boleh jadi anda berkomunikasi menggunakan fasilitas seperti BBM, Line, Facebook chat, dan sebagainya. Ini merupakan sebuah contoh komunikasi secara online yang sudah anda lakukan.

Pengertian dan jenis komunikasi online atau jaringan (dering)

Intinya adalah proses komunikasi yang dilakukan oleh komunikator dengan komunikan dengan cara menggunakan fasilitas yang terhubung akses jaringan internet. Baik itu dengan cara penyampaian informasi melalui WhatsApp atau BBM secara lisan maupun pesan teks atau tulisan. Komunikasi online ini tidak lepas dari jaringan internet.

Komunikasi online atau sering disebut komunikasi jaringan, pertama sekali dimulai pada tahun 1960, di sebuah universitas of Hawaii yang memiliki daerah yang luas dan berkeinginan untuk menghubungkan komputer komputer yang tersebar di kampus tersebut. Kemudian Universitas of Hawaii mengembangkan teknologi Ethernet (perangkat komunikasi pada komputer) dengan nama “ALOHA”.

Di dalam Ethernet tersebut ditanam sebuah software yang di dalamnya terdapat sebuah protocol yang pada saat itu disebut dengan nama ARPANET, yang diluncurkan tahun 1969. ARPANET untuk saat ini sudah berkembang menjadi nama internet yang berasal dari interconnected network. Penggunaan komunikasi online dalam dunia pendidikan pertama kali pada tahun 1980an ditandai dengan pengenalan komputer sebagai media pendidikan, dan pertengahan tahun 1990 dengan munculnya word wide web. Lalu apa saja sih jenis jenis komunikasi online?

Baca Juga: Pengertian Komunikasi Online atau Jaringan

Berikut ini jenis komunikasi online yang bisa anda ketahui persembahan Irman fsp yakni di bawah ini:
  1. Komunikasi online sinkron.
    Merupakan komunikasi online yang bersifat secara real time (langsung) menggunakan komputer sebagai media untuk menyempaikan proses komunikasi, hal ini disebut komunikasi online atau jaringan serempak/sinkron. Sebagai contoh komunikasi sinkron yang bersifat langsung adalah seperti aplikasi chat dan juga video chat yakni, facbook, yahoo messenger, google talk, skype, line, facetime, google+ hangout, BBM, dan sebagainya).
  2. Komunikasi online asinkron.
    Merupakan komunikasi online yang bersifat tidak langsung, juga menggunakan komputer sebagai media guna sebagai proses komunikasi. Hail ini disebut dengan komunikasi online tidak serempak/asinkron. Sebagai contoh komunikasi asinkron yang bersifat tidak langsung adalah seperti aplikasi e-mail, video streaming, blog atau website. Komunikasi online asinkron lebih mengacu pada membaca, menulis, berbagi video dan sebagainya. Komunikasi ini tentu tidak bersifat langsung seperti komunikasi sinkron yang sifatnya langsung.

Demikian penjabaran terkait dengan jenis komunikasi online persembahan Irman fsp yang dapat anda ketahui. Semoga dengan adanya informasi ini menjadi bertambah ilmu pengetahuan serta wawasan pada ilmu komunikasi. Dan bagi anda yang lebih paham terkait dengan materi di atas dan merasa belum lengkap, maka sangat disarankan meninggalkan komentar di bawah guna untuk kesempurnaan artikel ini.

Senin, 10 April 2017

Pola Komunikasi Seimbang Terpisah (Balance Split Pattern)

Irman fsp | Apa itu pola komunikasi seimbang terpisah? Pola ini mudah di contohkan dalam sebuah keluarga. Hal ini dikarenakan ada kaitan dengan 4 pola komunikasi keluarga sebagaimana penjabaran Irman fsp pada artikel sebelumnya. Sebagai contoh, pola komunikasi seimbang terpisah (Balance Split Pattern) merupakan kesetaraan hubungan tetap terjaga, namun dalam pola ini tiap orang memiliki daerah kekuasaan yang berbeda dari yang lainnya. Tiap individu dilihat sebagai ahli dalam bidang yang berbeda. Sebagai contoh, dalam keluarga normal/ tradisional, suami dipercaya dalam urusan bisnis atau politik. Istri dipercaya untuk urusan perawatan anak dan memasak. Inilah yang dimaksud dengan teori komunikasi dalam keluarga.

Pola ini merupakan teori komunikasi keluarga

Namun demikian, pembagian peran berdasarkan jenis kelamin ini masih bersifat fleksibel. Konflik yang terjadi dalam keluarga tidak dipandang sebagai ancaman, karena tiap individu memiliki area masing masing dan memiliki keahlian tersendiri. Pola komunikasi yang diterapkan dalam sebuah keluarga ini tentu lebih kepada kepribadian individu dalam mengatur rumah tangga. Ke 4 teori komunikasi dalam sebuah keluarga ini tentu memiliki kecocokan yang bisa diterapkan untuk membangun komunikasi yang baik dan efektif.

Memang tidak semua individu yang sudah berumah tangga, cocok dengan pola yang ada. Namun, setidaknya ke empat pola komunikasi tersebut tentu ada kecocokan dalam hal membangun komunikasi yang menurut masing masing individu merasa baik dan efektif. Perlu anda ketahui, komunikasi yang efektif menurut Irman fsp merupakan interaksi sosial (komunikasi) atau pesan yang disampaikan baik secara langsung maupun tidak, terlihat saling mengerti satu sama lainnya. Artinya, apa pun pola yang digunakan tentu pencapaian pesan atau informasi itu berjalan dan saling mengerti.

Komunikasi yang berjalan dalam sebuah keluarga tunggal, yang terdiri dari suami, istri, dan anak. Maka, memiliki peranan khusus yang lebih berpegang pada keahlian masing masing individu. Sebagai contoh contoh yang mudah dimengerti adalah peran istri dalam keluarga. Ia lebih ke mengatur rumah tangga seperti mengurus anak dan persiapan sarapan untuk keluarga. Sementara suami lebih ke mencari nafkah untuk kebutuhan rumah tangga.

Ke duanya memiliki keahlian untuk tujuan saling mencukupi kebutuhan dalam keluarga. Walaupun perannya beda, namun tujuannya tentu sama. Maka dari itu, pola komunikasi ini disebut memiliki keseimbangan dalam urusan keluarga akan tetapi lebih fokus pada keahlian masing masing individu yang juga disebut terpisah.

Baca Juga: Pola Komunikasi Persamaan (Equality Pattern)

Adapun dampak positif dan negatif terlihat jelas pada pola komunikasi seimbang terpisah yakni di bawah ini.

Pola komunikasi seimbang terpisah dalam keluarga yang berdampak positif sebagai berikut:
  1. Memiliki peranan penting dan saling percaya satu sama lain dalam mengurus keluarga walaupun tugasnya beda.
  2. Fokus pada tugas masing masing untuk membangun komunikasi yang baik dalam sebuah keluarga walaupun tugasnya berbeda.
  3. Dalam pekerjaan yang berbeda, namun kasih saya yang diberikan tidak pilih kasih. Artinya, sebagai istri selain fokus pada anak juga fokus kepada suami.
  4. Sebagai istri yang mengurus perlengkapan rumah tangga mampu menyesuaikan kebutuhan dengan pendapatan yang ada.

Pola komunikasi seimbang terpisah dalam keluarga yang berdampak negatif sebagai berikut:
  1. Tidak boleh ikut campur dalam urusan tugas pokok sesuai dengan keahlian yang ada. seperti mengurus perlengkapan lebih berperan pada istri yang tidak boleh ikut campur suami.
  2. Dalam hal pekerjaan bisnis lebih berperan suami untuk mencari kebutuhan rumah tangga tanpa melibatkan istri.
  3. Istri lebih menunggu dan mengharapkan hasil yang diberikan oleh suami guna untuk kebutuhan dan mencukupi perlengkapan keluarga.
  4. Suami dan istri saling fokus pada urusan masing masing sesuai tugas pokok dalam urusan keluarga yang tentunya tidak boleh campur tangan.

Demikian penjelasan terkait dengan pola komunikasi seimbang terpisah dalam sebuah keluarga. Pola ini juga, tentu ada kekurangan dan kelebihan saat diterapkan dalam hal membangun komunikasi yang baik untuk sebuah keluarga. Untuk itu, kecocokan teori komunikasi keluarga ini tentu kembali pada individu masing masing agar komunikasi yang dibangun menjadi efektif dan  memiliki kecocokan pada masing masing keluarga.

Semua pola komunikasi keluarga tentu ada baiknya dan juga memiliki kekurangan saat diterapkan. Namun, hal ini bisa dipertimbangkan agar komunikasi dalam keluarga bisa berjalan sebagaimana diharapkan. Tujuannya tetap satu, yakni dapat membangun komunikasi yang baik dan efektif dalam sebuah keluarga besar. Dengan demikian, hubungan harmonis dalam keluarga dapat meningkat.

Minggu, 09 April 2017

Penjabaran Pola Komunikasi Persamaan (Equality Pattern)

Irman fsp | Apa itu komunikasi persamaan? Jawaban sederhana adalah komunikasi yang dibangun secara kesetaraan dalam sebuah keluarga. Artinya, setiap individu memiliki hak yang sama dalam kesempatan berkomunikasi. Jadi, pola komunikasi ini jauh berbeda dengan cara komunikasi lainnya terkait dengan 4 pola komunikasi dalam keluarga. Peran komunikasi ini lebih ke komunikasi berjalan dengan jujur, terbuka, langsung, dan bebas dari pembagian kekuasaan. Semua orang memiliki hak yang sama dalam proses pengambilan keputusan. Jadi dengan pola ini tidak berpegang ke sistem kekuasaan personal.

Komunikasi persamaan (equality pattern)

Dalam sebuah keluarga tentu berbeda beda dalam menerapkan pola komunikasi. Hal ini sangat tergantung pada kepribadian seseorang dalam hal membangun komunikasi dengan istri dan anak. Menurut pengamatan Irman fsp, pola ini juga ada sisi baiknya diterapkan dalam sebuah keluarga. Dimana, komunikasi yang dibangun lebih terbuka, jujur, saling percaya satu sama lain, bahkan dalam mengambil keputusan pun lebih ke kepentingan bersama. Jadi, dalam keluarga pun akan mendapatkan kepuasan tersendiri dalam penyempaian informasi.

Komunikasi persamaan ini juga lebih terlihat harmonis. Bagaimana tidak, dalam sebuah keluarga tidak ada saling curiga, menutup nutupi, mengandalkan bos, dan juga tidak ada tekanan moral. Melainkan lebih terbuka, saling percaya satu sama lain. Bukan kah dalam keluarga memerlukan komunikasi secara terbuka? Bila jawaban anda ia, maka anda termasuk ke individu yang cocok menerapkan pola komunikasi persamaan (Equality Pattern).

Kelebihan pola komunikasi persamaan
Adapun kelebihan pola komunikasi persamaan dalam sebuah keluarga adalah selain mengutamakan keterbukaan juga tidak ada saling menekan. Melainkan lebih ke kecocokan pendapat dalam interaksi sosial bahkan mengutamakan kepentingan bersama. Selain itu, pola ini juga bisa mengambil alih dimana ada sesuatu yang harus diputuskan dalam keluarga tanpa adanya suami di dalam rumah.

Baca Juga: Pengertian dan Fungsi Komunikasi Dalam Keluarga

Misalnya: sebagai istri, anda juga ada hak memutuskan hasil yang dimusyawarahkan dalam sebuah keluarga besar tanpa harus menunggu suami. Mengapa demikian? Bukankah keputusan dalam keluarga harus diputuskan oleh kepala rumah tangga? Ini lah kelebihan dari pola komunikasi ini. Dasar dari pola ini tentu sudah ada kesepakatan dalam keluarga sebagaimana penjelasan di atas yakni keterbukaan dan juga kejujuran.

Dari dasar itu lah, istri pun berani mengambil keputusan dalam segala sesuatu yang bersifat kepentingan keluarga. Hasil ini lah yang akan disampaikan kepada suami saat ai berada dirumah nantinya. Hal ini juga perlu anda ketahui, selain ada kelebihan juga tersisih adanya kekurangan.

Kekurangan pola komunikasi persamaan
Adanya kelebihan tentu tersimpan juga kelemahan pada pola komunikasi ini. Dalam sebuah keluarga, tentu ada rahasia rahasia yang dapat diketahui oleh personal. Dan rahasia ini biasanya akan diketahui olehnya sendiri. Kekurangan dari pola komunikasi ini tentu tidak ada rahasia, melainkan mengutamakan keterbukaan.

Sementara kita tahu, dalam urusan pekerjaan tentu ada hambatan bila dilibatkan istri. Sementara urusan bisnis suami dengan customer tentu ada hal hal yang tidak harus diketahui oleh orang rumah. Seperti keuangan dalam bisnis, hal ini sangat sensitif bila melibatkan istri. Bagaimana tidak, kebanyakan perempuan menganggap itu uang keluarga, walaupun tidak semua.

Banyak juga hal lainnya, kalau urusan pekerjaan laki laki terkadang sangat bertolak belakang dengan pandangan istri. Baik cara kerja maupun tantangan yang harus diselesaikan oleh suami. Hal ini tentu lebih terhambat lagi bila diketahui oleh istri terkait dengan pekerjaan tersebut. Maka dari itu, pola komunikasi persamaan ini juga ada sisi kekurangan bila diterapkan sepenuhnya dalam keluarga.

Itulah sedikit penjabaran terkait dengan pola komunikasi persamaan (Equality Pattern) persembahan Irman fsp. Semua pola yang ada tentu ada sisi baik dan juga sisi buruk bila diterapkan dalam sebuah keluarga. Namun demikian, hal ini juga sangat tergantung pada kepribadian individu dalam membangun komunikasi yang baik dalam keluarga hingga terciptalah keluarga yang harmonis.

Rabu, 05 April 2017

Pengertian Dan Fungsi Komunikasi Keluarga

Irman fsp | keluarga merupakan kumpulan sekelompok orang yang terdiri dari ayah, ibu, anak dan anak. Atau keluarga merupakan unit terkecil dalam suatu masyarakat yang hidup bersama dari beberapa orang yang mempunyai asal usul yang sama yang bertempat kediaman sama. Keluarga juga dapat diartiken kelompok sosial pertama dalam kehidupan manusia dimana ia belajar dan menyatakan diri sebagai manusia sosial, dalam interaksi dengan kelompoknya. (Kurniadi, 2001: 271)

Fungsi komunikasi dalam keluarga

Dalam keluarga yang sesungguhnya, komunikasi merupakan sesuatu yang harus dibina, sehingga anggota keluarga merasakan ikatan yang dalam serta saling membutuhkan. Keluarga merupakan kelompok primer paling penting dalam masyarakat, yang terbentuk dari hubungan laki-laki dan perempuan, perhubungan ini yang paling sedikit berlangsung lama untuk menciptakan dan membesarkan anak-anak. Keluarga dalam bentuk yang murni merupakan kesatuan sosial yang terdiri dari ayah, ibu dan anak-anak (Murdok 1949 dikutip oleh Dloyana, 1995: 11).

Pengertian komunikasi keluarga menurut ahli
Menurut pendapat Rae Sedwig (1985), Komunikasi Keluarga merupakan suatu pengorganisasian yang menggunakan kata-kata, sikap tubuh (gesture), intonasi suara, tindakan untuk menciptakan harapan image, ungkapan perasaan serta saling membagi pengertian (Dikutip dari Achdiat, 1997: 30).

Komunikasi dalam keluarga juga dapat diartikan sebagai kesiapan membicarakan dengan terbuka setiap hal dalam keluarga baik yang menyenangkan maupun yang kurang menyenangkan. Selain itu juga siap menyelesaikan masalah masalah dalam keluarga dengan pembicaraan yang dijalani penuh kesabaran dan kejujuran serta keterbukaan (Friendly: 2002; 1).

Menurut Irman fsp terkait dengan pengertian komunikasi dalam keluarga adalah komunikasi yang terjadi antara suami dan istri, dan juga melibatkan anggota keluarga lainnya. Hal ini juga mencakup anak dan juga orang tua. Proses penyampaian informasi dan atau interaksi yang terjadi dalam sebuah keluarga dapat disebut komunikasi dalam keluarga. Komunikasi ini juga akan berdampak pada seluruh anggota keluarga yang ada.

Fungsi Komunikasi Keluarga
Perlu anda ketahui, komunikasi keluarga tentu sangatlah penting. Hal ini akan berperan kepada perkembangan dalam sebuah keluarga. Begitu juga dengan fungsi komunikasi dalam keluarga, selain bisa berdampak pada keharmonisan keluarga, juga akan berdampak pada suatu hal yang sangat baik dan ini juga tergantung pada komunikasi yang efektif. Secara teori, fungsi pokok komunikasi dalam keluarga tentu sulit rubah, akan tetapi dikarenakan masyarakat sekarang telah mengalami perubahan. Maka, tidak menutup kemungkinan sebagian dari fungsi sosial keluarga juga akan mengalami perubahan.

Adapun fungsi komunikasi dalam keluarga menurut Gunarsa (Dasrun hidayat, 2012 : 154) yang dijelaskan dalam buku “Psikologi untuk keluarga” terdapat  8 fungsi pokok, yakni sebagai berikut:
  1. Fungsi Edukatif.
    Sebagai suatu unsur dari tingkat pusat pendidikan, merupakan lingkungan pendidikan yang pertama bagi anak. Dalam kedudukan ini, adalah suatu kewajaran apabila kehidupan keluarga sehari-hari, pada saat-saat tertentu terjadi situasi pendidikan yang dihayati oleh anak dan diarahkan pada perbuatan-perbuatan yang sesuai dengan tujuan pendidikan.
  2. Fungsi Sosialisasi.
    Melalui interaksi dalam keluarga anak mempelajari pola-pola tingkah laku, sikap, keyakinan, cita-cita serta nilai-nilai dalam masyarakat dalam rangka pengembangan kepribadiannya. Dalam rangka melaksanakan fungsi sosialisasi ini, keluarga mempunyai kedudukan sebagai penghubung antara anak dengan kehidupan sosial dan norma-norma sosial yang meliputi penerangan, penyaringan dan penafsiran ke dalam bahasa yang dimengerti oleh anak.
  3. Fungsi Protektif.
    Fungsi ini lebih menitik beratkan dan menekankan kepada rasa aman dan terlindungi apabila anak merasa aman dan terlindungi barulah anak dapat bebas melakukan penjagaan terhadap lingkungan.
  4. Fungsi Afeksional.
    Yang dimaksud dengan fungsi afeksi adalah adanya hubungan sosial yang penuh dengan kemesraan dan afeksi. Anak biasanya mempunyai kepekaan tersendiri akan iklim-iklim emosional yang terdapat dalam keluarga kehangatan yang terpenting bagi perkembangan kepribadian anak.
  5. Fungsi Religius.
    Keluarga berkewajiban memperkenalkan dan mengajak anak serta keluarga pada kehidupan beragama. Sehingga melalui pengenalan ini diharapkan keluarga dapat mendidik anak serta anggotanya menjadi manusia yang beragama sesuai dengan keyakinan keluarga tersebut.
  6. Fungsi Ekonomis.
    Fungsi keluarga ini meliputi pencarian nafkah, perencanaan dan pembelanjaannya. Pelaksanaanya dilakukan oleh dan untuk semua anggota keluarga, sehingga akan menambah saling mengerti, solidaritas dan tanggung jawab bersama.
  7. Fungsi Rekreatif.
    Suasana keluarga yang tenteram dan damai diperlukan guna mengembalikan tenaga yang telah dikeluarkan dalam kehidupan sehari-hari
  8. Fungsi Biologis.
    Fungsi ini berhubungan dengan pemenuhan kebutuhan-kebutuhan biologis keluarga, diantaranya kebutuhan seksual. Kebutuhan ini berhubungan dengan pengembangan keturunan atau keinginan untuk mendapatkan keturunan. Selain itu juga yang termasuk dalam fungsi biologis ini yaitu perlindungan fisik seperti kesehatan jasmani dan kebutuhan jasmani yaitu dengan terpenuhinya kebutuhan sandang, pangan dan papan akan mempengaruhi jasmani setiap anggota keluarga.

