Showing posts with label hubungan. Show all posts
Showing posts with label hubungan. Show all posts

Thursday, 14 February 2019

Monyet Pakai Mahkota, Tetap Monyet! Jangan Sampai Jadi Monyet

Wah.... menurut saya ini sangat menarik dibahas, mengapa? Karena kita harus sadar yang namanya monyet, walaupun sudah pakai mahkota sekalipun, tetap monyet. Sebagaimana yang disampaikan oleh Deddy Corbuzier melalui channel youtubenya. "MONYET PAKAI MAHKOTA, TETAP MONYET.. JANGAN JADI MONYET". Dalam video tersebut, Deddy menyampaikan banyak hal positif yang dapat kita ambil.

Pakai mahkota pun tetap aja monyet

Kita tetap harus menjadi diri kita sendiri karena orang menilai diri kita bukan karena banyak harta, pakaian kita, kemewahan kita, melainkan sikap dan juga cara kita yang bisa menghargai satu sama lain. Percuma kamu menampakkan seakan kamu mampu segala hal, menampakkan seakan kamu bisa melakukan yang terbaik dari orang lain sementara kamu sendiri belum pernah melakukan itu.

Apa lagi mengatakan orang lain yang tidak sesuai dengan kenyataan, bahkan melakukan sesuatu yang yang buruk dengan tujuan menjatuhkan. Nah, ini sangat tidak diperlukan karena perbuatan itu sangat dibenci dan kita akan merasakan hal yang terburuk dalam hidup kita sendiri. Jadilah diri sendiri yang bisa melakukan sesuatu yang baik dan juga bermanfaat buat diri sendiri.

Dimanapun kita berada, apapun yang kita miliki! Tetap harus menjadi pribadi yang baik. Karena sikap dan cara kita itulah yang akan dinilai oleh orang lain, bukan gaya kita yang hanya mampu menampakkan sesuatu yang tidak bermakna bahkan membuat orang lain tersakiti. Sebagai contoh, presiden, walaupun dia gunakan kaos biasa tetap aja presiden. Begitu juga dengan monyet, walaupun menggunakan jas tetap aja monyet kan?

Kesimpulannya adalah bagaimana pun keadaan kita, tetap lah jadi diri sendiri karena menjadi diri sendiri merupakan hal yang terbaik dalam hidup. Apa lagi kita sendiri mampu membuat orang lain tersenyum tentu akan lebih bermakna bukan. Simak video Deddy Corbuzier yang satu ini https://youtu.be/QWsbnC14X_I

Sunday, 10 February 2019

3 Virus Kehidupan Paling Bahaya dan Dampaknya

Virus kehidupan merupakan penyakit yang muncul dari perbuatan atau kelakuan kita sehari hari. Virus ini juga akan berdampak buruk bagi diri sendiri hingga lingkungan masing masing. Sadar atau tidak, semua individu akan mengalami penyakit yang satu ini bila mereka tidak mampu merubah cara pikir positif dalam kehidipan bermasyarakat.

Nah, perlu diketahui bersama bahwa virus kehidupan ini pada masa nabi pun sudah ada. Dan hingga saat ini terus berkembang dalam kehidupan bermasyarakat. Sebagai contoh, salah satu dampak buruk dari virus kehidupan ini adalah miskin. Masih untung kalau hanya sebatas miskin harta, namun yang lebih parah adalah miskin ilmu dikarekan tidak mau belajar.

Dampak buruk virus kehidupan

Virus kehidupan ini diawali dengan saling tidak percaya, egois, bahkan sering zouzon kepada orang orang lain. Yang paling bahayanya adalah sakit mata melihat keberhasilan orang lain dalam berbagai hal. Sebagai contoh, orang lain hidup rukun miliki keuangan yang cukup dan juga miliki kendaraan seadanya, tentu bikin sakit mata bagi mereka yang mengendap virus tersebut.

Virus Kehidupan
Perlu anda ketahui, yang pertama kita lah yang membentuk kebiasaan, maka lama kelamaan kebiasaan itu yang membentuk kita sendiri. Artinya, sangat tergantung apa yang biasa kita lakukan.

Nah, berikut ini terdapat 3 virus kehidupan yang dapat anda ketahui yakni, di bawah ini:
1. Malas
Bagi mereka yang mengendap virus kehidupan tentu akan menjadi penalas. Maunya adalah uang ada namun tak usah bekerja, bahkan menganggap rezeki ini datang sendiri tanpa harus bekerja.

2. Munafik
Merupakan orang yang miliki sifat nifak yang artinya sering menampakan sifatnya yang baik, namun menutupi sifat yang buruk. Nah, bagi mereka yang bersifat demikian. Maka sudah mengendap virus kehidupan.

3. Maling
Nah, sifat yang terakhir adalah sebagai maling. Karena bagi yang mengendap virus kehidupan tentu susah untuk keluar. Hal ini disebabkan oleh kebiasaan seperti uraian di atas tadi.

Nah itu di atas penjelasan singkat dari virus kehidupan. Kami berharap kita dijauhkan dari virus ini agar hidup kita lebih bermakna serta bisa bermanfaat bagi orang banyak. Simak dampak dari virus kehidupan di bawah ini.

Dampak Dari Virus Kehidupan
Hal yang perlu anda ketahui dari virus kehidupan sebagaimana penjelasan di atas juga memiliki dampak buruk paling berbahaya. Khususnya bagi kehidupan dalam masyarakat seperti.
1. Bodoh
2. Penyakit
3. Kemiskinan

Bodoh
Kebodohan ini sering berdampak dari virus yang satu ini. Sebagai contoh malas membaca sehingga membuat kita minim pengetahuan. Dengan demikian tentu akan merujung pada hidup yang miskin juga. Artinya miskin ilmu pengetahuan.

Penyakit
Bagi mereka yang mengendap virus kehidupan tentu akan menjadi penyakit dalam kehidupan bermasyarakat. Mereka tidak mengerti apa yang dapat dilakukan untuk bisa bermanfaat minimal sekali untuk diri sendiri. Apa lagi manfaat untuk orang banyak. Penyakit ini tentu bisa merusak lingkungan salah satunya persaudaraan dikarenakan dari sifat munafik.

Kemiskinan
Nah, yang terakhir adalah hidup miskin. Tentu arah dari virus kehidupan ini bisa berdampak pada kemiskinan dikarenakam sudah membiasakan malas. Yang paling memprihatinkan adalah menjadi maling dikarenakan tidak tau melakukan sesuatu yang berdampak baik bagi diri sendiri.

Sebenarnya dari 3 virus kehidupan ini tentu banyak sekali dampak buruk yang jelas kita ketahui. Namun, beberapa dampak di atas tentu sering terjadi dilingkungan masyarakat disebabkan dari virus itu sendiri. Nah, kembali ke kita sendiri, apakah kita tetap membiasakan perbuatan buruk atau hal yang baik buat kita sendiri. Jangan lupa senyum dan semoga kita bisa menjadi orang yang bermanfaat buat orang banyak.

Thursday, 7 February 2019

Menikah Itu Indah Tepat Pada Waktunya! Kapan Ya?

Benar ga ya? Bagi kamu yang belum merasakan indahnya menikah, maka boleh bertanya pada sahabat atau kerabat yang telah berkeluarga duluan. Mengapa saya bilang waktu yang tepat dan kapan waktu itu ada agar kamu bisa merencanakan pernikahan? Hemm saya rasa ini menarik kita kupas tuntas agar generasi muda bisa memilih atau merencanakan waktu yang cocok untuk berumah tangga.

Perlu anda ketahui, menikah bukanlah sebuah permainan yang dapat kita lakukan setelah puas maka kita tinggalkan. Namun, menikah itu sebuah perencanaan yang matang dan ingin hidup yang tenang serta memiliki keturunan yang baik. Nah, oleh karena itu, maka saya katakan menikah itu sangat lah inda bila kamu bisa merencanakan waktu yang tepat.

Menikah itu indah pada waktu yang cocok

Banyak yang bilang, kalau merencanakan waktu yang tepat. Maka kapan waktu itu ada, apakah harus menunggu sampai umur kita jadi om om atau nenek nenek? Tidak juga! Lalu kapan yaa? Perlu kita ketahui secara bersama, waktu itu tentu ada dan pasti kita akan mendapatkan keindahan setelah menikah nanti.

Dan maksud dari waktu itu bukanlah tahun atau bukan cantik menurut kalender, melainkan ketika kalian itu benar benar sudah siap. Baik itu secara lahiriah maupun batiniah. Inilah yang perlu dipertimbangkan. Jangan melihat kawan sudah duluan menikah, maka kamu juga menentukan waktu untuk menikah. Akan tetapi, buatlah perencanaan yang matang, karena menikah itu juga bukan balapan ya.

Waktu Yang Baik Untuk Menikah
Nah, berbicara waktu yang tepat. Maka, kita perlu merencanakan dan miliki beberapa hal yakni, sebagai berikut:
  1. Tanggung Jawab
    Tanggung jawab ini tentu perlu kita tingkatkan. Mulai dari tanggung jawab untuk diri sendiri, keluarga inti, dan juga untuk keluarga yang akan kamu bentuk nantinya. Tidak hanya mencukupi sisi biologis saja, namun sisi lahir batin harus siap setelah menikah. Nah, itu salah satu perencanaan yang perlu kita siapkan.
  2. Keuangan Yang Cukup
    Memang uang tidak menjamin keindahan setelah menikah. Namun, uang ini lebih kepada dukungan untuk merencanakan segala keinginan dan juga kebutuhan. Nah, berbicara waktu yang tepat maka, keuangan yang cukup juga perlu kami pikirkan kembali.
  3. Hubungan Baik Dengan Kedua Keluarga
    Nah, yang ketiga adalah dapat membangun hubungan baik dengan kedua keluarga. Salah satu rencana yang baik sebelum menikah adalah hubungan baik ini. Oleh karena itu, perlu dipertimbangkan sebelum menikah.
  4. Bahagia Sebelum Menikah
    Nah yang terakhir adalah kebahagiaan sebelum menikah. Mengapa demikian? Bahagia itu merupakan salah satu semangat dalam kelakukan berbagai hal. Tanpa bahagia maka kita juga akan merasakan beban dalam merencanakan sesuatu. Jangan mudah terpengaruh belum bahagia sudah merencanakan bahagia kedepan. Setelah merasakan itu, maka kamu akan mendapatkan keindahan yang sebenarnya setelah menikah nanti.
Jadi, saya rasa 4 poin penting di atas sudah mewakili waktu yang tepat untuk menggapai kebahagiaan dan juga keindahan sebenarnya setelah menikah nanti. Jadi, bagi kamu yang masih bimbang dan belum kengetahui kapan waktu yang cocok untuk menikah. Maka, perlu mempersiapkan empat hal di atas.

Kesimpulan
Setelah kamu miliki semua yang sudah saya paparkan di atas. Maka insyaallah setelah menikah kamu akan merasakan benar benar indah dan bahagiapun akan datang dengan sendirinya. Ingat menikah bukan sebuah permainan, namun lebih ke tanggung jawab kamu setelah berkeluarga.

Nikah Dulu, Soal Rezeki Sama Sama Dicari! Benarkah?

Memang Allah sudah menjanjikan itu. Rezeki tentu lebih mudah setelah menikah bila kita bandingkan dengan rezeki sebulum menikah. Akan tetapi, jangan kalian main main dengan perkataan ini. Perlu pikir lebih detail lagi bagi kamu yang ingin menikahi perempuan yang kamu sayang. Tujuan semua untuk kebaikan.

Boleh saja berpendapat dan menganalisa tentang rezeki setelah berkeluarga. Namun, tidak lah mudah dengan apa yang dipikirkan. Karena rezeki itu perlu dicari dan direncanakan secara matang. Kalau modal menikah hanya sebatas sama sama suka dan saling cinta. Maka, menikah itu perlu dipertimbangkan lagi.

Rezeki setelah menikah

Logika saja, kamu menikah belum mendapatkan pekerjaan yang jelas, dan keuangan yang ada juga serba terbatas. Sementara kamu sudah merasa mampu untuk melanjutkan hubungan asmara ke pentas pelaminan. Apakah kamu yakin dengan putusan itu?

Perlu kamu ketahui, menikah itu sungguh lah indah dan tidak ada bandingan dengan apa yang kamu rasakan sebelum menikah. Dan keindahan itu tentu ada bagi setiap insan yang baru menghalalkan perempuan yang kamu cinta. Namun juga perlu kamu ketahui, keindahan itu akan cepat pudar bila beberapa dukungan tidak bisa terpenuhi dengan cukup.

Jadi, terkait dengan judul "Nikah dulu dan soal rezeki sama sama di cari" saya rasa perlu dipertimbangkan. Sungguh bisa berbalik 180 derajat bila kamu tidak bisa membahagiakan orang yang kamu cinta setelah menikah. Banyak hal yang perlu dilakukan setelah kamu menikah. Mulai dari tanggung jawab lahir batin hingga dapat membangun keharmonisan keluarga kamu sendiri.

Keuangan dan Kebahagiaan
Memang uang tidak menjamin kebahagiaan dalam keluarga. Namun, uang merupakan dukungan dari kebahagiaan itu sendiri. Walaupun rezeki itu sangat mudah setelah menikah. Namun, kita perlu meningkatkan keharmonisan dalam keluarga agar mendapatkam kebahagiaan.

Baca Juga: Menikah Itu Indah Tepat Pada Waktunya! Menurut Kamu Kapan?

Dengan begitu, semangat dalam mencari nafkah juga meningkat dan tanggung jawab kamu sebagai suamipun tarjaga. Oleh karena itu, keuangan adalah hal yang pertama sebelum kamu menikah agar setelah menjadi keluarga benar benar samawa sebagaimana harapan bersama.

Uang merupakan dukungan kebutuhan bahkan keingin bagi setiap insan. Jadi, jangan berpikir setelah menikah uang itu datang sendiri tanpa kerja. Nah, bisa kita lihat keluarga baru yang miliki pekerjaan dengan pendapatan cukup setelah menikah, maka hidup mereka adem dan santai.

Hal ini tentu dapat kita bedakan dengan keluarga yang baru menikah, namun pendapatkan mereka paspasan bahkah tidak mencukupi. Apa yang terjadi? Mereka terlihat tidak santai dan juga jarang tersenyum dikarenakan lelah tanpa batas dalam hal mencari nafkah. Bukan tidak boleh kita menikah sebelum mapan, namun alangkah baiknya setelah mendapatkan penghasilan yang cukup baru mikirin nikah.

Percaya atau tidak, dalam keluarga uang merupakan dukungan berbagai kebutuhan dan juga keinginan untuk mencapai sesuatu itu. Tentu bisa dibayangkan, bagi kamu yang banyak inginnya atau kebutuhan yang belum tercapai. Maka, bagaimana untuk mencapai itu tanpa keuangan yang cukup? Hemmm tentu sudah bisa dibanyangkan bukan!?

So... salah atau tidak, iya atau bukan, mapan itu penting! Kalau kamu ingin kebahagiaan itu benar benar ada dan senyum manis indanhnya setelah menikah itu benar benar tercapai. Maka, kembali pada kalian yang hendak menikah sebelum keuangannya cukup. Menikah itu bukan paksaan dan juga bukan mainan. Namun, menikah lah hanya karena Allah yang telah cukup dan mampu bertanggung jawab atas apa yang kita lakukan.

Wednesday, 3 October 2018

Penyakit Kehidupan Yang Berdampak Buruk

Terdapat tiga (3) penyakit kehidupan dalam keseharian kita. Tanpa kita sadari bahwa, penyakit atau sering juga disebut virus kehidupan ini dapat membuat kita gagal merubah kehidupan kita menjadi lebih baik. Apa sih penyakit atau virus kehidupan dalam masyarakat?

Pentakit atau virus kehidupan merupakan suatu kondisi yang menjamur dalam kehidupan sehari hari dan bisa berdampak buruk bagi yang mengalaminya. Dampak dari virus ini bisa menyebabkan anda jatuh miskin, bodoh, dan juga berpenyakit.

Ciri ciri virus kehidupan dan dampaknya

Adapun jenis penyakit (virus) dalam kehidupan sehari hari yakni, malas, munafik, dan maling. Jenis penyakit ini juga sangat berbahaya bagi masyarakat khususnya di desa. Karena bisa menular bagi orang disekitarnya.

Cari Ciri Virus Kehidupan
Tidak bisa dipungkiri, bahwa hampir setiap masyarakat kita sudah mengalami virus ini. Untuk mengetahuinya, kenali ciri ciri penyakit (virus) kehidupan dalam masyarakat sekitar di bawah ini:
1. Terlena Dengan Lingkungan.
Kadang kita juga mengalami hal yang sama. Artinya, kita lalai sendiri dengan lingkungan yang menyebabkan lupa akan waktu untuk bekerja. Lingkungan yang nonoton namun membuat kita nyaman, kadang merasa malas untuk melakukan kegiatan positif, sehingga pagi berganti siang, hingga sore berganti malam.

2. Sering Menunda Pekerjaan.
Dampak dari lingkungan yang nyaman juga bisa membuat kita berani menunda pekerjaan. Apa lagi merasa masih ada waktu untuk menyelesaikan suatu pekerjaan yang harus kita lakukan. Padahal kita tahu, menunda pekerjaan bisa membuat kita jera, bila pekerjaan itu sudah menumpuk bukan?

3. Duduk di Warkop Tidak Mengenal Waktu.
Tidak mengenal waktu, saat seru serunya di warung kopi. Duduk sebatas ngobrol saja seakan besok tanpa hari. Habis kopi pesan lagi, yang lebih parah setelah kebanyak makan dan minun, hasilnya ngutang. Ini tentu akan membunuh diri sendiri dengan keadaan yang buruk. Hal ini sering kita temui bukan?

Baca Juga: Cita Cita Berawal Dari Mimpi. Benar Ga?

Itu lah ciri ciri yang bisa kita lihat bahwa penyakit atau virus kehidupan sedang menyerang mereka. Namun, tanpa disadari virus ini juga akan berdampak buruk bagi mereka sendiri. Karena akibat lalai dengan lingkungan sehingga tidak mau bekerja.

Perlu anda ketahui, bila virus ini sudah bersahabat dengan anda. Maka, susah sekali untuk keluar dari itu. Karena anda akan terpengaruh bahkan bisa mempengaruhi orang lain untuk bermalas malasan. Sehingga yang kamu dapatkan adalah miskin, bodoh, dan juga berpenyakit.

Solusi dan Cara Menghindari Dari Virus Kehidupan
Saya yakit, anda punya cita cita bahkan mimpi untuk bisa meraih kehidupan yang lebih baik dan bisa membahagiakan keluarga bukan? Tidak hanya kamu, semua orang tentu mempunyai mimpi itu. Namun, karena sudah jatuh kejurang, maka hilang ide untuk mengapai mimpi itu.

Melalui artikel ini, Irman fsp akan berbagi sedikit gambaran sebagai solusi untuk bisa menghindari dari penyakit (virus) kehidupan. Hal yang perlu anda lakukan adalah bisa jauh dari virus kehidupan ini. Sebagai contoh adalah kamu perlu mencari lingkungan yang bisa mengumpulkan ide ide baru untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik.

Kamu perlu membangun relasi yang berpendidikan, berwawasan, dan juga memiliki pekerjaan. Mengapa harus itu? Seperti pepatah bilang, kalau kita berteman dengan maling, maka kamu akan terpengaruhinya, kalau dengan ulama, juga akan demikian. Nah, hal ini tentu akan berdampak baik dong, bila kamu berteman dengan orang orang yang berwawasan, perpengetahuan, dan memiliki pekerjaan.

Ini merupakan salah satu cara untuk merubah pola pikir yang berdampak baik untuk kehidupan. Namun demikian, ini tentu sangat tergantung pada diri masing masing, apakah bisa keluar dari lingkungan yang berpenyakit atau tidak. Karena apapun alasannya, solusi terbaik untuk mendapatkan hidup yang lebik baik perlu merubah lingkungan dan juga mencari relasi baru.

Wednesday, 18 July 2018

Konten Sampah Bisa Viral, Mengapa Ya?

Konten sampah sebenarnya bahasa dari blogger yang sering di ucapkan. Namun, pertanyaan ini terkadang banyak mengundang kontroversial antara pro dengan yang kontra. Pada dasarnya, sebuah konten yang dibuat baik itu video maupun artikel, tentu ada tujuan masing masing. Konten yang isinya sampah atau berkualitas menurut saya relatif. Artinya tergantung penilaian. Namun, tidak ada yang salah bila ada pertanyaan terkait dengan konten sampah yang bisa viral.

Jujur saya suka dengan ulasan admin blog solusik.com berjudul "Kenapa Konten Sampah & Ga Berkualitas Selalu Populer di Indonesia". Menurut saya artikel ini perlu diviralkan dengan alasan, konten konten yang tidak berkualitas dapat tenggelam saja. Maaf bukan berarti saya ikutan sok blogger yang bisa menciptakan artikel berkualitas. Namun, saya hanya sependapat saja dengan isi artikel tersebut.

Konten viral dari ide

Bagaimana tidak, terkadang saya juga heran. Masih banyak sekali konten yang berkualitas dan juga original. Namun, kalah saing dengan konten rewiew bahkan konten yang sama sekali tidak ada outputnya. Sebenarnya sih ada, tapi banyak sisi negatif saja dibandingkan dengan positif. Sebagai contoh, di jaman now ini tidak menutup kemungkinan, ada orang yang iseng buat konten asal asal bisa viral hingga diundang ke media tv.

Secara tidak langsung, ia terkenal dan juga popular. Nah, konten konten asal jadi dan bisa viral hingga masuk tv, apa tidak berfikir efek dari popularitasnya itu. Yang sangat kita sesalkan, beberapa waktu dulu, ada seorang pemuda membuat status di media sosial dengan cara menghina kepercayaan agama islam. Sehingga ia ditangkap dan alasan membuat hal itu hanya sebatas ingin popular, lucu ga? Tahu kenapa bisa terjadi? Ini disebabkan banyak konten sampah yang diviralkan.

Alasan Konten Bisa Viral
Tidak bisa dipungkiri, viralnya sebuah konten dikarenakan oleh banyaknya yang menonton (video) atau dibaca (artikel) sehingga diberikan tanda hastag atau pagar (#) pada konten yang baru dibuat. Tanda tersebut merupakan sebuah konten yang masuk laman trending. Wajar konten viral, bila isi di dalam berkualitas. Namun bagaimana dengan konten sampah yang tidak ada nilai positif juga ikut ikut viral? Nah ini yang membuat saya bingung pada pengguna media sosial.
Kenapa bisa bingung? Tentu kita tahu, konten yang viral banyak yang lihat. Terlepas netizen membuly atau memuji, yang pasti konten itu banyak yang lihat hingga menjadi topik trending di laman media sosial. So, konten sampah ini juga ikut viral bila pada konten tersebut banyak yang buly. Yang buruknya adalah melihat konten berkualitas terkadang kalah saing dengan konten sampah. Nah, disitulah terkadang saya ikut sedih.

Konten Sampah
Sering kita lihat di instagram bahkan di media youtube. Banyak terdapat video reupload atau main tik tok hingga konten yang tidak berbobot bisa masuk trending 1. Terkait dengan konten viral, lalu apa sih yang berkesan pengguna medsos pada konten itu, seperti konten yang dimaksud? Karena yang membuat sebuah konten berkualitas belum tentu masuk trending. Oleh karena itu, banyak yang menyoalkan kenapa konten sampah bisa viral. Apakah Indonesia suka konten demikian, saya rasa buka ya.

Kalau kita lihat secara kasat mata, konten sampah bisa viral dimana mana disebabkan oleh pengguna media sosial suka akan isi dari konten tersebut. Hal yang tidak bisa dipungkiri adalah, seperti suka membuly, menjatuhkan, menyudutkan, bahkan ada juga yang memuji. Mungkin, ini dikarenakan pengunjungnya ikut suka dengan konten konten seperti itu, maka suka sekali melihat konten demikian.

Sunday, 24 June 2018

Kebahagiaan Itu Tidak Harus Mengeluarkan Uang Banyak Lo

Bahagia dalam keluarga terkadang berbagai macam cara dibuat agar tujuan itu didapatkan. Mulai dari liburan ke luar negeri, kunjungan ke tempat wisata mendunia, sewa apartemen, bahkan sewa tempat khusus demi membahagiakan keluarga. Padahal cara sederhana juga akan mendapatkan hal yang sama. Seperti yang saya lakukan tadi sore. Saya hanya jalan jalan bersama keluarga ke pantai pasi jantang, dan disana pun berjumpa dengan sahabat yang tujuannya sama sama mencari happy.

Keluarga bahagia dengan cara sederhana

Modal hanya beli pisang goreng serta kopi yang terbungkus dalam plastik. Disana lah kami menatap keindahan alam semesta yang penuh riuk ombak laut. Sambil menatap ombak serta melihat keluarga sambil bermain pasir dipinggiran pantai. Terdapat kesan yang indah anak bersama istri tersenyum manis seakan tidak ada beban dalam hidup. Disitu saya sadar, ternyata kebahagiaan itu memang mahal. Mahal, namun tidak harus mrngeluarkan uang yang banyak.

Mengapa saya katakan mahal, namun tidak harus mengeluarkan uang banyak? Karena momen itu tidak banyak, beda hari dan tempat, tentu jauh berbeda dengan kesan. Maka dari itu, kesan yang kita dapatkan bisa membuat kita bahagia. Ya, walaupun hanya bermodal botol aqua sebagai pengganti gelas untuk menikmati secabgkir kupi aceh. Sambil melihat mereka yang asik bermain, saya pun dapat menikmati kupi panas bersama sahabat yang juga tanpa direncanakan.

Baca Juga: 7 Cara Meningkatkan Keharmonisan Keluarga

Saya ke pantai mengisi waktu kosong bersama keluarga. Mungkin begitu juga kawan saya ini, sambil mengisi waktu kosong, ia juga betsama keluarga ke pantai. Nah, disana lah kami bisa bersama sambil menatap indahnya ombal laut pasi jantang ditemani oleh kopi panas hanya beralas pasir putih. Kenikmatan serta kebahagiaan juga terlihat jelas. Dan momen seperti ini pun jarang sekali didapatkan selain direncanakan terlebih dulu.

So, kalau bahagia itu tidak perlu direncanakan apa lagi mengharuskan menguras anggaran yang banyak. Ya, walaupun itu yang kita cari, namun kalau momen itu ada maka jangan disia siakan begitu saja. Karena bahagia itu benar benar mahal. Saking mahalnya, orang kaya juga belum tentu mampu membeli kebahagian dalam keluarga sebagaimana di sebut sakinah mawatdah dan juga warahmah. Akan tetapi bahagia itu datang sendiri yang terkadang tanpa menghabiskan anggaran.