Fungsi Komunikasi Antar Budaya

Sebelum Irman fsp memaparkan fungsi komunikasi antar budaya, baiknya kita simak dulu apa sih pengertian dari komunikasi antar budaya itu? Secara umum, pengertian komunikasi antar budaya adalah proses interaksi sosial atau pengiriman informasi (ide, gagasan, pesan) dari komunikator kepada komunikan yang kedua individu ini adalah berbeda kebudayaan. Sebagai contoh, mahasiswa dari kabupaten Aceh Besar melakukan komunikasi (percakapan) dengan mahasiswa Aceh Selatan itu sudah tentu mulai dari logat, cara, serta gerak gerik tubuh mencerminkan budaya dan kebiasaan masing masing individu.

Nah, secara teoritis akan kita paparkan juga komunikasi antar budaya menurut para ahli yakni, komunikasi yang terjadi di antara orang-orang yang memiliki kebudayaan yang berbeda (bisa beda ras, etnik, atau  sosioekonomi, atau gabungan dari semua perbedaan ini). Kebudayaan adalah cara  hidup yang berkembang dan dianut oleh sekelompok orang serta berlangsung dari  generasi ke generasi (Tubbs, Moss:1996). Jadi, dengan penjelasan ini tentu sedikit ada gambaran serta pemahaman bersama bukan.

Materi komumikasi antar budaya (kombud)

Perlu anda ketahui, banyak sekali fungsi dari komunikasi antar budaya. Secara tidak langsung, pada dasarnya kalian sebagai mahasiswa itu hampir setiap hari melakukan komunikasi antar budaya itu sendiri bukan? Bagaimana tidak, secara teman di kampus banyak kalian kenal mulai dari kampung A hingga dengan kampung Z. Artinya, kalau kita bicara kampus tentu banyak teman yang kita temui berbeda tempat asal sehingga berkumpul pada satu universitas.

Jadi, saya rasa tidak hanya fungsi komunikasi antar budaya di anggap penting dipelajari. Namun, tujuan bahkan istilah yang berkaitan dengan komunikasi antar budaya itu sendiri juga wajib dipelajari agar mahasiswa ilmu komunikasi bisa memahami semuanya. Mungkin, secara gambaran umum pada blog Irmanfsp.com juga sudah menguraikan itu. Akan tetapi, untuk kelengkapan anda disarankan baca buka pengantar yang bisa kalian temui di perpustakaan terdekat.

Fungsi Komunikasi Lintas Budaya
Pada dasarnya, fungsi komunikasi antar budaya menjadi dua bagian yakni; fungsi pribadi dan juga fungsi sosial. Untuk lebih jelasnya, mari kita simak secara lengkap dari referensi lain yang membagikan fungsi komunikasi lintas budaya sebagai berikut:

1. Fungsi Pribadi
  • Menyatakan identitas sosial
  • Menyatakan integrasi sosial
  • Menambah pengetahuan

2. Fungsi Sosial
  • Pengawasan
  • Menjembatani
  • Sosialisasi nilai
  • Menghibur

Baca Juga: Bentuk Bentuk Komunikasi Antar Budaya

Penjelasan Fungsi Dari Komunikasi Antar Budaya
A.  Fungsi Pribadi
Fungsi pribadi komunikasi antar budaya adalah fungsi-fungsi komunikasi antar budaya yang ditunjukkan melalui perilaku komunikasi yang bersumber dari seorang individu.
  1. Menyatakan Identitas Sosial
    Dalam proses komunikasi antar budaya terdapat beberapa perilaku  komunikasi individu yang digunakan untuk menyatakan identitas  sosial.  Perilaku  itu dinyatakan melalui  tindakan berbahasa  baik secara  verbal  dan  non verbal. Dari perilaku berbahasa itulah dapat diketahui identitas diri  maupun sosial, misalnya dapat diketahui asal-usul  suku  bangsa,  agama,  maupun tingkat pendidikan seseorang.
  2. Menyatakan Integrasi Sosial
    Inti konsep integrasi sosial adalah menerima kesatuan dan persatuan antar pribadi, antarkelompok  namun tetap mengakui perbedaan-perbedaan  yang dimiliki oleh setiap unsur. Perlu dipahami bahwa salah satu tujuan  komunikasi adalah memberikan makna yang sama atas pesan yang dibagi  antara komunikator dan komunikan. Dalam kasus komunikasi antar budaya  yang melibatkan perbedaan budaya antar komunikator dengan komunikan, maka integrasi sosial merupakan tujuan utama komunikasi. 
  3. Menambah pengetahuan
    Seringkali komunikasi antar budaya menambah pengetahuan bersama, saling mempelajari kebudayaan masing-masing.

B.  Fungsi Sosial
  1. Pengawasan
    Fungsi sosial yang pertama adalah pengawasan. Praktek komunikasi  antar budaya di antara komunikator dan komunikan yang berbada  kebudayaan berfungsi saling mengawasi. Dalam setiap proses komunikasi  antar budaya fungsi ini bermanfaat untuk menginformasikan  "perkembangan" tentang  lingkungan. Fungsi ini lebih banyak dilakukan  oleh  media massa  yang menyebarlusakan secara rutin perkembangan peristiwa  yang terjadi disekitar kita meskipun peristiwa itu terjadi dalam  sebuah konteks kebudayaan yang berbeda.
  2. Menjembatani
    Dalam proses komunikasi antar budaya, maka fungsi komunikasi yang  dilakukan antara dua orang yang berbeda budaya itu merupakan  jembatan  atas perbedaan di antara mereka. Fungsi menjembatani itu dapat terkontrol  melalui pesan-pesan yang mereka pertukarkan, keduanya saling  menjelaskan perbedaan tafsir atas sebuah pesan sehingga menghasilkan  makna yang sama. Fungsi ini dijalankan pula oleh berbagai konteks  komunikasi termasuk komunikasi massa.
  3. Sosialisasi Nilai
    Fungsi  sosialisasi  merupakan fungsi untuk mengajarkan dan  memperkenalkan nilai-nilai kebudayaan suatu masyarakat kepada  masyarakat lain.
  4. Menghibur
    Fungsi menghibur juga sering tampil dalam proses komunikasi  antar budaya. Misalnya menonton  tarian  dari kebudayaan lain. Hiburan  tersebut termasuk dalam kategori hiburan antar budaya.

Demikian informasi terkait dengan fungsi komunikasi antar budaya yang tentunya sebagai pendukung materi perkuliahan ilmu komunikasi. Sebagai alumni, saya tentu akan berbagi materi yang menjadi acuan bagi mahasiswa baru ilmu komunikasi. Semoga dengan adanya materi ini dapat bermanfaat serta berguna untuk pembaca.

2 Responses to "Fungsi Komunikasi Antar Budaya"

  1. Boleh tau ini referensi bukunya apa ya??

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itu berbagai dari buku ilmu komunikasi yang sudah menjadi uraian saya di skripsi saya sendiri. Terima kasih mbah Rahmadanti uda mengunjungi blog saya 

      Delete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel