Tampilkan postingan dengan label tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tips. Tampilkan semua postingan

Rabu, 05 Juli 2017

Cara Merawat Baterai Laptop dan Notebook

Irman fsp | Hai sahabat pengunjung kami dimana pun anda berada, pada kesempatan ini saya bagikan informasi terkait dengan cara merawat baterai laptop agar tetap awet. Sejauh ini, kebanyakan dari pengguna laptop maupun notebook kendala pada baterai yang cepat soak. Untuk itu, kenali cara mudah merawat baterai hingga tahan lama.

Kebanyakan laptop sering soak baterai disebabkan oleh sering main game bahkan bisa jadi dari kualitas baterai itu sendiri. Sebagai pengalaman saya sendiri sampai sekarang sudah dua laptop merk acer saya gunakan. Sudah hampir tujuh (7) tahun baterai laptop saya masuh utuh dan tahan lama. Padahal dulu juga sering main game.

Cara menjaga baterai laptop agar tahan lama dan awet

Mengapa baterai bisa tahan lama tanpa terkendala pada baterai yang soak? Itu dikarenakan merawat dengan baik dan menjaga laptop dari kerusakan lainnya. Bagi anda yang sering mengalami kendala pada baterai laptop maupun notebook, berikut cara mudah dan simpel merawat baterai laptop agar tetap awet yakni di bawah ini:
  1. Selama menggunakan laptop, pastikan baterai penuh dan selalu memantau persen baterai laptop sendiri.
  2. Jangan keseringan menggunakan laptop saat sedang di cas.
  3. Pastikan baterai laptop sudah penuh dan jangan digantung.
  4. Gunakan laptop sesuai dengan daya tahan baterai, artinya jangan sampai menggantung cas sambil menggunakan.
  5. Setelah baterai penuh 100%, maka charger laptop di cabut kembali.

Nah, saya rasa cukup dengan cara di atas, maka laptop anda terjaga dari baterai yang soak. Terkecuali baterai laptop sudah duluan rusak (soak), itu mengharuskan anda perbaiki dengan cara menggantikan pada sesuai merk laptop.

Menjaga Baterai Laptop Saat Main Game.
Cara agar baterai laptop awet saat main game sangat mudah. Ini merupakan pengalaman saya sendiri saat suka main game need for speed dulu. Saya sangat suka gantung charger agar baterai tetap penuh. Padahal itu salah besar, hal inilah yang bisa menyebabkan baterai cepat soak.

Lalu apa yang saya lakukan, agar baterai laptop tetap awet dan tahan lama? Nah, ini lah yang saya lakukan guna untuk menjaga baterai notebok saya tetap awat sampai dengan sekarang. Berikut informasi cara merawat baterai laptop yang sering main game yakni di bawah ini:
  1. Sebelum main game, maka pastikan baterai laptop anda penuh.
  2. Selalu periksa baterai saat main game agar laptop maupun notebook anda tidak mati total.
  3. Nah, jangan pernah menggantungkan charger laptop selama main game.
  4. Bila baterai habis atau sisa 20%, maka baiknya di cas dulu dan dibiarkan.
  5. Bagi anda yang sudak menggantungkan charger laptop, hal ini bisa menyebabkan baterai rusak atau soak.
  6. Gunakan laptop selama baterai penuh, dan cas sebelum main game.
  7. Jangan dipaksakan main game dengan cara menggantung cas.
  8. Jangan menukar charger laptop dengan charger laptop lain, walaupun bisa digunakan.

Itulah cara yang saya praktekan selama menggunakan laptop acer. Sejauh ini, sudah dua laptop baterainya tetap aman dan awet tanpa soak sama sekali. Karena baterai yang soak sangat membuat kita kecewa saat melakukan sesuatu tanpa stop kontak.

Untuk itu, agar baterai laptop anda aman, maka silahkan ikuti pengalaman yang sudah saya alami. Karena dengan cara di atas, sampai saat ini baterai laptop saya gunakan tetap terjaga dan awet. Demikian informasi cara merawat baterai laptop maupun notebook merk acer.

Kamis, 29 Juni 2017

4 Cara Mudah Melindungi Anak Dari Serangan Penyakit

Irman fsp | Sangat jauh berbeda bila dibandingkan dengan orang dewasa. Usia anak yang masih dini tentu memudahkan kuman menyerang si kecil, karena sistem kekebalan tubuh si anak belum terlatih dengan sempurna. Maka dari itu, anak tentu sangat mudah diserang oleh berbagai penyakit, hal ini juga disebabkan oleh sistem imun yang ada pada anak. Untuk itu dalam artikel ini juga kami paparkan cara mudah melindungi anak dari serangan kuman agar bisa terhindar penyakit.

Cara mudah menjaga anak dari kuman
Poto: antaranews.com

Banyak yang berpendapat, untuk menjaga anak agar tidak diserang penyakit mengharuskan mereka berada didalam rumah selalu. Padahal ini bisa menyebabkan anak tidak bisa beraktifitas secara bebas sebagaimana keinginan anak. Tidak salah bagi kaum ibu yang melindungi anak dari serangan penyakit dengan cara demikian. Namun, masih ada cara yang tidak harus mengurung anak dalam rumah guna bebes dari serangan penyakit.

Walaupun berbeda cara melindungi anak dari serangan penyakit, tujuannya juga sama. Namun, kami paparkan cara menjaga anak agar tidak mudah diserang penyakit tanpa harus mengurung anak yakni sebagai berikut:
  1. Berikan makanan yang kaya nutrisi dan bergizi.
    Makanan yang bernutrisi serta kaya akan vitamin tentu dapat meningkatkan daya tahan tubuh untuk si anak. Selain itu, dengan makanan bergizi juga dapat memancing pertumbuhan serta perkembangan pada anak. Sehingga, selain bisa mempercepat pertumbuhan juga bisa menjaga kesehatan tubuh anak.
  2. Selalu mencuci tangan saat mau makan.
    Sangat disarankan untuk mencuci tangan saat hendak mau makan dan sesudah makan. Anak suka bermain kotor bahkan tanpa kita ketahui anak juga bisa memegang binatang seperti kucing. Maka dari itu, ajari anak supaya membiasakan mencuci tangan sebelum dan sesudah makan.
  3. Memandikan anak secara rutin.
    Cara ini juga merupakan tips super jitu dalam melindungi anak dari serangan penyakit. Harus membiasakan anak mandi dua bahkan tiga kali dalam sehari atau bisa lebih dari itu. Karena dengan cara memandikan anak bisa mengatasi serangan penyakit.
  4. Melindungi anak saat bermain.
    Sebagaimana kami paparkan di atas, bila anak Anda suka bermain diluar rumah, tentu banyak kuman yang bisa menempel pada si anak. Hal ini perlu Anda ketahui agar memudahkan Anda melindungi anak. Anak tidak mengenal apa saja yang harus dihindarinya, untuk itu, Andalah sebagai orang tua yang bisa melindungi mereka.

Hal yang terpenting agar si anak tidak mudah diserang oleh penyakit, tentu perlindungan dari orang tua. Terkadang bagi anak yang suka bermain diluar rumah, dan ada kawannya yang sedang flu, maka anak Anda berikan masker agar bisa terhindar dari penyakit yang ada tanpa harus memarahi anak orang lain. Maka dari itu, perhatian serta kasih saying orang tua lah yang bisa melindungi anak dari serangan penyakit.

Minggu, 25 Juni 2017

Tips Memilih Jurusan Pendidikan Yang Tepat Saat Masuk Perguruan Tinggi

Irman fsp | Banyak yang salah pilih jurusan saat masuk perguruan tinggi disebabkan hanya ikut ikutan saja. Harus Anda ketahui, memilih jurusan yang salah membuat anak Anda salah jalur nantinya. Untuk itu, perlu melihat tingkah laku dan kebiasaan anak di masa sekolah. Hal ini banyak yang menganggap sepele, yang penting anak bisa melanjutkan sekolah hingga ke perguruan tinggi. Untuk anak yang ingin tidak sesat pada saat melanjutkan sekolah, maka pilihlah jurusan yang sesuai dengan keinginan serta kemampuan anak.

Anak terkadang memilih jurusan hanya sebatas suka dengan penampilan dan banyak kawan. Hal ini sangat disayangkan nantinya, bila anak salah jalur. Maka dari itu, memilih jurusan di perguruan tinggi perlu menyesuaikan kemampuan anak dan kebiasaan anak semasa sekolahnya. Tujuannya adalah agar anak selaras dalam kemampuan pendidikan.

cara memilih jurusan kuliah
Tips memilih jurusan masuk perguruan tinggi
Poto: okezone

Untuk contoh kecil saja, bila anak Anda suka dengan memasak, maka sudah tentu memilih jurusan tataboga. Begitu juga dengan kebiasaan mengatur, maka berikan dia jurusan manajemen agar anak Anda benar benar mahir dalam mengatur sesuatu. Maka dari itulah pilihlah jurusan yang sesuai dengan kebiasaan anak semasa sekolah, agar jurusan yang dia pilah menjadi jurusan yang tepat untuk anak.

Berbicara jurusan, banyak sekali jurusan di perguruan tinggi, ada jurusan kedokteran, komunikasi, teknik, psikologi, keguruan dan lain sebagainya. Nah, dengan banyak jurusan yang ada, maka Anda sebagai orang tua juga harus ikut berperan dalam memilih jurusan untuk anak. Selain memberi dukungan juga memberi semangat saat anak hendak memilih jurusan yang ada.

Untuk lebih tepat agar Anda tidak menyesal nantinya saat memilih jurusan diperkuliahan, dari itu Irman fsp memberi tips yang tepat dalam memilih jurusan kuliah sebagai berikut:
  1. Bagi Anda yang ingin melanjutkan jenjang sekolah, maka perlu tahu apa kesukaan Anda di masa sekolah sebelumnya. Tujuan agar tepat memilih jurusan.
  2. Bagi Anda yang suka dengan guru, maka pilihlah jurusan keguruan agar Anda bila mengambil peran seorang guru nantinya.
  3. Jangan memilih jurusan hanya karena banyak kawan yang mengambil jurusan yang ada. Tentukan pilihan Anda sendiri, agar pilihan jurusan yang Anda ambil benar benar tepat dan sesuai dengan kemampuan Anda.
  4. Sebelum memilih jurusan, baiknya berdiskusi dengan orang tua bahkan dengan sahabat Anda sendiri, tujuan jurusan yang menjadi pilihan sesuai dengan latar belakang Anda.
  5. Jadikan pilihan jurusan menjadi motivasi dan kesukaan Anda, agar semangat belajar bisa meningkat.

Kami rasa, apapun pilihan jurusan yang terpenting bisa membuahkan hasil. Artinya jangan hanya suka memilih melainkan juga termotivasi untuk Anda sendiri saat belajar di bangku kuliah nantinya. Belajarlah yang giat agar Anda menjadi pahlawan untuk bangsa dan negara. Teritama untuk orang tua agar bisa menjadi kebanggaan mereka nantinya.

Cara Memperoleh Beasiswa di Perguruan Tinggi

Irman fsp | Untuk mendapat beasiswa di perkuliahan tentu memerlukan syarat yang sudah menjadi kewajiban. Hal ini juga perlu peran mahasiswa dari sisi belajar, agar bisa memberikan salah satu syarat untuk mengurus beasiswa yakni IPK. Indek prestasi kumulatif (IPK) menjadi salah satu syarat agar bisa mengurus beasiswa di perkuliahan. Apa lagi diera sekarang banyak sekali biaya pendidikan yang bisa Anda raih. Untuk itu, agar bisa mendapatkan beasiswa, maka perlu melengkapi syarat yang ada.

Tips mendapatkan beasiswa
Cara mudah mendapatkan biaya pendidikan
Poto: Mimbaruntan,com

Belajar yang aktif salah satu pendukung agar IPK Anda mencukupi saat mengurus beasiswa. Banyak juga biaya pendidikan yang bisa Anda peroleh bila mana IPK Anda lebih tinggi dari mahasiswa lainnya. Selain beasiswa kurang mampu, beasiswa prestasipun bisa Anda dapatkan bila IPK Anda mencukupi. Untuk itu, pertahankan IPK  Anda hingga lebih dari 3.50 bahkan lebih.
Syarat agar bisa mengurus beasiswa.

Untuk syarat pengurusan beasiswa, Anda cukup mempersiapkan nilai indek kumulatif (IPK). Hal ini bisa dibuktikan dengan nilai persemester atau KHS. Selanjutnya Anda juga sebagai mahasiswa aktif di perguruan tinggi.

Untuk syarat kelengkapan administrasi dalah hal pengurusan beasiswa secara umum dapat Anda ketahui sebagai berikut:
  1. Foto copy transkrip nilai atau KHS
  2. Foto copy kartu tanda mahasiswa atau KTM
  3. Surat keterangan kurang mampu dari desa
  4. Surat keterangan penghasilan orang tua/ wali
  5. Surat keterangan sedang tidak menerima beasiswa lainnya
  6. Foto copy kartu keluarga atau KK
  7. Dan lainnya sesuai sesuai permintaan kelengkapan administrasi

Untuk memudahkan Anda dalam mengurus beasiswa, tentu indek prestasi kumulatif atau IPK sangatlah berperan. Artinya bila Anda memiliki nilai yang baik, maka memudahkan Anda saat hendak melakukan pengurusan biaya pendidikan yang ada. Tidak hanya di kampus Anda sendiri, melainkan Anda juga bisa mengurus beasiswa lainnya seperti biaya pendidikan pemerintah.

Untuk itu, hal yang terpenting bagi Anda yang ingin mendapatkan beasiswa maka belajar gara mendapatkan nilai yang baik. Karena nilailah yang bisa menempuh proses pengurusan biaya pendidikan untuk Anda dapatkan. Demikian cara mendapatkan beasiswa atau biaya pendidikan di perguruan tinggi.

Kamis, 22 Juni 2017

5 Cara Melatih Anak Sopan Santun dan Beretika

Irman fsp | Anak tentu perlu dilatih agar menjadi anak yang baik dan sopan. Anak yang berakhlak baik tidak mungkin datang dengan sendirinya tanpa diajarkan oleh orang tua. Untuk itu, agar memiliki anak yang santun dan beretika perlu diajarkan oleh orang tua dengan cara melatihnya mulai umur 2 tahun hingga seterusnya. Tanpa diajarkan, maka anak tidak mengenal yang namanya sopan dan santun, apa lagi etika.

Anak merupakan darah dari orang tua, artinya tanpa Anda maka sudah tentu anak tidak ada. Begitu juga dengan sifat dan kelakuan anak, banyak yang mengatakan bahwa kelakukan anak tidak jauh dengan tingkah laku orang tuanya sendiri. Anggaplah itu pantun belaka, karena untuk miliki anak yang soleh dan berakhlak mulia bisa didapatkan dengan cara mengajarinya.

Cara efektif mengajarkan anak sopan santun
Poto: santrigaul,net

Anak tanpa diajari maka sudah tentu si anak tidak mengerti apa apa. Untuk itu sangat perlu melatih anak untuk menjadi anak yang sopan dan beretikan terhadap orang yang lebih dewasa, khususnya untuk orang tua. Anak yang sopan tentu dapat menghormati orang tua dan tentram serta bisa menjaga sikap. Begitu juga dengan anak yang beretika, mereka tentu bisa menghormati yang mana lebih tua dari mereka dan bisa menghargai yang mana lebih muda dari mereka.

Untuk mendapatkan anak yang bisa bersikap sopan dan santun serta beretika perlu peran orang tua untuk mengajarinya. Berikut cara mudah melatih anak agar menjadi anak yang berakhlak serta berhati mulia:
  1. Sebagai orang tua perlu mengajak anak ke tempat yang nyaman dan berilmu.
    Mengajak anak ke tempat yang nyaman tujuan memudahkan Anda melatih mereka tanpa ada godaan lingkungan. Anda bisa mengajak anak ke tempat yang menurut Anda bermanfaat dan berguna untuk anak. Misalkan mengajak anak ke masjid dengan tujuan bisa mengikuti kewajiban sesuai ajaran agama.
  2. Seringlah mengajak anak ke tempat ibadah.
    Ajaklah anak Anda ke tempat ibadah seperti masjid dan juga tempat belajar. Tidak harus mengajarkan anak, melainkan Anda yang sedang belajar dan ibadah, secara tidak langsung maka anak akan mengikutinya sendiri. Apa lagi memberi pemahaman ilmu pengetahuan untuk anak, ini juga sangat baik untuk meningkatkan pengetahuan bagi anak.
  3. Mengajarkan anak menyapa sesama umat.
    Orang tua perlu mengajarkan sibuah hati untuk saling menyapa serta salam. Agar anak merekam dan tersimpan dihatinya perbuatan baik yang Anda ajarkan. Tanpa Anda ajarkan, maka anak tidak mungkin ingat bagaimana berkelakuan baik dengan sesame umat.
  4. Mengajarkan anak berjiwa sosial.
    Untuk mendidik anak menjadi anak yang berhati mulia, maka perlu peran orang tua dalam melatihnya dari kecil. Salah satunya melatih berjiwa sosial, seperti bersedekah atau menyumbang sesuatu yang bermanfaat untuk orang lain.
  5. Mengajarkan anak berbagai ilmu pengetahuan.
    Perlu Anda ketahui, untuk miliki anak yang cerdas dan juga beretika perlu berbagi ilmu dengan anak. Semisal Anda bercerita tentang orang sukses dan cara menjadi orang sukses kepada anak. Anda bisa mengajarkan anak Anda berbagai ilmu pengetahuan dan tentunya sesuai dengan daya kemampuan anak Anda. Perlu melatih anak dari kecil untuk menjadi anak yang santun dan beretika. Tanpa Anda latih, maka tidak mungkin anak menjadi sopan santun dan beretika.

Nah, dari kelima poin di atas, hanya gambaran dasar saja untuk melatih mereka menjadi anak yang santun dan beretika. Berbagi ilmu pengetahuan dengan anak serta mengajak mereka ke tampat berilmu pengetahuan merupakan cara yang mudah untuk melatih mereka agar menjadi anak yang hebat nantinya.

Demikian informasi cara sederhana melatih anak sopan dan santun sehingga anak Anda beretikan dalam kehidupan sehari hari. Anak yang santun dan beretika tentu menjadi salah satu kebanggaan bagi orang tua bukan. Untuk itu latihlah anak mulai sekarang hingga anak Anda menjadi orang yang bisa memberikan contoh kepada orang lain.

Cara Mudah Meredakan Emosi Pada Anak

Irman fsp | Anak merupakan keturunan yang diberikan atau dianugerahkan oleh yang maha kuasa. Dalam sebuah keluarga, selain itu juga merupakan sumber kebahagiaan bagi setiap insan yang sudah menjadi pasangan suami istri. Dari kecil tentu akan dirawat dan diberikan kasih dan sayang sepenuh hati untuk si buah hati. Lalu apa yang dilakukan orang tua, saat anak sudah masuk ke usia 3 bahkan 5 tahun. Tentu tetap memberi perhatian dan kasih sayang bukan? Nah, lalu bagaimana kalau anak Anda menjadi anak pemarah dan emosi? Dan bagaimana cara meredakan?

Tips mengatasi anak yang emosi tinggi

Hal ini tentu memerlukan perhatian untuk anak yang sedang emosi, kadang kala anak yang sedang marah marah hanya belum tercapainya keinginan si anak. Hal ini lah perlu tindakan orang tua untuk bisa meredakan emosi anak.

Berikut ini ada beberapa tips untuk ibu agar memudahkan mengatasi anak yang sedang marah marah tanpa menekannya:
  1. Mengetahui Penyebab Anak Marah
    Perlu diketahui faktor yang bisa menyebabkan anak Anda emosi dan marah marah, terkadang ada sesuatu yang belum tercapai keinginan anak sehingga marah marah. Kadang kala ada hal lainnya yang dapat membuat anak emosi, entah karena lingkungan yang tidak nyaman, atau ada Sesuatu yang membuat anak tidak tenang. Dengan mengetahuinya, maka akan lebih mudah mencegah anak yang sedang marah marah.
  2. Memberi Sikap Yang Baik Untuk Anak
    Ketika anak sedang emosi yang disebabkan oleh kemauannya belum terpenuhi, maka Anda sebagai orang tua harus bersikap baik tanpa membentaknya. Karena dengan membentak, akan lebih rumit lagi masalah yang terjadi. Untuk itu sikapi dengan baik ketika Anda tahu penyebab anak marah.
  3. Memeluk Anak Dengan Erat
    Anak marah dan emosi tentu tidak mengenal tempat, kadang sedang di rumah bahkan bisa ditempat tempat keramaian. Suatu yang tidak nyaman bila anak menangis di tempat keramaian sebut saja di pasar. Menurut hemat kami, Anda cukup memeluknya dengan erat sebagai obat mujarab yang bisa mengatasi anak yang menangis.
  4. Menampakkan Wajah Senyum Pada Anak
    Anak yang sedang marah tentu wajahnya cemberut bukan? Nah, sebagai orang tua tidak harus menampakkan wajah jeleknya ke anak. Lalu? Usahakan memberi senyum dengan wajah yang ceria agar anak ikut ceria.
  5. Memberi Sesuatu Yang Bisa Buat Anak Sedikit Tenang
    Yang selanjutnya adalah dengan cara memberikan sesuatu ke anak agar bisa sedikit lebih tenang. Hal ini juga bisa membantu Anda serta dapat teratasi anak yang sedang marah marah.

Memang banyak sekali faktor yang bisa menyebabkan anak marah dan emosi. Ada hal yang belum tercapainya keinginan si anak, ada juga lingkungan yang bisa membuat anak menjadi tidak nyaman. Penyebab lainnya bisa juga karena kawannya sendiri, kadang pada kawannya ada sesuatu yang dimainkan, sementara si anak belum mendapatkannya. Maka akan membangkit kemarahan anak yang tentunya membuat orang tua sedikit terganggu.

Akan tetapi bila semua penyebab itu sudah di ketahui, maka akan lebih mudah untuk meredakan kemarahan anak bahkan emosi yang tidak karuan di tempat keramaian. Dengan demikian, Anda juga akan bisa melanjutkan kegiatan harian sebagai ibu rumah tangga. Yang terpenting adalah tidak harus membentak anak, atau menekan nya, karena itu sangat bahaya bagi psikis anak ke depan.

Untuk itu buatlah cara yang bisa meredakan emosi anak tanpa harus membentaknya. Karena dengan cara yang banyak kasih sayang akan membuat anak lebih nyaman di samping orang tua. Demikian cara yang dapat kami sampaikan untuk mengatasi serta meredakan anak yang sedang marah bahkan sedang emosi. Harapan artikel ini berguna dan juga bermanfaat untuk kaum ibu yang sedang menghadapi anak marah marah.

Selasa, 20 Juni 2017

Tips Mendidik Anak Yang Super Bandel Di Sekolah

Irman fsp | Guru merupakan ujung tombak bagi anak didik. Anak didik yang ada di sekolah tentu berbeda karakter ada yang sopan dan patuh, da nada juga yang keras kepala hingga membuat guru pusing tujuh keliling dalam memberi pembelajaran terhadap anak didik yang super bandel atau anak didik yang nakal. Sebagai guru sudah menjadi kewajiban dalam hal mendidik serta mengajar. Namun bagaimana dengan anak didik yang nakal bahkan sangat bandel?

Anak yang nakal tentu menjadi prioritas bagi guru di sekolah guna untuk memberi perhatian lebih bahkan membimbingnya mereka lebih dari anak didik lainnya. Banyak juga guru yang habis akal dalam untuk menghadapi anak didik yang bandel. Namun, karena sudah menjadi kewajiban, maka perlu cara jitu untuk menghadapi anak didik yang bandel guna mudah untuk dididik.

cara mendidik anak nakal
Anak yang nakal butuh guru khusus untuk memdidik mereka
Poto: koran-sindo,com

Mengingat ere sekarang yang memungkinkan sedikit bertolak belakang dengan cara mendidik anak. Maka gurupun agak ragu dalam menghadapi anak yang kenakalannya melebihi. Namun, hal ini tidak bisa dibiarkan, karena bila si anak tidak ada pembelajaran khusus, maka kedepan akan lebih parah dalam hal memberi pelajaran untuk anak didik yang nakal.

Banyak kasus yang kita ketahui, bahwa anak didik yang nakal dibiarkan, mengingat takut dengan komplain orang tua murid dengan pelanggaran HAM. Pada hal, guru sudah memahami betul bagaimana cara mendidik anak mereka agar menjadi anak yang sopan dan pintar. Untuk itu, mengingat sekarang sudah ada program inklusif di sekolah, maka tidak ada alasan bagi guru yang tidak mampu mendidik anak baik itu anak upnormal, normal, bahkan anak yang kenakalannya luar biasapun harus guru hadapi.

Hal ini tentu memerlukan tips agar guru memudahkan dalam memberikan pelajaran serta mendidik anak yang nakal menjadi sopan dan pintar. Berikut cara mudah mendidik anak nakal di perkarangan sekolah dasar (SD) yakni sebagai berikut:
  1. Mengikuti cara anak tersebut apa yang diinginkan
    Sebagai guru harus mampu memahami sifat anak didik apa lagi khusus anak didik yang nakal. Tujuannya memudahkan guru untuk dekat dengannya. Karena dengan melakukan kedekatan dengan anak didik yang bandel menjadi satu jalan untuk merubah sikap anak didik yang nakal.
  2. Memberi peluang kemauan anak didik
    Untuk yang ke dua, Anda seorang guru harus bisa memberi peluang ntuk anak didik yang nakal agar bisa melihat kemauan mereka. Disaat Anda tahu, kemauannya apa, maka tugas Anda sebagai guru memberi tugas sekolah yang menurut Anda mereka sukai.
  3. Memberi perhatian lebih kepada anak didik yang bandel
    Seorang guru juga harus mampu meluangkan waktu yang lebih untuk anak didik yang bandel. Apa lagi Anda seorang guru inklusif, hal ini sangat memalukan bila tidak bisa mengatasi anak didik seperti ini. Toh Anda sudah pernah mengikuti pelatihan khusus cara bagaimana menghadapi anak didik yang demikian.
  4. Mengajak anak didik belajar diluar ruangan sekolah
    Nah, selain dapat memberi perhatian lebih, Anda juga harus mampu mengajak anak didik yang bandel belajar di luar ruangan. Atau bisa mengajak mereka mengajar pada jam jam tertentu, karena pikiran mereka sudah tentu jauh berbeda dengan anak didik lainnya.
  5. Memberikan tugas kesukaan anak yang nakal
    Yang terakhir, bagi anak didik yang super nakal, sebenarnya tidak harus dipaksakan belajar diruangan dengan teori yang ada. Mereka cukup memberi pelajaran diluar pata pelajaran yang ada. Artinya guru bisa memberikan mereka tugas yang ada di sekolah, misalnya mengajak mereka bersih bersih, mengatur ruangan agar terlihat lebih rapi. Secara tidak langsung guru sudah mengajarkan mereka cara meningkatkan budaya kebersihan dan kerapian.

Untuk itu, perlu memahami anak didik yang ada di sekolah dimana Anda mengajar. Tidak perlu memberi tugas yang ada dibuku bahkan belajar yang ada dibuku untuk anak didik yang seperti ini. Cukup mengajarkan mereka tatakrama dan kesopanan diluar ruangan. Hal ini juga memerlukan cara cara yang membuat anak didik terhibur dan tidak tertekan.

Demikian cara mendidik anak yang bandel atau nakal di sekolah. Kami rasa cukup dengan cara dan trik dalam menghadapi anak anak yang nakal. Intinya Anda tidak harus bosan dan benci ke anak didik yang nakal. Bisa mengajak guru yang menurut anak nyaman dengannya untuk memberi pelajaran dan didikan khusus terhadap anak didik yang nakal ini.

Senin, 19 Juni 2017

5 Tips Mengajari Anak Agar Bisa Berhemat

Anak Anda suka jajanan? Hai mom, bukan hanya anak Anda saja, bahkan hampir semua anak sangat doyan dengan yang mananya jajanan. Anak usia 5 tahun perlu kita ajarkan bagaimana bisa berhemat. Bila tidak Anda ajarkan, maka anak tidak mengerti dengan kondisi keuangan Anda. Maka dari itu, anak yang boros perlu diajari cara berhemat agar si anak mau menabung.

Yang namanya anak, tentu sangat identik dengan kemauannya. Baik itu jajan es krim, cendol, kerupuk, bahkan makanan lainnya yang mereka sukai. Walaupun baru saja Anda belikan, namun bagi si anak tetap saja merengek rengek untuk bisa dibelikan lagi apa kemauan mereka. Anda sebagai orang tua, tidak perlu khawatir dengan sikap anak. Hanya perlu memberi pelajaran saja agar anak lebih bisa mengerti.
Cara mengajari anak agar bisa berhemat
Poto: Elevenia.co.id

Sebagai ibu rumah tangga tentu tidak habisnya mengeluarkan anggaran. Baik dari kebutuhan dapur, kebutuhan si anak, bahkan kebutuhan Anda sendiri bukan? Nah, bagaimana bila keuangan Anda pas pasan? Apa lagi anak yang tidak ada habisnya dengan jajan kue dan kebutuhan lainnya. Hal ini tentu sangat pusing bagi Anda saat mengatur keuangan dalam rumah tangga Anda. Hai mom, ayo kita ajari anak berhemat agar kondisi keuangan keluarga bisa terkendali.

Berikut 5 cara jitu agar anak bisa berhemat tanpa mengurangi kebutuhan mereka yakni di bawah ini:
  1. Sebagai orang tua perlu mengajak anak ke mall atau ke pasar guna untuk menunjukkan bentuk celengan.
    Mengapa harus mengajak anak? Bukankah bisa langsung di beli dan kasih ke anak agar bisa menabung? Tentu tidak. Ibu yang baik tentu tau cara yang lebih baik agar anak mau menabung, tentu dengan cara membujuk dan mengajak si buah hati. Nah, dari mengajak membeli celengan hingga memberi peluang ke anak untuk memilih celeng yang mana dia sukai. Tujuannya adalah, dari saat membeli Anda sudah tau celeng yang anak sukai, maka dari situ Anda bisa melihat semangat anak untuk mendapatkan celengan yang Anda tunjukkan.
  2. Membeli celengan bersama anak dengan harapan anak semangat dan termotivasi untuk menabung.
    Nah, setelah membeli celengan, maka Anda harus duluan memulainya untuk mengisi uang sisa kecelengan. Secara tidak langsung, Anda sudah mengajarinya dengan bahasa ibu untuk menabung agar bisa lebih hemat.
  3. Meletakkan celengan pada tempat yang mudah dijangkau anak.
    Tujuannya adalah bila anak ada uang sisi dari jajanannya, maka memudahkan anak untuk mengisi celengan yang baru saja Anda belikan. Hal ini juga harus diawasi, karena anak juga belum banyak paham dengan cara mengisi uang ke celengan. Anak juga tidak mengerti uang yang mana perlu di isi ke celengan. Jangan sampai uang bulat pun ikut diisi ke celeng oleh si anak. Al hasil mau beli sayur uda tidak ada uang hahahaa…
  4. Perlu bimbingan cara belajar berhemat.
    Hai mom.. Anda juga harus mengajarinya bagaimana cara berhemat yang baik. Dan Anda juga harus menceritakan tujuan menabung itu gunanya apa. Tujuan anak tidak salah kaprah terhadap apa yang sedang anak lakukan. Harus memberi pengertian segala sesuatu yang sedang Anda ajarkan kepada anak
  5. Si ibu juga harus mengisi ke celangan agar anak tau dan semangat menabung.
    Saat mengisi uang ke celeng, maka mengharuskan sesekali didepan anak, anak anak merasa tertantang. Bukan membuat anak semacam sedang mengikuti lomba, melainkan motivasi dan semangat dalam menabung. Maka anak akan selalu ingat dengan ada sisa uang bisa mengisi kecelengan.

Tidak cukup dengan uraian di atas, karena terkait dengan cara mengelola keuangan itu tentu butuh proses jangka panjang. Maka dari itu, agar anak anda bisa berhemat tentu butuh dilatih dari kecil hingga lepas dari tanggung jawab orang tua.

Berikut ini informasi lainnya kutipan dari (finance.detik.com) terkait dengan 5 cara mengajarkan anak untuk berhemat sejak usia dini yakni, di bawah ini:
  1. Buka tabungan pribadi untuk anak anda
    Tabungan ini akan memberi mereka harapan punya uang sendiri suatu hari, dan mulai menabung sejak dini. Setelah rekening dibuka, semangati anak untuk disiplin mengisi tabungan secara teratur, atau bisa juga anda minta anak anda menabung di rumah terlebih dahulu setelah itu bawa celengan ke bank bersama-sama untuk dimasukan ke tabungan.
  2. Biasakan anak menyisihkan uang jajan
    Setelah punya rekening atau celengan pribadi di rumah, biasakan anak anda untuk menyisihkan sebagian uang jajan atau uang lain yang ia terima, misalkan pemberian dari kakek-nenek atau paman-bibi. Jangan sampai uang yang untuk ditabung sengaja diberi oleh anda.
    Contohnya, selalu minta kepada anak anda untuk menyisihkan 10% dari total uang jajang yang anda beri setiap minggu. Aktifitas seperti ini yang merangsang anak untuk menabung secara otomatis jika nanti sudah terbiasa.
  3. Buat daftar belanjaan khusus untuk anak
    Ketika berbelanja bulanan, anda tidak harus meninggalkan anak di rumah. Anak anda boleh ikut, dengan syarat ia punya daftar belanjaan sendiri. Daftar belanjaan anak itu harus didiskusikan dengan anda, sehingga anak anda akan tahu mana yang kebutuhan dan mana keinginan.
    Dengan demikian, anak anda akan tahu mana yang menjadi prioritas. Saat berbelanja usahakan untuk tidak melenceng dari daftar tersebut. Secara tidak sadar, lambat laun anak anda akan terbiasa memprioritaskan merancang daftar kebutuhannya setiap bulan.
  4. Matikan alat rumah tangga jika tidak digunakan
    Berhemat tidak selalu harus berhubungan dengan uang, dengan memelihara peralatan rumah tangga juga sudah termasuk berhemat. Terapkan hal ini pada anak anda sehingga ia terbiasa menghargai barang. Jika barang miliknya terawat, maka ia tidak harus sering membeli barang baru dan uangnya bisa untuk ditabung.
    Beberapa contohnya adalah, mematikan komputer jika tidak digunakan, matikan lampu saat keluar ruangan. Biarkan ia terbiasa dengan hal ini sehingga di masa depan ia bisa lebih berhemat.
  5. Beli barang sesuai kebutuhan utama
    Jangan pernah mengajarkan pemborosan pada anak. Orang tua biasanya tidak tahu antara batasan pemborosan dan sayang anak. Sayang anak berarti mempersiapkan anak untuk kehidupannya di masa depan, sementara pemborosan adalah membelikan banyak barang asalkan anak senang tanpa tahu konsekuensinya di masa mendatang.
    Jangan biarkan anak terlena dengan hidup enak meski anda berpenghasilan sangat lebih. Terlalu banyak memberi barang membuat anak tidak berpikir dewasa dan malah kurang menghargai barang tersebut. Utamakan barang-barang kebutuhan utamanya, seperti perlengkapan sekolah dan lain-lain. Beri barang-barang non primer pada saat-saat tertentu, seperti ulang tahun atau naik kelas.

Waaah… gampangkan, inti dari semua itu, anak perlu diajari agar bisa mengerti bagaimana cara menabung supaya bisa hemat. Jangan berpikir rumit dan membuat situasi lebih rumit, cukup dengan cara sederhana, maka anak akan mengikuti apa saja yang sudah Anda ajarkan. Cukup sampai disini dulu yang mom, dilain waktu akan kami paparkan lagi informasi terkini.

Cara Mendidik Anak Agar Pintar Dan Cerdas

Mendidik anak agar lebih pintar tentu menjadi peran utama bagi orang tua dalam mengajarkan, membimbing, serta melakukan pendekatan dengan si anak. Tanpa melakukan hubungan yang baik dengan anak, maka sudah tentu anak Anda akan menjadi keras kepala. Khusus anak tingkat SD yang mengharuskan orang tua lebih berperan aktif dalam sisi mendidik terlepas mereka dalam didikan sekolah.

Harus Anda ketahui bahwa, guru di sekolah hanya mengajarkan anak Anda dan sedikit mendidik. Mengajar dan mendidik tentu jauh berbeda, karena mendidik tidak hanya menyampaikan informasi informasi yang ada pada buku, melainkan tutur bahasa serta cara Anda memberi kasih sayang kepada anak tersebut.

Mengajarkan hanya sebatas informasi yang ada pada buku serta ilmu yang guru pelajari menjadi pelajaran bagi anak secara disampaikan saat pembelajaran. Untuk itu, perlu didikan anak diluar jam sekolah, agar anak Anda lebih pintar serta berwawasan luas. Hal ini tentu memerlukan kasih sayang serta perhatian seorang ibu terhadap anak.

Tips mendidik anak dalam keluarga
Poto: cintankri,com

Untuk menjadikan si anak agar lebih pintar dari pada anak orang lain, maka perlu didikan rumah tangga. Artinya Anda sebagai orang tua perlu mengajarkan serta mendidik mereka diluar jam sekolah, seperti pada malam hari.

Lalu bagaimana cara mendidik anak agar bisa menjadi anak yang cerdas juga anak pintar? Berikut tips mendidik anak dalam keluarga tentunya bisa bunda lakukan:
  1. Mengajak anak belajar dan membaca
    Mengajak anak belajar serta membaca dengan tujuan anak Anda menjadi anak yang pintar. Hal ini tentu menjadi peran Anda sebagai orang tua untuk bisa membujuk anak agar gemar membaca buku. Selanjutnya tidak lepas dari pada membaca, anak juga harus diberikan peluang untuk bisa belajar hal hal baru diluar apa yang mereka belajar.
  2. Mengajak anak bermain atau berlibur
    Bermain merupakan kesukaan si anak, hal ini harus bisa Anda batasi untuk bisa fokus apa yang sedang mereka buat. Seperti halnya permainan yang berhubungan dengan pembelajaran. Ini menjadi tugas orang tua untuk memberi peluang bermain agar anak tidak stress. Anak juga perlu berlibur ditempat yang berbeda guna untuk mendapatkan wawasan yang lebih luas.
  3. Mengajak anak bekerja
    Bekerja dalam kontek tidak keluar dari sisi mendidik. Artinya Anda sebagai orang tua harus lebih jeli dalam mengajak anak untuk bekerja. Bekerja yang dimaksud disini adalah seperti mengerjakan PR, menyampul buku, merapikan ruangan dan sebagainya. Tujuannya adalah agar anak Anda bisa patuh dan rajin dalam mengerjakan sesuatu seperti tugas sekolah. Selain anak tidak manja, juga melatih si anak lebih mandiri.

Ke tiga poin di atas tentu tidak lepas dari dampingan Anda sebagai orang tua. Hal ini selain mendidik si anak menjadi mandiri juga membuka wawasan untuk anak agar lebih dewasa. Hal ini juga memerlukan tahap demi tahap sebagai pembelajaran untuk anak.

Kebiasaan buruk dari orang tua sehingga anak tidak berwawasan serta menjadi anak yang tidak sopan terhadap orang tua yakni berikut ini:
  1. Kurang perhatian terhadap anak
  2. Sibuk dengan pekerjaan tanpa ada kepedulian terhadap anak
  3. Jarang berkomunikasi dengan anak
  4. Hanya berharap didikan di sekolahnya saja
  5. Jarang berkumpul dengan anak

Untuk memiliki anak yang pintar tentu memerlukan perhatian serta kasih saya ibu terhadap anak. Bila ini jarang dirasakan anak, maka sudah tentu anak menjadi tidak sopan, kurang berwawasan bahkan menjadi anak yang pintar. Demikian tips mendidik anak agar lebih berwawasan dan berpendidikan.

Anak Cepat Bosan Belajar? Ini Solusinya

Secara psikologis, penyebab malas bahkan anak cepat bosan dengan pembelajaran merupakan wujud melemahnya kondisi mental, fisik, intelektual, bahkan psikis pada anak. Rasa malas belajar ini juga dapat muncul karena faktor dari si anak dan juga faktor dari lingkungan. Hal ini bisa terjadi dari sikap orang tua, guru, teman sekolah, suasana belajar, serta fasilitas belajar yang terlihat minim.

Dua hal di atas tentu menjadi faktor utama yang dapat menyebabkan anak malas belajar bahkan cepat bosan. Seperti faktor pertama yang ada pada diri anak sendiri, hal ini juga bisa mencakup, kurangnya motivasi belajar, kurang sehat atau kurang gizi, anak yang mudah stres dan lain sebagainya. Faktor ke dua adalah lebih dominan pada lingkungan yang bertolak belakang dengan si anak hingga berdampak pada turunnya semangat belajar pada anak.

Cara Mengatasi anak didik bosan belajar
Poto: https://fitriaambarwati.wordpress.com
Akan tetapi, walaupun ke dua hal itu dialami anak, tentu ada solusi untuk membuat anak agar dapat meningkatkan kembali semangat belajar, baik itu di sekolah, maupun di rumah. Hal ini tentu sangat berpengaruh pada sosok yang mampu merubah kondisi bagi si anak sehingga masalah bosan dengan belajarnya dapat teratasi.

Ibu dan bapak guru perlu mengetahui bagaimana membuat suasana belajar agar lebih nyaman dan menyenangkan. Anak didik tentu membutuhkan sesuatu yang berbeda saat hendak masuk ke ruangan kelas. Sebagai guru juga perlu belajar cara memahami kondisi serta karakter murid agar memudahkan guru meningkatkan kenyamanan belajar.

Penyebab anak didik baik itu yang sudah SMP maupun SMA tentu mempunyai sifat yang berbeda, akan tetapi bicara kenyamanan belajar tentu sangat berpengaruh pada sosok guru. Mengapa demikian? Karena admin pun pernah, menduduki bangku SMP dan juga SMA. Hal ini tentu pernah admin rasakan bagaimana kenyamanan disampaikan materi oleh guru yang ini dengan guru lainnya.

Berbeda guru, maka berbedalah rasa senang dalam pembelajaran. Untuk itu, sebagai guru harus paham mengapa anak didik tidak semangat saat Anda yang menyampaikan materi di ruang kelas. Padahal selama jam belajar mereka semangat dan sangat termotivasi untuk belajar. Lalu kenapa juga di jam tertentu bisa membuat siswa ini malas dan cepat bosan?

Sadarkah Anda, penyebab siswa SMP dan SMA cepat bosan tentu ada pengaruhnya sama Anda sebagai guru mereka. Hal itu tentu cara Anda membangun komunikasi dengan mereka sebagai anak didik kurang efektif, dan ada juga hal lainnya yang bisa membuat anak didik kurang senang dengan cara Anda, sehingga membuat mereka jenuh dan bosan.

Di atas merupakan penyebab anak didik malas bahkan cepat bosan saat masuk ruang kelas untuk belajar. Hal ini tentu, sudah Anda ketahui penyebab siswa/i malas belajar pada jam tertentu. Bukan karena mata pelajaran, melainkan cara guru saat membangun komunikasi dengan anak didik.

Untuk itu, dalam artikel ini, admin bagikan cara mudah mengatasi anak didik baik SD, SMP, dan juga SMA yang cepat bosan dan malas untuk belajar:
  1. Sebagai guru harus bisa membangun komunikasi yang baik.
    Komunikasi yang baik dengan anak didik mengharuskan Anda sebagai guru mampu menjalankannya. Hal ini tentu dapat membuat anak didik Anda nyaman berbicara dengan gurunya.
  2. Merubah cara belajar.
    Sebagai guru harus miliki ide baru guna untuk membuat mereka selalu semangat dengan pelajaran yang Anda bimbing. Sistem pembelajaran dengan anak didik tidak harus, menyuruh mereka menulis dan mendengar. Namun, guru harus mampu membaca apa yang diinginkan anak didik itu sendiri.
  3. Membuat suasana baru.
    Guru juga perlu membuat suasana baru dalam ruang kelas. Tidak harus menyampaikan materi di buku melulu. Untuk membuat anak didik termotivasi belajar dengan Anda, maka perlu merubah sedikit suasana. Baik itu belajar di luar, atau belajar kelompok.
  4. Mampu bersahabat dengan anak didik.
    Maksud poin ke 4 ini, adalah guru tidak harus memberi materi seakan mereka selalu siswa Anda. Namun sesekali penting Anda jadikan mereka sebagai kawan, dengan tujuan bisa lebih akrab antara guru dan anak didik.

Empat cara di atas bisa Anda coba guna untuk membuat anak didik tidak cepat bosan saat Anda menyampaikan materi di kelas. Sangat penting hal itu Anda (guru) lakukan agar anak didik bisa meningkatkan semangat belajar dan tidak mudah bosan saat masuk ruangan kelas masing masing.

Pada dasarnya, penjelasan di atas tentu bukan teori yang baku. Karena itu hanya pemahaman admin yang bisa disampaikan ke Anda sebagai guru kelas. Namun masih banyak cara lainnya agar anak didik lebih meningkat semangat belajar dan tidak mudah bosan. Yang terpenting sekali Anda sebagai guru, perlu wawasan yang luas untuk memudahkan Anda membuat anak didik nyaman belajar.

Minggu, 18 Juni 2017

Anak Anda Pemalu? Ini Solusinya

Memang, tanpa kita sadari karakter anak kita terkadang jauh berbeda dengan orang tua. Orang tua yang aktif dalam segala bidang belum tentu bisa dimiliki oleh anak tanpa melatihnya dari kecil. Lalu bagaimana dengan anak Anda yang miliki sifat pemalu? Memang ada sisi baiknya, namun disisi lain anak pemalu tentu sudah mendapatkan teman. Sehingga banyak anak pemalu yang menyendiri.

Miliki anak pemalu tentu menjadi perhatian orang tua. Karena tanpa Anda peduli, maka anak Anda akan minder untuk melakukan sesuatu. Katakanlah anak Anda sudah sekolah masih menduduki bangku SD. Sementara sebagian temannya aktif dalam belajar kelompok bahkan bisa bermain di halaman sekolah bersama teman teman. Lalu bagaimana dengan anak Anda?

Cara mengatasi anak yang miliki rasa malu
Poto: http://media.mbigroup.co.id/

Hal inilah perlu perhatian orang tua terhadap anak yang miliki sifat pemalu. Karena bagi anak yang miliki sifat pemalu tentu merasa minder untuk bergabung dengan teman sekolahnya bukan. Padahal mereka satu sekolah bahkan satu bangku di sekolah. Bukan diabaikan anak Anda oleh teman lainnya, hanya karena malu, maka merasa minder untuk bergabung dengan mereka.

Untuk itu, perlu membimbingnya dengan cara mengajari anak agar tidak malu saat bermain dan belajar kelompok dengan temannya. Hal ini tentu perlu langkah awal agar anak bisa membiasakan dan hilang rasa malu saat berada bersama temannya.

Berikut kami sampaikan cara mengatasi anak pemalu dengan cara mendidiknya:
  1. Melatih anak berkomunikasi aktif.
    Penting sekali Anda sebagai orang tua bisa membiasakan anak aktif dalam komunikasi, baik itu komunikasi kelompok maupun komunikasi dengan diri sendiri. Tahukah Anda bagaimana cara berkomunikasi dengan diri sendiri? Ini merupakan aktivitas atau kegiatan normal, caranya biasakan anak yang pemalu berbicara sendiri dihadapan cermin.Tujuannya hanya membiasakan agar rasa malu yang ada bisa hilang.
    Selanjutnya adalah membiasakan aktif dalam kelompok, hal ini tentu harus Anda dampingi bagi anak yang miliki rasa malu. Baiknya Anda sebagai orang tua selalu mengedepankannya saat ada sesuatu dalam kelompok. Misalnya ada pertanyaan yang harus dijawab oleh anak anak, maka tugas Anda sebagai orang tua merespon secepatnya dengan cara menyampaikan sesuatu kepadanya. Misalnya: “ayo nak kamu pasti bisa, anak bunda kan semalam baru belajar tu”. Cara ini hanya memancing emosional anak agar bisa semangat dan respon cepat.
  2. Melatih anak bermain kelompok.
    Sebenarnya anak tidak harus dilatih untuk bermain, karena miliki anak pemalu, maka mengharuskan Anda untuk bisa mendampinginya saat bermain bersama teman teman. Perlu Anda sadari, tanpa memberi perhatian khusus untuk anak yang sifatnya pemalu, maka anak akan merasa minder untuk aktif dalam kelompok saat bermain.
  3. Melatih anak murah senyum dan menyapa.
    Senyum adalah sedekah, anak pemalu biasanya banyak cemberut. Untuk itu, Anda juga harus berperan aktif saat anak Anda berjumpa dengan teman temannya. Anda harus menyuruh si anak agar bisa menyapa dan memberi senyum pada teman temannya.
    Tujuannya agar temannya merasa dihargai dan nyaman saat bertemu dengan temannya. Dengan demikian mereka ada kesempatan untuk mengajak anak Anda bermain bersama mereka. Dengan demikian tentu anak Anda sudah miliki satu teman, hal ini tentu memudahkan anak Anda mendekati teman lainnya.

Sebagai anak pemalu memang tidak mudah mendidiknya sebagaimana membalikkan telapak tangan. Hal ini tentu butuh proses dan tahapan agar anak Anda pemalu bisa aktif dalam kelompok bersama teman temannya yang lain. Selain perlu dibimbing juga mengharuskan orang tuanya mendampingi anak selama proses belajar.

Cara ini paling satu hingga dua bulan saja sudah terhindar dari sifat malunya. Artinya anak Anda yang pemalu bisa aktif sebagaimana anak lainnya. Kami rasa sangat mudah untuk mengatasi anak yang miliki sifat pemalu. Cara ini juga solusi yang efektif untuk mengatasi anak yang pemalu. Untuk itu, hal yang terpenting Anda sebagai orang tua mau mengajari dan mendampingi anak selama miliki rasa malu.

Demikian cara mengatasi anak yang miliki sifat pemalu. Dengan adanya artikel ini harapan kami si bunda bisa merasa lega dan bisa membantu hingga anak yang pemalu bisa aktif dalam kelompok teman sekolahnya.

Tips Mengubah Pola Pikir Anak Menjadi Lebih Baik

Pola pikir anak tidak jauh berbeda dengan apa yang mereka ketahui hari harinya. Artinya, ini sangat berpengaruh pada lingkungan dan juga sangat berhubungan sekali dengan apa yang diajarkan oleh orang tua masing masing. Berbicara pola pikir tentu sangat erat hubungannya dengan wawasan si anak. Bila anak wawasannya rendah, sudah tentu pola pikirnya juga demikian. Untuk itu, perlu merobah pola pikir anak menjadi lebih baik.

Anak dapat kita ibaratkan dengan memori card yang baru kita beli, artinya sesuatu yang kita masukkan kedalam sangat mudah. Begitu juga dengan anak, anak yang masih usia balita hingga menduduki bangku kelas 6 SD sangat memudahkan orang tua mengajarinya guna untuk memiliki pola pikir yang smart. Hal ini tentu sangat berpengaruh pada kemauan orang tua terhadap anak masing masing.

Tips melatih anak memiliki pola pikir yang smart

Mengapa kami katakana demikian? Ada orang tua yang hanya mengajari anak sesuatu yang mereka ketahui, yakni menyekolahkan sesuai kemampuan dan juga mengajarinya pada malam hari menjelang tidur. Nah, tahukah Anda, bahwa ada orang tua yang sangat besar keinginan mereka agar anaknya memiliki pola pikir yang cerdas. Mereka juga mencari berbagai cara yang juga sesuai kemampuan, agar anak mereka berwawasan serta menjadi anak yang smart.

Baca Juga: Merubah Pola Pikir Menjadi Lebih Dewasa

Nah, dalam artikel ini juga kami paparkan bagaimana cara mengubah pola pikir anak menjadi lebih baik dan smart dalam dunia pendidikan yakni sebagai berikut:
  1. Ajak anak belajar diskusi.
    Hai mom, tahu kah Anda mengapa anak anak sangat perlu diajari sesuatu yang mungkin belum masanya untuk mereka pelajari? Inilah yang harus Anda ketahui, mengapa sebagian anak memiliki wawasan yang luas dan pola pikir yang cerdas. Karena sebagian orang tua mengajari anak yang belum seharusnya anak ketahui seperti berdiskusi.
    Diskusi biasanya dipelajari oleh anak remaja yang sedang menduduki bangku kuliah. Selesai perkuliahan, maka mereka tahu manfaat dan kegunaan diskusi itu sendiri. Nah, untuk anak Anda yang ingin diketahui lebih awal, maka kami rasa tidak ada salahnya mengajari mereka bagaimana cara berdiskusi dengan tujuan anak lebih berprestasi.
  2. Ajak anak belajar kelompok.
    Hello mom, untuk belajar kelompok juga sama halnya dengan mengajarkan anak berdiskusi. Artinya Anda sebagai ibu juga bisa mengajari anak belajar kelompok dengan tujuan anak Anda duluan tahu kegunaan dan manfaat belajar kelompok.
  3. Beritahukan anak yang sedang popular.
    Sebagai orang tua yang ingin anaknya berwawasan, maka beritahukan mereka informasi yang sedang popular. Informasi yang patut Anda berikan tentu informasi yang berhubunga dengan perkembangan anak. Seperti sekolah unggul yang bisa menciptakan pola pikir anak lebih cerdas. Nah, hal inilah yang kami maksud perlu Anda berikan informasi yang sedang popular dan perlu anak mengetahuinya agar si anak berwawasan.
  4. Memberikan contoh yang baik dan positif untuk anak.
    Sebagai orang tua juga perlu mengajari anak serta memberi contoh contoh yang baik dan teladan untuk anak. Contoh yang Anda berikan tentu menjadi pelajaran yang sangat berharga untuk mereka yang sedang belajar ilmu pengetahuan.
  5. Ajak anak membaca.
    Membaca suatu hal yang sangat penting sekali untuk anak. Karena dengan membaca, maka anak sudah tentu besar peluang untuk mendapatkan prestasi di sekolah dan juga pada lingkungannya. Untuk itu, bagi anak yang malas membaca, sudah menjadi kewajiban orang tua untuk membujuk anak agar gemar membaca.

Nah, dengan cara di atas tentu membuka peluang untuk anak agar memiliki pola pikir yang sehat hingga berwawasan. Pola pikir anak yang baik sudah tentu mengharuskan orang tua mengajari mereka agar benar benar bisa dapat berfikir positif. Dengan demikian tentu menjadi kebanggaan orang tua baik itu saat mendapatkan pujian dari orang lain, bahkan dengan kecerdasan anak Anda sendiri juga merasa satu kebanggaan tersendiri.

Cara Menumbuhkan Semangat Belajar Pada Anak

Untuk menumbuhkan motivasi belajar anak, tentu sudah menjadi kewajiban Guru dalam hal memancing suasana kelas agar semua siswa bisa termotivasi untuk belajar. Hal ini juga sangat penting guna untuk pencapaian kinerja dalam pembelajaran siswa. Sebagai salah satu tugas, guru juga harus bisa memahami kemauan siswa agar memudahkan dalam memberi motivasi sehingga semangat belajar pada siswa meningkat.

Untuk mengetahui semangat belajar siswa baik itu meningkat atau menurun dapat dilihat pada tingkah laku mereka saat berada dalam ruang kelas. Biasanya, bagi siswa yang hilang rasa semangat dalam suasana belajar, akan sering duduk diam, mengantuk, tidak fokus pada pembelajaran, bahkan sering mengganggu kawan lainnya. Hal ini menjadi perhatian Guru agar bisa mengatasi masalah yang terjadi yakni menurunnya semangat belajar.

Motivasi belajar pada siswa SD

Nah, apa pun yang terjadi pada siswa SD, tentu akan menjadi tugas Anda sebagai Guru untuk merubah menjadi lebih baik. Tumbuhnya motivasi belajar menjadi peran aktif Guru untuk siswa atau murid SD yang merupakan anak didik Anda sendiri. Dengan adanya motivasi, maka rasa semangat belajar akan ikut serta pada pembelajaran selama di dalam kelas bahkan di luar sana.

Berikut ini sudah kami rangkul beberapa tips untuk siswa SD agar dapat meningkatkan semangat belajar di ruangan yakni di bawah ini:
  1. Memberi Hadiah
    Siapa sih yang tidak merasa senang bila mendapatkan sebuah hadiah? Kami rasa akan senang semua bila sebuah hadiah yang ditawarkan Guru bisa diraihnya. Nah, memberikan hadiah bagi siswa atau murid yang berprestasi merupakan cara yang terbaik untuk meningkatkan motivasi belajar pada siswa. Dengan adanya cara ini, maka semangat belajar akan tumbuh dengan cepat sehingga siswa SD menjadi gemar membaca disebabkan adanya tujuan.
  2. Memberi Perhatian
    Tidak semua siswa akan mampu menyelesaikan tugas/ PR yang diberikan. Nah, disini akan menjadi fokus orang tua serta Guru untuk memberi komentar serta masukan positif untuk anak didik sebagai siswa SD sehingga memudahkan mereka menyelesaikannya. Walaupun mereka tidak bisa menjawab, coba lah memberi semangat untuk siswa tersebut agar kedepan semangat belajar bisa meningkat.
  3. Ciptakan Kompetisi Yang positif
    Tidak hanya bagi mahasiswa yang dapat mengikuti kompetisi, melainkan untuk siswa SD pun bisa Guru berikan. Kompetisi ini akan menjadi motivasi dalam pembelajaran untuk menyelesaikan tugas. Tugas Guru hanya memberikan suatuhal yang juga berhubungan dengan pelajaran. Misalnya, pelajaran matematika. Guru cukup mencari benda benda yang disukai siswa untuk dijadikan alat hitung, dan selanjutnya pancing mereka untuk menyelesaikan kompetisi itu.
  4. Belajar Kelompok
    Belajar kelompok dalam ruang kelas juga merupakan salah satu cara untuk dapat meningkatkan semangat belajar. Berikan beberapa pertanyaan untuk dijawab oleh murid secara bergiliran. Tugas Guru hanya menilai dan memberi apresiasi terhadap jawaban mereka.
  5. Libatkan Peras Guru
    Tugas yang Guru berikan, tidak harus diselesaikan oleh siswa atau murid SD, melainkan bisa diselesaikan secara bersamaan dengan siswa itu sendiri. Tujuannya adalah memberikan gambaran untuk siswa agar memudahkan mereka untuk menjawabnya.
  6. Ciptakan Ruang Kelas Yang Menyenangkan
    Ruang kelas yang menyenangkan tentu akan lebih semangat bagi siswa dalam menyelesaikan pelajaran. Apa lagi didampingi Guru yang mampu memberikan ide ide kreatif yang bisa diselesaikan oleh siswa itu sendiri dapat menumbuhkan semangat belajar dalam hati siswa SD.
  7. Memberi Peluang Untuk Siswa
    Untuk membuat suasana belajar lebih aktif maka Guru harus memberikan peluang untuk siswa saat ada sesuatu yang bisa diselesaikan oleh siswa atau murid. Misalnya pertanyaan atau kegiatan yang tidak memberatkan bagi siswa. Hal ini menjadi salah satu cara yang efektif untuk meningkatkan semangat belajar bagi siswa SD.

Dengan demikian tentu akan menjadi solusi untuk siswa yang menurunnya motivasi belajar dalam ruang kelas. Hal ini tentu menjadi metode pembelajaran yang lebih baik sehingga bisa menumbuhkan semangat belajar untuk siswa SD. Walaupun demikian, tentu menjadi peran aktif Guru sebagai tugas utama memberi perhatian, motivasi, kepedulian dan sebagainya untuk dapat meningkatkan kinerja pembelajaran pada siswa SD.

Walaupun tidak semudah yang dibayangkan, hal ini tentu akan memakan waktu sebagai metode baru untuk siswa yang menurunnya semangat belajar. Yang terpenting Guru selalu tulus memberi ilmu pengetahuan dengan cara cara yang terbaik sehingga motivasi semangat belajar tumbuh dalam jiwa siswa SD.

Anak Sering Gugup Berbicara Didepan Umum? Ini Solusinya

Irman fsp | Berbicara di depan siswa lainnya tentu memerlukan keberanian serta keterampilan dalam jiwa anak, agar saat berbicara di depan guru dan murid lainnya tidak gugup. Hal ini tentu diperlukan latihan pada anak didik serta belajar berbicara di depan umum agar tidak gugup. Tanpa belajar dan membiasakan, maka akan kesulitan bagi anak didik saat berdiri di depan umum untuk berbicara dengan baik dan lancar.

Dalam melatih keterampilan berbicara di hadapan anak didik lainnya, tentu memerlukan peran guru untuk anak didik supaya saat berbicara di atas panggung tidak malu dan grogi. Berbicara di depan orang banyak tentu tidak mengenal usia, bila tidak dibiasakan. Artinya tidak hanya kalangan anak anak yang mengeluarkan keringat dingin, akan tetapi orang dewasa pun sering mengalaminya tanpa disadari.

Melatih keterampilan anak berbicara di depan umum

Sebagai pelajaran untuk membiasakan berbicara di depan umum. Maka, untuk anak didik butuh dilatih agar memiliki keterampilan saat berdiri di depan anak didik lainnya. Untuk itu, agar lancar berbicara di depan umum saat berdiri di atas panggung, perlu dilatih dari bangku sekolah dasar (SD) supaya saat mereka besar nantinya akan mudah menghadapi rasa malu dan gugup berbicara di depan orang banyak.

Untuk itu, dalam artikel ini, kami sudah menyiapkan tips sukses keterampilan berpidato di depan umum khusus untuk anak usia sekolah dasar (SD) yakni di bawah ini:
  1. Adanya lomba pidato.
    Sebagai dasar untuk memancing emosional anal dalam melatih keterampilan berpidato, perlu adanya lomba. Sebagai guru kelas dan kepala sekolah perlu membuat sebuah kompetisi pidato agar bisa menjaring keahlian pada anak didik. Selain itu, juga anak didik akan belajar untuk bisa berbicara di hadapan siswa lainnya di atas panggung.
  2. Memancing suasana agar anak didik mau berbicara.
    Selanjutnya, guru juga harus bisa membuat suasana kelas agar anak didik mau berbicara dalam mengeluarkan pendapat. Semakin banyak pendapat yang ada pada siswa, maka semakin tajam kecerdasan berbicara dalam lingkungan sekolah. Selain bisa memancing anak didik untuk mau memberikan pendapat, juga memberi solusi untuk anak agar berani berbicara di depan siswa lainnya.
  3. Mendampingi anak saat berpidato.
    Bagi anak didik tentu diperlukan pendampingan saat berdiri di depan siswa lainnya. Selain untuk semangat anak didik itu sendiri, juga sebagai dampingan siswa saat tidak tahu harus menyampaikan informasi atau hendak berbicara pada saat berdiri di atas panggung. Tugas guru tidak harus mendikte, melainkan memberi semangat untuk anak didik saat berdiri di atas pentas.
  4. Belajar membuat konsep pidato.
    Untuk melancarkan berpidato di atas panggung, tentu memerlukan konsep. Cara ini sudah menjadi rahasia umum untuk kelancaran saat berbicara di depan umum. Untuk itu, sebagai awal belajar untuk anak didik, maka sangat diperlukan belajar membuat konsep sebagai bahan untuk disampaikan saat berpidato di depan anak didik lainnya.
  5. Mendengar pidato orang lain.
    Perlu Anda ketahui, belajar berpidato tidak harus mengikuti kursus terus menerus guna kelancaran berbicara di depan umum. Cara terbaik lainnya adalah mendengar pidato orang lain merupakan teknik yang sangat dianjurkan untuk kelancaran berbicara di depan orang lain. Di situ tentu akan mendapatkan cara serta serta informasi yang akan memudahkan kita saat berdiri di atas panggung.

Untuk melancarkan keterampilan berpidato pada anak didik tentu memerlukan pelatihan yang diselenggarakan oleh sekolah masing masing. Tujuannya adalah sebagai belajar untuk kelancaran berpidato saat berdiri di depan anak didik lainnya. Sebagai pelajaran dasar, maka diperlukan mendengar orang lain berbicara di depan umum, belajar membuat konsep pidato, adanya semangat dari pihak sekolah, serta dukungan dari orang tua sendiri.

Selain itu, untuk kelancaran berbicara di depan anak didik lainnya, maka perlu membiasakan berbicara di dalam kelas. Selanjutnya, memberi motivasi dari guru untuk anak didik agar mereka merasa diprioritaskan dalam pembelajaran. Dengan demikian, dari adanya lomba pidato, belajar pidato, serta adanya sesuatu yang membuat anak didik semangat semacam hadiah, maka dapat meningkatkan motivasi belajar anak untuk berlomba berbicara di depan anak didik lainnya.