Tampilkan postingan dengan label sosiologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sosiologi. Tampilkan semua postingan

Senin, 26 Juni 2017

3 Orang Ini Bisa Bikin Anda Tumbuh Dewasa dan Berakhlak

Irman fsp | Ketika Anda mengenal dan melihat dunia ini, tentu tidak lepas dari ke tiga orang yang tentunya menjadi panutan bagi Anda. Maka dari itu, harus Anda ketahui, siapa orang ini dan apa kelebihan mereka terhadap Anda. Memang tanpa disadari, orang ini mengharuskan ada di dekat Anda. Siapakah mereka? Dan apa tujuan mereka.

Mengapa demikian? Karena orang inilah, yang mampu mendidik serta membesarkan Anda tumbuh dewasa dan juga berakhlak baik. Dan tanpa orang ini juga tentu Anda tidak akan melihat kebesaran dunian ini. Siapa saja mereka? Mereka adalah orang tua Anda sendiri, ibu dan ayah. Lalu siapa selanjutnya yang akan berperan untuk mendidik Anda? Dia adalah guru Anda.

Guru, Ayah, dan Ibu merupakan sosok pendidik
Poto: batampos.co.id

Ke tiga orang inilah yang tentunya akan membuat Anda tumbuh dewasa serta memiliki ilmu pengetahuan dan juga berwawasan tinggi. Untuk itu, perlu mengenal dan memberi kasih sayang lebih terhadap mereka yang sudah membesarkan Anda dan memberi ilmu pengetahuan untuk Anda.

Mengenal Sosok Orang Yang Patut Dikasihi dan di Sayangi Karena Mereka Sangat Berjasa untuk Anda

Dalam artikel ini, akan kami sampaikan betapa besar kasih sayang mereka terhadap Anda yakni sebagai berikut:

Sosok Ibu
Ibu merupakan orang tua perempuan yang tentunya sudah melahirkan Anda ke dunia ini. Harus Anda ketahui, melahirkan itu tidaklah mudah, banyak sekali tantangan yang ibu hadapi untuk bisa memiliki keturunan yaitu Anda sebagai anak mereka. Setelah melahirkan, maka ibu juga menjaga anaknya hingga tumbuh dewasa.

Dari kecil hingga dewasa mereka rawat dan menjaganya dari kesakitan bahkan dari gigitan nyamuk pun mereka jaga. Begitu besar jasa ibu terhadap anak anak mereka. Untuk itu, perlu anda ketahui, sosok ibu yang sudah melahirkan dan membesarkan Anda hingga tumbuh dewasa.

Sosok Ayah
Ayah merupakan orang tua Anda dari laki laki yang tentunya bersusah payah mencari rizki untuk keluarganya. Dengan kerja keras ayah juga Anda akan besar hingga tumbuh dewasa. Ayah dan ibu selalu bekerja sama untuk anak mereka hingga tubuh dewasa. Mereka juga saling menutupi kekurangan dan selalu mencari lebih untuk anak anak mereka.

Untuk itu, kenalilah jasa ayah mu itu. Sayangi mereka dan berikan mereka cinta mu sebagai anak dan bakti mu sebagai anak untuk bisa membuat hati mereka sejuk dan bahagia. Kedua orang itu patut anda perhatikan secara lebih. Karena dengan jasa merekalah Anda bisa tumbuh besar dan mengenal dunia ini.

Sosok Guru
Guru adalah pengganti orang tua mu saat berada di sekolah. Guru juga merupakan gudang ilmu yang tentunya akan mendidik anda hingga bisa menemukan pelajaran yang sangat berharga. Mereka juga sangat berjasa terhadap Anda sendiri. Untuk itu, jangan sekali kali Anda membuat hati guru patah dan kecewa terhadap Anda.

Guru juga memberikan ilmu pengetahuan yang lebih terhadap anak didik mereka, baik itu guru mengaji maupun guru pendidikan merupakan lampu bagi Anda mengenal ilmu pengetahuan. Dengan adanya ilmu yang mereka berikan, minimal sekali, Anda juga sudah mengenal yang mana halal dan yang mana itu haram.

Maka dari itu, guru adalah menerang untuk Anda, dan orang tua tentu juga berperan segala sesuatu untuk bisa membuat Anda tumbuh dewasa dan berilmu pengetahuan. Untuk itu, ke tiga orang ini perlu Anda perhatikan agar merakan merasa senang dan bangga terhadap Anda.

Rabu, 14 Juni 2017

Pimpinan Yang Tidak Mencerminkan Pemimpin

Irman fsp | Hello sabahat setia pengunjung blog pribadi saya. Kesempatan ini saya mengajak sahabat untuk bisa mengetahui sifat pemimpin yang perlu diagungkan bila menyimpan gaya kepemimpinan yang baik dan bijaksana. Perlu diketahui, pemimpin yang baik tentu bisa menghargai perbedaan, baik itu budaya, ras, suku, kepercayaan dan lain sebagainya. Namun, pada artikel ini kita fokus pada kepercayaan yakni islam.

Saya tidak berbicara agama dalam artikel ini, namun lebih ke persoalan terkait pemimpin yang bijak dan bisa menghargai satu sama lain. Sebelum kita lanjut, baiknya ketahui dulu penjelasan bang Eddy Fransiskhi melalui id.linkedin.com miliknya yakni, manusia adalah makhluk sosial yang menjadi pemimpin bagi dirinya sendiri dan menjadi pemimpin bagi orang lain. Menjadi pemimpin berarti menjadi seseorang yang memiliki tanggung jawab lebih dalam hidup.

Kriteria pemimpin yang baik dan layak dipilih

Nah, atas dasar itu, menurut sahabat bagaimana dengan pemimpin yang belum tahu tanggung jawab seprang pemimpin? Atau itu hanya gaya kepemimpinannya sehingga bisa berpendapat hanya mereka yang benar. Oke, sedikit saya singgung pada satu persoalan sebagai contoh kasus.

Menurut anda, bolehkah mengecam orang lain salah, sebelum mengetahui asal usul mereka? Atau boleh mengecam bila ia tidak satu kesatuan (tempat belajar) dimana kita belajar? Sebagai contoh, anda belajar di sekolah A dengan referensi buku yang sama pada sekolah B.

Nah, secara wawasan yang pernah saya dapatkan. Mungkin anda juga akan sepaham dengan cara pemahaman saya. Sejauh saya ketahui, dimanapun kita belajar yang terpenting tidak menyimpang dengan agama masing masing. Maka sah sah saja ilmu yang kita dapatkan untuk diterapkan kembali pada orang lain bagi mereka yang membutuhkannya, bukan?

Sependapat atau ada yang salah? Menurut saya, Mungkin sedikit aneh, bagi yang sudah menuntut ilmu ke negeri Amerika, ke Belanda, atau bisa jadi ke Eropa. Pulang ke desa memberi pemahaman yang bahwa, apa yang ia katakan itu benar, tanpa mempedulikan orang lain yang terkadang juga paham dengan ilmu yang dipaparkan.

Baca Juga: Pemimpin Yang Bijaksana

Apa lagi merasa tersaingi dengan orang lain yang ada disekelilinginya. Aneh bukan, ini bukan satu masalah dan bukan apa apa. Namun, artikel ini hanya memberi kesadaran untuk pengunjung setia Irman fsp. Mungkin, bagi anda yang terkejut dengan gaya kepemimpinan pada sebuah kelompok organisasi atau kelompok lainnya yang berlatar belakang baik.

Namun, bertolak belakang dengan gaya kepemimpinan atau cara yang ia lakukan. Maka, stop. Pertimbangkan dengan matang terkait dengan cara yang ia jalankan. Bukan menganggap ia salah atau mengecam salah. Namun, perlu pertimbangan dengan gaya kepemimpinan yang dia jalankan.

Ciri Ciri Pemimpin Yang Baik dan Bijak
Ada beberapa sifat baik yang harus dimiliki oleh para Nabi, yaitu: Amanah (dapat dipercaya), Siddiq (benar), Fathonah (cerdas/bijaksana), serta tabligh (mampu berkomunikasi yang baik dengan rakyatnya). Sifat inilah yang perlu dimiliki oleh pemimpin yang kita percaya bukan.

Maka, untuk memilih pemimpin menurut islam sangat diperlukan memiliki sifat sebagaimana tersebut di atas yakni memiliki sifat pemimpi umat (Nabi). Tanpa dimiliki itu, maka sudah seharusnya dipertanyakan kepemimpinan yang sedang ia jalankan. Walaupun ilmu dan wawasannya luas.

Pemimpin yang ideal adalah pemimpin yang mampu membawa misi kelompoknya ke arah yang baik dan tetap teguh merangkul semua anggota kelompok. Sebelum mengenal lebih jauh terkait dengan pemimpin yang baik dan bijak. Maka, perlu mengenal karakter pemimpin yang ideal.

Berikut 7 karakter pemimpin yang baik dan bijaksana yakni di bawah ini:
  1. Pemimpin yang Cerdas
  2. Pemimpin yang Berinisiatif
  3. Pemimpin yang Bertanggung jawab
  4. Pemimpin yang Dapat Dipercaya
  5. Pemimpin yang Jujur
  6. Pemimpin yang Rela Berkorban
  7. Pemimpin yang Dicintai dan Mencintai Kelompoknya

Saya tidak menguraikan lagi karakteristik atau sifat pemimpin yang tersebut di atas. Alasannya sudak banyak diuraikan orang lain melalui media sosial lainnya. Untuk lebih paham terkait dengan sifat beserta karakter pemimpin maka, bisa membaca pada artikel lainnya yang menyinggung "memilih pemimpin yang baik".

Saya rasa sudah dapat kami cukupkan disini terkait dengan artikel pimpinan yang tidak mecerminkan karakter pemimpin yang baik pada orang atau kelompok lain. Apa lagi suka menganggap hanya ia yang benar dan tidak bisa disalahkan dalam lingkungan masyarakat awam.

Bagi anda yang benar benar mau mengenal sosok pemimpin yang baik dan bijak. Baik itu sosok pemimpin dalam organisasi, pasantren, sekolah, sebuah negara, bahkan dalam kelompok masyarakat pun, sangat penting sekali mengenal lebih dulu karakter pemimpin yang baik, agar tidak salah mengikut jejak pemimpin.

Minggu, 11 Juni 2017

Merubah Pola Pikir Menjadi Lebih Dewasa

Irman fsp | Untuk merubah mindset diri sendiri menjadi lebih baik, tentu diperlukan wawasan serta pemikiran yang lebih dewasa. Artinya, tidak mungkin bisa merubah cara berfikir positif tanpa belajar dari pengalaman dan juga mencari pengetahuan di lingkungan yang berbeda.

Yang menjadi pertanyaan, mengapa banyak diantara mereka pola pikirnya monoton dan tidak berwawasan sama sekali? Perlu anda ketahui, penyebab pola pikir negatif terhadap orang lain, biasanya dikarenakan lingkungan. Mengapa demikian? hal ini dapat disebutkan oleh kebiasaan. Tidak hanya anda yang sudah menetap di lingkungan yang demikian. Orang baru pun bisa berpikir demikian, bila menetap dilingkungan itu.

Cara merubah mindset negatif menjadi positif

Jadi, untuk merubah pola pikir menjadi positif, maka tidak perlu ambil pusing. Cukup mencari angin segar dengan cara jalan jalan sore, dan juga mencari teman di luar sana. Dengan demikian, maka anda juga akan mendapatkan wawasan baru serta pengalaman baru.

Dengan pengalaman serta wawasan baru, disitu anda akan bisa memulai cara berfikir positif. Nah, mungkin tidak hanya itu  saja, bahkan banyak cara lainnya yang juga bisa merubah mindset diri menjadi lebih baik lagi. Salah satunya bergabung dengan kelompok kelompok yang berlatar belakang pendidikan, orang terpelajar, sopan dan santun serta beretika.

Kelompok kelompok yang berlatar belakang baik ini tentu akan membawa anda yang arah berfikir yang bijak. Loh, kan kita hanya bergabung kok bisa berubah secepat itu? Ini hanya sebagai contoh kecil, hal ini juga perlu proses dan langkah demi langkah untuk menjadi orang yang berpikir positif.

Secara tidak langsung, artinya anda hanya bergabung menjadi anggota lepas atau bergabung pada kegiatan kegiatan positif yang mereka lakukan, tanpa menjadi anggota aktif. Nah, lama kelamaan, anda tentu akan mendapatkan ilmu secara tidak langsung dan tanpa belajar seperti disekolah. Cara ini hanya bisa didapatkan diluar sekolah atau kuliah.

Adapun strategi mengubah pola pikir menjadi positif yakni sebagai berikut:
  1. Pergaulan Personal.
    Untuk mengubah pola pikir menjadi lebih baik, terkadang perlu mencontohkan pada personal orang lain yang menurut kita dapat diteladani. Orang orang ini tentu mempunyai sikap yang bijak, sopan santun, berpikir positif, berlatar belakang yang baik dan sebagainya. Nah, tugas kita hanya perlu mencontohkan sifat yang baik pada orang ini agar gaya kehidupannya bisa mengalir sedikit pada kita.
  2. Memposisikan Diri Sebagai Orang Lain.
    Bila kamu sering berpikir yang buruk pada orang lain, maka sedikit membayang bila orang itu adalah kamu. Coba bayangkan atau sedikit mengintrospeksi diri terkait dengan sifat kamu yang ada. Jadi bayangkan aja, bila ada orang lain seperti kamu yang suka berpikir negatif pada kamu, apa jadinya? Buruk sekali kan? Maka, buanglah pikiran negatif itu lalu rubahlah pola pikir menjadi lebih baik.
  3. Jalan Jalan.
    Salah satu cara lainnya juga bisa dengan jalan jalan untuk merubah mindset menjadi lebih. Jadi, dengan membiasakan keluar dari lingkungan buruk, maka akan mendapatkan cara yang baik menilai orang lain.
  4. Belajar Dari Orang Yang Bijak
    Belajar dari orang yang bijak tidak harus mendatangkan orang tersebut. Cukup membaca karya mereka serta jejak baik mereka agar bisa tersimpan dalam benak sehingga anda juga terbawa gaya mereka dalam hal cara berpikir positif.

Demikian cara merubah pola pikir negatif menjadi positif dalam lingkungan bermasyarakat sehari hari. Banyak dijumpai dalam masyarakat baik cara berteman maupun persebsi baik buruk pada orang lain. Untuk itu, bagi yang ingin merubah mindset menjadi lebih baik, maka cukup mengikuti 4 strategi di atas, semoga menjadi solusi yang tepat.

Senin, 17 April 2017

Alasan Panggilan Tak Terjawab Perlu Callback

Irman fsp | Artikel ini hanya sedikit memberi penjelasan terkait dengan adanya panggilan tak terjawab, baik itu nomor terdaftar maupun tidak. Setiap individu tentu berbeda cara pandang adanya panggilan tak terjawab (missed calls). Hal ini melihat seberapa penting panggilan masuk tersebut bagi pengguna telpon genggam. Perlu anda ketahui, walaupun sering diabaikan, terkait dengan panggilan tak terjawab perlu di telpon ulang (callback).

Alasan kuat pertama adalah mungkin yang menelpon anda orang penting yang nomor telepon tersebut belum terdaftar pada handphone anda. Dan bisa juga orang tua anda sendiri menghubungi nomor anda dengan nomor lainnya yang belum terdaftar juga pada HP anda. Bayangkan, apa jadinya bila orang penting itu menghubungi anda dalam keadaan darurat dan anda pun mengabaikan nomor tersebut.


Sebenarnya banyak contoh kasus lainnya terkait dengan hal yang sama. Artinya, nomor masuk belum terdaftar sehingga anda juga menganggap tidak penting sehingga tidak perlu melakukan telpon balik atau callback. Maka dari itu, call back or no, itu juga terserah anda. Namun, bila nomor masuk itu merasa penting maka, coba lah meluangkan sedikit waktu untuk menghubunginya kembali.

Memang dapat dianggap sepele, namun, bila yang anda anggap sepele itu kebalikan, maka siapa yang merasa nyesal? Contoh orang tua anda atau katakan lah istri anda sendiri dalam keadaan darurat menghubungi anda dengan nomor lain. Pada hal dia sangat perlu membicarakan sesuatu kepada anda. Sementara anda sendiri mengabaikan dengan alasan nomor masuk bukan nomor terdaftar. Apa jadinya?

Tidak selalu apa yang anda pikir itu benar, bisa jadi terkadang salah. Artinya, anda menganggap tidak mungkin salah satu keluarga anda sendiri disaat perlu dengan anda menghubungi dengan nomor orang lain. Hal itu bisa saja terjadi karena saat perlu dengan anda secara kebetulan beliau tidak ada pulsa atau lowbat.

Baca Juga: Pengertian Gaya Dalam Komunikasi

Tidak mungkin juga dong, ia sedang perlu dengan anda mengharuskan cas HP dulu atau mengisi pulsa dulu. Mungkin bisa, bila ianya ada uang, kalau tidak? apa juga harus menghubungi anda dengan cara menukar baterai HP orang atau hutang pulsa untuk menghubungi anda? Hal ini juga perlu dipertimbangkan.

Rambut sama hitam, pikiran pasti berbeda. Benar dan tidak salah, namun terkait dengan alasan mengapa perlu menghubungi kembali panggilan tak terjawab kami rasa sedikit jelas dengan uraian di atas. Tidak ada ruginya bukan, bila anda melakukan callback terhadap nomor masuk atau panggilan tak terjawab?

Nah, maka dari itu saya merasa penting memberikan sedikit alasan mengapa perlu melakukan call back atau menghubungi kembali terkait dengan adanya panggilan tak terjawab, supaya bisa lebih memahami adanya panggilan masuk. Sebagai individu juga bisa membedakan yang mana nomor telepon perlu dengan anda dan nomor telepon hanya lelucon, artinya ada juga yang suka iseng.

Demikian penjelasan terkait dengan perlunya call back pada nomor HP yang belum sempat ter jawab. Baik itu alasan sibuk, lupa, atau akibat HP anda diamkan (silent). Harapan dengan adanya penjelasan di atas, bisa mempertimbangkan seberapa penting nomor telepon yang masuk dan belum terjawab bagi anda sendiri.

Kamis, 13 April 2017

Aplikasi Komunikasi Online Yang Dianggap Efektif Oleh Kalangan Umum

Irman fsp | Mungkin anda bertanya “Apa itu aplikasi komunikasi online” jawaban sederhana adalah segala sesuatu yang berbentuk aplikasi yang bisa terhubung dengan jaringan internet serta bisa digunakan sebagai alat komunikasi disebut aplikasi komunikasi online atau jaringan. Perlu anda ketahui, kemajuan teknologi membuat setiap individu ingin serba instan dalam hal interaksi, baik itu interaksi sosial dalam masyarakat maupun melalui media sosial. Berbagai aplikasi sudah diciptakan dan diakui banyak berpengaruh terhadap kehidupan komunikasi masyarakat. Terlebih saat smartphone mulai menjamur dan banyak digunakan. Dari inilah muncul aplikasi komunikasi secara online yang banyak digunakan dan dianggap lebih efektif dan juga efesien.

Aplikasi komunikasi online yang banyak digunakan

Aplikasi untuk kemudahan komunikasi secara online ini pun sangat banyak diciptakan oleh manusia. Ini sudah menjadi persaingan bisnis antar pencipta aplikasi yang ada. tidak sedikit yang sampai saat ini berbagai kalangan masyarakat menggunakan aplikasi komunikasi online. Baik itu hanya sebatas hiburan maupun kepentingan relasi dalam hal membangun komunikasi. Sebagai contoh dapat anda ketahui yakni, BBM, WhatsApp, Line, dan juga berbagai aplikasi yang ada dianggap sangat memberi kemudahan dalam kecepatan mengirim informasi.

Sehingga, diantara beberapa aplikasi komunikasi online ini selain memudahkan juga dianggap sangat efektif dalam penyampaian informasi. Baik itu secara lisan maupun tulisan. Sebenarnya, aplikasi ini sangat berhubungan dengan media sosial yang sangat banyak digunakan dan juga berpengaruh untuk komunikasi dalam masyarakat. Mengapa? Karena banyak aplikasi ini disediakan oleh jaringan media sosial sebagai sarana sosial yang menghubungkan orang dengan orang lain, teman dengan teman lainnya bahkan orang dengan kelompok lainnya seperti media facebook.

Baca Juga: Apa Saja Jenis Komunikasi Online?

Berikut ini aplikasi yang dianggap sangat berguna dan sering digunakan untuk komunikasi online dalam kalangan masyarakat umum yakni di bawah ini:
  1. WhatsApp.
    Aplikasi yang dapat digunakan untuk berbagi informasi melalui pesan teks, audio, visual dan juga video. Salah satu aplikasi komunikasi online yang sangat popular dan banyak digunakan oleh kalangan masyarakat umum, hal ini dikarenakan dianggap paling mudah dan efesien untuk sebagai aplikasi komunikasi.
  2. BBM.
    Sama halnya dengan aplikasi di atas. BBM sampai saat ini juga sering digunakan sebagai aplikasi komunikasi online paling popular dan hampir di setiap smartphone ada. Selain dianggap mudah, aplikasi ini juga banyak digunakan oleh kalangan umum.
  3. Line.
    Sebuah aplikasi yang dapat mengirim pesan teks, audio, visual, dan juga video. Line ini dianggap aplikasi paling mudah dalam hal penyempaian informasi oleh kalangan umum. Oleh karena itu, salah satu aplikasi komunikasi online ini dianggap paling efektif dalam hal komunikasi.

Berbicara aplikasi komunikasi online atau sering juga disebut aplikasi jaringan. Tentu tidak hanya itu, artinya cukup banyak aplikasi lainnya yang bisa digunakan sebagai akses komunikasi secara online. Seperti kita ketahui yakni seperti, Hangouts, Email, Facebook, Twitter, Pinterest, Hinge, Facebook Messenger, LinkedIn, Tumblr, Instagram, Snapchat, dan juga Vine.

Akan tetapi sebagai dari aplikasi komunikasi online ini digunakan oleh kalangan profesional. Artinya banyak yang berkepentingan untuk bisnis dan pekerjaan lainnya. Sementara BBM, WhatsApp, dan juga Line, digunakan oleh kalangan umum dikarenakan fitur yang ada mudah dimengerti oleh semua kalangan. Bukan bearti aplikasi lainnya tidak digunakan, akan tetapi secara umum lebih mudah aplikasi tersebut dalam hal komunikasi online secara cepat dan praktis. Sebagai contoh yakni WhatsApp.

Demikian sekilas informasi persembahan Irman fsp terkait dengan aplikasi komunikasi secara online yang sering digunakan oleh kalangan umum. Aplikasi ini juga dianggap efektif dan efesial dalam hal berkomunikasi. Sebagai pelengkap artikel ini, mungkin ada informasi menurut pengunjung belum lengkap, maka dapat meninggalkan komentar anda di bawah ini.

Kamis, 09 Maret 2017

Pola Komunikasi Dalam Masyarakat Desa

Irman fsp | Pola Komunikasi Dalam Masyarakat | Pengertian pola komunikasi diartikan sebagai bentuk atau pola hubungan dua orang atau lebih dalam proses pengiriman dan penerimaan cara yang tepat. Sehingga pesan yang dimaksud dapat dipahami. Dimensi pola komunikasi terdiri dari dua macam, yaitu pola komunikasi yang berorientasi pada konsep dan pola komunikasi yang berorientasi pada sosial yang mempunyai hubungan yang berlainan.

Sebelumnya irman fsp sudah membagikan terkait dengan pola komunikasi, namun dalam kesempatan ini kami bagikan pola komunikasi dalam masyarakat yang merupakan materi kampus ilmu komunikasi yang disembahkan oleh Irman fsp. Pola menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia dapat diartikan sebagai bentuk (struktur ) yang tetap. Komunikasi menurut Everret M. Rogers yaitu Proses dimana suatu ide dialihkan dari sumber kepada suatu penerima atau lebih, dengan maksud untuk mengubah tingkah laku mereka.

Dimensi komunikasi dalam masyarakat

Pola komunikasi menurut Syaiful Bahri Djamarah mengatakan bahwa pola komunikasi dapat dipahami sebagai pola hubungan antara dua orang atau lebih dalam pengiriman dan penerimaan pesan dengan cara yang tepat sehingga pesan yang dimaksud dapat dipahami. Dimensi pola komunikasi terdiri dari dua macam, yaitu pola yang berorientasi pada konsep dan pola yang berorientasi pada sosial yang mempunyai arah hubungan yang berlainan. Pola Komunikasi adalah proses atau pola hubungan yang dilakukan oleh dua orang atau lebih guna menyampaikan pesan sesuai dengan yang diinginkan.

Dalam masyarakat yang modern sering dibedakan antara masyarakat pedesaan dengan masyarakat perkotaan “rural community” dan “urban community”. Perbedaan tersebut sebenarnya tidak mempunyai hubungan dengan pengertian masyarakat secara sederhana, oleh dalam masyarakat masyarakat modern sekecil apapun desa tersebut, pasti tetap ada pengaruh pengaruh dari kota dan sebaliknya.

Baca Juga: Komunikasi dan Budaya Dalam Masyarakat Desa

Warga warga suatu masyarakat pedesaan mempunyai hubungan yang lebih erat dan lebih mendalam daripada hubungan mereka dengan warga masyarakat pedesaan lain diluar batas wilayahnya. Penduduk masyarakat pedesaan pada umumnya hidup dari pertanian. Pada umumnya penduduk pedesaan di Indonesia apabila ditinjau dari segi kehidupannya sangat terikat dan sangat tergantung pada tanah (earth – bound). Karena mereka sama sama tergantung pada tanah, maka mereka sama sama mempunyai kepentingan pokok yang sama, sehingga mereka juga akan bekerja sama untuk mencapai kepentingan kepentingannya.

Misalnya pada musim pembukaan tanah atau pada waktu menanam iba, mereka akan bersama sama mengerjakannya. Hal itu mereka lakukan, karena biasanya satu keluarga saja tak akan cukup memiliki tenaga kerja untuk mengerjakan tanahnya. Sebagai akibat kerjasama tadi, timbulah lembaga kemasyarakatan yang dikenal dengan nama gotong royong yang bukan merupakan lembaga yang sengaja dibuat. Oleh karena itu, pada masyarakat - masyarakat pedesaan, tidak akan dijumpai pembagian kerja berdasarkan keahlian, akan tetapi biasanya pembagian kerja didasarkan pada usia, mengingat kemampuan fisik masing masing dan juga atas dasar pembedaan kelamin.

Golongan orang tua pada masyarakat pedesaan, pada umumnya memegang peranan penting. Orang orang akan selalu minta nasehat nasehat kepada mereka, apabila ada kesulitan yang dihadapi. Kesukarannya adalah golongan orang tua memiliki tradisi yang kuat, sehingga sukar untuk mengadakan perubahan perubahan yang nyata. Pengendalian sosial masyarakat sangat kuat sehingga perkembangan jiwa individu sangat sukar untuk dilaksanakan.

Salah satu alat komunikasi masyarakat desa yang berkembang adalah desas desus yang biasanya bersifat negatif. Sebagai akibat sistem komunikasi yang sederhana, hubungan antara seseorang dengan orang lain sangat dapat diatur dengan seksama. Rasa persatuan sangat erat sekali sehingga menimbulkan rasa saling kenal mengenal dan saling tolong menolong yang baik.

Jika dilihat dari sistem kepemerintahan, maka hubungan antara penguasa dan rakyat, berlangsung tidak resmi. Segala sesuatu yang terjadi di masyarakat dijalankan atas dasar musyawarah. Namun tidak adanya pembagian kerja yang tegas maka seorang penguasa biasanya mempunyai beberapa kedudukan dan peranan yang sama sekali tak dapat di pisah pisahkan.

Demikian informasi terkait dengan pola komunikasi dalam masyarakat pedesaan yang merupakan persembahan dari Irman fsp. Bagi anda yang belum puas dengan materi kampus persembahan Irman fsp. Maka, anda bisa berdiskusi dengan kami melalui laman komentar di bawah ini. Semoga informasi yang disajikan ini menjadi informasi diharapkan serta menjadi referensi untuk pengunjung nusantara.

Referensi:
Badudu Js, Kamus Besar Bahasa Indonesia, (Jakarta: Pustaka Sinar Harapan, 1994)
Soerjono Soekanto, Sosiologi Suatu Pengantar, (Jakarta : Rajawali Pers, 1987) hal 135

Komunikasi Dan Budaya Dalam Masyarakat Desa

Irman fsp | Komunikasi dan budaya masyarakat | Masyarakat adalah sekelompok orang yang membentuk sebuah sistem semi tertutup (semi terbuka), dimana sebagian besar interaksi adalah individu – individu yang berada dalam kelompok tersebut. Atau pada umumnya istilah masyarakat digunakan untuk mengacu sekelompok orang yang hidup bersama dalam satu komunitas yang teratur.

Masyarakat merupakan suatu fenomena dialektik dalam pengertian bahwa masyarakat adalah suatu produk manusia, tidak lain yang akan selalu memberi tindak balik kepada produsernya. Masyarakat adalah suatu produk dari manusia. Manusia tidak mempunyai bentuk lain kecuali bentuk yang telah diberikan kepadanya oleh aktivitas dan kesadaran manusia. Realitas sosial tak terpisah dari manusia, sehingga dapat dipastikan bahwa manusia adalah suatu produk masyarakat.

Komunikasi dan budaya masyarakat

Masyarakat Indonesia sejak dulu sudah dikenal sangat heterogen dalam berbagai aspek, seperti adanya keberagaman suku bangsa, agama, bahasa, adat istiadat dan sebagainya. Di lain pihak, perkembangan dunia sangat pesat saat ini dengan mobilitas dan dinamika yang sangat tinggi, telah menyebabkan dunia menuju kearah “Desa Dunia” atau “Global Village” yang hampir tidak memiliki batas batas lagi sebagai akibat dari perkembangan teknologi modern, khususnya teknologi komunikasi.

Dengan teknologi komunikasi interaksi dan pertukaran informasi menjadi mudah dan cepat. Setiap orang dengan mudah mengakses informasi yang asalnya dari berbagai tempat diberbagai belahan dunia. Bersamaan dengan pertukaran informasi tersebut, terjadi pula proses pertukaran nilai nilai sosial budaya.

Suatu asumsi dasar bahwa komunikasi berhubungan dengan perilaku manusia dan kepuasan terpenuhinya kebutuhan berinteraksi dengan manusia manusia lainnya. Hampir setiap orang membutuhkan hubungan sosial dengan orang lainnya, dan kebutuhan ini terpenuhi melalui pertukaran pesan yang berfungsi sebagai jembatan untuk mempersatukan manusia manusia yang tanpa berkomunikasi akan terisolasi.

Dalam hal ini komunikasi didefinisikan sebagai suatu proses dinamika transaksional yang mempengaruhi perilaku dalam mana sumber dan penerimanya dengan sengaja menyandi (to code) perilaku mereka untuk menghasilkan pesan yang mereka salurkan lewat suatu saluran (channel) guna merangsang atau memperoleh sikap atau perilaku tertentu. Komunikasi akan lengkap, jika penerima pesan yang dimaksud mempersepsi atau mennyerap perilaku yang disandi, memberi makna kepadanya dan terpengaruh olehnya.

Baca Juga: Tujuan dan Dimensi Komunikasi Antar Budaya

Berikut delapan unsur komunikasi dalam konteks komunikasi sengaja dapat anda ketahui yakni di bawah ini:
  1. Sumber (source), suatu sumber adalah orang yang mempunyai suatu kebutuhan untuk berkomunikasi. Kebutuhan ini mungkin berkisar dari kebutuhan sosial untuk diakui sebagai individu hingga kebutuhan berbagai informasi dengan orang lain atau mempengaruhi sikap atau perilaku seseorang atau sekelompok orang lainnya.
  2. Penyandian (encoding). Encoding adalah suatu kegiatan internal seseorang untuk memilih dan merancang perilaku verbal dan non verbalnya yang sesuai dengan aturan aturan tata bahasa dan sintaksis guna menciptakan suatu pesan.
  3. Pesan (mesagge). Suatu pesan terdiri dari lambang lambang verbal atau nonverbal yang mewakili perasaan dan pikiran sumber pada suatu saat dan tempat tertentu. Meskipun encoding merupakan suatu kegiatan internal yang menghasilkan suatu pesan, pesannya iu sendiri bersifat eksternal bagi sumber pesan adalah apa yang harus sampai dari sumber kepenerima bila sumber bermaksud mempengaruhi penerima.
  4. Saluran (channel) yang menjadi penghubung antara sumber dan penerima.
  5. Penerima (receiver), penerima adalah orang yang menerima pesan dan terhubungkan oleh sumber pesan,
  6. Penyandian balik (decoding). Decoding adalah proses internal penerima dan pemberian makna kepada perilaku sumber yang mewakili perasaan dan pikiran sumber.
  7. Respon penerima (receiver response). ini menyangkut apa yang penerima lakukan setelah ia menerima pesan.
  8. Umpan balik (feedback). Umpan balik adalah informasi yang tersedia bagi sumber yang memungkinkannya menilai keefektifan komunikasi yang dilakukannya untuk mengadakan penyesuaian penyesuaian atau perbaikan perbaikan dalam komunikasi selanjutnya.

Budaya adalah suatu konsep yang membangkitkan minat. Secara formal budaya didefinisikan sebagai tatanan pengetahuan, pengalaman, kepercayaan, nilai, sikap, makna, hirarki, agama, waktu, peranan, hubungan ruang, konsep alam semesta, objek objek materi dan milik yang diperoleh sekelompok besar orang dari generasi ke generasi melalui usaha individu dan kelompok.

Budaya dan komunikasi tidak dapat dipisahkan oleh karena budaya tidak hanya menentukan siapa bicara dengan siapa, tentang apa, dan bagaimana orang menyandi pesan, makna yang ia miliki untuk pesan, dan kondisi kondisinya untuk mengirim, memperhatikan dan menafsirkan pesan. Sebenarnya seluruh pembendaharaan perilaku kita sangat bergantung pada budaya tempat kita dibesarkan. Konsekuensinya budaya merupakan landasan komunikasi. Bila budaya beraneka ragam maka beraneka ragam pula praktek praktek komunikasi.

Hubungan antara budaya dan komunikasi penting dipahami untuk memahami komunikasi antar budaya. Oleh karena melalui pengaruh budaya lah orang orang belajar komunikasi. Kemiripan budaya dalam persepsi memungkinkan pemberian makna yang mirip pula terhadap suatu obyek sosial atau suatu peristiwa. Cara cara kita berkomunikasi, keadaan keadaan komunikasi kita, bahasa dan gaya bahasa yang kita gunakan, dan perilaku perilaku non verbal kita, semua itu merupakan respons terhadap dan fungsi budaya kita.

Komunikasi terikat oleh budaya. Sebagaimana budaya berbeda antara yang satu dengan yang lainnya maka praktek dan perilaku komunikasi individu individu yang diasuh dalam budaya budaya tersebut pun akan berbeda pula. Budaya adalah suatu pola hidup menyeluruh. Budaya bersifat kompleks, abstrak dan luas. Banyak aspek budaya turut menentukan perilaku komunikatif. Unsur unsur sosio budaya ini tersebar dan meliputi banyak kegiatan sosial manusia.

Nah, itu lah penjelasan komunikasi dan budaya masyarakat pedesaan secara teoritis. Informasi ini sengaja kami paparkan agar kawan pengunjung setia Irman fsp yang merupakan informasi materi kampus ini bisa menjadi referensi guna memudahkan anda dalam mengumpulkan informasi. Bagi anda yang belum puas dengan penjelasan di atas, maka dapat berdiskusi melalui laman komentar di bawah ini.

Referensi:
Soerjono Soekanto, Sosiologi Suatu Pengantar, (Jakarta : Rajawali Pers, 1986) hal 136
Peter L Berger, Langit Suci Agama Sebagai Realitas Sosial, (Jakarta: PT Pustaka LPES Indonesia, 1994)
Suranto Aw, Komunikasi Sosial Budaya, (Yoguyakarta: Graha Ilmu, 2010) hal 31
Dedy Mulyana dan Jalaludin Rahmat, Komunikasi Antar Budaya, (Bandung : PT Remaja Rosdakarnya, 1993) hal 15
Deddy Mulyana dan Jaaludin Rahmat, Komunikasi Antarbudaya, (Bandung: Remaja Rosdakarnya, 1993) hal 26