Showing posts with label pkh. Show all posts
Showing posts with label pkh. Show all posts

Friday, 8 March 2019

Alasan Mengapa Data KPM PKH Menjadi Data Privasi

Salah satu alasan mengapa data KPM PKH tidak boleh dipegang oleh warga dan juga pihak lain selain pendamping PKH dan pihak dinas sosial. Tentu menjadi prosudur dan juga wewenang mereka. Data KPM PKH ini menjadi data privasi dikarenakan banyak nama KPM PKH yang sama dalam sebuah desa Hal ini tentu menjadi konflik sosial bila data KPM PKH disalah gunakan oleh pihak pihak yang tidak bertanggung jawab.

Sebagai contoh, salah satu nama KPM PKH tersebut yakni "Aisyah", apakah di desa tersbut terdapat satu nama saja atau ada beberapa Aisyah? Nah, ini menjadi pertimbangan pendamping saat melakukan validasi data calon KPM PKH yang akan menjadi penerima manfaat melalui program keluarga harapan nantinya.

Alasan data KPM PKH menjadi data privasi

Pendamping bisa melihat serta mengetahui nama nama anggota keluarga yang ada pada data pegangan. Karena, untuk data KPM PKH tidak ada nama anggota keluarga melainkan hanya nama pengurus saja yang dimunculkan. Nah, untuk menghindari kesalahan saat mengambil buku tabungan beserta kartu KKS, maka pendamping setelah melakukan validasi tentu merekap kembali data calon KPM yang telah valid.

Data calon KPM ini lah yang akan diberikan kepada warga melalui koordinasi dengan aparatur desa masing masing. Dalam hal ini tentu perlu kerja sama antara pendamping dengan aparatur desa guna untuk menunjukkan rumah calon KPM PKH yang telah divalidasi berdasarkan data yang ada. Simak alasan data KPM PKH menjadi data privasi.

Alasan Data KPM PKH Tidak Boleh Dipegang Warga
Berikut adalah mengapa data KPM PKH tidak disebarluaskan yani, di bawah ini:
1. Menhindari Konflik Sosial
Percaya atau tidak, nama masyarakat Aceh tentu banyak yang sama. Sebagai contoh "Aisyah". Nama ini tentu telah menjadi pilihan keluarga masa dulu. Nah, karena dalam satu desa kadang terdapat nama tersebut lebih dari satu, maka tugas pendamping mencari nama Aisyah yang sesuai dengan nama anggota keluarga yang terdapat dalam data sebelum divalidasi.

Setelah terdapat nama Aisyah yang sesuai dengan anggota keluarga, maka perlu melakukan validasi guna untuk melihat kelayakan menjadi penerima manfaat melalui program PKH. Diantara beberapa nama Aisyah yang ada, maka salah satu diantaranya menjadi calon KPM PKH. Oleh karena itu, setelah divalidasi, nantinya Aisyah tersebut yang berhak mendapatkan bantuan PKH.

2. Disalah Gunakan
Karena terdapat banyak nama masyarakat yang sama, maka pendamping tentu sangat berhati hati saat memberikan informasi terkait dengan kelayakan yang berhak mendapatkan bantuan PKH. Untuk menghindari kecemburuan sosial. Maka, dalam hal ini pendamping juga berkoordinasi dengan kepala desa untuk tidak terjadi kesalah pahaman terkait dengan nama yang sama.

Nah, karena banyak terdapat nama yang sama. Maka, bila data KPM PKH ini ada ditangan oknum masyarakat yang tidak paham dengan prosudur program. Maka, besar kemungkinan mereka menganggap nama tersebut aisyah yang lain. Ditambah dengan sisi kedekatan atau kecemburuan atas tidak mendapatkan bantuan PKH.

3. Peraturan dan Wewenang
Telah menjadi peraturan yang berlaku dan juga menjadi wewenang kedinasan atas siapa yang berhak memegang data KPM PKH. Hanya instansi yang bekerja sama dengan kemensos dan juga telah ada kesepakatan komitmen yang berhak memegang data KPM PKH. Selain itu, hanya pendamping, operator PKH, dan juga pihak dinas sosial yang memegang data KPM PKH.

Kalau dalam setiap desa, hanya keucik atau perangkat desa yang miliki data KPM PKH gunu untuk menghindari menumpuknya bantuan pada keluarga yang sama. Dengan demikian, pihak desa pun bisa mengetahui, siapa yang telah menjadi penerima PKH dan juga yang belum mendapatkan bantuan sama sekali. Dengan demikian, pihak aparaturpun juga bisa memaksimalkan program pemerintah yang ada kepada warga yang belum mendapatkan bantaun, namun layak sebagai penerima bantuan.

Demikian sekilas informasi terkait mengapa data KPM PKH menjadi data privasi dan tidak disebar luaskan kepada masyarakat umum. Selain menghindari kecemburuan sosial juga dapat mengetahui siapa yang belum dan berhak mendapatkan bantauan atau tidak.

Ingin Dapatkan Bantuan PKH, Warga Datangi Dinsos

Kesan lucu bagi oknum warga yang tak parcaya dengan penjelasan pendamping PKH terkait dengan prosudur dan juga peraturan penambahan calon KPM PKH. Hal ini terbukti saat warga datangi Dinsos Aceh Besar untuk mempertanyakan cara mendapatkan bantuan sosial PKH.

Tidak ada yang salah, bila setiap warga ingin tahu bagaimana cara agar bisa menjadi penerima bantuan PKH. Namun, bila penjelasan pendamping tidak dihiraukan dengan alasan kurang percaya apa yang dijelaskan oleh pendamping, ini tentu lucu dan aneh.

Perlu diketahui, setiap kecamatan tentu ada pendamping PKH sebagai tenaga kerja sosial yang dapat memberikan penjelasan berbagai pertanyaan sebagai informasi. Hal ini tentunya yang berhubungan dengan program keluarga harapan. Warga bisa bertanya langsung pada mereka apa pun itu.

Jangan hanya sebatas tidak suka dengan gaya ataupun tingkah laku mereka membuat anda langsung main hakim sendiri. Penerima bantuan PKH itu sudah ada dalam peraturan yang berlaku, selain keluarga miskin, juga miliki komponen sesuai dengan peraturan yang ada di program PKH.

Sebagaimana kita ketahui, hampir setiap kecamatan terdapat warga yang belum mendapatkan bantuan PKH. Namun, ada warga yang datangi pendamping PKH guna untuk mendengar penjelasan terkait warga yang belum mendapatkan bantuan dan ingin menjadi penerima PKH. Akan tetapi ada juga warga yang mendengar penjelasan, namun tidak percaya apa yang disampaikan oleh pendamping PKH.

Warga minta jadi penerima PKH

Hal ini terbukti, mereka datangi Dinsos Aceh Besar guna untuk mempertanyakan bantuan PKH yang mereka tidak sebagai penerima PKH. Padahal, terkait dengan peraturan, kemanapun warga datangi, maka penjelasannya tetap sama. Calon KPM PKH tidak bisa ditambahkan secara langsung, melainkan ada prosudur tersendiri melalui kementerian sosial RI.

Pendamping Sosial PKH dan Kedinasan
Dinas Sosial merupakan tempat dimana pendamping PKH melakukan koordinasi terkait apa yang terjadi dilapangan. Tidak hanya itu, pendamping juga memiliki atasan yang dinamakan dengan korcam, korkab/korkot, dan juga korwil, koreg. Mereka adalah atasan bagi setiap pendamping guna untuk melakukan koordinasi.

Baca Juga: Alasan Mengapa Tidak Mendapatkan Bantuan Sosial PKH

Begitu juga dengan dinas, pendamping tentu akan melakukan rapat koordinasi sesuai waktu yang telah ditentukan. Jadi, dalam hal ini program keluarga harapan bukan program yang membagikan bantuan untuk keluarga masing masing pendamping atau yang dekat dengan pendamping diberikan bantuan sosial PKH. Melainkan calon KPM PKH sudah memiliki data sebagai calon penerima manfaat bantuan sosial PKH.

Jadi, bagi warga yang belum mendapatkan bantuan sosial PKH, tidak perlu melakukan hal hal yang tidak berkenan bahkan bisa merusak tali persaudaraan sesama warga masing masing. Karena banyak solusi untuk mendapatkan bantuan sosial guna untuk mencukupi kebutuhan keluarga. Salah satunya program Pro Abes (Prgram Aceh Besar Sejahtera).

Program ini juga sama dengan bantuan PKH, pro abes juga diberikan uang non tunai untuk masyarakat miskit yang terdata dalam basis data terpadu (BDT). Melalui program Pro Abes, warga juga dapat memanfaatkan kebutuhan keluarga. Karena program ini merupakan program satu satunya yang ada di kabupaten Aceh Besar, maka prosudurnya juga ada.

Warga dapat bertanya langsung kepada pendamping Pro Abes yang ada di kecamatan masing masing terkait cara dan peraturan mendapatkan bantuan program aceh besar sejahtera. Nah, untuk bantuan PKH, warga hanya dapat menunggu saat ada perluasan bagi calon KPM PKH saja. Dan bila data keluarga keluar pada data yang ada.

Maka, pendamping akan meminta data berupa KTP dan KK untuk melakukan validasi data anda. Bila data anda sesuai dengan prosudur program, maka anda menjadi penerima bantuan sosial PKH. Jadi, sejauh ini kami rasa cukup untuk penjelasan terkait prosudur mendapatkan bantuan sosial PKH. Tidak perlu datangi Dinsos, cukup tanyakan kepada pendamping PKH dimasing masing kecamatan saja untuk mendapatkan informasi PKH.

Thursday, 7 March 2019

Ingin Jadi Pendamping PKH? Daftarkan Diri Anda Segera

Pengumuman SDM PKH 2019 - Terkait dengan rekrutmen pendamping program keluarga harapan (PKH) ini tentu berdasarkan surat pengumuman penerimaan seleksi SDM PKH tahun 2019 dengan nomor 450/LJS//03/2019. Dalam rangka penerimaan tenaga pendamping sosial ini, maka segera daftarkan diri agar anda juga dapat menjadi bagian dari tenaga kerja pendamping sosial PKH.

Kemensos RI saat ini memberi kesempatan bagi putra putri terbaik bangsa untuk menjadi pendamping sosial program keluarga harapan di tahun 2019. Oleh karenaa itu, kesempatan ini tentu menjadi peluang besar bagi anda yang ingin menjadi pendamping sosial PKH.

Tata cara mendaftar lowongan pendamping sosial PKH 2019

PKH Kemensos merupakan program penanggulangan kemiskinan melalui pemberian bantuan berupa uang non tunai kepada keluarga sangat miskin berdasarkan persyaratan serta ketentuan yang berlaku. Penyaluran bantuan ini diberikan langsung kepada KPM yang ditetapkan oleh Direktorat Jaminan Sosial Kelurga.

Dalam satu tahun, penyeluran bantuan sosial PKH ini diberikan empat tahap yang telah diatur berdasarkan undang undang yang ada. Untuk nilai bantuan sosial PKH ini tentu merujuk pada surat keputusan Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial. Simak peraturan penyaluran bantuan sosial PKH tahun 2019.

Tata Cara Pendaftaran Pendamping Sosial PKH
Untuk anda yang ingin menjadi pendamping sosial PKH, maka perlu melakukan pendaftaran secara online melalui laman ssdm.pkh.kemsos.go.id. Karena pendaftaran berakhir besok, maka segera daftarkan diri anda.

Jadwal Lengkap Kegiatan:

Kuota Pendamping Sosial PKH Kemensos:
Terkait dengan jumlah penerimaan pendamping sosial PKH, kementerian sosial RI membuka lowongan sebanyak 959 orang untuk 10 Kabupaten/kota di Indonesia. Adapun kuota untuk kabupaten/ kota penerimaan pendamping sosial PKH yakni, di bawah ini:

Untuk Sumatera Utara (66 orang), Sumatera Selatan (35 orang), Banten (48 orang), Jawa Barat (226 orang), Jawa Tengah (302 orang), Yogyakarta (75 orang), Jawa Timur (169 orang), Nusa Tenggara Barat (13 orang), Sulawesi Barat (4 orang), dan selanjutnya untuk Sulawesi Selatan (21 orang).

Kualifikasi Pendamping Sosial PKH:
Untuk anda yang ingin mendaftar sebagai pendamping sosial PKH, simak kualifikasi berikut ini.
  1. Pendidikan D.III/ D.IV/ Sarjana
    Pekerjaan Sosial/ KesejahteraanSosial/ Sarjana dan bidang ilmu-ilmu sosial dan Ekonomi diutamakan mengikuti pelatihan dan/atau pengalaman praktek di bidang pendampingan sosial/ fasilitator  pemberdayaan masyarakat, rehabilitasi sosial, perlindungan sosial, jaminan sosial, dan programpenanggulangan kemiskinan lainnya.
  2. Diutamakan bertempat tinggal di wilayah kecamatan lokasi pelaksanaan PKH (sesuai alamat tinggal/domisili saat.
  3. Menguasai MS Office.
  4. Bersedia menanda tangani pakta integritas penegakan kode etik bagi SDM pelaksana PKH
  5. Berusia maksimal 35 (tiga puluh lima) tahun pada bulan Maret 2019;
  6. Bersedia ditempatkan diluar kecamatan domisili dalam satu Kabupaten/ Kota.

Persyaratan Pendamping Sosial PKH:
  1. Pelamar berdomisili di Kabupaten/Kota sesuai kebutuhan
  2. Tidak berkedudukan sebagai CPNS/PNS/TNI/POLRI;'
  3. Siap dan bersedia bekerja puma waktu (full time);
  4. Tidak berkedudukan sebagai pengurus, anggota, dan atau berafiliasi Partai Politik (mengisi formulir pernyataan yang telah disediakan).
  5. Tidak pernah dan atau sedang tersangkut kasus hukum baik pidana maupun perdata, dibuktikan dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)
  6. Memiliki pendidikan sesuai prasyarat jabatan yang dibuktikan dengan ijasah terlegalisir
  7. Bebas dari narkoba dan zat adiktif lainnya
  8. Sehat jasmani dan rohani
  9. Tidak terikat kontrak kerja dengan pihak lain
  10. Mengikuti seluruh tahapan seleksi.

Baca Juga: Peran Pendamping Sosial PKH di Setiap Wilayah Kerja

Tahapan Seleksi Pendamping Sosial PKH:
a. Seleksi Administrasi
Seleksi administrasi adalah seleksi yang dilakukan berdasarkan hasil verifikasi dokumen pelamar yang telah diunggah.

b. Seleksi Kompetensi Bidang
1) Seleksi Kompetensi Bidang menggunakan metode tes tertulis
2) Seluruh peserta seleksi wajib membawa papan jalan dan pinsil 2B

Langkah-langkah Mengikuti Seleksi Pendamping PKH:
  1. Pelamar harus memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) seperti termuat di KTP.
  2. Pelamar menyiapkan file scan:
    Dengan total seluruh file tidak lebih dari 1 MB. Jika menggunakan kamera pastikan jelas terbaca.
    Gambar yang tidak jelas terbaca bisa dinyatakan gugur.
    - KTP
    - Ijasah
    - Transkrip Nilai
    - Sertifikat Pelatihan
    - Surat keterangan pengalaman praktek dan kerja
  3. Pelamar harus menggunakan email pribadi. Email dibutuhkan untuk melanjutkan proses pengisian biodata Pelamar.
  4. Pelamar melakukan pendaftaran awal, berupa memuatkan:
    - Pilihan Posisi
    - NIK
    - Nama Lengkap
    - No. HP
    - Email
  5. Pelamar akan mendapatkan email berisi password untuk masuk kedalam sistem guna pengisian biodata.
    Bila melakukan kesalahan memuatkan alamat email, dapat diperbaiki selama belum pernah melakukan login dengan NIK tersebut.
  6. Pelamar harus login dan memuatkan biodata dan mengunduh file yang diperlukan ke dalam sistem.
  7. Pelamar harus menyatakan "Kirim Berkas Seleksi" pada pengisian biodata, untuk menyatakan biodata dikirim kepada panitia seleksi.
  8. Pelamar dapat melakukan perbaikan bio data selama belum menyatakan "Kirim Berkas Seleksi". Setelah menyatakan "Kirim Berkas Seleksi", bio data tidak dapat diperbaiki lagi.
  9. Pelamar yang lolos seleksi administrasi akan diumumkan melalui SMS dari nomor 085600000630 atau 085600000640, ataupun melalui email, pastikan telepon seluler pelamar dalam keadaan aktif dan bisa dihubungi.
  10. Pelamar hadir pada acara Tes Kompetensi Bidang yang ditentukan kemudian.
  11. Pelamar yang dinyatakan lolos secara teknis, akan diberitahukan melalui SMS, ataupun email. Pelamar juga diberitahukan mengenai lokasi penempatannya.
  12. Pelamar berada pada lokasi penempatan.

Demikian pegumuman penerimaan pendamping sosial program keluarga harapan (PKH) 2019. Bagi anda yang ingin melamar menjadi pendamping sosial PKH, maka segera daftarkan diri secara online melalui laman ssdm.pkh.kemsos.go.id. Karena pendaftaran berakhir besok tanggal 8 maret 2019. Untuk Pengumuman SDM PKH 2019 secara lengkap, silahkan unduh file ini.

Saturday, 9 February 2019

Cara Menghitung Jumlah Bantuan PKH Berdasarkan Komponen

Bantuan program keluarga harapan (PKH) merupakan uang non tunai yang disalurkan melalui buku tabungan yang telah berhasil dibuka melalui Bank Indonesia, baik itu bank mandiri, BRI, BNI dan lain sebagainya. Dan bantuan ini bersifat langsung kepada keluarga penerima manfaat yang sering disebut KPM. Dalam artikel ini, saya jelaskan terkait dengan cara menghitung jumlah bantuan yang berhak anda dapat sesuai dengan komponen yang ada.

Pada tahun 2019, penerima manfaat melalui bantuan program keluarga harapan (PKH) kebanyak tersenyum. Berbeda dengan tahap 4 di tahun 2018 lalu. Tahap satu untuk tahun anggaran 2019 ini KPM PKH merasa senang dan sangat bersyukur atas kenaikan bantuan PKH yang diberikan oleh pemerintahan Jokowi - JK. Akan tetapi, terkait dengan besaran bantuan yang diterima, terdapat beberapa pertanyaan dari KPM yakni, mengapa jumlahnya tidak sama.

Jumlah bantuan pkh berdasarkan komponen

Nah, oleh karena itu melalui informasi ini kami sampaikan terkait cara menghitung jumlah bantuan yang berhak diterima oleh KPM PKH berdasarkan jumlah komponen. Sebelum kami jelaskan cara menghitung hak KPM. Baiknya, pahami dulu apa sih komponen yang sering dimaksud oleh pendamping PKH? Simak apa dan pengertian dari komponen PKH itu sendiri.

Pengertian Komponen PKH
Komponen yang dimaksud dalam program keluarga harapan (PKH) adalah tanggungan dalam keluarga yang telah ditentukan berdasarkan peraturan program PKH. Tanggungan ini yakni, ibu hamil/ nifas, balita, disabilitas, dan juga bagi usia lanjut. Komponen ini tergolong dalam bantuan kesehatan untuk KPM. Nah, selanjutnya tanggungan usia anak sekolah, mulai dari usia SD/MI, SMP/MTsN, dan juga jenjang SMA/MA. Dan ini termasuk kedalam tanggungan bantuan pendidikan.

Dari penjelasan komponen di atas, maka jumlah bantuan juga berbeda beda. Mungkin, untuk ibu hamil/ nifas atau balita sudah sangat jelas sekali. Karena sudah pernah saja jelaskan pada artikel sebelumnya. Kalau belum sempat baca, silahkan simak Khusus Ibu Hamil, PKH Berikan Tunjangan 2.400.000 per tahun. Namun, untuk komponen lainnya tentu berbeda beda.

Berikut index dan komponen bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) berdasarkan keputusan direktur jenderal perlindungan dan jaminan sosial yakni:

menghitung besaran bantuan yang berhak diterima kpm

Di atas merupakan index dan komponen bantuan sosial PKH di tahun 2019. Nah, bagi KPM yang memiliki anak dalam usia sekolah baik itu SD, SMP, atau jenjang SMA. Maka, jumlahnya tentu berbeda. Ada yang bilang banyak anak banyak bantuan, dan itu benar. Namun, bagi anak yang termasuk kedalam komponen tersebut.

Baca Juga: Alasan Tidak Mendapatkan Bantuan PKH

Menghitung Jumlah Bantuan PKH Berdasarkan Komponen
Berikut cara menghitung jumlah bantuan PKH yang berhak KPM dapatkan berdasarkan jumlah komponen yakni:

Nah, cara menghitung bantuan PKH, bagi anda yang miliki anak usia SD dan SMP serta sedang hamil. Maka jumlah bantuan yang berhak anda dapat adalah sebesar Rp. 1.750.000 di tahap pertama, dan jumlah ini tentu berbeda lagi dengan tahap selanjutnya. Sebagai contoh: untuk usia SD/MI = 900.000, dan untuk usia SPM/MTsN = 1.500.000, dan selanjutnya untuk ibu hamil/nifas dan juga miliki balita = 2.400.000.

Bila kita jumlahkan dalam satu tahun, KPM ini mendapatkan hak berdasarkan komponen yakni Rp. 4.800.000. Nah, karena dalam satu tahun diberikan 4 tahap. Maka, jumlah bantuan ini perlu dibagikan menjadi 4. Jadi, setelah kita bagikan, maka per tahap adalah 1.200.000. Karena untuk tahap pertama, maka KPM PKH berhak mendapatkan bantuan tetap berjumlah Rp. 550.000.

Jadi, untuk tahap pertama jumlah bantuan yang berhak didapatkan oleh KPM PKH berdasarkan komponen, maka 1.200.000 ditambah dengan 550.000 sama dengan Rp. 1.750.000. Namun, untuk tahap selanjutnya adalah sebesar Rp. 1.200.000. Karena bantuan tetap reguler hanya pada tahap pertama saja disalurkan.

Nah, di atas merupakan contoh dan cara menghitung jumlah bantuan PKH berdasarkan komponen yang ada. Namun, bagi KPM yang memiliki banyak komponen akan tetapi mendapatkan bantuan tidak sesuai dengan penjelasan di atas., juga jangan dipersoalkan. Mungkin, anak KPM PKH tersebut belum terupdate ke dalam data aplikasi e-pkh.

Untuk permasalahan ini, khusus bagi KPM PKH diharapkan agar dapat melapor kepada pendamping masing masing agar anak mereka dapat diupdate kedalam aplikasi e-pkh nantinya. Dengan diperbaharui komponen, maka jumlah bantuan KPM juga ikut berubah sesuai dengan komponen yang ada. Jadi, setiap ada pertemuan maka perlu menyampaikan kepada pendamping PKH agar setiap komponen bisa diperbaharui.

Monday, 28 January 2019

Khusus Ibu Hamil, PKH Berikan 2.4 Juta! Mau Hamil Lagi?

Tinggal menunggu waktu, penyaluran bantuan PKH akan segera dicairkan melalui buku tabungan masing masing KPM di setiap desa. Kabar gembira buat yang memiliki komponen ibu hamil, karena bantuan yang disalurkan melalui program keluarga harapan tentu akan meningkat secara signifikan. Dulu hanya 1.200.000, sementara untuk tahun 2019 ini KPM ibu hamil akan senyam senyum sendiri karena bantuan yang didapatkan meningkat hingga 2.400.000 per tahun.

Tunjangan yang diberikan pemerintah untuk komponen hamil

Tunjangan buat ibu hamil melalui program PKH, tentu membuat KPM ini bahagia. Bagaimana tidak, pemerintah sangat mendukung demi kesehatan rakyat khususnya kaum wanita. Melalui bantuan sosial PKH ini lah KPM PKH akan cepat keluar dari kehudupat yang sangat miskin menjadi mampu.

Berdasarkan kutipan dari keputusan direktur jenderal perlindungan dan jaminan sosial januari 2019. Index dan komponen bantuan sosial program keluarga harapan (PKH). Besaran bantuan sosial PKH tahun 2019 jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Di tahun ini, seluruh komponen akan ditingkatkan index bantuan. Baik itu bantuan tetap reguler maupun untuk komponen lainnya.

Index dan Komponen Bantuan Sosial PKH 2019
Untuk komponen ibu hamil mendapatkan 2.400.000 per tahun. Namun untuk index dan komponen lainnya dapat anda ketahui pada gambar di bawah ini.
Jumlah bantuan pkh 2019, ibu hamil 2 400 000
Demikian informasi terkait dengan index dan komponen bantuan sosial program keluarga harapan (PKH) untuk tahum 2019. Khusus komponen ibu hamil dan usial 0 s.d 6 tahun bantuannya adalah 2.4 juta, SD 900 ribu, SMP 1.5 juta, SMA 2 juta, dan untuk disabilitas dan juga komponen lanjut usia mendapatkan sama dengan komponen ibu hamil, yakni 2.400.000 per tahun.

Saturday, 17 November 2018

Persiapan Penyaluran Non Tunai PKH Tahap I 2019

Program keluarga harapan (PKH) merupakan bantuan non tunai yang diberikan kepada masyarakat sangat miskin diseluruh Indonesia. Bagi masyarakat sebagai penerima bantuan disebut KPM PKH. Pada tahun 2019 mendatang, bantuan PKH akan berlaku dengan sistem komponen atau kategori sesuai data lapangan. Hal ini tentu berbeda dengan peraturan penyaluran tahun 2018 yang sudah berjalan.

Jumlah bantuanpun tentu akan berbeda bila sistem komponen berlaku. Artinya, bila pada tahun 2018 per KPM menerima manfaat berjumlah Rp. 500.000, maka di tahun mendatang jumlahnya akan berbeda satu sama KPM lainnya. Ini disebabkan oleh banyaknya komponen dalam satu keluarga. Persiapan penyaluran non tunai PKH tahap I tahun 2019 dan tahap IV 2018 ini juga telah disurati oleh kementerian sosial ke setiap dinas provinsi dan juga kabupaten/ kota.

Peraturan Penyaluran Bantuan Sosial PKH Tahun 2019
Berukut isi surat yang telah dikirim ke pihak kedinasan yakni:


Nah, berdasarkan surat tersebut. Maka, jadwal penyaluran bantuan PKH pun akan berbeda di tahun 2019 mendatang. Begitu juga dengan jumlah bantuan yang akan diterima KPM PKH itu sendiri tentu sesuai dengan komponen yang ada. Bagi anda yang belum paham dengan komponen PKH, simak penjelasan komponen atau kategori PKH.

Baca Juga: Apa Itu Komponen PKH?

Tidak ada yang perlu dipersoalkan terkait apa yang telah menjadi kebijakan atau peraturan yang berlaku. Hal ini tentu telah disepakati dan penuh pertimbangan terkait dengan peraturan yang berlaku. Seperti jumlah bantuan PKH atau sistem yang berlaku. Untuk jadwal tahap bantuan PKH di tahun 2019 mendatang akan di salurkan pada bulan januari (tahap I) bulan maret (tahap II) bulan juli (tahap III) dan bulan oktober (tahap IV).

Index dan Komponen Bantuan PKH 2019
Untuk index dan komponen bantuan sosial program keluarga harapan (PKH) tahun 2019 ini tentu akan menyesuaikan anggaran yang ada. Hal ini sesuai dengan isi keterangan pada tabel index bantuan sosial. Berikut besaran atau index bantuan yang akan berlaku pada tahun 2019 mulai dari tahap I hingga tahap IV yakni:

Demikian persiapan penyaluran non tunan bantuan PKH 2019 yang dapat anda ketahui. Jumlah ini juga akan disesuaikan dengan anggaran yang ada. Salam PKH dan semoga program unggulan ini menjadi program yang akan memberantaskan kemiskinan yang ada di Indonesia.

Wednesday, 31 October 2018

Kelayakan Keluarga Berhak Mendapatkan Bantuan PKH

Siapa sebenarnya yang layak mendapatkan bantuan program PKH? Informasi ini sangat penting dibaca agar bisa sama sama mengerti syarat serta kelayakan bantuan yang diberikan kepada masyarakat khususnya bantuan program keluarga harapan. Pada informasi ini, terdapat beberapa kriteria yang berhak mendapatkan bantuan yang berupa uang non tunai itu. Dan ini merupakan tolak ukur kemiskinan standar BPS. Jadi, kriteria miskin masyarakat dapat dilihat melalui pedoman ini.

Bantuan PKH pada dasarnya diberikan kepada masyarakat miskin dengan tujuan agar keluarga itu bisa mandiri dan cepat putus dari rantai kemiskinan. Yang jadi persoalan adalah, masyarakat menganggap uang PKH merupakan bantuan untuk masayarat tidak mampu, sehingga banyak diantaranya ingin mendapatkan bantuan itu.

Tujuan bantuan program keluarga harapan

Perlu anda ketahui, untuk mendapatkan bantuan PKH anda harus memenuhi syarat atau kriteria standar yang telah dibuat oleh Badan Pusat Statistis (BPS). Minimal sekali keluarga yang akan menjadi calon penerima PKH memenuhi 9 kriteria dari 14 kriteria yang ada di bawah ini.

KRITERIA MISKIN MENURUT STANDAR BPS
Berikut 14 kriteria miskin menurut standar BPS yakni, di bawah ini:
  1. Luas lantai bangunan tempat tinggal kurang dari 8m2 per orang
  2. Jenis lantai tempat tinggal terbuat dari tanah/bambu/kayu murahan
  3. Jenis dinding tempat tinggal dari bambu/ rumbia/ kayu berkualitas rendah/tembok tanpa diplester.
  4. Tidak memiliki fasilitas buang air besar/ bersama-sama dengan rumah tangga lain.
  5. Sumber penerangan rumah tangga tidak menggunakan listrik.
  6. Sumber air minum berasal dari sumur/ mata air tidak terlindung/ sungai/ air hujan.
  7. Bahan bakar untuk memasak sehari-hari adalah kayu bakar/ arang/ minyak tanah
  8. Hanya mengkonsumsi daging/ susu/ ayam dalam satu kali seminggu.
  9. Hanya membeli satu stel pakaian baru dalam setahun
  10. Hanya sanggup makan sebanyak satu/ dua kali dalam sehari
  11. Tidak sanggup membayar biaya pengobatan di puskesmas/ poliklinik
  12. Sumber penghasilan kepala rumah tangga adalah: petani dengan luas lahan 500m2, buruh tani, nelayan, buruh bangunan, buruh perkebunan dan atau pekerjaan lainnya dengan pendapatan dibawah Rp. 600.000,- per bulan
  13. Pendidikan tertinggi kepala rumah tangga: tidak sekolah/ tidak tamat SD/ tamat SD.
  14. Tidak memiliki tabungan/ barang yang mudah dijual dengan minimal Rp. 500.000,- seperti sepeda motor kredit/ non kredit, emas, ternak, kapal motor, atau barang modal lainnya.

Jika minimal 9 variabel terpenuhi maka suatu rumah tangga ini, berhak mendapatkan bantuan dari program keluarga harapan (PKH). Mengapa demikian? Karena kalau keluarga itu memiliki 9 syarat di atas. Maka, keluarga tersebut di anggap sangat miskin dan bantuan PKH ini tujuannya memang untuk keluarga sangat miskin serta memiliki komponen.

Baca Juga: Alasan KPM PKH Juga Berhak Mendapatkan Bantuan Lainnya

Pengertian Kemiskinan
Menurut wikipedia; Kemiskinan adalah keadaan di mana terjadi ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan, pakaian, tempat berlindung, pendidikan, dan kesehatan. Kemiskinan dapat disebabkan oleh kelangkaan alat pemenuh kebutuhan dasar, ataupun sulitnya akses terhadap pendidikan dan pekerjaan.

Berdasarkan pengertian tersebut maka, terdapat tiga bagian "miskin" yang dapat anda pahami yakni, rentan miskin, miskin, dan sangat miskin. Naah, bicara bantuan PKH dikhususkan untuk kategori sangat miskin. Karena mereka butuh pertolongan yang sifatnya uang langsung. Berbeda dengan kategori rentan dan miskin.

14 kriteria di atas adalah menjadi tolak ukur untuk pendataan masyarakat miskin seluruh Indonesia. Dan data itulah digunakan untuk mendatai kelayakan kelayakan masyarakat yang berhak mendapatkan bantuan sosial untuk kesejahteraan.

Untuk masyarakat yang kategorinya miskin di ukur dengan, bila keluarga anda sudah termasuk dalam 4 diantara 14 kriteria di atas. Maka, keluarga anda sudah miskin. Namun, untuk yang rentan miskin dapat di ukur dengan 2 kriteria dari 14 itu sudah ada dalam keluarga anda.

Nah, terkait dengan informasi ini. Tujuan kami adalah untuk membuka pola pikir masyarakat agar tidak salah paham dengan apa yang diberikan oleh pemerintah. Program PKH ini sukses di negara luar khususnya dalam hal memberantaskan kemiskinan. Bagaimana dengan negara kita ini? Mari sama sama mendukung program PKH untuk memutuskan rantai kemiskinan dan membuat keluarga sehat dan sejahtera.

Friday, 19 October 2018

Bantuan KUBE PKH Kok Yang Dapat KPM PKH, Mengapa?

Ada yang bertanya bahkan menyoalkan bantuan KUBE PKH yang dapat hanya penerima bantuan program keluarga harapan (PKH). Mengapa orang itu saja yang berhak, sementara banyak masyarakat lain yang tidak memdapatkan bantuan KUBE. Padahal babtuan itu untuk masyarakat yang tidak mampu bukan?

Nah, saya rasa yang menyoalkan penerima bantuan KUBE PKH, hanya belum paham prosedur serta sasaran dari bantuan KUBE itu sendiri. Perlu anda ketahui, terkait dengan bantuan KUBE PKH ini yang berhak menerima adalah KPM PKH bukan yang lain. Terlepas ianya tidak mampu atau mampu. Berbeda dengan bantuan KUBE lainnya.

KUBE PKH untuk KPM PKH

KUBE PKH merupakan bantuan dari kementerian sosial RI melui bidang penanganan fakir miskin untuk wilayah pesisir. Banyak bantuan sosial yang berupa usaha kelompok dengan cara membuat permohonan dalam bentuk proposal, dan dimohonkan kepada kemensos RI. Jadi, khusus KUBE PKH sasarannya adalah penerima bantuan PKH.

Baca Juga: Alasan Mengapa Tidak Bisa Mendapatkan Bantuan PKH

Bagi anda yang ingin mendapatkan serta bisa mengurus bantuan melalui KUBE ini, maka perlu membuat permohonan dalam bentuk proposal dan di ajukan kepada kementerian sosial melalui bidang Program Direktorat Penanganan Fakir Miskin Psisir, PPK dan PAN. Atau untuk informasi KUBE PKH juga bisa tanyakan langsung pada pendamping KUBE di masing masing wilayah kerja.

Kesimpulan
Jadi, selain KUBE PKH sasarannya KPM PKH juga wajib terdafar dalam data BDT. Walaupun masyarakat lain juga ingin mendapatkan bantuan kelompok seperti KUBE, maka anda harus menjadi sebagai penerima bantuan program keluarga harapan (PKH). Semoga bermanfaat dan berguna bagi masyarakat nusantara.

Alasan Mengapa Tidak Mendapatkan Bantuan PKH

Salah satu alasan tidak berhak mendapatkan bantuan PKH adalah karena tidak memiliki komponen, ya walaupun masyarakat tersebut termasuk tidak mampu secara ekonomi. Adapun maksud dari komponen PKH yakni tanggungan keluarga yang masih perlu diperhatikan secara sosial maupun finansial, salah satunya adalah usia anak pendidikan.

Dalam masyarakat kita, banyak yang menyoalkan mengapa tidak termasuk sebagai penerima bantuan progran keluarga harapan (PKH), sementara keluarga itu berhak mendapatkan bantuan. Hal ini bisa dilihat dari kebutuhan ekonomi hari hari masih belum memadai. Nah, ini tentu menjadi pertanyaan pertanyaan kepada pendamping PKH.

Penyebab nama tidak ada sebagi calon kpm pkh

Secara kasat mata, keluarga ini tergolong dalam masyarakat tidak mampu dan juga memiliki komponen sebagai syarat penerima bantuan PKH. Namun, mereka sampai saat ini belum pernah merasakan bantuan sama sekali. Bahkan, bantuan sosial lainnya juga tidak pernah mereka dapatkan. Mengapa demikian?

Alasan Tidak Pernah Mendapatkan Bantuan Sosial
Tidak bisa dipungkiri, memang masih banyak terdapat masyarakat yang layak mendapatkan bantuan, namun tidak pernah merasakan. Ini tentu menjadi peraoalan persoalan di lapangan yang pendamping temui. Perlu anda ketahui, penyebab dan juga alasan mengapa tidak mendapatkan bantuan PKH, sementara keluarga itu berhak mendapatkan bantuan sosial.

Berikut beberapa persoalan yang terdapat di lapangan, sehingga keluarga ini tidak mendapatkan bantuan apapun yakni di bawah ini:
1. Keluarga Kaya
Keluarga ekonominya mampu (kaya) tentu tidak akan bisa mendapatkan bantuan, karena bantuan ini khusus buat keluarga tidak mampu. Jadi jelas sekali, kalau ekonomi anda tergolong mampu, maka tidak bisa mendapatkan bantuan sosial.

2. Tidak Memiliki Komponen
Tidak ada komponen juga tidak akan mendapatkan bantuan PKH, karena itu telah menjadi syarat bagi calon KPM PKH. Jadi, walaupun anda keluarga miskin dan termasuk ke dalam data BDT, tetap aja tidak berhak lagi mendapatkan bantuan PKH, terkecuali bantuan lain.

3. Stasus PNS atau Pegawai Swasta
Bantuan PKH khusus buat keluarga tidak mampu, jadi kalau anda status sosialnya PNS atau pegawai swasta, sudah jelas tidak berhak mendapatkan bantuan PKH.

4. Tidak Termasuk Ke Dalam Data BDT
Nah, ini yang menjadi permasalahan yang terjadi di masyarakat. Artinya, terdapat keluarga tidak mampu namun tidak mendapatkan bantuan sosial, salah satunya PKH. Mengapa demikian, karena data anda belum masuk sebagai data (basis data terpadu) BDT. Jadi, agar anda bisa terdaftar kedalam data BDT, tunggu update data BDT oleh petugas lapangan.

Demikian persoalan persoalan yang terjadi di lapangan. Mengapa saya tulis informasi ini, karena mengingat banyak persoalan serta berbagai pertanyaan kepada pendamping masalah mengapa tidak mendapatkan bantuan PKH. Itulah alasan dan sebab tidak mendapatkan bantuan PKH. Semoga dengan adanya informasi ini menjadi jawaban yang diharapkan serta sebagai solusi dari persoalan yang ada.

Thursday, 13 September 2018

Tugas dan Kewajiban Asisten Pendamping PKH

Banyak yang bertanya terkait dengan tugas serta kewajiban seorang asisten pendamping sosial PKH. Karena, tidak setiap wilayah kecamatan memiliki asisten pendamping, melainkan tempat dimana yang sangat membutuhkan agar dapat membantu pendamping sosial program keluarga harapan.

Seperti kabupaten Aceh Besar provinsi Aceh. Diantara 23 kecamatan, hanya satu kecamatan saja yang dibuka untuk penempatan kerja asisten pendamping sosial PKH yakni, Pulo Aceh. Namun, dalam hal memaksimalkan program, asisten ini tentu mampu menjalankan tugas serta tanggung jawab sebagai asisten pendamping. Hal ini karena sudah menjadi kewajiban Asisten.

Tanggung jawab asisten pendamping pkh

TUGAS DAN KEWAJIBAN ASISTEN PENDAMPING SOSIAL

Tugas Asisten Pendamping PKH
Adapun yang menjadi tugas Asisten Pendamping Sosial PKH adalah melaksanakan dan/atau membantu Pendamping Sosial dalam hal:
  1. Kegiatan sosialisasi PKH kepada aparat pemerintah di tingkat kecamatan dan desa/kelurahan, organisasi perangkat daerah, dan masyarakat umum;
  2. Kegiatan pertemuan awal dan validasi data calon KPM PKH;
  3. Kegiatan verifikasi komitmen kehadiran anggota KPM PKH pada layanan fasilitas pendidikan dan kesehatan pada waktu yang telah ditetapkan;
  4. Kegiatan pendampingan KPM PKH dalam fasilitasi akses layanan pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial untuk pemenuhan komitmen dan kewajiban sesuai ketentuan;
  5. Kegiatan pemutakhiran data KPM PKH setiap terjadi perubahan;
  6. Kegiatan pertemuan peningkatan kemampuan keluarga bagi seluruh KPM PKH sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan;
  7. Kegiatan mediasi, fasilitasi dan advokasi kepada KPM PKH untuk memperoleh bantuan sosial PKH dan bantuan program komplementer lainnya.

Baca Juga: Peran Pendamping PKH Disetiap Wilayah Kerja

Kewajiban Asisten Pendamping PKH
Adapun Kewajiban Asisten Pendamping Sosial PKH yakni:
  1. Membantu Pendamping Sosial menyusun rencana kerja implementasi PKH disampaikan kepada Pendamping Sosial;
  2. Membantu Pendamping Sosial memfasilitasi pemecahan isu, penanganan keluhan dan kasus yang berasal dari KPM PKH;
  3. Membantu Pendamping Sosial menyediakan informasi terkait PKH berdasarkan permintaan dari Koordinator dan Pekerja Sosial Supervisor Kabupaten/Kota, Koordinator Wilayah, Koordinator Regional, dan/atau Direktorat JSK melalui SimPKH atau media komunikasi lainnya;
  4. Membantu Pendamping Sosial memastikan KPM PKH memperoleh penyaluran bantuan PKH dan program komplementer lainnya;
  5. Mengikuti kegiatan pendidikan dan pelatihan, bimbingan teknis dan/atau pemantapan yang diselengarakan oleh Kementerian Sosial maupun oleh Dinas/Instansi Sosial Pelaksana PKH;
  6. Melaksanakan seluruh ketentuan dan kebijakan program sesuai Pedoman Operasional PKH dan ketentuan lain yang ditetapkan oleh Kementerian Sosial;
  7. Bertanggung jawab dan melaporkan realisasi pelaksanaan PKH kepada Pendamping Sosial

Demikian informasi terkait dengan tugas serta kewajiban seorang pendamping sosial khusus untuk asisten pendamping PKH. Jadi, dengan adanya asisten ini tentu sangat membantu pendamping PKH dalam hal memaksimalkan kinerja program keluarga harapan (PKH).

Wednesday, 15 August 2018

Perbedaan Bantuan PKH Dengan Bansos Lainnya

Wajar mengapa masyarakat kurang mampu lebih tertarik dengan bantuan PKH dibandingkan dengan bantuan sosial lainnya. Hal ini bisa kita lihat banyak masyarakat kurang mampu, bertanya pada pendamping PKH terkait cara menjadi KPM PKH. Hal ini lah yang membuat Program Keluarga Harapan beda dengan bantuan bansos yang ada.

Padahal sama sama bantuan pemerintah melalui kementerian sosial yang bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat agar bisa lebih mandiri serta menjadi keluarga mampu. Hampir semua bantuan sosial guna untuk dapat memutuskan rantai kemiskinan, sehingga masyarakat Indonesia mampu dan sejahtera.

Beda bantuan program PKH dangan banruan lain

Lalu mengapa program PKH berbeda dengan bantuan lainnya? Banyak kalangan kaum ibu berharap bisa mendapatkan bantuan PKH agar mereka bisa memaksimalkan kebutuhan anak sekolah, balita, dan juga mencukupi gizi untuk yang lansia. Program PKH adalah bantuan uang tunai bersyarat yang diberikan pemerintah kepada masyarakat yang memenuhi persyaratan.

Bantuan PKH
Bantuan uang tunai bersyarat ini merupakan bantuan yang diberikan kepada keluarga tidak mampu yang tentunya memiliki komponen atau kategori sebagai syarat utama. Program ini tidak hanya memandang kriteria ketidakmampuan saja. Namun, PKH juga perlu memenuhi syarat sebagaimana telah ditetapkan sesuai aturan program PKH melalui kementerian sosial.

Tanpa komponen atau kriteria, walaupun keluarga tersebut masuk dalam basis data terpadu (BDT), tetap saja mereka tidak berhak menerima bantuan yang satu ini. Disini letak perbedaan antara program PKH dengan program bantuan lainnya.

Bantuan BANSOS
Seperti yang kita ketahui, banyak bantuan lainnya diberikan kepada masyarakat baik berupa uang tunai maupun dalam bentuk barang. Kadang pedomannya pada kriteria rumah tangga tidak mampu (miskin). Tanpa melihat syarat lainnya, asal sudah terdaftar sebagai keluarga tidak mampu. Maka, mereka ikut berhak mendapatkan bantuan sosial (bansos).

Tujuan dari pada bantuan sosial ini tentu untuk memutuskan rantai kemiskinan, serta bisa menjadi keluarga yang sejahtera. Selain itu, pemerintah juga berharap dengan berbagai bantuan yang ada, maka dapat mengurangi angka kemiskinan.

Baca Juga: Besaran Jumlah Bantuan PKH 2018

Bantuan yang diberikan tentu berfariasi. Artinya tidak semua bantuan itu sama walaupun tujuannya sama. Banyak sekali bantuan sosial yang diberikan oleh pemerintah kepada masyarakat. Mulai dari program PKH, KUBE UEP, bantuan rumah tidak layak huni, dan sebagainya. Lalu mengapa program PKH beda dengan bantuan yang lain?

Berikut yang membedakan program PKH dengan bantuan sosial yang ada yakni di bawah ini:
1. Memiliki Komponen PKH.
Komponen PKH adalah sebuah syarat bagi calon KPM untuk bisa mendapatkan bantuan PKH. Sebagai penerima banruan PKH, calon KPM wajib memiliki komponen atau kriteria sebagaimana diatur dalam program. Maksud dari komponen ini adalah ibu hamil/ nifas, balita, usia anak SD sampai dengan SMA/MA.

Selanjutnya adalah penyandang cacat dan juga bagi lanjut usia. Ini merupakan persyaratan yang harus dimiliki oleh calon penerima bantuan melalui program PKH. tanpa komponen, maka keluarga tersebut tidak memenuhi persyaratan program.

2. Mematuhi Komitmen Program.
Bagi KPM PKH atau sebagai penerima bantuan PKH, maka perlu mematuhi aturan sebagai bentuk komitmen semua penerima bantuan. Hal ini menjadi tugas pendamping meninjau kepatuhan KPM. Tugas mereka hanya perlu mendatangakan fasilitas kesehatan bagi KPM yang sedang hamil/nifas, anak balita, dan juga untuk usia lanjut dan komponen kecacatan. KPM hanya perlu memeriksa kesehatan pada fasilitas posyandu atau polindes di desa masing masing.

Begitu juga dengan keluarga yang memiliki komponen dalam pendidikan. Anak usia SD s.d SMA wajib hadir 85 % dibuktikan dengan absensi kehadiri di sekolah. Ini juga menjadi tugas pendamping saat melakukan verifikasi pendidikan dengan cara mendatangkan ke sekolah dimana terdapat anak KPM usia sekolah.

3. Tunjangan Pendidikan dan Kesehatan.
Bantuan PKH diberikan kepada keluarga yang memiliki komponen saja. Bantuan ini juga sering disebut sebagai tunjangan kesehatan serta pendidikan. Karena diberikan kepada keluarga yang ada memiliki balita atau anak usia sekolah serta untuk usia hamil, disabilitas, serta untuk komponen lansia.

Kesimpulan
Secara umum, bantuan sosial memang dikhususkan untuk masyarakat miskin agar bisa mendapatkan kehidupan yang lebih baik serta menjadi rumah tangga sejahtera. Namun, khusus program PKH tidak hanya sebatas rumah tangga tidak mampu, melainkan keluarga tersebut juga memiliki komponen atau kriteria sebagaimana dipaparkan di atas.

Dengan terdaftar pada basis data terpadu, serta memiliki komponen. Maka, keluarga ini lah yang berhak mendapatkan bantuan PKH. Nah, itulah yang membedakan antara bantuan program PKH dengan bantuan sosial (bansos) yang ada. Semoga informasi terkait program bansos menjadi artikel yang bermanfaat bagi semua pembaca.

Wednesday, 1 August 2018

2 Komponen PKH Yang Perlu Diketahui

Sebelum kita paparkan terkait dengan maksud dari komponen PKH, maka kenali duli pengertian dari Program Keluarga Harapan (PKH) yakni program yang diselenggarakan oleh pemerintah pusat melalui kementerian sosial RI. PKH adalah sebuah program pemberian uang tunai bersyarat kepada keluarga tidak mampu berdasarkan persyaratan dan ketentuan yang telah ditetapkan. Komponen dalam program PKH ini juga sebagai syarat untuk mendapatkan bantuan PKH.

Di negara luar, program semacam ini dikenal sebagai program conditional cash transfers (CCT) atau program Bantuan Tunai Bersyarat. Sebenarnya tujuan dari program ini sama saja, namun hanya nama program yang berbeda dengan negara Indonesia. Adapun komponen yang telah menjadi persyaratan melalui program PKH, berupa kehadiran di fasilitas pendidikan (misalnya bagi anak usia sekolah), atau pun kehadiran di fasilitas kesehatan (misalnya bagi anak balita dan atau bagi ibu hamil).

Pengertian dan Maksud Komponen PKH

Komponen Program Keluarga Harapan (PKH)
Komponen PKH merupakan sebuah ketentuan atau syarat dari program ini. Seperti pada fasilitas kesehatan. Dalam kategori ini (komponen kesehatan) terdiri dari ibu hamil atau nifas, balita, lansia, dan juga disabilitas (penyandang cacat). Selanjutnya adalah fasilitas pendidikan yang tergategori yakni mulai dari usia sekolah tingkat SD/ Mi, SLTP/MTsN, dan juga untuk jenjang SMA/MA.

Komponen PKH seperti dijelaskan di atas, merupakan sebuat persyaratan untuk mendapatkan bantuan uang tunai bersyarat selain terdaftar sebagai keluarga miskin. Artinya, tidak semua keluarga miskin yang ada dalam basis data terpadu (BDT) bisa mendapatkan bantuan melalui program yang satu ini. Maka dari itu, komponen PKH termasuk salah satu syarat kuat untuk menjadi keluarga penerima manfaat (KPM).

Baca Juga: Pengertian dan Proses Program PKH

Keluarga Penerima Manfaat (KPM) melalui program PKH perlu terdaftar dalam data BDT. Selanjutnya juga diharuskan memenuhi kriteria kepesertaan program sebagai berikut:
  1. Memiliki Komponen Fasilitas Pendidikan
    Yang dimaksud dari komponen ini adalah anda sebagai calon keluarga penerima manfaat (KPM) program PKH, maka harus memiliki Anak usia SD/MI/Paket A/SDLB (usia 7-12 tahun), dan juga Anak SLTP/MTsN/Paket B/SMLB (Usia 12-15).
  2. Memiliki Komponen Fasilitas Kesehatan
    Maksud dari komponen ini adalah anda sebagai calon KPM PKH juga harus memiliki seperti ibu hamil/nifas dan juga anak balita. Anak usia 5-7 tahun yang belum masuk pendidikan dasar (anak pra sekolah). Dan selanjutnya adalah memiliki lanjut usia (lansia) serta disabilitas (penyandang cacat). Walaupun dulu tidak termasuk kriteria, namun di tahun 2017 sampai sekarang disabilitan dan lansia sudah termasuk komponen PKH.

Itulah yang dimaksud dari komponen program keluarga harapan (PKH). Walaupun anda tergolong keluarga miskin, bila tidak terdapat salah satu dari komponen PKH ini, maka anda juga tidak berhak mendapatkan bantuan uang tunai bersyarat ini. Demikian informasi terkait dengan maksud atau pengertian dari komponen PKH. Semoga dengan adanya informasi ini menjadi lebih jelas dan juga bermanfaat bagi pembaca.

Friday, 6 July 2018

Besaran Jumlah Bantuan PKH di Tahun 2018

Jauh berbeda dengan tahun tahun sebelumnya. Dulu bantuan program keluarga harapan (PKH) yang disalurkan kepada keluarga penerima manfaat (KPM) besar kecil yang diperoleh sangat tergantung pada komponen yang ada. Artinya, banyak komponen maka keluarga tersebut tentu akan banyak mendapatkan uang tunai bersyarat ini. Namun, di tahun 2018 pemerintah memberikan bantuan PKH kepada masyarakat terdaftar sebagai KPM PKH berjumlah 2.000.000 per tahun.

Mungkin wajar saja, sebagaimana pepatah bilang. Banyak anak banyak rezeki. Hal ini dulu tentu berlaku pada program yang satu ini. Pada tahun 2015 bantuan program PKH yang diperoleh masyarakat maksimal 3.700.000 dan minimal  950.000 selama satu tahun. Jadi uang bantuan itu dibagi menjadi 4 tahap penarikan oleh KPM. Untuk menghitung mudah saja, bila bantuan yang anda peroleh 3.7 juta pertahun maka di bagi 4. Jadi, itu lah hak mereka setiap triwulan.

Jumlah bantuan pkh per tiga bulan atau triwulan

Akan tetapi dalam tahun 2018, mereka mendapatkan hak yang sama. Tidak berpatokan lagi pada komponen yang ada. Satu banhkan sampai 4 komponen, mereka tetap menerima bantuan PKH pertahap adalah 500.000. Disini mungkin ada hal yang membebankan keluarga keluarga yang banyak tanggungan. Bagaimana tidak, mereka juga mendapatkan nilai yang sama dengan KPM yang jumlah komponen hanya satu.

Besaran Bantuan PKH 2018
Berdasarkan index dan komponen bantuan 2015, usia SD/MI mendapatkan 450.000, sementara SMP 750.000, selanjutnya untuk usia SMA berjumlah 1.000.000 serta untuk ibu hamil dan nifas juga sama dengan usia SMA, namun ada peraturan baru sehingga bertambah menjadi 1.200.000. Nah, pada index ini mereka sangat merasa puas dengan apa yang diberikan pemerintah.

Baca Juga: Mau Jadi KPM PKH? Begini Caranya

Nah, pada tahun 2018, KPM PKH mendapatkan bantuan uang tunai bersyarat ini sebanyak 2.000.000 dengan tiap triwulan mereka di transfer ke rekening masing masimg KPM sebesar 500.000. Besaran bantuan yang didapatkan oleh KPM ini sama rata tidak berpatokan pada komponen. Walaupun kecil, perlu bersyukur dan semoga keluarga penerima manfaat program keluarga harapan ini menjadi sejahtera dan juga mandiri.

Info Terbaru Membuat KPM PKH Tersenyum
Kabar gembira yang kami dapatkan dan mungkin ini masih perencanaan pemerintah terkait cara agar masyarakat putus dari rantai kemiskinan. Kabar yang akan direncanakan, KPM PKH akan mendapatkan bantuan lebih besar dari yang sudah diterima sebagaimana berjalan saat ini. KPM PKH akan menerima bantuan uang tunai bersyarat ini mencapai 2 bahkan 5 kali lipat besarnya. Waw, semoga saja bisa sejahtera.

Namun, ini masih perencanaan dan belum ada pegangan sama sekali. KPM PKH juga perlu mencukuri apa yang telah anda dapatkan, karena masih manyak diluar sana belum tersentuh bantuan sama sekali. Walaupun ada gambaran bantuan PKH untuk KPM ditambah menjadi lebih besar lagi, tujuan pemerintah tetap satu. Masyarakan harus mandiri dan putus dari rantai kemiskinan. Semoga saja dengan adanya program PKH masyarakat menjadi sejahtera.

Saturday, 31 March 2018

Cara Mendaftar Menjadi Penerima PKH

Cara mendapatkan bantuan PKH, maka anda harus terdaftar sebagai calon penerima manfaat dari program keluarga harapan. Terkait dengan bantuan keluarga harapan juga memiliki syarat serta ketentuan yang berlaku sesuai dengan peraturam program.


Mulai dari kriteria hingga, kelayakan, bahkan memiliki komponen dalam sebuah keluarga sebagai syarat utama untuk bisa mendapatkan bantuan PKH. Sebagaimana data yang ada pada pemerintah melalui sensus yang dilaksanakan oleh badan statistik sosial (BPS). Di tahun 2018 kemungkinan ada perluasa penerima PKH.

Kementerian Sosial RI akan melakukan perluasan dari penerima manfaat program keluarga harapan PKH 10 juta. Maka, kedepan akan ditambahkan lagi menjadi 15 juta penerima manfaat dari bantuan keluarga harapan untuk seluruh Indonesia. Hal ini mengingat, selain masih banyak terdapat masyarakat miskin juga dapat merubah masyarakat menjadi sejahtera.

Nah, dengan demikian tentu menjadi peluang besar bagi masyarakat yang belum mendapatkan kartu PKH, hingga menjadi calon penerima manfaat bantuan keluarga harapan. Anda hanya perlu menunggu proses validasi data oleh pendamping PKH saat nama anda termasuk ke dalam daftar penerima bantuan PKH.

Syarat Mendapatkan Bantuan Keluarga Harapan
Adapun syarat dan kriteria untuk mendapatkan bantuan PKH. Maka, anda sudah termasuk ke dalam daftar nama penerima bantuan PKH. Nama nama yang sudaf terdaftar, nantinya akan divalidasi ulang oleh pendamping PKH masing masing wilayah kerja per kecamatan.

Mereka akan membuat pertemuan serta memaparkan terkait dengan program PKH. Mulai dari sasaran, kriteria, serta tujuan dari bantuan uang tunai bersyarat ini. Pendamping juga akan mengambil data berupa foto copy KK dan KTP masyarakat guna untuk di validasi agar data anda benar benar sesuai dengan identitas asli.

Baca Juga: Alasan Tidak Mendapatkan Bantuan PKH

Cara Mendapatkan Bantuan PKH
Untuk menjadi penerima bantuan keluarga harapan (PKH). Maka, silahkan simak ketentuan sebagaimana peraturan berlaku yakni:
1. Keluarga Tidak Mampu
Sebagai keluarga tidak mampu, maka berhak mendapatkan bantuan PKH. Hal ini didasari oleh kelayakan serta syarat yang berlaku sesuai.

2. Memiliki Komponen
Tidak hanya miskin. Anda juga perlu memiliki komponen atau berupa syarat yang berlaku. Sebagai contoh adalah anda perlu memiliki tanggungan anak usia sekolah, balita, dan juga menanggung keluarga disabilitas serta lanjut usia (lansia).

3. Terdaftar Pada Data Masyarakat Miskin
Walaupun anda tidak mampu. Bila data anda tidak terdapat pada data validasi calon penerima bantuan PKH. Maka anda tidak disebut sebagai calon penerima bantuan keluarga harapan (PKH). Maka anda perlu bersabar dan bersyukur agar kedepan bantuan uang tunai bersyarat ini juga bisa anda nikmati.

Demikian cara menjadi penerima bantuan keluarga harapan. Bagi anda yang sejauh ini belum masuk ke daftar calon penerima manfaat keluarga miskin. Maka, anda mungkin belum termasuk kategori program keluarga harapan (PKH). Dan bagi anda yang keluarga tidak mampu dan belum mendapatkan bantuan sosial program PKH, mungkin dalam perluasan ini termasuk data anda yang belum mensapatkan munkin akan terdaftar kembali.

Thursday, 1 March 2018

Cara Mendapatkan Bantuan Program Keluarga Harapan PKH

Irman fsp - Pada kesempatan ini saya sebagai admin membagikan info terkait cara mendapatkan bantuan melalui program keluarga harapan (PKH) atau menjadi KPM PKH di tahun 2018. Untuk anda yang saat ini masih bingung dan bertanya tanya bagaimana cara mendapatkan PKH, simak artikel ini hingga selesai.

Cara memperoleh bantuan uang dari PKH kementerian sosial

Sebenarnya bagi anda yang belum mendapatkan bantuan melalui program PKH Kementerian Sosial RI. Bisa dikatakan anda belum memenuhi persyaratan bahkan kualifikasi program. Maka, dari itu anda belum berhak memperoleh bantuan dari program PKH. Lalu bagaimana dengan mereka? Tentu sudah memenuhi kualifikasi dan layak mendapatkan bantuan PKH.

Pengertian Program PKH
Program Keluarga Harapan (PKH) adalah pemberian bantuan tunai bersyarat kepada Keluarga Sangat Miskin (KSM) yang telah ditetapkan sebagai peserta. Untuk memperoleh bantuan, peserta PKH diwajibkan memenuhi persyaratan dan komitmen dalam bidang pendidikan dan kesehatan sebagai upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Tujuan Program PKH
Dalam jangka pendek, program ini bertujuan mengurangi beban KSM, sedangkan dalam jangka panjang diharapkan dapat memutus mata rantai kemiskinan antargenerasi, sehingga generasi berikutnya dapat keluar dari kondisi kemiskinan dan lebih sejahtera.

Syarat Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH)
Peserta PKH adalah keluarga tidak mampu serta memiliki kriteria sebagai berikut:
  1. Ibu hamil 
  2. Ibu nifas 
  3. Anak usia 0 – 6 tahun 
  4. Anak usia SD
  5. Anak usia SMP/Sederajat
  6. Anak usia SMA/ Sederajat
  7. Disabilitas dan Lanjut Usia

Nah, setelah mengetahui apa itu program PKH, tujuan progtam, bahkan kriteria untuk bisa mendapatkan bantuan PKH. Bagaimana dengan anda? Sesuai atau sangat sesuai? Bila sesuai lalu bagaimana cara mendaftar agar bisa menjadi peserta PKH?

Baca Juga: Tugas dan Peran Pendamping PKH 

Perlu anda ketahui, pendamping PKH tidak ada kewenangan untuk merekrut peserta PKH apa lagi memasukkan nama sesuka hati pendamping ke dalam program. Ini semua sudah di atur sesuai peraturan yang berlaku. Lalu bagaimana dengan data yang ada pada pendamping PKH?

Data calon peserta PKH pada dasarnya sudah ada di kementerian sosial RI. Pendamping hanya bisa menunggu dikirim data tersebut dan tugasnya hanya memvalidasi data yang ada. Mungkin banyak warga masyarakat menduga, data PKH diberikan oleh kecik gampong.

Itu 1000% keliru. Data yang ada, pendamping hanya mendatangkan ke lapangan untuk menvalidasi data sesuai dengan KK dan KTP. Lalu mengirimkan kembali ke operator. Operatorpun mengirim data itu ke pusat untuk diproses agar calon peserta PKH menjadi KPM PKH dan bisa mendapatkan menfaat melalui bantuan PKH.

Cara Mendapatkan Bantuan PKH
Untuk mendapatkan bantuan dari program keluarga harapan (PKH), maka anda harus dari keluarga miskin dan tercatat dalam data BPS saat pihaknya melakukan sensus data penduduk. Mereka yang mendata dan juga mengkategirikan bahwa anda benar benar keluarga tidak mampu.

Dengan data tersebut, maka data anda akan dimasukkan ke dalam data PKH. Saat ada perluasa program, maka data anda menjadi dasar untuk memperoleh bantuan PKH dengan syarat sesuai kriteria di atas. Bagi anda yang memenuhi syarat, maka anda termasuk menjadi peserta program PKH nantinya.

Tuesday, 20 June 2017

Alasan Peserta PKH Juga Mendapatkan Kartu KKS, KIS, dan KIP

Peserta PKH Juga Mendapatkan Manfaat PIP – Banyak yang bertanya mengapa program bantuan sosial numpang tindih, artinya sudah mendapatkan bantuan dari satu program dan juga mendapatkan bantuan lainnya. Seperti program keluarga harapan (PKH), yaitu peserta PKH yang juga mendapat bantuan lainnya. Nah, jangan salah kaprah dan souzon dulu kepada penerima bantuan sosial, karena mereka yang mendapatkan bantuan dari pemerintah, tentu orang yang tidak mampu. Itulah salah satu alasan mereka peserta PKH juga mendapatkan bantuan lainnya.

Peserta PKH tentu masyarakat yang serba kekurangan, baik itu moril maupun materil. Moril disini diartikan masyarakat yang lemah serta berwawasan rendah, dan materil tentu ekonominya tidak memadai. Maka dari itu, pemerintah Indonesia memilih mereka untuk menerima manfaat dari program yang ada. Seperti program keluarga harapan (PKH).

Peserta PKH menunjukkan kartu bersama uang bantuan tunai

PKH merupakan program perlindungan sosial bertaraf nasioanal yang memberikan bantuan uang tunai kepada masyarakan miskin atau rumah tangga sangat miskin (RTSM). Tujuannya adalah dapat mensejahterakan rumah tangga sangat miskin serta bisa memutuskan rantai kemiskinan nantinya. Sama halnya dengan program presiden Jokowi sekarang ini yaitu program Indonesia pintar (PIP). Ada tiga kartu andalan jokowi yang bisa Anda ketahui yaitu KKS, KIP, dan KIS.


Ketiga kartu ini sama, artinya pemerintah memberikan bantuan uang tunai kepada pemegang kartu tersebut. Namun yang membedakannya adalah jumlah dari bantuan yang ada. Nah, yang menjadi pertanyaan, mengapa pemegang kartu PKH juga mendapatkan kartu KKS, KIP, dan KIS? Ini sangat banyak mempertanyakan hal itu, karena terjadi kecemburuan sosial antara penerima manfaat bantuan sosial dengan masyarakat yang sama sekali tidak mendapatkannya.

Jangan putus asa bagi Anda belum mendapatkan manfaat dari program bantuan ini, baik itu PKH, KKS, KIP, dan KIS. Karena Anda belum layak mendapatkannya, salah satu alasan Anda belum termasuk kedalam kategori rumah tangga sangat miskin (RTSM). Maka tidak menerima manfaat dari program yang ada.

Nah, lalu mengapa juga ada yang mendapatkan bantuan PKH juga mendapatkan bantuan KKS, KIP, dan KIS? Jawabannya adalah mereka memang harus diprioritaskan, karena keluarga tersebut merupakan keluarga sangat miskin. Maka dari itu, tujuan bantuan difokuskan pada keluarga miskin agar mereka bisa mandiri dan bisa lepas dari rantai kemiskinan.

