Pimpinan Yang Tidak Mencerminkan Pemimpin

Irman fsp | Hello sabahat setia pengunjung blog pribadi saya. Kesempatan ini saya mengajak sahabat untuk bisa mengetahui sifat pemimpin yang perlu diagungkan bila menyimpan gaya kepemimpinan yang baik dan bijaksana. Perlu diketahui, pemimpin yang baik tentu bisa menghargai perbedaan, baik itu budaya, ras, suku, kepercayaan dan lain sebagainya. Namun, pada artikel ini kita fokus pada kepercayaan yakni islam.

Saya tidak berbicara agama dalam artikel ini, namun lebih ke persoalan terkait pemimpin yang bijak dan bisa menghargai satu sama lain. Sebelum kita lanjut, baiknya ketahui dulu penjelasan bang Eddy Fransiskhi melalui id.linkedin.com miliknya yakni, manusia adalah makhluk sosial yang menjadi pemimpin bagi dirinya sendiri dan menjadi pemimpin bagi orang lain. Menjadi pemimpin berarti menjadi seseorang yang memiliki tanggung jawab lebih dalam hidup.

Kriteria pemimpin yang baik dan layak dipilih

Nah, atas dasar itu, menurut sahabat bagaimana dengan pemimpin yang belum tahu tanggung jawab seprang pemimpin? Atau itu hanya gaya kepemimpinannya sehingga bisa berpendapat hanya mereka yang benar. Oke, sedikit saya singgung pada satu persoalan sebagai contoh kasus.

Menurut anda, bolehkah mengecam orang lain salah, sebelum mengetahui asal usul mereka? Atau boleh mengecam bila ia tidak satu kesatuan (tempat belajar) dimana kita belajar? Sebagai contoh, anda belajar di sekolah A dengan referensi buku yang sama pada sekolah B.

Nah, secara wawasan yang pernah saya dapatkan. Mungkin anda juga akan sepaham dengan cara pemahaman saya. Sejauh saya ketahui, dimanapun kita belajar yang terpenting tidak menyimpang dengan agama masing masing. Maka sah sah saja ilmu yang kita dapatkan untuk diterapkan kembali pada orang lain bagi mereka yang membutuhkannya, bukan?

Sependapat atau ada yang salah? Menurut saya, Mungkin sedikit aneh, bagi yang sudah menuntut ilmu ke negeri Amerika, ke Belanda, atau bisa jadi ke Eropa. Pulang ke desa memberi pemahaman yang bahwa, apa yang ia katakan itu benar, tanpa mempedulikan orang lain yang terkadang juga paham dengan ilmu yang dipaparkan.

Baca Juga: Pemimpin Yang Bijaksana

Apa lagi merasa tersaingi dengan orang lain yang ada disekelilinginya. Aneh bukan, ini bukan satu masalah dan bukan apa apa. Namun, artikel ini hanya memberi kesadaran untuk pengunjung setia Irman fsp. Mungkin, bagi anda yang terkejut dengan gaya kepemimpinan pada sebuah kelompok organisasi atau kelompok lainnya yang berlatar belakang baik.

Namun, bertolak belakang dengan gaya kepemimpinan atau cara yang ia lakukan. Maka, stop. Pertimbangkan dengan matang terkait dengan cara yang ia jalankan. Bukan menganggap ia salah atau mengecam salah. Namun, perlu pertimbangan dengan gaya kepemimpinan yang dia jalankan.

Ciri Ciri Pemimpin Yang Baik dan Bijak
Ada beberapa sifat baik yang harus dimiliki oleh para Nabi, yaitu: Amanah (dapat dipercaya), Siddiq (benar), Fathonah (cerdas/bijaksana), serta tabligh (mampu berkomunikasi yang baik dengan rakyatnya). Sifat inilah yang perlu dimiliki oleh pemimpin yang kita percaya bukan.

Maka, untuk memilih pemimpin menurut islam sangat diperlukan memiliki sifat sebagaimana tersebut di atas yakni memiliki sifat pemimpi umat (Nabi). Tanpa dimiliki itu, maka sudah seharusnya dipertanyakan kepemimpinan yang sedang ia jalankan. Walaupun ilmu dan wawasannya luas.

Pemimpin yang ideal adalah pemimpin yang mampu membawa misi kelompoknya ke arah yang baik dan tetap teguh merangkul semua anggota kelompok. Sebelum mengenal lebih jauh terkait dengan pemimpin yang baik dan bijak. Maka, perlu mengenal karakter pemimpin yang ideal.

Berikut 7 karakter pemimpin yang baik dan bijaksana yakni di bawah ini:
  1. Pemimpin yang Cerdas
  2. Pemimpin yang Berinisiatif
  3. Pemimpin yang Bertanggung jawab
  4. Pemimpin yang Dapat Dipercaya
  5. Pemimpin yang Jujur
  6. Pemimpin yang Rela Berkorban
  7. Pemimpin yang Dicintai dan Mencintai Kelompoknya

Saya tidak menguraikan lagi karakteristik atau sifat pemimpin yang tersebut di atas. Alasannya sudak banyak diuraikan orang lain melalui media sosial lainnya. Untuk lebih paham terkait dengan sifat beserta karakter pemimpin maka, bisa membaca pada artikel lainnya yang menyinggung "memilih pemimpin yang baik".

Saya rasa sudah dapat kami cukupkan disini terkait dengan artikel pimpinan yang tidak mecerminkan karakter pemimpin yang baik pada orang atau kelompok lain. Apa lagi suka menganggap hanya ia yang benar dan tidak bisa disalahkan dalam lingkungan masyarakat awam.

Bagi anda yang benar benar mau mengenal sosok pemimpin yang baik dan bijak. Baik itu sosok pemimpin dalam organisasi, pasantren, sekolah, sebuah negara, bahkan dalam kelompok masyarakat pun, sangat penting sekali mengenal lebih dulu karakter pemimpin yang baik, agar tidak salah mengikut jejak pemimpin.

0 Response to "Pimpinan Yang Tidak Mencerminkan Pemimpin"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel