Pengertian Semangat Kerja

Irman fsp - Seorang karyawan yang bekerja pada perusahaan tentu mengharapkan sesuatu dari perusahaan tersebut. Sesuatu yang diharapkan karyawan bukan hanya sekedar upah atau gaji, akan tetapi juga hal-hal yang dapat memberikan jaminan kepada karyawan tersebut tentang semua kesinambungan pekerjaan dan kariernya. tercapainya harapan karyawan tersebut akan meningkatkan semangat kerja karyawan.

Pengertian semangat kerja
Bentuk semangat kerja pada karyawan

Semangat kerja karyawan menunjukkan sejauh mana karyawan bergairah dalam melakukan tugas dan tanggung jawabnya didalam perusahaan tempat dimana mereka bekerja. Semangat kerja karyawan juga dapat dilihat dari kehadiran, kedisiplinan, ketepatan waktu menyelesaikan pekerjaan, gairah kerja dan tanggung jawab (Siagian, 2003: 57).

Semangat kerja adalah keinginan dan kesungguhan seseorang mengerjakan pekerjaan dengan baik serta berdisiplin untuk mencapai prestasi kerja yang maksimal (Hasibuan, 2001: 105). Semangat kerja juga merupakan sesuatu kondisi bagaimana seseorang karyawan melakukan pekerjaan sehari-hari. Semakin tinggi semangat kerja maka akan meningkatkan produktivitas kerja karyawan (Jackson, Schuler, 2001: 71).

Bisa kita ambil kesimpulan bahwa semangat kerja karyawan menunjukkan sejauh mana karyawan bergairah dalam melakukan tugas dan tanggung jawabnya di dalam perusahaan. Semangat kerja karyawan dapat dilihat dari kehadiran, kedisiplinan, ketepatan waktu menyelesaikan pekerjaan, gairah kerja dan tanggung jawab.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Semangat Kerja
Semangat kerja merupakan sikap emosional yang menyenangkan dan mencintai pekerjaannya. Sikap ini dicerminkan oleh moral kerja, kedisiplinan dan prestasi kerja. Banyak faktor yang mempengaruhi semangat kerja diantaranya sistem pengupahan, kondisi kerja, insentif produksi, pendidikan, komunikasi dan lain sebagainya. Penghargaan serta penggunaan motivasi yang tepat akan menimbulkan atau mengakibatkan semangat kerja yang lebih tinggi. Faktor komunikasi merupakan salah satu faktor pembangkit semangat kerja.


Menurut pendapat As'ad dalam bukunya (2003: 114), ada 5 faktor yang dapat menimbulkan semangat kerja pada karyawan, yaitu:
  1. Kedudukan (posisi)
  2. Pangkat (golongan)
  3. Umur
  4. Jaminan finansial dan jaminan sosial.
  5. Mutu pengawasan

Menurut pendapat Loteiner dan Tohardi (2002: 431), ada 6 faktor yang dapat mempengaruhi semangat kerja pada karyawan, yaitu:
  1. Kebanggaan atau kecintaan pekerja pada pekerjaannya dan kepuasan dalam menjalankan pekerjaan dengan baik.
  2. Sikap terhadap pimpinan.
  3. Hasrat untuk maju.
  4. Perasaan telah diperlukan dengan baik.
  5. Kemampuan untuk bergaul dengan teman sekerjanya.
  6. Kesadaran akan tanggung jawab terhadap penyelesaian pekerjaannya.

Menurut Anaroga, faktor-faktor yang mempengaruhi semangat kerja adalah:
  1. Job Security. Pekerjaan yang dipegang karyawan tersebut merupakan pekerjaan yang aman dan tetap jadi bukan pekerjaan atau jabatan yang mudah digeser, dan lain-lain.
  2. Kesempatan untuk mendapat kemajuan (Opportunities for advancement). Perusahaan yang memberikan kesempatan bagi karyawannya untuk mengembangkan diri dapat mendorong karyawan lebih bersemangat dalam bekerja dan menyelesaikan tugasnya.
  3. Kondisi kerja yang menyenangkan. Suasana lingkungan kerja yang harmonis, tidak tegang merupakan syarat bagi timbulnya semangat kerja. Ketegangan dalam lingkungan kerja mudah memberi rasa segan bagi karyawan untuk datang ke tempat kerja.
  4. Kepemimpinan yang baik. Pimpinan yang baik tidak menimbulkan rasa takut pada karyawan, tetapi akan menimbulkan rasa hormat dan menghargai.
  5. Kompensasi, gaji, dan imbalan. Faktor ini sangat mempengaruhi semangat kerja karyawan.

3 Responses to "Pengertian Semangat Kerja"

  1. Semangat-semangat...! menurut saya pribadi kalau orang males bekerja bisa jadi maling mas heh, jadi sangat bagus nih artikel. salam semangat

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yah benar mas, toh kebutuhan hari harikan terus ada. Namun, pemasukan juga harus diiringi. Bayangkan kalau banyak malasnya heheehehee jelas macam mas Imam bilang. Jadi maling kali yaa hahahaaha..

      Delete
  2. haha.. iya mas 95% nan lah :)...

    ReplyDelete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel