Showing posts with label pkh. Show all posts
Showing posts with label pkh. Show all posts

Saturday, 17 November 2018

Persiapan Penyaluran Non Tunai PKH Tahap I 2019

Program keluarga harapan (PKH) merupakan bantuan non tunai yang diberikan kepada masyarakat sangat miskin diseluruh Indonesia. Bagi masyarakat sebagai penerima bantuan disebut KPM PKH. Pada tahun 2019 mendatang, bantuan PKH akan berlaku dengan sistem komponen atau kategori sesuai data lapangan. Hal ini tentu berbeda dengan peraturan penyaluran tahun 2018 yang sudah berjalan.

Jumlah bantuanpun tentu akan berbeda bila sistem komponen berlaku. Artinya, bila pada tahun 2018 per KPM menerima manfaat berjumlah Rp. 500.000, maka di tahun mendatang jumlahnya akan berbeda satu sama KPM lainnya. Ini disebabkan oleh banyaknya komponen dalam satu keluarga. Persiapan penyaluran non tunai PKH tahap I tahun 2019 dan tahap IV 2018 ini juga telah disurati oleh kementerian sosial ke setiap dinas provinsi dan juga kabupaten/ kota.

Peraturan Penyaluran Bantuan Sosial PKH Tahun 2019
Berukut isi surat yang telah dikirim ke pihak kedinasan yakni:


Nah, berdasarkan surat tersebut. Maka, jadwal penyaluran bantuan PKH pun akan berbeda di tahun 2019 mendatang. Begitu juga dengan jumlah bantuan yang akan diterima KPM PKH itu sendiri tentu sesuai dengan komponen yang ada. Bagi anda yang belum paham dengan komponen PKH, simak penjelasan komponen atau kategori PKH.

Baca Juga: Apa Itu Komponen PKH?

Tidak ada yang perlu dipersoalkan terkait apa yang telah menjadi kebijakan atau peraturan yang berlaku. Hal ini tentu telah disepakati dan penuh pertimbangan terkait dengan peraturan yang berlaku. Seperti jumlah bantuan PKH atau sistem yang berlaku. Untuk jadwal tahap bantuan PKH di tahun 2019 mendatang akan di salurkan pada bulan januari (tahap I) bulan maret (tahap II) bulan juli (tahap III) dan bulan oktober (tahap IV).

Index dan Komponen Bantuan PKH 2019
Untuk index dan komponen bantuan sosial program keluarga harapan (PKH) tahun 2019 ini tentu akan menyesuaikan anggaran yang ada. Hal ini sesuai dengan isi keterangan pada tabel index bantuan sosial. Berikut besaran atau index bantuan yang akan berlaku pada tahun 2019 mulai dari tahap I hingga tahap IV yakni:

Demikian persiapan penyaluran non tunan bantuan PKH 2019 yang dapat anda ketahui. Jumlah ini juga akan disesuaikan dengan anggaran yang ada. Salam PKH dan semoga program unggulan ini menjadi program yang akan memberantaskan kemiskinan yang ada di Indonesia.

Wednesday, 31 October 2018

Kelayakan Keluarga Berhak Mendapatkan Bantuan PKH

Siapa sebenarnya yang layak mendapatkan bantuan program PKH? Informasi ini sangat penting dibaca agar bisa sama sama mengerti syarat serta kelayakan bantuan yang diberikan kepada masyarakat khususnya bantuan program keluarga harapan. Pada informasi ini, terdapat beberapa kriteria yang berhak mendapatkan bantuan yang berupa uang non tunai itu. Dan ini merupakan tolak ukur kemiskinan standar BPS. Jadi, kriteria miskin masyarakat dapat dilihat melalui pedoman ini.

Bantuan PKH pada dasarnya diberikan kepada masyarakat miskin dengan tujuan agar keluarga itu bisa mandiri dan cepat putus dari rantai kemiskinan. Yang jadi persoalan adalah, masyarakat menganggap uang PKH merupakan bantuan untuk masayarat tidak mampu, sehingga banyak diantaranya ingin mendapatkan bantuan itu.

Tujuan bantuan program keluarga harapan

Perlu anda ketahui, untuk mendapatkan bantuan PKH anda harus memenuhi syarat atau kriteria standar yang telah dibuat oleh Badan Pusat Statistis (BPS). Minimal sekali keluarga yang akan menjadi calon penerima PKH memenuhi 9 kriteria dari 14 kriteria yang ada di bawah ini.

KRITERIA MISKIN MENURUT STANDAR BPS
Berikut 14 kriteria miskin menurut standar BPS yakni, di bawah ini:
  1. Luas lantai bangunan tempat tinggal kurang dari 8m2 per orang
  2. Jenis lantai tempat tinggal terbuat dari tanah/bambu/kayu murahan
  3. Jenis dinding tempat tinggal dari bambu/ rumbia/ kayu berkualitas rendah/tembok tanpa diplester.
  4. Tidak memiliki fasilitas buang air besar/ bersama-sama dengan rumah tangga lain.
  5. Sumber penerangan rumah tangga tidak menggunakan listrik.
  6. Sumber air minum berasal dari sumur/ mata air tidak terlindung/ sungai/ air hujan.
  7. Bahan bakar untuk memasak sehari-hari adalah kayu bakar/ arang/ minyak tanah
  8. Hanya mengkonsumsi daging/ susu/ ayam dalam satu kali seminggu.
  9. Hanya membeli satu stel pakaian baru dalam setahun
  10. Hanya sanggup makan sebanyak satu/ dua kali dalam sehari
  11. Tidak sanggup membayar biaya pengobatan di puskesmas/ poliklinik
  12. Sumber penghasilan kepala rumah tangga adalah: petani dengan luas lahan 500m2, buruh tani, nelayan, buruh bangunan, buruh perkebunan dan atau pekerjaan lainnya dengan pendapatan dibawah Rp. 600.000,- per bulan
  13. Pendidikan tertinggi kepala rumah tangga: tidak sekolah/ tidak tamat SD/ tamat SD.
  14. Tidak memiliki tabungan/ barang yang mudah dijual dengan minimal Rp. 500.000,- seperti sepeda motor kredit/ non kredit, emas, ternak, kapal motor, atau barang modal lainnya.

Jika minimal 9 variabel terpenuhi maka suatu rumah tangga ini, berhak mendapatkan bantuan dari program keluarga harapan (PKH). Mengapa demikian? Karena kalau keluarga itu memiliki 9 syarat di atas. Maka, keluarga tersebut di anggap sangat miskin dan bantuan PKH ini tujuannya memang untuk keluarga sangat miskin serta memiliki komponen.

Baca Juga: Alasan KPM PKH Juga Berhak Mendapatkan Bantuan Lainnya

Pengertian Kemiskinan
Menurut wikipedia; Kemiskinan adalah keadaan di mana terjadi ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan, pakaian, tempat berlindung, pendidikan, dan kesehatan. Kemiskinan dapat disebabkan oleh kelangkaan alat pemenuh kebutuhan dasar, ataupun sulitnya akses terhadap pendidikan dan pekerjaan.

Berdasarkan pengertian tersebut maka, terdapat tiga bagian "miskin" yang dapat anda pahami yakni, rentan miskin, miskin, dan sangat miskin. Naah, bicara bantuan PKH dikhususkan untuk kategori sangat miskin. Karena mereka butuh pertolongan yang sifatnya uang langsung. Berbeda dengan kategori rentan dan miskin.

14 kriteria di atas adalah menjadi tolak ukur untuk pendataan masyarakat miskin seluruh Indonesia. Dan data itulah digunakan untuk mendatai kelayakan kelayakan masyarakat yang berhak mendapatkan bantuan sosial untuk kesejahteraan.

Untuk masyarakat yang kategorinya miskin di ukur dengan, bila keluarga anda sudah termasuk dalam 4 diantara 14 kriteria di atas. Maka, keluarga anda sudah miskin. Namun, untuk yang rentan miskin dapat di ukur dengan 2 kriteria dari 14 itu sudah ada dalam keluarga anda.

Nah, terkait dengan informasi ini. Tujuan kami adalah untuk membuka pola pikir masyarakat agar tidak salah paham dengan apa yang diberikan oleh pemerintah. Program PKH ini sukses di negara luar khususnya dalam hal memberantaskan kemiskinan. Bagaimana dengan negara kita ini? Mari sama sama mendukung program PKH untuk memutuskan rantai kemiskinan dan membuat keluarga sehat dan sejahtera.

Friday, 19 October 2018

Bantuan KUBE PKH Kok Yang Dapat KPM PKH, Mengapa?

Ada yang bertanya bahkan menyoalkan bantuan KUBE PKH yang dapat hanya penerima bantuan program keluarga harapan (PKH). Mengapa orang itu saja yang berhak, sementara banyak masyarakat lain yang tidak memdapatkan bantuan KUBE. Padahal babtuan itu untuk masyarakat yang tidak mampu bukan?

Nah, saya rasa yang menyoalkan penerima bantuan KUBE PKH, hanya belum paham prosedur serta sasaran dari bantuan KUBE itu sendiri. Perlu anda ketahui, terkait dengan bantuan KUBE PKH ini yang berhak menerima adalah KPM PKH bukan yang lain. Terlepas ianya tidak mampu atau mampu. Berbeda dengan bantuan KUBE lainnya.

KUBE PKH untuk KPM PKH

KUBE PKH merupakan bantuan dari kementerian sosial RI melui bidang penanganan fakir miskin untuk wilayah pesisir. Banyak bantuan sosial yang berupa usaha kelompok dengan cara membuat permohonan dalam bentuk proposal, dan dimohonkan kepada kemensos RI. Jadi, khusus KUBE PKH sasarannya adalah penerima bantuan PKH.

Baca Juga: Alasan Mengapa Tidak Bisa Mendapatkan Bantuan PKH

Bagi anda yang ingin mendapatkan serta bisa mengurus bantuan melalui KUBE ini, maka perlu membuat permohonan dalam bentuk proposal dan di ajukan kepada kementerian sosial melalui bidang Program Direktorat Penanganan Fakir Miskin Psisir, PPK dan PAN. Atau untuk informasi KUBE PKH juga bisa tanyakan langsung pada pendamping KUBE di masing masing wilayah kerja.

Kesimpulan
Jadi, selain KUBE PKH sasarannya KPM PKH juga wajib terdafar dalam data BDT. Walaupun masyarakat lain juga ingin mendapatkan bantuan kelompok seperti KUBE, maka anda harus menjadi sebagai penerima bantuan program keluarga harapan (PKH). Semoga bermanfaat dan berguna bagi masyarakat nusantara.

Alasan Mengapa Tidak Mendapatkan Bantuan PKH

Salah satu alasan tidak berhak mendapatkan bantuan PKH adalah karena tidak memiliki komponen, ya walaupun masyarakat tersebut termasuk tidak mampu secara ekonomi. Adapun maksud dari komponen PKH yakni tanggungan keluarga yang masih perlu diperhatikan secara sosial maupun finansial, salah satunya adalah usia anak pendidikan.

Dalam masyarakat kita, banyak yang menyoalkan mengapa tidak termasuk sebagai penerima bantuan progran keluarga harapan (PKH), sementara keluarga itu berhak mendapatkan bantuan. Hal ini bisa dilihat dari kebutuhan ekonomi hari hari masih belum memadai. Nah, ini tentu menjadi pertanyaan pertanyaan kepada pendamping PKH.

Penyebab nama tidak ada sebagi calon kpm pkh

Secara kasat mata, keluarga ini tergolong dalam masyarakat tidak mampu dan juga memiliki komponen sebagai syarat penerima bantuan PKH. Namun, mereka sampai saat ini belum pernah merasakan bantuan sama sekali. Bahkan, bantuan sosial lainnya juga tidak pernah mereka dapatkan. Mengapa demikian?

Alasan Tidak Pernah Mendapatkan Bantuan Sosial
Tidak bisa dipungkiri, memang masih banyak terdapat masyarakat yang layak mendapatkan bantuan, namun tidak pernah merasakan. Ini tentu menjadi peraoalan persoalan di lapangan yang pendamping temui. Perlu anda ketahui, penyebab dan juga alasan mengapa tidak mendapatkan bantuan PKH, sementara keluarga itu berhak mendapatkan bantuan sosial.

Berikut beberapa persoalan yang terdapat di lapangan, sehingga keluarga ini tidak mendapatkan bantuan apapun yakni di bawah ini:
1. Keluarga Kaya
Keluarga ekonominya mampu (kaya) tentu tidak akan bisa mendapatkan bantuan, karena bantuan ini khusus buat keluarga tidak mampu. Jadi jelas sekali, kalau ekonomi anda tergolong mampu, maka tidak bisa mendapatkan bantuan sosial.

2. Tidak Memiliki Komponen
Tidak ada komponen juga tidak akan mendapatkan bantuan PKH, karena itu telah menjadi syarat bagi calon KPM PKH. Jadi, walaupun anda keluarga miskin dan termasuk ke dalam data BDT, tetap aja tidak berhak lagi mendapatkan bantuan PKH, terkecuali bantuan lain.

3. Stasus PNS atau Pegawai Swasta
Bantuan PKH khusus buat keluarga tidak mampu, jadi kalau anda status sosialnya PNS atau pegawai swasta, sudah jelas tidak berhak mendapatkan bantuan PKH.

4. Tidak Termasuk Ke Dalam Data BDT
Nah, ini yang menjadi permasalahan yang terjadi di masyarakat. Artinya, terdapat keluarga tidak mampu namun tidak mendapatkan bantuan sosial, salah satunya PKH. Mengapa demikian, karena data anda belum masuk sebagai data (basis data terpadu) BDT. Jadi, agar anda bisa terdaftar kedalam data BDT, tunggu update data BDT oleh petugas lapangan.

Demikian persoalan persoalan yang terjadi di lapangan. Mengapa saya tulis informasi ini, karena mengingat banyak persoalan serta berbagai pertanyaan kepada pendamping masalah mengapa tidak mendapatkan bantuan PKH. Itulah alasan dan sebab tidak mendapatkan bantuan PKH. Semoga dengan adanya informasi ini menjadi jawaban yang diharapkan serta sebagai solusi dari persoalan yang ada.

Thursday, 13 September 2018

Tugas dan Kewajiban Asisten Pendamping PKH

Banyak yang bertanya terkait dengan tugas serta kewajiban seorang asisten pendamping sosial PKH. Karena, tidak setiap wilayah kecamatan memiliki asisten pendamping, melainkan tempat dimana yang sangat membutuhkan agar dapat membantu pendamping sosial program keluarga harapan.

Seperti kabupaten Aceh Besar provinsi Aceh. Diantara 23 kecamatan, hanya satu kecamatan saja yang dibuka untuk penempatan kerja asisten pendamping sosial PKH yakni, Pulo Aceh. Namun, dalam hal memaksimalkan program, asisten ini tentu mampu menjalankan tugas serta tanggung jawab sebagai asisten pendamping. Hal ini karena sudah menjadi kewajiban Asisten.

Tanggung jawab asisten pendamping pkh

TUGAS DAN KEWAJIBAN ASISTEN PENDAMPING SOSIAL

Tugas Asisten Pendamping PKH
Adapun yang menjadi tugas Asisten Pendamping Sosial PKH adalah melaksanakan dan/atau membantu Pendamping Sosial dalam hal:
  1. Kegiatan sosialisasi PKH kepada aparat pemerintah di tingkat kecamatan dan desa/kelurahan, organisasi perangkat daerah, dan masyarakat umum;
  2. Kegiatan pertemuan awal dan validasi data calon KPM PKH;
  3. Kegiatan verifikasi komitmen kehadiran anggota KPM PKH pada layanan fasilitas pendidikan dan kesehatan pada waktu yang telah ditetapkan;
  4. Kegiatan pendampingan KPM PKH dalam fasilitasi akses layanan pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial untuk pemenuhan komitmen dan kewajiban sesuai ketentuan;
  5. Kegiatan pemutakhiran data KPM PKH setiap terjadi perubahan;
  6. Kegiatan pertemuan peningkatan kemampuan keluarga bagi seluruh KPM PKH sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan;
  7. Kegiatan mediasi, fasilitasi dan advokasi kepada KPM PKH untuk memperoleh bantuan sosial PKH dan bantuan program komplementer lainnya.

Baca Juga: Peran Pendamping PKH Disetiap Wilayah Kerja

Kewajiban Asisten Pendamping PKH
Adapun Kewajiban Asisten Pendamping Sosial PKH yakni:
  1. Membantu Pendamping Sosial menyusun rencana kerja implementasi PKH disampaikan kepada Pendamping Sosial;
  2. Membantu Pendamping Sosial memfasilitasi pemecahan isu, penanganan keluhan dan kasus yang berasal dari KPM PKH;
  3. Membantu Pendamping Sosial menyediakan informasi terkait PKH berdasarkan permintaan dari Koordinator dan Pekerja Sosial Supervisor Kabupaten/Kota, Koordinator Wilayah, Koordinator Regional, dan/atau Direktorat JSK melalui SimPKH atau media komunikasi lainnya;
  4. Membantu Pendamping Sosial memastikan KPM PKH memperoleh penyaluran bantuan PKH dan program komplementer lainnya;
  5. Mengikuti kegiatan pendidikan dan pelatihan, bimbingan teknis dan/atau pemantapan yang diselengarakan oleh Kementerian Sosial maupun oleh Dinas/Instansi Sosial Pelaksana PKH;
  6. Melaksanakan seluruh ketentuan dan kebijakan program sesuai Pedoman Operasional PKH dan ketentuan lain yang ditetapkan oleh Kementerian Sosial;
  7. Bertanggung jawab dan melaporkan realisasi pelaksanaan PKH kepada Pendamping Sosial

Demikian informasi terkait dengan tugas serta kewajiban seorang pendamping sosial khusus untuk asisten pendamping PKH. Jadi, dengan adanya asisten ini tentu sangat membantu pendamping PKH dalam hal memaksimalkan kinerja program keluarga harapan (PKH).

Wednesday, 15 August 2018

Perbedaan Bantuan PKH Dengan Bansos Lainnya

Wajar mengapa masyarakat kurang mampu lebih tertarik dengan bantuan PKH dibandingkan dengan bantuan sosial lainnya. Hal ini bisa kita lihat banyak masyarakat kurang mampu, bertanya pada pendamping PKH terkait cara menjadi KPM PKH. Hal ini lah yang membuat Program Keluarga Harapan beda dengan bantuan bansos yang ada.

Padahal sama sama bantuan pemerintah melalui kementerian sosial yang bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat agar bisa lebih mandiri serta menjadi keluarga mampu. Hampir semua bantuan sosial guna untuk dapat memutuskan rantai kemiskinan, sehingga masyarakat Indonesia mampu dan sejahtera.

Beda bantuan program PKH dangan banruan lain

Lalu mengapa program PKH berbeda dengan bantuan lainnya? Banyak kalangan kaum ibu berharap bisa mendapatkan bantuan PKH agar mereka bisa memaksimalkan kebutuhan anak sekolah, balita, dan juga mencukupi gizi untuk yang lansia. Program PKH adalah bantuan uang tunai bersyarat yang diberikan pemerintah kepada masyarakat yang memenuhi persyaratan.

Bantuan PKH
Bantuan uang tunai bersyarat ini merupakan bantuan yang diberikan kepada keluarga tidak mampu yang tentunya memiliki komponen atau kategori sebagai syarat utama. Program ini tidak hanya memandang kriteria ketidakmampuan saja. Namun, PKH juga perlu memenuhi syarat sebagaimana telah ditetapkan sesuai aturan program PKH melalui kementerian sosial.

Tanpa komponen atau kriteria, walaupun keluarga tersebut masuk dalam basis data terpadu (BDT), tetap saja mereka tidak berhak menerima bantuan yang satu ini. Disini letak perbedaan antara program PKH dengan program bantuan lainnya.

Bantuan BANSOS
Seperti yang kita ketahui, banyak bantuan lainnya diberikan kepada masyarakat baik berupa uang tunai maupun dalam bentuk barang. Kadang pedomannya pada kriteria rumah tangga tidak mampu (miskin). Tanpa melihat syarat lainnya, asal sudah terdaftar sebagai keluarga tidak mampu. Maka, mereka ikut berhak mendapatkan bantuan sosial (bansos).

Tujuan dari pada bantuan sosial ini tentu untuk memutuskan rantai kemiskinan, serta bisa menjadi keluarga yang sejahtera. Selain itu, pemerintah juga berharap dengan berbagai bantuan yang ada, maka dapat mengurangi angka kemiskinan.

Baca Juga: Besaran Jumlah Bantuan PKH 2018

Bantuan yang diberikan tentu berfariasi. Artinya tidak semua bantuan itu sama walaupun tujuannya sama. Banyak sekali bantuan sosial yang diberikan oleh pemerintah kepada masyarakat. Mulai dari program PKH, KUBE UEP, bantuan rumah tidak layak huni, dan sebagainya. Lalu mengapa program PKH beda dengan bantuan yang lain?

Berikut yang membedakan program PKH dengan bantuan sosial yang ada yakni di bawah ini:
1. Memiliki Komponen PKH.
Komponen PKH adalah sebuah syarat bagi calon KPM untuk bisa mendapatkan bantuan PKH. Sebagai penerima banruan PKH, calon KPM wajib memiliki komponen atau kriteria sebagaimana diatur dalam program. Maksud dari komponen ini adalah ibu hamil/ nifas, balita, usia anak SD sampai dengan SMA/MA.

Selanjutnya adalah penyandang cacat dan juga bagi lanjut usia. Ini merupakan persyaratan yang harus dimiliki oleh calon penerima bantuan melalui program PKH. tanpa komponen, maka keluarga tersebut tidak memenuhi persyaratan program.

2. Mematuhi Komitmen Program.
Bagi KPM PKH atau sebagai penerima bantuan PKH, maka perlu mematuhi aturan sebagai bentuk komitmen semua penerima bantuan. Hal ini menjadi tugas pendamping meninjau kepatuhan KPM. Tugas mereka hanya perlu mendatangakan fasilitas kesehatan bagi KPM yang sedang hamil/nifas, anak balita, dan juga untuk usia lanjut dan komponen kecacatan. KPM hanya perlu memeriksa kesehatan pada fasilitas posyandu atau polindes di desa masing masing.

Begitu juga dengan keluarga yang memiliki komponen dalam pendidikan. Anak usia SD s.d SMA wajib hadir 85 % dibuktikan dengan absensi kehadiri di sekolah. Ini juga menjadi tugas pendamping saat melakukan verifikasi pendidikan dengan cara mendatangkan ke sekolah dimana terdapat anak KPM usia sekolah.

3. Tunjangan Pendidikan dan Kesehatan.
Bantuan PKH diberikan kepada keluarga yang memiliki komponen saja. Bantuan ini juga sering disebut sebagai tunjangan kesehatan serta pendidikan. Karena diberikan kepada keluarga yang ada memiliki balita atau anak usia sekolah serta untuk usia hamil, disabilitas, serta untuk komponen lansia.

Kesimpulan
Secara umum, bantuan sosial memang dikhususkan untuk masyarakat miskin agar bisa mendapatkan kehidupan yang lebih baik serta menjadi rumah tangga sejahtera. Namun, khusus program PKH tidak hanya sebatas rumah tangga tidak mampu, melainkan keluarga tersebut juga memiliki komponen atau kriteria sebagaimana dipaparkan di atas.

Dengan terdaftar pada basis data terpadu, serta memiliki komponen. Maka, keluarga ini lah yang berhak mendapatkan bantuan PKH. Nah, itulah yang membedakan antara bantuan program PKH dengan bantuan sosial (bansos) yang ada. Semoga informasi terkait program bansos menjadi artikel yang bermanfaat bagi semua pembaca.

Wednesday, 1 August 2018

2 Komponen PKH Yang Perlu Diketahui

Sebelum kita paparkan terkait dengan maksud dari komponen PKH, maka kenali duli pengertian dari Program Keluarga Harapan (PKH) yakni program yang diselenggarakan oleh pemerintah pusat melalui kementerian sosial RI. PKH adalah sebuah program pemberian uang tunai bersyarat kepada keluarga tidak mampu berdasarkan persyaratan dan ketentuan yang telah ditetapkan. Komponen dalam program PKH ini juga sebagai syarat untuk mendapatkan bantuan PKH.

Di negara luar, program semacam ini dikenal sebagai program conditional cash transfers (CCT) atau program Bantuan Tunai Bersyarat. Sebenarnya tujuan dari program ini sama saja, namun hanya nama program yang berbeda dengan negara Indonesia. Adapun komponen yang telah menjadi persyaratan melalui program PKH, berupa kehadiran di fasilitas pendidikan (misalnya bagi anak usia sekolah), atau pun kehadiran di fasilitas kesehatan (misalnya bagi anak balita dan atau bagi ibu hamil).

Pengertian dan Maksud Komponen PKH

Komponen Program Keluarga Harapan (PKH)
Komponen PKH merupakan sebuah ketentuan atau syarat dari program ini. Seperti pada fasilitas kesehatan. Dalam kategori ini (komponen kesehatan) terdiri dari ibu hamil atau nifas, balita, lansia, dan juga disabilitas (penyandang cacat). Selanjutnya adalah fasilitas pendidikan yang tergategori yakni mulai dari usia sekolah tingkat SD/ Mi, SLTP/MTsN, dan juga untuk jenjang SMA/MA.

Komponen PKH seperti dijelaskan di atas, merupakan sebuat persyaratan untuk mendapatkan bantuan uang tunai bersyarat selain terdaftar sebagai keluarga miskin. Artinya, tidak semua keluarga miskin yang ada dalam basis data terpadu (BDT) bisa mendapatkan bantuan melalui program yang satu ini. Maka dari itu, komponen PKH termasuk salah satu syarat kuat untuk menjadi keluarga penerima manfaat (KPM).

Baca Juga: Pengertian dan Proses Program PKH

Keluarga Penerima Manfaat (KPM) melalui program PKH perlu terdaftar dalam data BDT. Selanjutnya juga diharuskan memenuhi kriteria kepesertaan program sebagai berikut:
  1. Memiliki Komponen Fasilitas Pendidikan
    Yang dimaksud dari komponen ini adalah anda sebagai calon keluarga penerima manfaat (KPM) program PKH, maka harus memiliki Anak usia SD/MI/Paket A/SDLB (usia 7-12 tahun), dan juga Anak SLTP/MTsN/Paket B/SMLB (Usia 12-15).
  2. Memiliki Komponen Fasilitas Kesehatan
    Maksud dari komponen ini adalah anda sebagai calon KPM PKH juga harus memiliki seperti ibu hamil/nifas dan juga anak balita. Anak usia 5-7 tahun yang belum masuk pendidikan dasar (anak pra sekolah). Dan selanjutnya adalah memiliki lanjut usia (lansia) serta disabilitas (penyandang cacat). Walaupun dulu tidak termasuk kriteria, namun di tahun 2017 sampai sekarang disabilitan dan lansia sudah termasuk komponen PKH.

Itulah yang dimaksud dari komponen program keluarga harapan (PKH). Walaupun anda tergolong keluarga miskin, bila tidak terdapat salah satu dari komponen PKH ini, maka anda juga tidak berhak mendapatkan bantuan uang tunai bersyarat ini. Demikian informasi terkait dengan maksud atau pengertian dari komponen PKH. Semoga dengan adanya informasi ini menjadi lebih jelas dan juga bermanfaat bagi pembaca.