Itulah alasan mengapa peserta PKH harus mendapatkan bantuan lainnya seperti KKS, KIP, dan juga KIS. Demikian informasi terbaru dari cara pedia. Semoga bermanfaat dan berguna bagi kita semua khususnya yang bertanya mengapa sudah dapat bantuan ini juga dapat bantuan itu. Maka alasan serta jawabannya adalah mensejahterakan rumah tangga sangat miskin serta memutuskan dari rantai kemiskinan.

Wednesday, 25 May 2016

Seputar Program Keluarga Harapan 2016

Irman fsp | Pada artikel kali ini kami hanya mempermudahkan Anda yang sedang melamar sebagai pendamping atau operator program keluarga harapan (PKH) guna dapat memudahkan Anda semua untuk mengetahui seputar informasi PKH. Mungkin pada artikel sebelumnya kami juga sudah menjelaskan dimana Anda dapat mengetahui informasi seputar PKH.

Bagi Anda yang selang mengikuti tes tahapan selanjutnya, dan ingin mengetahui informasi program keluarga harapan (PKH) secara lebih terperinci. Mungkin sebelumnya hanya sebatas tahu pada blog lowongan kerja yang mempublis lowongan kerja pada kementerian sosila RI untuk pendamping dan juga operator PKH.

seputar info PKH 2016

Maka sebelum kami informasikan dimana yang harus Anda ketahui informasi seputar PKH, terlebihnya kami mengucapkan selamat bagi Anda yang lulus seleksi administrasi dan dapat melanjutkan tahapan selanjutnya. Semoga lulus sebagai pendamping dan juga operator PKH yang tentunya sesuai dengan pilihan Anda sendiri.


Untuk itu, selama ada pertanyaan pertanyaan kepada kami terkait informasi pendamping dan juga operator PKH. Maka dengan senang hati menulis artikel ini guna memudahkan Anda dalam mengetahui informasi seputar PKH. Untuk mengetahui informasi seputar PKH, baik program maupun proses perekrutan, maka dapat Anda kunjungi blog seputar informasi PKH KEMSOS RI, yakni “pkhdaily.com”.

Blog PKHDAILY merupakan situs sosial yang mengupdate informasi seputar Program Keluarga Harapan (PKH). Baik informasi seputar kementerian sosial dan juga informasi seleksi program keluarga harapan pada tahun 2016.

Mengapa kami menginformasikan blog pkhdaily? Karena blog pkhdaily.com ini dapat menginformasikan secara lengkap mengenai seputar informasi PKH. Sebagai pendamping program keluarga harapan (PKH) mengharuskan sama sama berbagi informasi seputar PKH.

Demikian informasi seputar program keluarga harapan kementerian sosial RI. Semoga bermanfaat dan dapat memudahkan Anda dalam mengetahui informasi PKH di tahun 2016. Salam dari kami sebagai pendamping PKH Kementerian Sosial RI.

Website Seputar Informasi PKH yang Dapat Anda Ketahui

Irman fsp | Sahabat setia pengunjung blog irman fsp. Pada kesempatan ini kami memberi informasi terkait dengan tes lanjutan Pendamping dan Operator PKH. Mengapa kami harus menginformasikan proses perekrutan pendamping dan juga operator PKH, selain admin blog irman fsp pendamping PKH juga banyak pengunjung laman blog www.irmanfsp.com bertanya mengenai proses perekrutan PKH.

Nah, dengan demikian untuk lebih memuaskan sobat pengunjung setia irman fsp, maka dengan itu menulis artikel yang terkait dengan proses perekrutan PKH. Dua hari yang lalu ada yang bertanya “Mas bangai mana cara mencetak kartu sebagai bukti kelulusan” da nada juga yang bertanya “bagaimana cara mendaftar sebagai pendamping maupun operator PKH” bahkan ada juga yang bertanya “apa saja tugas operator PKH”.

Blog Info PKH terbaru

Mengapa mereka ada yang bertanya seputar Program Keluarga Harapan (PKH) pada blog irman fsp? Tentu mereka bertanya, karena pada blog irman fsp juga ada artikel terkait tugas dan peran pendamping PKH disetiap wilayah kerja. Ada juga kami jelaskan mengenai pengertian PKH. Maka dengan itu, saya anggap wajar mereka bertanya agar lebih paham baik itu program PKH, maupun tugas pendamping PKH dilapangan.


BLOG INFO SEPUTAR PKH
Baik, untuk mengetahui informasi seputar Program Keluarga Harapan (PKH), Anda dapat mengunjungi website resmi dari kementerian sosial RI yakni, (kemsos.go.id) atau untuk website PKH dapat Anda kunjungi di (pkh.kemsos.go.id). Dan untuk website perekrutan pendamping PKH dan juga Operator PKH, maka dapat Anda kunjungi di (seleksisdmpkh2016.kemsos.go.id).

Di atas merupakan website resmi kementerian sosial RI. Anda dapat mengunjungi website tersebut untuk mengetahui informasi seputar kementerian sosial RI, baik lowongan pekerjaan maupun program sosial lainnya. Untuk mengetahui seputar informasi PKH, Anda juga dapat mengunjungi blog yang mengupdate informasi seputar PKH yakni, PKHdaily.com.

Blog (pkhdaily.com) menginformasikan seputar informasi PKH dan juga informasi dengan kementerian sosial RI. Kami sangat senang dengan adanya pertanyaan pertanyaan terkait artikel yang kami bagikan. Namun ada juga yang membuat kami sungkan untuk menjawab, karena takut salah jawaban. Maka dengan itu kami menulis artikel yang terkait proses perekrutan Pendamping dan Operator PKH.

Tidak hanya blog pkhdaily.com, blog keluargaharapan.com juga ikut mengupdate seputar info program PKH. Anda juga dapat berkunjung langsung ke laman rekomendasi ini. Karena saya sebagai admin sudah melakukan cek and ricek pada blog yang bisa dipercaya. Apa lagi terkait dengan program keluarga harapan (PKH), blog di atas merupakan blog yang lengkap berbagi info PKH, mulai dari lowongan pendamping hingga berita dari kementerian sosial terbaru.

Bila ada pertanyaan atau masukan bahkan kritikan, kami sangat senang hati menerima kritikan yang membangun. Semoga dengan adanya artikel ini dapat membantu sahabat setia pembaca blog irman fsp khususnya para calon pendamping dan juga operator PKH.

Tuesday, 13 October 2015

Peran Pendamping PKH di Setiap Wilayah Kerja

Pendamping PKH merupakan tenaga kerja yang dikontrak oleh kementerian sosial RI untuk mendampingi serta bertugas menyelenggarakan program keluarga harapan (PKH). Dalam program PKH yang memberikan bantuan uang tunai bersyarat kepada keluarga penerima manfaat (KPM), pendamping PKH memiliki tugas dan tanggung jawab pada program ini. Pendamping juga memiliki peran penting dalam menjalankan tugas masing masing hingga dapat mencapai tujuan dari program tersebut. Sebagai contoh pendamping perlu memfasilitasi, mendampingi, serta memberikan sosialisasi terkait dengan program PKH.

Tugas dan tanggung jawab seorang pendamping sosial PKH

Program semacam ini secara internasional dikenal sebagai program conditional cash transfers (CCT) atau program Bantuan Tunai Bersyarat. Persyaratan tersebut dapat berupa kehadiran di fasilitas pendidikan (misalnya bagi anak usia sekolah), ataupun kehadiran di fasilitas kesehatan (misalnya bagi anak balita, atau bagi ibu hamil). Peran pendamping PKH disini, untuk menfasilitasi peserta PKH atau keluarga sangat miskin (RTSM) dengan tujuan memudahkan mereka.

Pendamping PKH menghabiskan sebagian besar waktunya dengan melakukan kegiatan di lapangan, yaitu mengadakan pertemuan dengan ketua kelompok, berkunjung dan berdiskusi dengan petugas pemberi pelayanan kesehatan, pendidikan, pemuka daerah maupun dengan peserta itu sendiri. Pendamping juga bisa ditemui di UPPKH Kabupaten/Kota, karena paling tidak sebulan sekali untuk menyampaikan pembaharuan dan perkembangan yang terjadi di tingkat kecamatan.

Lokasi kantor pendamping sendiri terletak di UPPKH Kecamatan yang berada di kantor camat, atau di kantor yang dekat dengan PT POS daniatau kantor kecamatan di wilayah yang memiliki peserta PKH. Di sini pendamping melakukan berbagai tugas utama lainnya, seperti: membuat laporan, memperbaharui dan menyimpan formulir serta kegiatan rutin administrasi lainnya.

Secara kelembagaan, Pendamping melaporkan seluruh kegiatan dan permasalahannya ke UPPKH Kabupaten/Kota. Pendamping memiliki tugas yang sangat penting dalam pelaksanaan program di lapangan.

Tugas dan Tanggung Jawab Pendamping PKH
Berikut ini kami sampaikan beberapa tugas serta peran pendamping PKH di setiap wilayah kerja masing masing yakni, di bawah ini:

1. Tugas Persiapan Program
  • Tugas persiapan program meliputi pekerjaan yang harus dilakukan Pendamping untuk mempersiapkan pelaksanaan program. Kegiatan ini dilaksanakan sebelum pembayaran pertama diberikan kepada penerima manfaat
  • Menyelenggarakan pertemuan awal dengan seluruh peserta PKH.
  • Menginformasikan (sosialisasi) program kepada RTSM peserta PKH dan mendukung sosialisasi kepada masyarakat umum.
  • Mengelompkan peserta kedalam kelompok yang teridiri atas 20-25 peserta PKH untuk mempermudahkan tugas pendampingan.
  • Memfasilitasi pemilihan Ketua Kelompok ibu-ibu peserta PKH (selanjutnya disebut Ketua Kelompok saja).
  • Membantu peserta PKH dalam mengisi Formulir Klarifikasi data dan menandatangani surat persetujuan serta mengirim formulir terisi kepada UPPKH Kabupaten/Kota.
  • Mengkoordinasikan pelaksanaan kunjungan awal ke Puskesmas dan pendaftaran sekolah.

Baca Juga: Apa Itu PKH.

2. Tugas Rutin
  • Menerima pemutakhiran data peserta PKH dan mengirimkan formulir pemutakhiran data tersebut ke UPPKH Kabupaten.
  • Menerima pengaduan dari Ketua Kelompok dan/atau peserta PKH serta dibawah koordinasi UPPKH Kabupaten/Kota melakukan tindaklanjut atas pengaduan yang diterima (Lihat Pedoman Operasional Sistem Pengaduan Masyarakat).
  • Melakukan kunjungan insidentil khususnya kepada peserta PKH yang tidak memenuhi komitmen.
  • Melakukan pertemuan dengan semua peserta setiap enam bulan untuk re-sosialisasi (program dan kemajuan/perubahan dalam program).
  • Melakukan koordinasi dengan aparat setempat dan pemberi pelayanan pendidikan dan kesehatan.
  • Melakukan pertemuan bulanan dengan Ketua Kelompok.
  • Melakukan pertemuan bulanan dengan Pelayan Kesehatan dan Pendidikan di lokasi pelayanan terkait.
  • Melakukan pertemuan triwulan dan tiap semester dengan seluruh pelaksana kegiatan: UPPKH Daerah, Pendamping, Pelayan Kesehatan dan Pendidikan.