Demikian informasi persembahan Irman fsp terkait dengan pengertian beserta fungsi komunikasi dalam keluarga sebagai materi kampus ilmu komunikasi pada pembelajaran teori komunikasi. Semoga menjadi artikel yang berguna dan juga bermanfaat untuk pengunjung nusantara. Bagi anda yang merasa artikel ini belum lengkap, maka silahkan meninggalkan komentar di bawah ini sebagai masukan yang positif untuk artikel ini.

Selasa, 04 April 2017

Bentuk Pola Komunikasi Dalam Keluarga

Irman fsp | Sebelumnya saya sudah menjabarkan terkait dengan pola komunikasi, dan untuk kesempatan kali ini saya pun menyambung artikel yang juga saling berhubungan dengan pembahasan sebelumnya. Istilah Pola komunikasi biasanya disebut juga sebagai model akan tetapi maksud dan tujuannya sama, yaitu sistem yang terdiri atas berbagai komponen yang saling berhubungan satu sama lain untuk mencapai tujuan pembelajaran.

Menurut Djamarah dalam bukunya ( 2004: 1) Pola komunikasi merupakan suatu sistem penyampaian pesan (informasi) melalui lambang tertentu, yang mengandung arti, dan juga sebagai perangsang untuk mengubah tingkah laku individu orang lain. Pola komunikasi ini juga dapat dipahami sebagai pola hubungan antara dua orang atau lebih dalam pengiriman dan penerimaan pesan dengan cara yang tepat sehingga pesan yang dimaksud dapat dipahami.

4 pola komunikasi keluarga

Mengapa pola komunikasi ini penting diterapkan dalam keluarga? Jawaban sederhana adalah dikarenakan, proses penyampaian informasi dengan gaya komunikasi yang ada dapat berjalan lancar dan cara ini juga dianggap komunikasi yang efektif. Sementara, komunikasi yang demikian sangat penting untuk diterapkan dalam sebuah keluarga guna untuk dapat meningkatkan keharmonisan serta kebahagiaan dalam keluarga itu sendiri. Maka dari itu, pola komunikasi keluarga ini juga penting untuk dipelajari oleh semua individu.

Pola Komunikasi dalam Keluarga
Sebagai lembaga sosial pertama yang dikenal oleh anak selama proses sosialisasinya yakni keluarga, maka pola komunikasi ini sangat penting untuk diterapkan. Menurut Devito  dalam bukunya (1986 : 157) terdapat empat pola komunikasi keluarga yang umum pada sebuah keluarga inti. Komunikasi keluarga ini terdiri dari, pola persamaan (Equality Pattern), pola seimbang-terpisah (Balance Split Patern), pola tak seimbang-terpisah (Unbalance Split Pattern) dan juga pola monopoli (Monopoly Pattern).

Adapun terkait dengan penjelasan tentang 4 pola komunikasi keluarga sebagaimana penjabaran Devito  dalam bukunya (1986 : 157) pada Irman fsp yakni di bawah ini:
  1. Pola Komunikasi Persamaan (Equality Pattern).
    Tiap individu berbagi hak yang sama dalam kesempatan berkomunikasi. Peran tiap orang dijalankan secara merata. Komunikasi berjalan dengan jujur, terbuka, langsung, dan bebas dari pembagian kekuasaan. Semua orang memiliki hak yang sama dalam proses pengambilan keputusan. Keluarga mendapatkan kepuasan tertinggi bila ada kesetaraan.
  2. Pola Komunikasi Seimbang Terpisah (Balance Split Pattern).
    Kesetaraan hubungan tetap terjaga, namun dalam pola ini tiap orang memiliki daerah kekuasaan yang berbeda dari yang lainnya. Tiap orang dilihat sebagai ahli dalam bidang yang berbeda. Sebagai contoh, dalam keluarga normal / tradisional, suami dipercaya dalam urusan bisnis atau politik. Istri dipercaya untuk urusan perawatan anak dan memasak. Namun pembagian peran berdasarkan jenis kelamin ini masih bersifat fleksibel. Konflik yang terjadi dalam keluarga tidak dipandang sebagai ancaman karena tiap individu memiliki area masing-masing dan keahlian sendiri-sendiri.
  3. Pola Komunikasi Tak Seimbang Terpisah (Unbalanced Split Pattern).
    Satu orang mendominasi, satu orang dianggap sebagai ahli lebih dari yang lainnya. Satu orang inilah yang memegang kontrol, seseorang ini biasanya memiliki kecerdasan intelektual lebih tinggi, lebih bijaksana, atau berpenghasilan lebih tinggi. Anggota keluarga yang lain berkompensasi dengan cara tunduk pada seseorang tersebut, membiarkan orang yang mendominasi itu untuk memenangkan argumen dan pengambilan keputusan sendiri.
  4. Pola Komunikasi Monopoli (Monopoly Pattern).
    Satu orang dipandang sebagai pemegang kekuasaan. Satu orang ini lebih bersifat memberi perintah dari pada berkomunikasi. la memiliki hak penuh untuk mengambil keputusan sehingga jarang atau tidak pernah bertanya atau meminta pendapat dari orang lain. Pemegang kuasa memerintahkan kepada yang lain apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Maka anggota keluarga yang lainnya meminta izin, meminta pendapat, dan membuat keputusan berdasarkan keputusan dari orang tersebut.

Dari 4 pola komunikasi keluarga di atas, ternyata sangat berperan dalam hal penerimaan pesan dan umpan balik yang terjadi antar anggota keluarga. Sebagai contoh pada poin ke 4, dalam pola komunikasi monopoli, hanya satu orang saja yang berhak mengambil suatu keputusan dalam keluarga. Dan untuk anggota keluarga lainnya tidak berhak memberikan pendapat bahkan ikut berperan dalam mengambil keputusan. Hal ini tentu lebih berperan ke pola komunikasi satu arah dalam sebuah keluarga.

Keluarga merupakan sebuah lembaga kecil yang terdiri dari ayah, ibu, dan anak. Dalam keluarga ini juga tentu sangat besar peranannya baik itu dari sisi mengajarkan, membimbing, menentukan perilaku, dan membentuk cara pandang anak terhadap nilai-nilai yang berlaku dalam masyarakat. Dengan demikian, anak anda pun memiliki sebuah prinsip yang kuat atas dasar pola komunikasi yang berlaku dan sehingga dia pun akan menerapkan sehari harinya.

Nah, dengan penjabaran terkait dengan pola komunikasi dalam sebuah keluarga sebagaimana uraian di atas, maka pola yang mana cocok anda terapkan dalam keluarga? Ini hanya teori yang sudah berjalan lama. Namun, perjalanan keluarga dalam hal membangun komunikasi yang baik tentu ada pada anda sendiri. Semoga dengan adanya artikel ini menjadi suatu gambaran yang jelas untuk komunikasi dalam sebuah keluarga.