Kegiatan Pokok Pendamping PKH
Adapun 9 kegiatan pokok yang harus dilakukan oleh pendamping PKH, yakni sebagai berikut:

1. Pertemuan Awal
  • Tahap pertama yang dilakukan oleh pendamping adalah melakukan pertemuan terbuka dengan calon peserta PKH. Dalam pertemuan itu dilakukan kegiatan sosialisasi program mengenai manfaat program dan bagaimana berpartisipasi dalam program.
  • Keluarga yang dipilih mengikuti program dikumpulkan dan diberi arahan untuk membentuk kelompok-kelompok ibu yang terdiri dari lebih kurang 25 orang dalam satu kelompok. Kelompok ini kemudian memilih ketua kelompok ibu penerima sebagai koordinator kelompok dan menetapkan jadwal pertemuan rutin kelompok untuk berdiskusi bersama dalam menjalankan program.
  • Pada pertemuan ini juga dilakukan pemeriksaan formulir yang digunakan sebagai alat verifikasi keikutsertaan, antara lain pemeriksaan akta lahir anak (dan membantu pengadaannya jika belum tersedia), penyusunan jadwal kunjungan, dan sebagainya.

2. Mendampingi Proses Pembayaran
Pada dasarnya pendamping tidak melakukan kegiatan apapun kecuali pengamatan dan pengawasan selama proses pembayaran beriangsung. Namun begitu, ada beberapa persiapan yang harus dilakukan oleh pendamping sebelum kegiatan berjalan agar proses berlangsung aman dan terkendali, yaitu:
  1. Pergi ke Kantor Pos untuk meminta jadwal pembayaran dan mendata penerima manfaat yang merupakan kelompok binaannya.
  2. Menginformasikan Ketua Kelompok mengenai jadwal dan memastikan bahwa pembayaran diterima oleh orang yang tepat pada waktu yang telah ditentukan.

3. Berdiskusi Dalam Kelompok
Kegiatan yang tak kalah penting adalah menyusun agenda dan mengadakan pertemuan dengan ketua kelompok ibu penerima untuk berdiskusi dan menampung pengaduan, keluhan, perubahan status maupun menjawab pertanyaan seputar program.

Pada pertemuan ini juga dilakukan sosialisasi informasi mengenai pentingnya pendidikan dan kesehatan ibu dan anak, tips praktis dan murah bagi kesehatan keluarga serta pentingnya sanitasi dan nutrisi untuk meningkatkan mutu keluarga.

4. Pendampingan Rutin
Selanjutnya, jadwal pendampingan dilakukan rutin dan ditetapkan selama 4 hari kerja (Senin-Kamis). Kegiatan yang dilakukan selama itu antara lain melakukan kunjungan ke unit pelayanan kesehatan dan pendidikan, mengunjungi keluarga untuk membantu mereka dalam proses mendaftarkan anak-anak ke sekolah, mengurus akta lahir maupun memeriksa rutin ke puskesmas.

5. Berkunjung Ke Rumah Penerima Bantuan
Jika pada pertemuan ada peserta PKH yang tidak bisa datang karena alasan tertentu seperti: lokasi yang sangat jauh dari tempat pertemuan, sibuk mengurus anak, sakit, atau tidak mampu memenuhi komitmen dikarenakan alasan-alasan tertentu, maka perlu dilakukan kunjungan ke rumah peserta tersebut untuk memudahkan proses (lihat Buku Pedoman Pengaduan)

Baca Juga: Besaran Bantuan PKH

6. Memfasilitasi Proses Pengaduan
Pendamping menerima, menyelesaikan maupun meneruskan pengaduan ke tingkat yang lebih tinggi sehingga dapat dicapai solusi yang mampu meningkatkan mutu program.

7. Mengunjungi Penyedia Layanan
Kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan vital keberlangsungan maupun peningkatan mutu PKH. Pendamping memantau kelancaran dan kelayakan kegiatan pelayanan, mengantisipasi permasalahan yang ada dalam program sehingga bisa melakukan tindakan yang sifatnya mencegah kegagalan kelancaran program ketimbang memperbaikinya.

8. Melakukan Konsolidasi
Pada hari Jum'at, para pendamping melakukan koordinasi dengan sesama pendamping dan tim lain. Laporan dan tindak lanjut juga dianalisa dan ditindaklanjuti pada hari ini agar terjadi peningkatan mutu program.

9. Meningkatkan Kapasitas Diri
Untuk meningkatkan mutu program dan mutu pendamping itu sendiri, juga diadakan diskusi dan pertemuan rutin (minimal sebulan sekali) baik itu antarkecamatan maupun didalam kecamatan sendiri sebagai upaya menampung pelajaran berarti (lesson learned & best practices) yang bisa digunakan oleh pendamping lain agar mempermudah pekerjaan dan menghadapi kasus-kasus harian di lapangan.

Setiap individu yang melakukan usaha menuju perbaikan dan pengembangan memerlukan penghargaan untuk menunjukkan bahwa upaya yang dilakukannya dihargai. Penghargaan ini diharapkan dapat memicu kinerja yang lebih baik dan memotivasi lingkungannya menghasilkan produktivitas yang sekurang-kurangnya sama dengan yang telah diraihnya.

Sanksi adalah tindakan yang diberikan kepada seseorang sebagai akibat dari perbuatan sengaja melanggar koridor aturan dan ketentuan yang telah dibuat dan disepakati dalam sebuah lembaga. Sanksi diberikan agar yang bersangkutan maupun orang yang mengetahuinya tidak mengulangi perbuatan yang merugikan lembaga, lingkungannya maupun dirinya sendiri. lni juga merupakan alat pembelajaran bagi yang lain untuk tidak melakukan perbuatan yang sama.

Demikian tugas beserta peran pendamping program keluarga harapan (PKH) yang dapat kami tulis dalam artikel ini. Semoga bagi pengunjung setia blog irman fsp, dapat membantu memperjelas dengan informasi yang sudah kami paparkan di atas. Semoga bermanfaat dan juga berguna bagi pengunjung setia kami.

Sumber:
Naskah sumber : Dwi Heru Sukoco
http://pkh.kemsos.go.id

Besaran Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) 2015

Tujuan utama PKH adalah membantu mengurangi kemiskinan dengan cara meningkatkan kualitas sumber daya manusia pada kelompok masyarakat sangat miskin. Dalam jangka pendek, bantuan ini membantu mengurangi beban pengeluaran RTSM, sedangkan untuk jangka panjang, dengan masyaratkan keluarga penerima untuk menyekolahkan anaknya, melakukan imunisasi balita, memeriksakan kandungan bagi ibu hamil, dan perbaikan gizi, diharapkan akan memutuskan rantai kemiskinan antar generasi.

Bantuan uang tunai bersyarat ini juga memiliki batas maksimum atau disebut besaran maksimal bantuan PKH. Memang sejauh ini, banyak kalangan masyarakat menganggap bantuan PKH bisa mencukupi kebutuhan keluarga. Padahal itu cukup bagi mereka yang kategori keluarga miskin, dan tidak cukup bagi mereka yang berkebutuhan besar seperti keluarga mampu. Jadi, bagi anda yang belum tahu jumlah dominan bantuan uang tunai bersyarat ini, silahkan simak artikel ini hingga selesai.

BERAPA BESAR BANTUANNYA?
Besaran bantuan tunai untuk peserta PKH bervariasi tergantung jumlah anggota keluarga yang diperhitungkan dalam penerimaan bantuan, baik komponen kesehatan maupun pendidikan. Besaran bantuan ini di kemudian hari bisa berubah sesuai dengan kondisi keluarga saat itu atau bila peserta tidak dapat memenuhi syarat yang ditentukan.

Jumlah bantuan PKH
Besaran bantuan uang tunai program PKH

Catatan:
Bantuan terkait kesehatan berlaku bagi RTSM dengan anak di bawah 6 tahun dan/atau ibu hamil/nifas. Besar bantuan ini tidak dihitung berdasarkan jumlah anak. Besar bantuan adalah 16% rata-rata pendapatan RTSM per tahun. Batas minimum dan maksimum adalah antara 15-25% pendapatan rata-rata RTSM per tahun.

KAPAN DAN DI MANA PROGRAM KELUARGA HARAPAN DILAKSANAKAN?
PKH mulai dilaksanakan di Indonesia pada tahun 2007 dan diharapkan dapat dilaksanakan secara berkesinambungan, setidaknya hingga tahun 2015. Tahun 2007 merupakan tahap awal pengembangan program atau tahap uji coba. Tujuan uji coba adalah untuk menguji berbagai instrumen yang diperiukan dalam pelaksanaan PKH, seperti antara lain metode penentuan sasaran, verifikasi persyaratan, mekanisme pembayaran, dan pengaduan masyarakat.


Pada tahun 2007 ini akan dilakukan uji coba di 7 provinsi dengan jumlah sasaran program sebanyak 500.000 RTMS. Ketujuh provinsi tersebut adalah: Sumatera Barat, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Nusa Tenggara Timur.

Apabila tahap uji coba ini berhasil, maka PKH akan dilaksanakan setidaknya sampai dengan tahun 2015. Hal ini sejalan dengan komitmen pencapaian Millenium Development Goals (MDGs), mengingat sebagian indikatornya juga diupayakan melalui PKH. Selama periode tersebut, target peserta secara bertahap akan ditingkatkan hingga mencakup seluruh RSTM dengan anak usia pendidikan dasar dan ibu hamil/nifas.

PIHAK MANA SAJAKAH YANG TERKAIT DALAM PROGRAM KELUARGA HARAPAN?
PKH dilaksanakan oleh UPPKH Pusat, UPPKH Kabupaten/Kota dan Pendamping PKH. Masing-masing pelaksana memegang peran penting dalam menjamin keberhasilan PKH. Mereka adalah:

UPPKH Pusat - merupakan badan yang merancang dan mengelola persiapan dan pelaksanaan program. UPPKH Pusat juga melakukan pengawasan perkembangan yang terjadi di tingkat daerah serta menyediakan bantuan yang dibutuhkan.

UPPKH Kab/Kota - melaksanakan program dan memastikan bahwa alur informasi yang diterima dari kecamatan ke pusat dapat berjalan dengan baik dan lancar. UPPKH Kab/Kota juga berperan dalam mengelola dan mengawasi kinerja pendamping serta memberi bantuan jika diperlukan.

Pendamping - merupakan pihak kunci yang menjembatani penerima manfaat dengan pihak-pihak lain yang terlibat di tingkat kecamatan maupun dengan program di tingkat kabupaten/kota. Tugas Pendamping termasuk didalamnya melakukan sosialisasi, pengawasan dan mendampingi para penerima manfaat dalam memenuhi komitmennya.

Dalam pelaksanaan PKH terdapat Tim Koordinasi yang membantu kelancaran program di tingkat provinsi dan PT Pos yang bertugas menyampaikan informasi berupa undangan pertemuan, perubahan data, pengaduan dan seterusnya serta menyampaikan bantuan ke tangan penerima manfaat langsung.

Selain tim ini, juga terdapat lembaga lain di luar struktur yang berperan penting dalam pelaksanaan kegiatan PKH, yaitu lembaga pelayanan kesehatan dan pelayanan pendidikan di tiap kecamatan dimana PKH dilaksanakan.